Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan akhwat
- rahimakumullah.
- Sehat? Alhamdulillah. Insyaallah ya
- dengan kesehatan yang optimal, yang
- prima, banyak hal dapat kita lakukan
- untuk menjadi hamba Allah yang
- bermanfaat dari waktu ke waktu. Tidak
- lupa salam selawat kita lantunkan kepada
- kekasih kita Muhammad Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam beserta
- keluarga dan kerabatnya. Tidak terasa
- sudah hari ke-26 di November, tinggal
- beberapa hari lagi kita sudah ganti
- bulan. Dan mudah-mudahan apa yang kita
- laksanakan di penghujung bulan November
- ini juga akan banyak memberikan manfaat
- untuk orang-orang yang berada bersama
- kita. Apalagi di masa seperti sekarang
- ini.
- Untuk ruang kesehatan hari ini hadirkan
- sosok yang sudah cukup lama kita
- rindukan, Dr. Adre Maiza.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Dok.
- Waalaikumsalam. Ee pemirsa ee Rasil
- semua
- sehat ya, Dok? Ya, alhamdulillah.
- Dan belakangan ini dengan kondisi yang
- seperti sekarang ini stres muncul itu
- pasti. Sementara stres itu juga
- memunculkan lagi hal-hal lain.
- Belakangan juga tingkat gangguan stroke
- cukup banyak ya. Baik.
- Kalau ini jadi bahasan kayaknya keren
- banget, Do.
- Iya.
- Oke, jadi ikhwan akhwat, bagaimana kita
- bisa bertahan bahkan mungkin bisa
- survive dari gangguan stres dan stroke
- di masa pandemi akan kita simak bersama
- dr. Adria, spesialis saraf yang akan
- bersama kita sampai penghujung acara
- ini. Silakan, Dok.
- Ya. Baik. Ee para pemirsa e radio Rasil
- semua dan apa pembawa acara hari ini ee
- Ibu Nuning ya. Emm
- hari ini kita akan bicara sesuatu yang
- sebetulnya ee menurut ee kami sangat
- penting untuk kita ke depan bahwa ee
- kita masih belum keluar dari ee satu
- kondisi keadaan ee kesehatan untuk ya
- yang mengancam kesehatan kita untuk ee
- seluruh orang. Jadi bukan hanya sebagian
- orang, seluruh orang, orang tua,
- anak-anak ee remaja dan siapapun ee ee
- artinya bisa terancam pada kondisi itu
- yang kita sebut sebagai kondisi ee ee
- COVID ya. Nah, jadi em kondisi COVID ini
- memang ee perlu ee penanganan yang ee
- spesifik. Di samping itu kita tahu ee
- kita juga ee memiliki satu kondisi yang
- memang ee sebelum COVID pun menjadi ee
- masalah yaitu salah satunya yang menjadi
- masalah ee nasional atau internasional
- adalah stroke yang juga ee memakan biaya
- yang cukup besar dan penanggulangannya
- juga ee ee cukup ee cukup ee kompleks.
- Yang ketiga,
- adanya faktor stres. Nah, akibat dari ee
- peraturan-peraturan
- yang diterapkan ee ee menyangkut dengan
- penanganan COVID sendiri. Nah, stres ini
- berkaitan dengan kemungkinan orang bisa
- terjadi COVID dan juga ee kaitannya ee
- bisa menyebabkan stroke. Jadi, ke e
- ketiga hal ini adalah ee faktor yang
- saling terkait. Nah, sehingga tadi eh em
- apa pembawa cara bilang, "Oh, ini sangat
- e menarik karena menurut ee kami memang
- ini ee permasalahan karena seperti kita
- tahu ee stres itu ee ditimbulkan oleh
- satu reaksi atau respon otak terhadap ee
- situasi-situasi yang ee tidak biasa.
- Nah, jadi sebetulnya ee setiap manusia
- memang memerlukan stres. Ee Allah memang
- sudah menciptakan bahwa ee setiap satu
- perubahan dari kondisi-kondisi yang
- tidak biasa dilakukan oleh manusia akan
- memacu manusia untuk ee timbul ee respon
- untuk dia bisa ee melakukan sesuatu.
- Nah, selama manusia itu ee bisa ee
- merespon itu dengan baik dan itu tidak
- menjadi masalah, itulah yang kita sebut
- ee stres yang normal,
- stres yang sehat. Jadi, stres itu kita
- perlukan.
- Tapi dalam dalam satu sisi kalau stres
- itu berkemanjangan, stres itu akan ee
- berakibat buruk ee untuk tubuh kita.
- Nah, jadi em apa ee stres yang tidak
- bisa kita atasi yang ee berkepanjangan
- adalah stres stres yang diakibatkan
- adalah ketidakmampuan kita untuk ee
- mengatasi ee apa yang tidak bisa kita
- terima. He.
- Nah, ee syukur agama kita mengajarkan ee
- ee kita hidup ee bisa menerima sesuatu
- ee dan kita kembalikan kepada ee siapa
- yang menciptakan kita yang memang ee ee
- harus kita sadari ee bahwa kita memang
- memiliki keterbatasan-kebatasan. Itu
- adalah salah satu mekanisme stres kita
- untuk mengurangi tadi ee ee reaksi dari
- otak kita terhadap sesuatu yang tidak ee
- kita sukai. Nah, kalau ini berlanjut
- akan timbul ee respon-respon negatif ee
- dari otak yang akan juga ee memacu. Satu
- contoh orang yang menghadapi satu
- situasi ee misalnya dia berhadapan
- dengan ee berhadapan secara fakta dengan
- misalnya dia ketemu ular ee di apa di
- sawah atau di jalanan dan ee ee padahal
- ular itu masih cukup jauh tapi dia sudah
- ee artinya mati ketakutan untuk
- berteriak di situ sehingga tidak bisa
- berbuat apa-apa dan tidak melakukan
- apa-apa akhirnya dia mengalami satu ee
- kondisi kecelakaan lain ee bukan akibat
- dari ee ee di di digigit ular itu
- sendiri. Nah, sementara ada orang lain
- yang memang begitu dia lihat ada ee ular
- itu, dia bisa menghindar dari situ
- karena dia tahu ular itu ee sangat ee
- berbahaya dan kebetulan dia lihat dan
- dia menghindar ee dari itu. Nah, itulah
- yang kita maksud bagaimana kita memanage
- sesuatu yang ee tidak kita ramalkan atau
- tidak ada di dalam memori kita dan
- menjadi ee ketakutan kita yang memacu
- kita untuk melakukan sesuatu. Nah,
- memacukan kita untuk melakukan sesuatu
- itu ee otak ee menyuruh ee jantung
- memompa dengan cepat.
