Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad
- wa ala ali sayyidina Muhammad.
- Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari
- ini hari Kamis tanggal 1 Mei 2025 2
- Zulqadah 1446 Hijriah. Kita jumpa lagi
- dalam acara renungan di bawah naungan
- Al-Qur'an bersama Ustaz Husin bin Hamid
- Alatas
- untuk ee edisi tanya jawab. Silakan bagi
- Anda yang ingin melayangkan pertanyaan
- silakan kirim ke 08119997.
- Alhamdulillah di sini ada Ondi Saputra
- dan Algi. Salam Ustaz Husin.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Baik, kita mulai acara ini dengan
- membaca al-Fatihah. [berdehem]
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahman.
- irahim
- maiki yaumiddin
- iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'
- ihdinasirathal
- mustaqim
- shathalladzina
- an'amta alaihim
- ghairil magdub
- Alhamdulillah kita sudah membaca
- al-Fatihah. Mudah-mudahan
- nanti penjelasan-penjelasan dari Ustaz
- Hustin atas pertanyaan dapat terjawab
- semuanya ya dan sesuai dengan kehendak
- Allah.
- Baik, pertanyaan pertama. Salam Ustaz
- Husein. Ustaz Husein sekarang masuk
- bulan haram yaitu Zulhijah,
- Zulhijah eh Zulkadah, Zulhijah,
- Muharram, dan Rajab. Ee ibadah-ibadah
- apa yang harus kita lakukan, Ustaz, agar
- kita lebih
- meyakinkan lagi?
- [berdehem]
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahi rabbil alamin
- hamdan katsiran thyyiban mubarokan f
- kama yuhibbu rabbuna.
- Allahumma sholli ala muhammadin wa ali
- Muhammad. Asalamu alaika ya rasulullah.
- Assalamu alaina wa ala ibadillahi
- shihin. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. [berdehem]
- Alhamdulillah wasyukrulillah kita
- berkesempatan
- pada tahun ini alhamdulillah untuk
- memasuki bulan Zulkaidah, bulan yang
- diharamkan Allah.
- Dilanjutkan dengan Zulhijah dan
- Muharram.
- Semoga Allah Subhanahu wa taala sucikan
- jiwa kita.
- Begitu pula
- anggota badan kita dari
- perbuatan-perbuatan
- yang melukai, menyakiti saudara kita.
- Allah Subhanahu wa taala [berdehem]
- memilih sebagian bulan di antara 12
- bulan sebagai bulan-bulan yang
- diharamkan Allah.
- yaitu ketiga bulan berturut-turut
- Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharram.
- Kemudian satu terpisah di antara
- saudara-saudaranya
- yaitu bulan Rajab.
- Rajab.
- Begitu juga Allah Subhanahu wa taala
- memilih sebagian tempat di muka bumi
- sebagai tempat yang diharamkan.
- Almasjid alhamar, Baitul Maqdis,
- kemudian Masjid Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wa alihi wasallam.
- Ketiga [berdehem] daerah yang
- mengelilingi masjid tersebut merupakan
- daerah yang diharamkan Allah sebagai
- pendidikan bagi kita agar kita
- menjunjung tinggi kehormatan.
- Karena setiap makhluk memiliki
- kehormatan,
- baik itu manusia,
- bahkan bukan hanya terbatas orang yang
- beriman, tapi juga orang-orang yang
- belum beriman. Mereka juga saudara kita
- yang berasal dari ayah ibu yang sama.
- Kewajiban kita menerangkan, menjelaskan
- kebenaran kepada mereka, mengajak mereka
- untuk bersama-sama berjalan di atas
- kebenaran.
- Adapun menghakimi mereka bukan tugas
- kita. Allah tidak jadikan rasulnya
- sebagai wakil yang mewakilinya dalam
- menghadiri mereka. Tapi Allah katakan,
- "In anta illa nadir." Kamu hanya seorang
- pemberi peringatan. [berdehem]
- Setelah mereka mendengarkan penjelasan,
- "La iqraha fiddin qad tabayyanar rusdu
- minal gim."
- Kita enggak dibolehkan memaksa
- mereka untuk masuk ke dalam Islam.
- [berdehem]
- Walaupun mereka tidak seiman, darah
- mereka haram untuk kita tumpahkan, harta
- mereka juga haram untuk kita ambil.