- Otak juga ee ee memacu supaya otot kita
- siap untuk ee ee bertindak. Siap
- bertindak itu ee siap untuk lari, siap
- untuk berhindar, ya. Nah, kemudian ee
- otak juga ee menyiapkan ee pernapasan
- kita untuk membantu kecepatan jantung
- tadi memompa darah supaya oksigen itu
- cukup sehingga otak juga akan menerima
- ee oksigen atau darah yang ee cukup.
- Nah, sehingga setelah stres ee setelah
- stres itu teratasi ee ini tidak akan
- menimbulkan apa-apa. Nah, kalau itu
- tidak terjadi dan akan ee berlanjut ee
- berlanjut terus pada akhirnya ee otak
- akan mengeluarkan ee ee zat yang ee pada
- akhirnya akan menurunkan dayaatan tubuh.
- Nah, penurunan daya tahan tubuh
- berkaitan dengan kondisi COVID sekarang
- ini ee rentan terhadap ee ee terjadinya
- COVID itu sendiri. Nah, karena salah
- satu mekanisme kita ee terlindung dari
- COVID bukan hanya 3M, tapi adalah
- ketahanan tubuh kita. Nah, itu satu.
- Yang kedua,
- jadi itu ee stres akibat dari ee ee apa
- ee tubuh kita tidak bisa ee menerima apa
- yang ee tidak biasa kita lakukan. Nah,
- kita tahu sendiri ee kondisi COVID
- sendiri em apa berdampak secara ee
- sosial dan ekonomi ya. ee kita dibatasi
- untuk bisa ee berhubungan dengan
- keluarga dekat apalagi kita bisa
- bersilaturahmi. Nah, dan ini akan
- membawa masalah-masalah lain yang pada
- akhirnya juga ee berakibat pada ee stres
- ee stresor atau faktor-faktor yang
- menyebabkan stres. Nah, kemudian
- kehilangan pekerjaan. kehilangan
- pekerjaan akan menimbulkan stres. Nah,
- tadi bisa dibayangkan sudahlah dia ee ee
- apa punya faktor stresor stres dari
- luar, ada kemungkinan dia kena COVID
- sudah dia akan ada kemungkinan kena
- COVID dia punya faktor risiko. Misalnya
- dia punya ee tekanan darah tinggi yang
- selama ini tidak terkontrol, dia punya
- obesitas, dia punya diabetes. Nah, ini
- akan berkomplikasi juga terjadinya ee
- stroke ditambah dengan kemungkinan ee
- rentan ee terjadi eya ee rentan tertular
- dengan COVID. Nah, kondisi-kondisi ini
- adalah ee masalah. Nah, kemudian ada
- masalah spesifik ee juga yang sekarang
- dialami oleh banyak rumah sakit dan
- banyak ee dokter bahwa dokter ee
- pasien-pasien stroke umumnya yang sudah
- mengalami stroke yang memang punya
- faktor risiko diabetes, hipertensi
- dengan usia yang tua jadi takut datang
- ke rumah sakit. Sehingga pelayanan
- pelayanan pada penderita stroke ini juga
- memang agak agak terkendala. satu
- pasiennya takut, dua rumah sakitnya juga
- tidak mau disalahkan kalau dia tertular
- di rumah sakit. Nah, sehingga perlu
- penanganan-penanganan khusus. Nah,
- masalah stres sendiri. Nah, masalah
- stres sendiri ini ee kita masih rancu
- kalau orang ini pada dasarnya ee setiap
- manusia, setiap orang sebetulnya ee
- mampu untuk mengatasi stresnya dan dia
- bisa berkonsultasi ya pada tahapan yang
- memang tidak menyebabkan gangguan
- perilaku. Dia bisa berkonsultasi dengan
- para psikolog atau dia bisa ee curhat
- dengan Pak Ustaz untuk apa menyelesaikan
- masalah-masalahnya. Nah, pada
- kondisi-kondisi tertentu di mana sudah
- terjadi depresi apa segala macam memang
- dia harus e konsultasi ke para
- psikiater. Nah, kita tahu ee saluran itu
- juga di rumah sakit sekarang juga ee
- menjadi masalah
- karena ee kondisi itu tidak menjadi ee
- prioritas kita gitu. Sementara e
- berharap bahwa ee salah satu ee
- penanggulangan ee kita terhadap COVID
- ini salah satunya adalah meningkatkan
- daya tahan tubuh ee setiap orang sendiri
- yang kita sebut sebagai health immunity.
- Nah, tidak mungkin health immunity ini
- akan tampil karena kita tahu ee em
- gangguan gizi di Indonesia itu masih
- sekitar 17,9%
- terutama pada anak-anak gitu. ditambah
- orang-orang yang bekerja. Kita tahu
- orang-orang bekerja yang apalagi ee
- masih sekitar 58%.
- He.
- Kurang lebihlah saya tidak ee ee ee
- punya data yang apa konkret. ee pekerja
- kita adalah pekerja kasar yang makannya
- ya e tahu gejrot siang [tertawa]
- supermie ya ee
- ee apa ketoprak yang nilai gizinya juga
- em masih kita pertanyakan gitu dan tidak
- terhitung dengan nilai gizi yang seperti
- itu. Nah, dengan daya tahan tubuh yang
- arti dengan stres yang dia dapatkan
- kemudian faktor nutrisi yang rendah tadi
- ya kemungkinan untuk ee apa terkena
- COVID juga akan ee lebih besar ditambah
- dengan adanya faktor risiko tadi
- hipertensi segala macam itu dengan
- diabetes yang didapat dari faktor
- turunan juga ee menjadi ee apa
- faktor-faktor yang berpengaruh
- terjadinya ee kedua hal tadi. Jadi lebih
- mudah gitu.
- He,
- Dok, dengan kondisi yang seperti
- sekarang ini, kalau seseorang mengalami
- gangguan ee stroke atau sakit yang lain,
- bukan hal mudah untuk berurusan dengan
- rumah sakit. Terus ada solusi enggak
- kira-kira? Nah, ee artinya ee kita
- bersyukur bahwa hari ini ee Radio Rasil
- mengadapkan pertemuan ini. Kita memang
- sudah menyiapkan satu model online.
- He.
- Di mana ee pasien ini kalau memang dia
- sudah terdaftar di rumah sakit, nah ini
- mungkin juga ee satu terobosan buat
- BPJS. Tapi BPJS ini kan berbicara
- mengenai administrasi bayar membayar,
- bukan masalah meningkatkan layanan
- atau memberikan pelayanan terbaik. Ya,
- kalau kita bicara mengenai memberikan
- pelayanan terbaik, artinya kita memang
- harus melayani orang-orang yang sakit
- itu seoptimal mungkin
- dengan ee cara yang ee ya bisa kita
- lakukan dengan baik. ee artinya
- data-data yang orang yang memang sudah
- terdaftar di satu rumah sakit, apakah
- rumah sakit pemerintah, apakah rumah
- sakit swasta yang kita sebut sebagai
- penyakit-penyakit katastrofik.
- Ini datanya ada di tiap rumah sakit dan
- toh track record-nya sudah ada, hasil
- lab-nya sudah ada, kemudian tekanan
- darahnya sudah ada. Nah, kita tinggal
- mengirimkan saja ee data terakhir
- kondisi dia di rumah.
- He.
- Termasuk ee kondisi ee ee kondisi
- paru-parunya.
- Iya. Jadi, PO2-nya yang memang ee bisa
- kita ukur dengan alat-alat ee yang
- memang sudah kita rancang untuk kita
- bisa mengukur sehingga di samping kita
- mengukur kondisi struknya yang mungkin
- kita bisa buatkan e bisa dan sudah ee
- sedang kita persiapkan untuk ee adanya
- virtual-virtual cara virtual untuk kita
- melakukan pemeriksaan konfirmasi pada
- pasien ee itu bisa kita dapatkan datanya
- dan tidak perlu dia datang ke rumah.
- Nah, pelayanannya adalah ee terbalik.
- Artinya ee kalau dia tidak mungkin
- karena masalahnya akan ee timbul kalau
- orang ini datang ke rumah sakit dan dia
- terkena COVID, biayanya juga akan lebih
- besar.
- Iya.
- Nah, kalau dihitung dengan ee adanya
- orang yang ngirim ee obat atau
- memberikan pelayanan di luar klinik
- untuk bisa ee mengantarkan ke pasien ini
- kan ya hitung-hitungan biayanya jadi pas
- gitu. Artinya ini ee akan costnya lebih
- murah daripada dia datang ke rumah
- sakit. Kemungkinan risikonya kena, tidak
- ada yang jamin dan kalau kena juga
- biayanya besar dan ini akan mengancam
- jiwanya. Ya, lebih baik kita ee
- mengantar bola ke ke pasien-pasien ini
- untuk memberikan jaminan bahwa ee dia
- terlayani ee dengan baik. Karena pada
- dasarnya orang-orang yang sakit ini ee
- ee mempunyai hak untuk dilayani
- oleh ee oleh pemerintah khususnya dalam
- hal ini ya ee Departemen Kesehatan. Nah,
- kami sebetulnya ee dokter-dokter di
- rumah sakit kalau memang memang memiliki
- kewajiban-kewajiban itu artinya bisa ini
- dibikin ee satu pelayanan yang memang
- kita memberikan ee pelayanan khusus pada
- pendeta stroke yang mempunyai ee risiko
- penyakit-penyakit katastrofik untuk
- mengurangi kerentanan dia datang di
- rumah sakit bisa diberikan
- pelayanan-pelayanan yang seperti itu
- dan
- dan itu sedang di ee sedang yang
- dipersiapkan dan e dan itu ee juga akan
- em akan diluncurkan kita ke depan
- dengan harapan sebelum tahun depanah. ee
- mudah-mudahan di awal ee di ee di
- sebelum tahun depan kita akan ee
- launching program itu
- dan di tahun ee depan kita akan ee mulai
- ee melakukan itu. Nah, cuman memang
- justru ada hambatan di administrasi
- rumah sakit ya sebenarnya kalau e kalau
- kita dalami bahwa ee penurunan kunjungan
- pasien ke rumah sakit itu hampir 50
- sampai 60%. He.
- Kalau rumah sakit ee berbicara mengenai
- keuntungan ya ee bagaimana ee kerugian
- rumah sakit dengan kekurangannya
- kekurangan kunjungan 60%. Tapi ee di
- sini dengan dia bisa membuat program itu
- yang 60% itu dengan biaya yang ee lebih
- murah mungkin 30% ee kehilangan
- pendapatan itu bisa kita cover melalui
- program-program ini yang juga bisa kita
- berikan ee lebih murah ee buat mereka
- gitu dengan cost yang lebih murah gitu.
- cost lebih murah dengan pelayanan e kita
- jemput bola untuk mereka luar biasa
- karena ada pada dasarnya ada kewajiban
- dari ee rumah sakit apakah swasta
- ataupun pemerintah memberikan layanan
- terbaik buat masyarakat siapapun gitu.
- Apakah masyarakat mampu atau tidak mampu
- gitu.
- Kalau jemput bolanya jalan dan banyak
- hal bisa dilakukan karena memang sudah
- ee ter aplikasi dengan benar dengan
- tepat tentu akan sangat memudahkan ya
- Dok. di dokter bilang terkait dengan ee
- daya tahan tubuh atau sistem kekebalan
- yang sangat terpengaruh oleh keberadaan
- stres. Sementara stres sendiri
- diperlukan ya
- itu bagaimana cara kita mengoptimalkan
- stres yang datang pada kita ini untuk
- bisa jadi sesuatu yang ee bermanfaat
- bukan malah bikin sakit gitu loh.
- Iya. Jadi jadi memang ee sudah banyak
- program-program bagaimana ee ee memanage
- ee stres itu sendiri. Jadi stres itu
- timbul karena ya tadi ee intinya bahwa
- ee otak itu ee tidak bisa menerima
- sesuatu yang ee tidak tidak pernah
- direkam atau tidak pernah yang tidak
- pernah ee di apa ter ter apa
- terstimulasi di otak atau ee otak
- sendiri menolak kondisi-kondisi itu
- gitu. Nah, ee satu contoh ee pada
- kondisi COVID ini ee banyak orang yang
- kehilangan ee mata pencarian pekerjaan.
- H.