- Begitu pula kehormatan mereka haram
- untuk kita nodai,
- kecuali mereka melakukan
- perbuatan-perbuatan yang menghalah
- mereka.
- seperti mereka membunuh jiwa yang
- diharamkan Allah Subhanahu wa taala atau
- mereka mengangkat senjata memerangi
- kita. Maka dalam kondisi seperti ini
- bukan kita yang memulai, tapi mereka
- yang memulai sedangkan kita [berdehem]
- melakukan balasan kepada orang-orang
- yang zalim dari mereka.
- Fainahu fala udwana illa alimin. Kalau
- mereka menghentikan tindakan mereka,
- maka tidak dibolehkan kita melakukan
- uduan serangan kecuali kepada
- orang-orang yang boleh.
- Jadi Allah mendidik kita kaum muslimin
- untuk menjunjung tinggi kehormatan.
- Bukan hanya menjelaskan kebenaran, bukan
- hanya mengajak, tapi kehormatan sesama
- manusia wajib untuk kita jaga. Apalagi
- kehormatan
- saudara-saudara kita yang seiman.
- [berdehem]
- Tapi saat ini sayang sungguh sayang Mas
- Krishna,
- kaum muslimin [berdehem] tidak lagi
- menghargai kehormatan sesama mereka.
- Mencemarkan nama baik sesama saudara
- kita jumpai melalui
- media sosial kita, melalui attawasul
- al-Ijtimai.
- Kita saksikan di antara kaum muslimin
- luar biasa maraknya.
- Kemudian [berdehem]
- berpecah belah,
- menganjurkan untuk memerangi sama sesama
- saudara mereka yang beriman kepada Tuhan
- yang sama, nabi yang sama, kitab yang
- sama. Mereka mau masuk dalam perangkap
- musuh-musuh Islam
- yang melakukan proxy war. Kita yang
- berperang, tapi mereka yang diuntungkan.
- [berdehem]
- Oleh karena itu, kita belum menjadi
- seorang muslim yang sejati hingga kita
- menjunjung tinggi
- kehormatan-kehormatan yang diharamkan
- Allah. Seperti kehormatan darah sesama
- manusia, hartanya. Begitu pula kehormat
- semua ini haram sebagaimana haramnya.
- Hari yang diharamkan Allah itu pada
- tanggal 10 Zulhijah. di bulan yang
- diharamkan Allah, di negeri yang di
- Israel yang ditawan oleh Hamas tanpa
- disiksa, tanpa dianiaya, tanpa
- dicemarkan kehormatannya, bahkan
- diperlakukan dengan baik dan mulia
- seperti saudara mereka. Mereka
- mengatakan
- bahwa kalian telah menjaga kehormatan
- kami, tidak menganiaya kami. Apakah ini
- yang diajia? Berbeda dengan
- tawanan-tawanan Hamas yang berada di
- penjara-penjara Israel. Inilah yang
- membedakan
- seorang muslim dan orang yang tidak
- beriman. Oleh karena itu, jangan kita
- merasa bangga bahwa orang tua kita,
- leluhur kita berasal dari kaum muslimin.
- Kita juga menjadi seorang muslim. Kalau
- kita menginjak-injak dan menodai
- kehormatan sesama kita, maka kita belum
- beriman dalam arti yang sebenarnya.
- Walaupun tercantum di keperukan
- kita-kita sebagai seorang muslim.
- Oleh karena itu, bagi saudara yang
- bertanya hendaknya dalam bulan-bulan
- yang diharamkan ini kita banyak berbuat
- kebaikan. Menolong sesama,
- mengajak pada yang makruf, memperbaiki
- hubungan juga di antara orang-orang yang
- berselisih.
- Menyatukan mereka-mereka yang tadinya
- bermusuhan. [berdehem]
- Kemudian kita menjaga anggota badan
- kita, lisan kita dari kehormatan sesama
- saudara kita. Sebagaimana pesan Allah
- dalam surah at-taubah. Inna iddatas
- syuhur indallahitna asyar syahron fi
- kitabillah
- yauma khalaqos samawati wal ard.
- minha arbaatun hurum dalikadinul qayyim
- fala fihin anfusakum.
- Sesungguhnya bilangan bulan di sisi
- Allah semenjak Allah menciptakan langit
- dan bumi. Allah menetapkan bilangan
- bulan bagi kita sebanyak 12 bulan.