- Nah, [berdehem] ee kehilangan mata
- pencarian ini seharusnya secara secara
- apa? Secara ee manajerial ya ini satu
- kondisi yang dialami oleh ee banyak
- orang bukan hanya kita saja. Nah,
- bagaimana cara kita artinya ee bisa
- menerima ee kondisi ini secara
- keseluruhan. Kemudian kita mencari jalan
- keluar untuk bisa ee mengatasi ee
- pendapatan ee keluarga yang hilang itu
- untuk kita bisa ee mengurangi stres
- kita. Jadi pada intinya adalah ee kita
- mencari ee apa inti dari ee problem yang
- kita hadapi. Ee kalau agama ya artinya
- ee bisa dengan mudah kita mengatakannya
- bahwa kita menerima sesuatu yang memang
- sudah ee ditetapkan oleh yang pencipta
- kita atau yang maha kuasa dan kita
- berusaha untuk kita keluar dari situasi
- itu. Ee mungkin ee lebih mudah kita
- untuk berbicara itu. Nah, secara ee
- fisiologi otak e artinya memang kita
- bisa ee menganalisis ee faktor faktor
- yang menyebabkan kita stres tadi. Apakah
- kita enggak mung apakah kita mau
- menyalah kita akan menyalahkan siapa
- dalam kondisi ee terjadinya COVID ini?
- Apakah keputusan pimpinan ee
- memberlakukan kita untuk ee di rumah ini
- ya mau kita salahkan ee pimpinan yang
- akhirnya hanya memberikan ee memotong
- gaji kita yang terbatas gitu. Nah, ee em
- karena setiap orang juga memiliki
- masalah yang perlu diatasi pada ee
- tingkatan ee tanggung jawab yang ee
- mereka ee tanggung termasuk pemerintah
- dalam hal ini gitu bahwa keputusan ee
- kontroversi kita harus lockdown atau
- kita harus ee ee melakukan pembatasan ee
- ee yang terkontrol. ee itu adalah
- keputusan-keputusan yang sebetulnya di
- dalam tingkatan-tingkatan setiap orang
- yang berbeda gitu.
- Iya. Jadi, Dok, kalau ee imunitas itu
- memang harus tetap kita pertahankan
- meskipun yang lain sudah kita jalankan
- untuk bisa berada pada posisi yang
- optimal. Tadi di samping olahraga yang
- seperti kita tahu, kemudian istirahat
- cukup,
- makanan yang sehat
- i
- dan ee stres yang dikelola tadi agar
- tidak jadi pemicu munculnya
- i
- hal-hal yang sangat tidak kita inginkan.
- Jadi, ikhwan akhwat kalau ada yang mau
- ditanyakan silakan telepon ke 845 1512.
- Sementara untuk eh internet tadi agak
- sedikit ada gangguan ya, tidak nyambung
- tapi mudah-mudahan segera bisa kita
- atasi. kita jeda sejenak nanti kami
- kembali ke ruang [musik]
- masih ditemani Rasil TV untuk Islam yang
- satu di ruang kesehatan bersama dr.
- Adremisa bahas tentang bagaimana kondisi
- sekarang ini begitu banyak mengintai
- kita dengan gangguan stres dan stroke.
- Ee Dok, kalau apa yang sedang dibahas
- tadi mungkin enggak sih juga diderita
- oleh bukan orang dewasa tua gitu?
- Iya, kemungkinan ini menjadi ee lebih
- besar tadi bahwa stres sendiri ee bisa
- ee kita rentan terhadap COVID. Tapi
- memang stres ini juga menjadi faktor
- risiko untuk orang yang punya faktor
- risiko stroke ya seperti orang
- hipertensi,
- orang diabetes. Jadi stres sendiri
- memang kaitannya langsung ke ke ee stres
- sendiri ke stroke itu pada orang yang
- mempunyai faktor risiko itu ee jadi
- sangat besar. Jadi memungkinkan gitu.
- Misalnya kita punya hipertensi yang
- selama ini ee sedang-sedang saja gitu.
- Kemudian
- em dengan kondisi ee kita stres
- itu akan jadi ee lebih besar. Apapun
- penyebab stresnya, salah satu stres yang
- diakibatkan ketakutan kita terhadap ee
- COVID itu sendiri, gitu. Nah, itu jadi
- memang saling kait-mengkait. Jadi
- kemungkinan itu jadi lebih besar. Nah,
- cuman masalahnya sekarang ini kita ee
- tidak ee terfokus pada stroke ya.
- Jangan-jangan ee ini kan karena mereka
- tidak bisa datang ke rumah sakit dan
- tidak terlayani di rumah sakit gitu.
- Ini yang menjadi ee masalah sebetulnya
- karena kita sekarang terfokus semua oh
- COVID COVID COVID gitu. He he.
- Ya,
- untuk rumah sakit sendiri saja orang
- dengan gangguan penyakit yang lain sudah
- bimbang ya.
- I
- orang sakit gigi mau ke rumah sakit
- bingung
- takut. [tertawa] Jangan-jangan karena
- dia mau cabut gigi ee dia terpapar di
- rumah sakit. Ee sudah banyak laporannya
- juga orang yang artinya datang ke rumah
- sakit sehat kemudian dilakukan satu
- tindakan terpapar di rumah sakit dan ee
- dia justru meninggal bukan karena
- penyakit yang ee pada saat dia datang ke
- rumah sakit tapi karena telepon sakit.
- Nah, jadi ketakutan-ketakutan itu timbul
- di masyarakat. Nah, ini yang semestinya
- ee kita apa ee ada satu ee
- terobosan-terobosan atau
- informasi-informasi yang ee bisa mulai
- di apa disosialisasikan dalam kondisi
- ini supaya memang ee orang-orang itu
- juga bisa mendapatkan informasi dan bisa
- mendapatkan layanan yang ee memadailah.
- Hm. Seperti yang tadi dokter sampaikan,
- akan ada kemungkinan bahwa kita
- mendapatkan pelayanan yang luar biasa
- terkait dengan kesehatan ini dengan
- adanya aplikasi yang bisa memudahkan
- kita berhubungan dengan ahlinya,
- dokter-dokter.
- Ee kira-kira gambarannya seperti apa
- sih, Dok? Penasaran nih.
- Eh, ya memang sebetulnya saya ada ee
- slide yang bisa kita tampilkan. Jadi
- sebetulnya ee kita bisa mengirimkan ee
- data kondisi fisik kita ke dalam apps
- yang sudah kita siapkan. Nah ee apps ini
- ee jelas juga mempunyai hubungan dengan
- ee dokter atau ee rumah sakit.
- He.
- Nah, sehingga data-data ee fisik
- seseorang yang ee memang sudah sebaiknya
- yang sudah terdaftar di rumah sakit itu
- yang sudah punya data. Oh, dia memang ee
- penderita diabetes di rumah sakit kita.
- ee kondisinya sekarang tekanan darahnya
- sekian, ee jantungnya sekian, ee ee
- heart rate-nya sekian, tekanan ee
- PU2-nya sekian. Nah, kemudian itu
- datanya dikirim dan dokter tahu, "Oh,
- artinya kondisi dia baik sekarang dan
- dia hanya perlu untuk ee menerima obat
- gitu." Nah, artinya dia bisa melakukan
- ee rumah sakit bisa melakukan apa ee
- pemberian obat yang memang ee perlu
- dipertimbangkan nanti ee faktor ee
- legalitas dari ee data pasien yang tidak
- tidak bocor ke mana-mana. Itu satu. Nah,
- kemudian si tadi saya lanjutkan si
- dokter bisa memberikan ee resep
- He.
- Berdasarkan kondisi ee fisik,
- tanda-tanda yang dia dapat dari data
- yang dikirimkan oleh pasien.
- Dan hampir kita semua punya data di
- rumah sakit di mana kita berobat ya,
- Dok? Ya,
- persis. Itulah gunanya selama ini ee
- rumah sakit mendata, BPJS mendata, rumah
- sakit pemerintah mendata. Nah, artinya
- memang sekarang database ini menjadi
- sesuatu yang sangat sangat sangat
- dibutuhkan kalau kita bicara di dalam
- era digital ini gitu.
- Nah, model-model digital sebetulnya ee
- kita tidak harus misalnya menggunakan
- model-model digital yang seperti di luar
- yang cukup canggih dan perlu ee
- riset-riset yang mahal. ee rasanya ee
- anak-anak ee lulusan SMK kita juga
- sebetulnya bisa mengemas ini semua asal
- kita memang diberikan
- kemudahan-kemudahan untuk kita bisa ee
- melakukan ee uji coba ee melaku
- melakukan inovasi-inovasi yang memang ee
- banyak sebetulnya
- dan bukan sesuatu yang sulit gitu dan
- bukan sesuatu yang sangat kompleks tapi
- itu adalah sesuatu yang sangat mudah
- kalau menurut saya kita lakukan hasnya
- nya perlu ee inovasi dan keberanian kita
- untuk kita bisa ee melakukan itu dengan
- ee dengan baik gitu ya. Kalau orang
- dengan ee tingkat ee kemungkinan lebih
- tinggi karena dia punya penyakit bawaan
- dengan tambahan stresnya dibandingkan
- dengan orang yang memang sudah terkena
- stroke.
- I
- kaitannya dengan kecemasan terhadap ee
- adanya pandemi ini menurut dokter
- kami sebagai keluarga nih kalau misalnya
- ada di rumah orang yang sudah terkena
- stroke, tetapi ada juga yang belum tapi
- tingkat risikonya tinggi itu
- ee langkah apa yang harus kami lakukan?
- Iya. Jadi ee saya sampaikan dulu kedua
- orang ini kalau kita bicara tadi
- topiknya topik stroke kemungkinan orang
- yang sudah pernah kena stroke untuk kena
- stroke berulang namanya.
- He.
- Ini juga sama besarnya dengan orang yang
- eh akan lebih besar daripada pada orang
- yang memang sudah punya pernah kena
- stroke. Kemudian ada faktor risikonya
- hipertensi tadi kan itu akan lebih
- besar. Nah, dibandingkan orang yang
- memang punya faktor risiko belum pernah
- stroke, tapi kemungkinan dia untuk kena
- stroke yang pertama kali juga ada.
- Iya.
- Dibandingkan dengan orang tadi yang
- memang sudah pernah stroke yang pernah
- pernah stroke ini punya kemungkinan yang
- lebih besar
- apalagi kalau dia usianya lebih tua.
- Nah, itu ee itu ee perbedaannya. Nah,
- terus ee sekarang kita mau mau ee mau
- bagaimana? Nah, memang ini jadi problem
- kontrol apalagi kita bicara yang tua
- nih.
- Heem. Kalau yang bisa ke rumah sakit
- enggak enggak ada problem ya. Kita
- bicara yang enggak bisa ke rumah sakit
- ya. Yang yang dia tua punya faktor
- risiko belum stroke.
- He.
- Kemudian yang dia tua punya faktor
- risiko stroke.
- Sudah stroke.
- Nah, ini kan dua-duanya yang enggak bisa
- dilayanin. Nah, mau ngapain? Nah, itu
- tadi ya artinya mesti punya akses.
- Mereka mesti punya akses untuk bisa
- ngontrol tekanan eh tanda-tanda vitalnya
- ke tempat-tempat tertentu.
- He.
- Kalau Puskesmas sudah kepenuhan overload
- ya mestinya di di ee namanya di pos
- bindu, di pos pelayanan usia lanjut ee
- ee Prolanis namanya
- ya. Di situ dicek tensinya lebih rutin
- gitu. Nah, kemudian juga ee menyangkut
- dengan ee screening faktor risikonya
- yang terjadwal
- karena kan ee modelnya mereka enggak
- boleh berkerumun
- banyak jadi terskedul gitu. Nah, memang
- ini jadi perlu usaha dari tenaga-tenaga
- di lapangan ya, terutama di Pusismas
- yang ee lebih besar dan kalau ini memang
- dirasakan memang menjadi tanggung jawab
- kita sebagai tenaga kesehatan,
- ada atau enggak ada biaya seharusnya itu
- berjalan
- seharusnya kalau kita bicara tanggung
- jawab karena itu adalah tanggung jawab
- kita. Tapi kalau kita memang
- menyatakan bahwa kita punya keterbatasan
- tenaga dan kita perlu tambahan biaya,
- kita perlu tambah tenaga, saya pikir ini
- adalah kewajiban pemerintah.
- Wow.
- Iya.
- Jadi ada kewajiban dokter, kewajibanak
- ee kewajiban pemerintah.
- Ee di dalam undang-undang pemerintah
- memang wajib memberikan pelayanan
- kesehatan untuk masyarakat ee ee secara
- optimal. Oke.
- Nah, itu sebetulnya ya itu yang yang
- kami dokter ee artinya ee dalam hal ini
- ya kami melaksanakan tugas-tugas kami ya
- seoptimal mungkin yang dapat kita
- lakukan.