- Empat di antaranya bulan-bulan yang
- diharamkan Allah sebagai bulan karantina
- dan pendidikan buat kita.
- Itulah merupakan agama yang lurus yang
- menjaga kesucian, kemuliaan, kehormatan,
- yang mensucikan dan meleruskan hidup
- kita. Maka jangan kalian menzalimi
- sesama saudara kalian.
- Karena kita [berdehem] menzalimi saudara
- kita sama dengan menzalimi diri sendiri.
- Jadi, betul-betul mari bersama-sama kita
- sibukkan dengan amalan saleh, dengan
- berbuat ihsan terutama sekali. kepada
- sesama saudara kita. Kemudian jaga diri
- kita, anggota badan kita, lisan kita
- dari apa-apa yang diharamkan Allah
- Subhanahu wa taala. Insyaallah
- Anda akan mendapatkan
- balasan yang amat mulia di sisi Allah.
- Jangan kita hanya fokus salat, bangun
- malam, berpuasa, tapi kita abaikan
- larangan Allah, yaitu menzalimi sesama
- saudara kalian. Bahkan hewan pun Allah
- haramkan untuk kita sakiti.
- Sampai dalam menyembelihnya pun untuk
- kita konsumsi menggunakan pisau yang
- tajam. Dan jangan kita sembelih di
- hadapan saudara-saudaranya.
- Begitu pula tumbuh-tumbuhan pun larang
- untuk kita apa? Kita rusak
- tumbuh-tumbuhan.
- Allah larang kita untuk merusaknya
- kecuali ya kecuali amar diperlukan dan
- kita gantikan dengan tumbuhan yang baru.
- Biar alan tetap hijau, tetap indah,
- tetap menarik, menawan, dan resapan air
- juga dalam keadaan terpelihara. Allah
- mengingatkan kita, wala tufsidu fil
- ardhi ba'da islahiha. Jangan kalian
- melakukan kerusakan di muka bumi setelah
- Allah Subhanahu wa taala memperbaikinya,
- menjaganya dengan penuh keseimbangan.
- Wallahuam.
- Baik, [berdehem] selanjut dari Ibu IS.
- Asalam, Ustaz Husein.
- Waalaikumsalam warahmatullahi.
- Maaf, Ustaz, walau sudah bulan Syawal
- sudah lewat, saya alhamdulillah saya
- dari tanggal 2 Syawal sudah puasa 6
- hari. Alhamdulillah saum ayyamul Bid
- sudah saya kerjakan 13, 14, 15 Hijriah.
- Tapi saya mohon pencerahannya, Ustaz
- karena banyak beredar katanya kalau
- sudah melaksanakan saum seawal 6 hari
- katanya tidak perlu lagi menjalankan
- saum
- ayyamul bid. Padahal insyaallah setiap
- tahun saya dua-duanya insyaallah saya
- kerjakan. Mohon penjelasan.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Kita tahu ayyamul bait adalah hari 13,
- 14, 15.
- Ibu ya tadi ya yang bertanya.
- Iya, Ibu. Ibu Yesus. Ibu berpuasa dari
- mulai hari kedua.
- Berarti kan kalau hari kedua, ketiga,
- keempat, 5 6 7 Syawal. [mendengus]
- Kemudian beristirahat ya. Setelah itu
- bisa melakukan
- puasa Senin Kamis.
- Kemudian bertemu dengan Ayyamul Bid. Ibu
- juga bisa berpuasa pada Ayyamul Bid.
- Adapun orang yang mengatakan kalau kita
- puasa 6 hari di bulan Syawal tidak perlu
- melakukan salat puasa ayyamul bit sama
- sekali tidak benar. Tidak ada satuun
- larangan ke arah tersebut. Ini larangan
- yang diada-adakan.
- Ada teman kita, dia puasa satu hari
- puasa satu hari berbuka siam Daud.
- Tapi tetap dia menjaga puasa Senin
- Kamisnya. dia tetap menjaga puasa
- Senin Kamis.
- Senin Kamis. Jadi kalau berbenturan
- dengan hari Senin yang mestinya buka,
- dia tetap berpuasa pada hari Senin. Dia
- ingin jaga dan dia merasa pada saat dia
- berpuasa dia sehat. Ya, bahkan orang
- yang punya diabet lebih sehat pada saat
- dia berpuasa. Begitu juga orang-orang
- yang punya gangguan hipertensi,
- kolesterol tinggi atau gangguan
- keseimbangan puasa luar biasa indahnya.