- Baik, ini dari Ibu De Dwi ee usia 61
- tahun, Dok. Apakah benar semua lansia
- yang punya riwayat darah tinggi enggak
- harus minum obat darah tinggi? Karena
- ada dokter yang menganjurkan,
- yang tayang di TikTok katanya. [tertawa]
- [terkesiap]
- Saya tidak punya darah tinggi sih, Dok.
- Tapi saya ingin tahu tentang hal ini.
- Iya.
- Ya. Ya. Ee memang ee pada prinsipnya
- pada prinsipnya ee pada stroke itu
- sebenarnya ee apakah dia darah tinggi
- atau darah rendah. Jadi juga jangan
- salah bahwa Pak hanya menderita
- hipertensi saja yang bisa ter
- yang bisa terkena stroke.
- Orang yang kekurangan darah juga yang
- kekurangan ee pasokan darah ke otak itu
- juga ee terjadi stroke. Pada dasarnya
- stroke itu adalah kekurangan pasukan
- darah ke otak.
- Akibat
- satu ee ee kalau kita bikin simpel itu
- kita sebut sebagai 3P. 3P itu pembuluh
- darahnya sempit.
- He
- ya. Jadi kalau selang ee selangnya sudah
- sempit darahnya
- sempit sudah banyak karatan,
- darah yang lewat di situ kan makin
- sedikit
- sehingga otak dapat ee darahnya sedikit.
- Itu satu. Jadi
- ee pembeluh darahnya sudah ee karatan.
- Yang kedua si penumpangnya sendiri si
- darahnya.
- Hm.
- Darahnya ee terlalu kental ya. Bisa
- bayangkan ya kalau satu pompa memompa
- darah, memompa air yang air air apa? Air
- kotoran lah. Air got ya.
- He.
- Yang kental dengan air got yang bening
- yang bagus itu kan mesinnya bunyinya kan
- lain. Jadi perlu tenaga yang lebih
- besar. Nah, bisa bayangkan jantung
- memompa darah yang ee darahnya sendiri
- itu cenderung mengental.
- He.
- Nah, darah yang mengental itu yang
- menyumbat. Nah, banyak faktor yang
- menyebabkan darah itu menyumbat. Salah
- satu adalah ee darah di dalam ee gula
- darah yang tinggi ya, ee kolesterol,
- kemudian kekentalan darah itu sendiri
- ya.
- Jadi
- ee hal yang kedua tadi adalah darah yang
- cenderung tidak bisa lewat melewati ee
- saringan-saringan yang tipis
- untuk masuk ke otak.
- Yang ee ketiga pompa. Pompa itu ya
- jantung.
- Hm. Nah, ee jantung pada orang-orang
- yang sudah ee usianya tua di mana ee
- otot-otot jantungnya mompanya udah
- enggak kencang lagi, terus darahnya tadi
- cenderung kentel, kemudian ditambah
- karatan. Nah, bisa bayangin ee bagaimana
- darah itu bisa jalan ee ee bagus di situ
- karena dia tentung akan ee menggumpal di
- ee pembuluh darahnya sendiri enggak
- sampai ke otak. Nah, jadi em tadi saya
- mau kasih statement ee menyangkut dengan
- ada dokter yang bilang ee tekanan darah
- tidak harus ee apa
- makan obat antiperertensi. Nah, memang
- keputusan memberikan obat antiertensi
- ini eh dokter sangat selektif sekali
- akhir-akhir ini karena kita ee dokter
- ahli saraf, dokter ahli jantung, ee
- dokter ahli ee ginjal hipertensi itu
- sudah mempunyai satu asosiasi yang
- bersama-sama kebetulan
- saya pernah jadi ketuanya ee memang ee
- sekali kita memberikan em apa obat
- antipertensi ee ee pengertiannya sumur
- hidup kita harus ee ee makan obat itu.
- Nah, dengan catatan
- kalau tekanan darahnya di bawah tekanan
- darah
- yang normal ya obat itu disetop
- normal
- karena dokter yang memberikan obat IT
- antipertensi
- yang kita latih di seb ee pada dokter
- umum ya kita ini sasarannya adalah
- dokter umum.
- Kalau dokter-dokter spesialis
- kesepakatannya sudah jelas dibatas
- berapa. Nah, kalau di batas do umum ya
- di bawah ee batas normal tekanan darah
- di bawah 12080.
- Kalau kita dari hipertensi di bawah itu
- ya lebih baik kita stop.
- Stop. Oke.
- Jadi pemberian stop itu artinya dengan
- batas yang normal. Tapi batas waktu
- pertama kali dia dikasih obat oleh
- dokter itu belum tercapai obat itu harus
- diterusin. Enggak boleh diberhentiin.
- Iya. Mudah-mudahan menjawab pertanyaan
- Ibu tadi. Ini, Dok. Ada pertanyaan dari
- hamba Allah. Tetangga saya usianya masih
- 23 tahun, tapi dia mengalami stroke.
- Kita semua bingung anak muda kok kena
- stroke. Yang kami tahu dari keluarganya
- dia memang kalau makan sembarangan dalam
- artian bisa jadi karena kolesterolnya
- tinggi. Mohon penjelasan, Dok, agar kami
- semua berhati-hati. Oh, iya. I memang ee
- penanggulangan struk sekarang kita ee
- sudah ee sebetulnya penanggulangan
- stroke ini bukan di rumah sakit. He
- penanggulangan stroke itu ee WHO pun
- sudah merekomendasikan stroke itu adalah
- masalah ee kesehatan masyarakat di
- masyarakat. Nah, pola hidup sehat itu
- jadi penting. Nah, kenapa sekarang anak
- ini umur 20 tahun tapi kena stroke? Nah,
- tadi seperti kita tahu em ee stroke itu
- salah satu faktornya adalah
- penumpangnya. Penumpangnya adalah darah.
- Nah, mungkin si anak ini punya
- faktor-faktor turunan, ada gangguan
- darah. He
- darahnya yang cenderung mengental
- dibandingkan orang lain gitu. Jadi
- kecenderungan mengental ini yang
- biasanya dokter tidak ee tidak terlalu
- memperhatikan
- ee ada ada keluarganya yang mungkin
- pernah stroke ee dulu. Nah, ditambah
- tadi faktor makanan yang memang ee ee
- artinya ee berpengaruh terhadap
- kekentalan darah itu sendiri. He he.