- Bertemu dengan Ayyamul Bid, dia puasa
- juga. yang lebih 13 14 15 tidak ada yang
- melarang. Tapi yang paling penting
- jangan puasa ini menimbulkan gangguan
- bagi kesehatan Anda, melemahkan Anda, ya
- menghalangi Anda untuk mengerjakan
- kewajiban Anda. Jadi istri kewajibannya
- terhadap suami dengan sendirinya kalau
- dia masih bersuami jangan dia berpuasa
- tanpa seizin suaminya. Katakan sudah
- puasa 6 Syawal, dia puasa katakan ya
- Senin Kamis atau Ayyamul Bit minta
- keikhlasan dari suaminya. Karena
- sebagaimana dia punya hak pada suaminya,
- suaminya punya hak juga pada dirinya dan
- bisa terhalang disebabkan karena apa?
- Karena berpuasa.
- Oleh karena itu, menjalankan kewajiban
- istri pada suami, sebaliknya kewajiban
- suami pada istri dilaksanakan dengan
- baik setelah amalan yang diwajibkan
- Allah itu lebih mulia daripada salat
- sunah. Lebih mulia daripada salat sunah.
- Jadi, jaga
- apa yang Allah wajibkan pada Ibu Is.
- Kalau Ibu Is mau melanjutkan setelah 6
- hari puasa di bulan Syawal dengan Senin
- kami silakan. atau mau melanjutkan pada
- tanggal 13, 14, 15 silakan tidak ada
- satuun larangan. Tapi yang penting
- jangan sampai mengabaikan kewajiban,
- jangan sampai juga mengganggu kesehatan
- ibu tempatkan segala sesuatu pada
- tempatnya. Wallahuam.
- Baik. Salam Ustaz Husin. Saya hobi piara
- kucing. Mau tanya, apakah air kencing
- kucing itu najis, Ustaz?
- Dengan sendirinya najis. Air
- kencingkucing itu najis.
- Jadi kalau seandainya kita katakan di
- rumah dia kencing di ubin tinggal kita
- elap pakai lap kering terlebih dahulu.
- Dia punya dia punya ain dihilangkan
- lebih dulu. Kemudian setelah itu kita
- bersihkan dengan lap basah. Ya. Jadi
- kencing kucing tidak ragu lagi merupakan
- kencing yang najis yang wajib untuk kita
- hindari. Oleh karena itu kita ingatkan
- kepada ikhwan-akhwat pencinta kucing.
- Anda boleh mencintai kucing. Anda
- berikan makan kucing. Tapi kalau sampai
- ee ee katakan berlebih-lebihan juga hal
- tersebut salah. Apa saja yang berlebihan
- merupakan apa? Merupakan kesalahan.
- Hubbut tanahi gat. Arti kalau
- berlebih-lebihan, bersikap ekstrem, bisa
- mengabaikan hak-hak orang yang lebih
- penting lagi.
- Ada ibu yang luar biasa cinta sama
- kucingnya, bahkan sering ribut bersama
- suaminya
- karena suaminya merasa terganggu dengan
- sikap ibunya yang berlebihan. Bukan
- hanya cinta, tapi berlebih-lebihan.
- Atau sebaliknya, bapak mencintai kucing
- berlebihan atau anjing dan lain
- sebagainya. Kemudian terkadang kita
- perhatikan makanan kucing, makanan
- anjing. Sedangkan sedekah untuk manusia
- yang butuh yang sama dengan kita kurang
- mendapatkan perhatian.
- Jadi tempatkan segala sesuatu pada
- tempatnya. Wallahuam.
- Baik. Kemudian dari Aminah. Salam
- satuin.
- Waalaikumsalam.
- Izin bertanya. Saya puasa bulan Syawal
- hanya 3 hari soalnya saya kadang lambung
- saya suka sakit.
- Heeh.
- Apa ini boleh tidak lengkap gitu?
- Ibu, puasa 6 hari di bulan Syawal itu
- bukan kewajiban,
- bukan keharusan kewajiban, tapi minal
- mustahabbat.
- Minal mustahabbat artinya amalan-amalan
- yang dicintai.
- Jadi kalau se ibu dapat satu,
- alhamdulillah, dapat dua, berarti lebih
- baik lagi. Dapat tiga, alhamdulillah.
- Kalau dikerjakan sempurna dengan 6 hari,
- itu merupakan hal yang baik. Tapi kalau
- ibu tidak dapat menyempurnakan selama 6
- hari, tidak diwajibkan untuk mengqada,
- mengulangi. Mudah-mudahan yang Ibu
- lakukan diterima dan diberkahi oleh
- Allah Subhanahu wa taala. Kecuali siam
- Ramadan. Ibu wajib mengulangi ibadah
- siam ya pada waktu yang lain kalau Ibu
- tinggalkan.
- baik itu secara sengaja maupun tidak
- sengaja.
- Artinya kalau sengaja yang kurang
- menjaga ibadahnya, di samping dia
- bertobat, dia mengulangi puasanya.
- Dia bertobat kemudian dia mengulangi
- puasa yang ditinggalkan dengan sengaja.
- Kalau katakan disebabkan karena sakit,
- dia berbuka pada saat sakit kemudian dia
- mengulangi puasanya pada kesempatan yang
- lain. Wallahuam. Baik, selanjutnya dari
- Ibu Tuti. Salam Ustaz Husein. Pada saat
- Isra Mikraj, Nabi pergi ke tempat
- ke Nabi pergi ke langit mendapat
- perintah salat. Apakah ini berarti Allah
- berada di sana di langit?
- Satu hari
- seorang berkata ya bahwasanya
- Rasulullah melihat Tuhannya pada saat
- diisrakkan dan dimikrajkan.
- Pada saat dimikrajkan melihat Sayidah
- Aisyah Ummul Mukmin mengatakan, "Kadzaba
- man qala inna muhammadan roa rabbah."
- berdusta orang yang mengatakan bahwa
- Nabi Muhammad melihat Tuhannya.
- Sayidah Aisyah mengatakan, "Saya
- bertanya langsung kepada Rasulullah."
- Beliau mengatakan, "Anna'ra, bagaimana
- saya dapat melihat nur bagaimana
- dikelingi oleh cahaya kebesaran dan
- keagungan Allah Subhanahu wa taala."
- Nabi berangkat menuju Sidratul Muntaha.
- Indaha Jannatul Ma'wa. Di sana terdapat
- surga yang menjadi kediaman orang-orang
- yang bertakwa kelak.
- yagsy sidrata ma yagsya ketika sidro
- yaitu pohon sidir yang diselimuti oleh
- yang menyelimutinya
- nabi di sana sebagaimana firman Allah
- laqad roa min ayatiibhil kubra telah
- menyaksikan tanda-tanda kebesaran
- tuhannya yang terbesar.
- Nah, arasy Allah subhanahu wa taala
- merupakan simbol dari kebesaran
- keagungan Allah Subhanahu wa taala.
- Y Nabi berangkat menuju Sidratul
- Muntaha. Dari sana dia menerima
- perintah.
- Dari sana ya Nabi menerima pesan-pesan
- dari Allah. Di samping hiburan buat
- beliau. Hiburan buat beliau karena
- ditinggalkan oleh istri tercintanya.
- Begitu pula sang paman yang selama ini
- selalu membela Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam. Tapi mengatakan bahwa
- Allah di langit. Ya, berarti Allah
- berdiam di langit. Perlu kita pahami
- bahwasanya langit, bumi, dan seluruh
- isinya adalah ciptaan Allah. Allah tidak
- butuh kepada semua ini. Tapi langit,
- bumi, dan seluruh isinya termasuk
- surganya bergantung kepada Allah
- subhanahu wa taala.
- Jadi Allah Subhanahu wa taala munazzahun
- anizzamani wal makar. Maha suci Allah
- dari tempat maupun ruang. Karena
- kedua-duanya merupakan ciptaan Allah.
- Oleh karena itu ketika Imam Ali ditanya
- ainallah? Beliau menjawab innallaha la
- yus'alu biina.
- Kata aina ini yang berarti di mana
- Allah? Itu pertanyaan tentang keberadaan
- seseorang di tempat tertentu.
- Sedangkan tempat ciptaan Allah. Allah
- tidak patut kita bertanya di mana Allah.