- Di samping ya artinya kalau kita
- keluarga kita sudah kita lihat memang
- ada kecenderungan seperti itu memang
- seharusnya kita ee bisa ee lebih kontrol
- untuk ee faktor-faktor yang berkaitan
- dengan misalnya pada hipertensi ya
- kontrol hipertensinya. He.
- Nah, kalau untuk darahnya sendiri
- biasanya struk pada usia muda itu
- diakibatkan oleh adanya kelainan dari ee
- darah,
- faktor genetik atau faktor familial ee
- dari ee keturunan
- ee keluarga biasanya jarang yang ee dari
- makanan kecuali memang ada
- makanan-makanan khusus yang memang dia
- konsumsi terus-menerus
- yang berkaitan dengan ee terjadinya ee
- pengentalan pada darah. atau terjadinya
- ee penyumbatan atau pecahnya pembu
- darah.
- H
- itu. Jadi kalau remaja saja bisa kena
- berarti ee hati-hati terhadap
- tercetusnya stroke itu semua ya, Dok ya.
- Jadi
- Iya. Jadi stroke stroke itu di mana
- saja, siapa saja, kapan saja ee bisa
- kena.
- Nah, tinggal kita ya satu kita berdoa,
- [tertawa]
- yang kedua kita jaga kesehatan kita. He
- karena di mana saja orang bisa kena
- strok, siapa saja ya contohnya ee
- rata-rata ee ee pimpinan negara ini
- pernah kena stroke
- hampir ya karena memang bebannya luar
- biasa.
- E karena kemampuan otaknya yang kurang
- gitu saya juga.
- Oh gitu. [tertawa]
- Baik. Ee Dok, kalau seandainya terkait
- dengan stres nih, Dok, di masa pandemi
- ini stres itu pasti apalagi berita
- begitu banyak. bagaimana dokter
- menyarankan kami agar tidak stres
- sehingga stresnya enggak bisa ngenain
- semua kesehatan kami?
- Iya. Ee intinya tadi ee karena saya
- bukan psikolog, intinya sebetulnya ee
- apa yang menyebabkan kita stres adalah
- sesuatu yang enggak bisa diterima oleh
- otak. Nah, otak itu berbicara mengenai
- memori ya. Satu contoh, kalau dari kecil
- saya disayang oleh ee ee ee ibu ee
- artinya memang ee saya lebih suka
- berhubungan dengan orang yang ee
- pola-polanya seperti ibu yang enggak
- pernah ngebetak saya, yang memuji-muji
- saya gitu. Kalau saya berbuat kesalahan,
- saya dikasih tahu kesalahan saya gitu.
- Karena saya lebih dekat sama ibu.
- Satu saat kita bekerja nih, bicara
- dengan orang dewasa lah yang enggak
- kerja ya. ada pimpinan kita yang memang
- em ya mohon maaf ee dia dididik oleh
- orang tuanya ee kebetulan didominasi
- oleh orang tuanya laki-laki yang
- kemudian juga ee mempunyai pola-pola
- pendidikan yang keras ya. Nah,
- cenderung membentak kita gitu. Nah, ini
- kita enggak bisa terima gitu. Nah,
- sesuatu yang enggak bisa kita terima itu
- yang menjadi masalah di otak gitu.
- Karena
- ee begitu kita bilang ee kita enggak
- bisa terima, otak akan ee bekerja di
- dalam pola-pola yang ee negatif. Jadi
- ee di otak itu ada dua model sel.
- Selatnya
- merangsang, excite,
- dan sel yang sifatnya menginhibisi atau
- menghambat.
- Nah, jadi ee proses ee inhibisi ini yang
- berjalan sehingga kita tidak bisa
- menyelesaikan masalah itu secara clear
- gitu. Hm.
- Nah, sehingga ya artinya kita enggak
- bisa cari cari ee jalan keluar dari apa
- yang menjadi masalah kita. Cobalah kita
- lihat kalau kita misalnya menghadapi
- satu masalah ini, jangan kita lihat
- marahnya gitu.
- He.
- Kita lihat kenapa sih dia marah
- ya kan? Ee betul enggak sih dia marah?
- Ee betul enggak ki sih kita salah dan
- kita enggak terima kita enggak salah
- tapi kita bilang ini jangan kita bilang
- apa salah saya.
- Kalau saya bilang apa salah saya merasa
- saya benar.
- Iya.
- Saya salah enggak sih? Nah, begitu kita
- bilang, "Oh, saya salah enggak?" "Oh,
- iya ada ketemu." gitu.
- Gampang kita berbicara mengenai berpikir
- positif. Tapi kalau orang yang tidak
- bisa memanfaatkan otaknya dengan baik,
- ee sulit untuk kita bisa ee menerima
- kondisi-kondisi yang tadi saya bilang.
- Kalau kita ngomong apa apa salah saya
- itu saya sudah merasa saya benar gitu.
- Tapi kalau kita benar, eh jangan-jangan
- ee
- ee saya salah enggak ya? Nah, kalau kita
- bikin pertanyaan itu akan ada jawabannya
- dan kita akan coba celusurin
- tindakan-tindakan itu. Oh, kalau gitu
- wajar aja dia marah sama kita. Nah,
- ada pemahaman baru
- ada pemaham. Pada waktu itulah ee
- terbuka satu model ee otak di sirkuit
- ya, di mana otak kita sudah mulai
- rileks, di mana di situ mulai bekerja
- alfa,
- gelombang alfa. Karena gelombang alfa
- ini yang akan mengatur kita untuk kita
- bisa berkonsentrasi dengan full, kita
- bisa ee ee ee berpikir ee berdasarkan ee
- kognitif yang lebih tinggi lagi gitu.
- Dan ya kita tenang aja tidur gitu kan ee
- bangun ya bangun enggak ada masalah
- gitu.
- Tapi secara agama memang kita lebih
- mudah untuk menyatakan sesuatu yang kita
- enggak bisa terima ya kita serahkan
- kepada ee yang lebih atas dan kita tetap
- berusaha. Kenapa do orang yang beragama
- tuh setiap hari optimis? Enggak ada
- masalah gitu ya kan? Ee
- positif optimis itu tetap harus dipertan
- jauh ke depan. Karena yang ya mohon maaf
- karena kita beragama Islam, orang Islam
- itu bicaranya kan bukan dunia, visinya
- kan akhirat.
- Iya.
- Jadi visioner banget kita ke depan. Oh
- kalau kalau hari ini enggak dapat apa
- yang saya mau ya mungkin enggak
- sekarang.
- Tapi kita terus berusaha untuk
- mendapatkan apa yang mau kita lakukan.