- Karena apa? Karena di mana bertanya
- tentang tempat, sedangkan Allah yang
- menciptakan tempat. Allah ada sebelum
- adanya tempat. Begitu juga mengatakan
- kapan Allah mulai ada. Ini pertanyaan
- tentang
- apa? Tentang waktu. Waktu Allah
- Subhanahu wa taala yang menciptakan.
- Allah telah ada sebelum adanya waktu.
- Maka kalau kita bertanya dia, kapan
- Allah mulai ada? Ini pertanyaan yang
- tidak tepat. Karena Dia yang menciptakan
- waktu, yang menciptakan tempat. Begitu
- juga bagaimana bentuk rupa Allah? Ya,
- dijawab oleh Imam Ali, "Innallaha la
- yus'alu bikaifa." Allah tidak dapat kamu
- tanya dengan kaifa.
- Karena Allah yang membentuk setiap
- makhluknya, rupanya, memberikan mereka
- yang sebaik-baiknya.
- Sedangkan Allah Subhanahu wa taala maha
- suci dia dari segala apa yang mereka
- sifati. Allah Subhanahu wa taala
- merupakan keagungan, kebesaran,
- keindahan yang maha sempurna. Adapun
- bagaimananya itu bukan hal yang berada
- pada kemampuan kita. Jangankan bicara
- tentang Allah, kalau seorang ingin
- menempatkan samudra yang begitu luas
- dalam sebuah botol, tak mungkin. Padahal
- samudra hanya merupakan makhluk Allah
- dan kalimatnya. Apalagi akal kita yang
- terbatas mana mungkin dapat meliputi
- kebesaran dan keagungan Allah Subhanahu
- wa taala.
- Ketika Allah berbicara kepada Nabi Musa
- di Bukit Tursaina
- dari sebelah kanan bukit Minjan Janibil
- Aiman berbicara kepada Allah bukan
- berarti Allah berada di sana.
- [berdehem]
- Karena Allah Subhanahu wa taala bersama
- segala sesuatu, tapi bukan kebersamaan
- tempat, bukan kebersamaan ruang, tapi
- kebersamaan ilmu, rahmat, kemudian
- pemeliharaan, penjagaannya.
- Jadi Allah bersama kita di Indonesia,
- bersama saudara kita yang di Amerika, di
- negara Arabnya bukan kebersamaan tempat
- maupun waktu, tapi kebersamaan ilmunya,
- kekuasaannya,
- rahmatnya. Ini yang penting untuk kita
- pahami agar kita tidak salah paham
- hingga kita menggambarkan Allah,
- menyifati Allah dengan sifat-sifat yang
- tidak layak dengan kebesaran
- keagungannya. Oleh karena itu, ketika
- Allah mengajarkan kita nama-namanya yang
- penuh keindahan, mengingatkan kita,
- sabbihisma rabbikal a'la, sucikan nama
- kebesaran keagungan Tuhanmu yang maha
- tinggi. Karena nama-nama Allah ini kan
- mempergunakan bahasa manusia. Mau tidak
- mau
- nama-nama tersebut yang menggunakan
- bahasa manusia mengandung juga
- endapan-endapan manusia dan makhluk.
- Nah, kita wajib mensucikan Allah dari
- keserupaan dengan makhluknya atau
- makhluk untuk menyerupai Allah. Jadi,
- dia merupakan ya Tuhan yang maha agung,
- yang maha suci, tempat kembalinya
- seluruh makhluk. dia tidak melahirkan,
- tidak dilahirkan dan dia juga tidak ada
- sesuatu yang serupa dengan dirinya. Jadi
- atas dasar ini, Mas Krishna ya, kita
- seringki ya mendengarkan Allah Subhanahu
- wa taala disebutkan di langit. Dalam
- ayat yang lain juga di bumi. Terkadang
- Allah menyebutkan dia bersama kalian di
- mana pun kalian berada. Terkadang Allah
- menyebutkan kami lebih dekat kepadanya
- daripada apa?
- Urat,
- pemburu urat nadinya kan. Nah, ini
- sebetulnya kata kedekatan di sini bukan
- kedekatan ruang dan waktu. Karena kalau
- orang dekat dengan kita, dilihat dari
- waktu dan tempat, dia jauh dari yang
- lain.
- H
- betul gak?
- H
- yang berada di Amerika jauh dari kita,
- sedangkan Allah bersama makhluknya di
- mana pun dia berada. Wahua maakum ainama
- kuntum. Karena kebersamaannya,
- kebersamaan ilmunya, kekuasaannya,
- rahmatnya, kasih-Nya. Hingga di mana pun
- kita berada, ke mana pun kita
- menghadapkan wajah kita,
- kita berhadapan dengan Allah. Walillahil
- masriqu wal maghrib. Allah yang menjadi
- pemilik timur maupun barat.
- Fainama tuallu fasamma wajhullah. Ke
- mana pun kalian menghadapkan wajah
- kalian, kalian di sana akan menghadap
- Allah subhanahu wa taala. Jadi jangan
- kita beranggapan Allah di timur, di
- barat, di langit, di bumi. Tapi tidak
- ada satuun tempat di langit dan di bumi
- melainkan
- semua dalam genggaman kekuasaan Allah
- Subhanahu wa taala.
- Jadi Allah ingin mengajarkan kita
- betul-betul apa? Ee pemahaman mengenai
- Allah Subhanahu wa taala
- akan kedekatan Allah Subhanahu wa taala
- dari hambanya di mana pun kita berada
- akan pengawasannya.
- Juga Allah subhanahu wa taala
- menerangkan dalam suratul anam krisna
- wahualladzi fis samaai ilahun wafil
- ardhi ilahun. Dan dia yang di langit
- sebagai ilah, di bumi juga sebagai ilah.
- Artinya kata fisama bukan berarti Allah
- tinggal di langit. Fil ardhi bukan juga
- Allah tinggal di bumi. Tapi langit, bumi
- dan seluruh isinya merupakan apa?
- Merupakan wilayah kekuasaan keagungan
- Allah. Wasia kursiuhus samawati wal ard.
- Kursi kebesaran keagungannya meliputi
- langit dan bumi.
- Wallahuam.
- Baik, selanjutnya. Asalam Ustaz Husin.
- Ustaz,
- Waalaikumsalam.
- Apakah dengan rapatnya kaki e dan
- bertekuknya jari ketika tasawuf
- merupakan keharusan di dalam salat yang
- apabila tidak demikian menjadi tidak
- sah.
- Rapatnya kaki.
- Rapatnya kaki.
- He. Iya.
- Antara makmum.
- Iya. Antara antara jamaah. Apak itu
- menjadi keharusan yang menyebabkan yang
- menyebabkan tidak sayang. Lagi
- bertekuknya jari ketika
- tasyahud. Iya.
- Allah Subhanahu wa taala memerintahkan
- rasulnya untuk mengajarkan kita salat.
- Nabi juga tidak mempersulit umatnya,
- tapi mengatakan shu kama roitumuni
- usolli. Salatlah kalian sebagaimana
- kalian melihat saya salat. Jadi
- memudahkan bagi masyarakat berbagai
- macam lapisan latar belakang mereka,
- pendidikan mereka untuk dapat
- mengerjakan salat dengan melihat Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Bukan melalui teori tapi
- melalui praktik langsung.
- Nah, Nabi mengingatkan kita pada saat
- sujud.
- Sujud bersama kita sabatu arab yasjudu
- maa aahadikum ya falah sabatu arab. pada
- saat sujud maka tujuh anggota badan kita
- ikut sujud. Dari mulai apa ini ya? Jilat
- kita, kemudian apa?
- telapak tangan kita, dengkul kita, dan
- juga jari-jari kaki kita.
- Jadi jari kaki kita pada saat begini itu
- merupakan apa? Merupakan ungkapan akan
- sujud di hadapan Allah Subhanahu wa
- taala. Jadi dari mulai apa? Kepala.
- kepala
- kemudian
- dua
- tangan
- kemudian
- dengkul
- dengkul berapa
- empat sudah
- kaki
- kemudian kaki
- dua tujuh kan
- tu
- tambah 1 h
- tu kan
- jadi yasjudu ma ahadikum sujud bersama
- kalian sabatu arab dari mulai jidat kita
- kemudian alkafain kedua tangan kita
- kemudian dengkul kita ya. Kemudian ee
- jari-jari kaki kita semuanya menghadap
- ke hadapan Allah Subhanahu wa taala. Dan
- sujud ini ungkapan ketundukan,
- kepatuhan, kerendahan kita di hadapan
- Tuhan kita. Ini yang tidak dilakukan
- setan hingga terusir dari rahmat Allah.