- Nah,
- jadi bukannya kita putus asa, kita
- mundur, kita stres. Ya, kalau menurut
- orang Islam, menurut bahasanya anak
- sekarang cemen lah kalau kayak gitu.
- [tertawa]
- Tapi memang ya, Ikhwan akhwat dengan
- kondisi seperti sekarang, berita yang
- simpang siur dengan informasi yang juga
- simpang siur, kita harus memilih seperti
- yang dr. Adri bilang dengan pikiran
- positif dan juga ee prasangka-prasangka
- yang positif. meskipun terus terang kita
- kembali lagi mentok pada kalau kita
- sendiri enggak selesai dengan diri kita
- biasanya akan terjadi hal-hal semacam
- itu. Oke, Dok. Bagaimana kalau dirangkum
- bahasan terkait dengan bagaimana stres
- stroke di masa pandemi ini? Nah, saya
- sedikit juga ee statementnya ee Pak
- Moderator nih
- ee bahwa em informasi-informasi yang
- tidak ee tidak apa yang banyak yang
- simpang siur yang memang harus kita apa
- harus kita pilih-pilih. Nah, itu salah
- satu faktor stres yang akhir-akhir ini
- ee memang ee menjadi ini kita menjadi ee
- menjadi masalah kita. He
- bahwa di dalam masalah global ini kan
- informasi begitu banyak.
- Iya.
- Dan kita sebetulnya kalau kita tidak
- punya kemampuan untuk menganalisis itu
- dengan baik, ini akan menjadi faktor
- stres yang sangat besar gitu ke depan.
- He.
- Nah, jadi ee kita lihat ee karena akhir
- ini kita bicara tentang ee era digital
- di mana informasi itu masuk dalam jumlah
- yang banyak dalam waktu yang sangat
- singkat, kemampuan kita untuk
- menganalisis
- ee informasi itu menjadi satu model kita
- untuk kita bisa mengurangi stres kita
- terhadap ee model-model gadget,
- model-model media sosial yang itu. Nah,
- yang paling penting adalah segala kita
- jangan pernah jangan pernah kita percaya
- dengan sesuatu informasi yang tidak
- pernah kita tahu persis. H
- lebih baik kita bilang benar apa enggak
- gitu. Jadi, itu enggak masuk di dalam ee
- kepala kita. Nah, dan itu juga akan
- merangsang otak kita bekerja. He.
- Tidak akan menimbulkan stres. Nah, nanti
- berjalan dengan waktu saya ee topik
- melihat ini karena ini yang jadi penting
- sekarang. Nah, ee berjalan dengan waktu
- kita akan mendapatkan informasi yang ee
- lebih lengkap tentang sesuatu yang tidak
- kita ketahui. Nah, itu yang menyebabkan
- ee otak kita terus berjalan di dalam
- kondisi sekarang supaya yang tadi yang
- dibicar yang kita bicara oh berpikir
- positif segala macam itu agak sulit
- sekarang karena ee informasi datangnya
- lebih lebih cepat.
- Banyak yang negatifnya.
- Banyak yang negatifnya. [tertawa]
- Nah, supaya otak kita bisa bekerja, kita
- jangan ngambil keputusan terhadap
- informasi yang belum kita dapat ee
- lengkap. Nah, itu satu. Nah, kemudian
- berkaitan dengan tadi terjadinya stroke
- dan ee terjadinya COVID. Nah, ee artinya
- ee kita kembali ee model-model
- penanganan stres atau kita sebut stres
- management ee bukan sesuatu hal yang
- baru. Itu sudah banyak ee dilakukan di
- seluruh dunia, tapi pada kenyataannya
- ee COVID ini naik terus.
- Nah, ini menunjukkan model-model
- manajemen stres selama ini juga ee gagal
- atau tidak optimal untuk mengatasi itu.
- Nah, agama sudah mengajarkan itu. Agama
- apapun sudah mengajarkan bagaimana kita
- mengatasi stres dengan ee dengan baik,
- gitu. Nah, artinya kita tetap kembali,
- saya tetap kembali ee mengatasi stres
- ini secara melalui koridor agama. Nah,
- yang ketiga kaitan dengan faktor risiko
- stroke tadi dan orang-orang tertentu
- yang tidak ini. Nah, ini mungkin satu
- ini kami sudah mengembangkan satu model
- ee penanganan stres maupun gangguan
- tidur. Karena gangguan tidur dan stres
- ini merupakan masalah yang ee cukup
- besar akhir-akhir ini. Orang stres
- enggak bisa tidur, orang enggak bisa
- tidur juga stres. [tertawa] Nah,
- termasuk ee sebab-sebab lain. Nah, kita
- sudah mengembangkan satu model online ee
- bahwa ee kita akan memodulasi gelombang
- otaknya tanpa obat.
- Wah,
- jadi kita tidak memberikan ee terapi
- obat karena kita tahu obat itu tidak
- mengatasi masalah malahan menimbulkan
- ediksi. Nah, ini mungkin membantu kita
- untuk mengurangi tadi stres yang
- menyebabkan penurunan ee ee rentannya
- terhadap COVID, stres yang menyebabkan
- stroke. Nah, sambil ee kita
- mengembangkan layanan layanan bagaimana
- penderita stroke ini bisa terlayani
- secara optimal. Nah, ini yang juga
- mungkin pada session lain nanti kita
- tampilkan model-model ee aplikasi yang
- kita kembangkan.
- Insyaallah terima kasih sekali
- informasinya, Dok. Dan mudah-mudahan
- aplikasi yang memang sedang direncanakan
- akan segera bisa terwujud memudahkan
- kita semuanya. Seperti yang kita tahu,
- seperti yang tadi dokter sampaikan bahwa
- kita harus punya kemampuan untuk damai
- dengan diri sendiri. Bagaimana berada di
- ranah gelombang alfa itu penting banget.
- Nah, mudah-mudahan nanti dengan adanya
- aplikasi itu, dengan adanya ee apa
- situasi jemput bola ya, Dok ya, kita
- akan semakin terbantu insyaallah. Terima
- kasih sekali Dr. Adri, mudah-mudahan
- semuanya bisa terwujud dan terima kasih
- juga untuk teman-teman Irfwan Afwad di
- manaun ee radio silaturahim bisa
- disimak. Mudah-mudahan kita semakin
- mampu menjaga kesehatan kita terutama di
- saat-saat seperti sekarang ini. Billahi
- taufik walhidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.