- Berarti yang melaksanakan dan sujud di
- hadapan Allah, dia orang yang
- betul-betul apa? Menunjukkan kebaktian,
- ketaatannya sebagai lawan tindak tanduk
- iblis. yang ingkar kepada Allah dan
- sombong di hadapannya.
- Nah, pertanyaannya apabila seorang tidak
- katakan menekuk jari kakinya pada saat
- sujud, apakah salatnya tidak sah? Kita
- di sini tidak berani mengatakan tidak
- sah itu kembali kepada all
- Allah.
- Tapi yang jelas dia tidak melaksanakan
- apa yang dicontohkan oleh Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Tapi kalau meninggalkan
- menekuk jarinya disebabkan karena uzur
- bukan dengan sengaja Allah maafkan.
- Contohnya bisa saja dia punya gangguan
- katakan asam urat yang tinggi atau
- osteoporosis dia enggak mampu untuk
- menekukkan jarinya. Allah berikan maaf
- sebagaimana orang yang tidak bisa
- berdiri bisa duduk. Yang tidak bisa
- duduk bisa berbaring. Ini kemudahan yang
- Allah berikan kepada kita. Jadi kita
- enggak berani mengatakan tidak diterima.
- Itu yang menentukan adalah Allah
- Subhanahu wa taala. Tapi salat yang
- dilakukan tidak sesuai dengan apa yang
- diajarkan Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam. Wallahuam.
- Ya. Salam satu Husin. Apakah kata
- dolalah di dalam surah Dhaalah berarti
- sesat itu? Bagaimana penjelasannya,
- Ustaz?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Kata dolla yadillu itu tidak selamanya
- menunjukkan arti sesat yang artinya
- penyimpangan dari kebenaran.
- Dola bisa berarti apa? Hilang. Dolal mau
- fit turab. Dolal ma fit turab. Kalau
- orang airnya tumpah masuk ke dalam tanah
- dibilang dolat mau fit turab.
- Dolat dabbati. Kendaraanku hilang.
- Tapi bisa juga arti dolla itu orang yang
- mengalami kebingungan bukan kesesatan.
- Dia tidak menemukan jalannya ya tidak
- menemukan jalannya.
- Maka orang tersebut juga apa bisa apa
- bisa ee bisa menggunakan kata dolla
- untuk seperti ini.
- Nah, ketika Allah berfirman,
- wawajadakaan
- fahada. Allah mengingatkan nabinya
- menjumpai kamu dalam kebingungan.
- menyaksikan kaummu menyembah berhala,
- hidup dalam perbuatan hina, tenggelam
- dalam kejahiliahan hingga membuat Nabi
- tidak tahan menyaksikan perbuatan
- mereka. Tapi Nabi tidak tahu apa yang
- harus dilakukan.
- Maka Nabi lebih banyak mengasingkan diri
- beribadah di Gua Hira dan sang ya
- mengirimkan makan melalui Imam Ali untuk
- menjadi bekal bagi Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam. Ini sebagai
- apa? sebagai sikap antipati terhadap
- perbuatan kaumnya dan dia tidak tahan
- terhadap mereka. Nabi tidak pernah sujud
- di hadapan berhala. Nabi tidak pernah
- melakukan perbuatan-perbuatan jahiliah
- atau katakan melakukan
- perbuatan-perbuatan syirik. Dia dalam
- keadaan terjaga, terpelihara.
- Tapi Nabi di tengah-tengah umatnya yang
- tenggelam dalam kejahiliahan, dia tidak
- tahu apa yang harus dilakukan. Dia
- mengalami kebingungan menyaksikan
- keadaan mereka. Nah, Allah Subhanahu wa
- taala menjumpai Nabi dalam kondisi
- seperti ini ya. Bahkan dia tidak
- mengenal baca tulis pada saat tersebut
- Nabi datang membawa hidayah dan rahmat
- bagi nabinya. Spontan nabi yang tadinya
- tidak mampu membaca dapat membaca.
- Kemudian nabi yang tidak tadinya tidak
- tahu apa yang harus dilakukan bersama
- umatnya. Dengan bimbingan petunjuk
- Allah, Nabi mengeluarkan mereka dari
- kegelapan menuju kehidupan yang terang
- beneran. Jadi kata di sini jangan
- sekali-kali ditafsirkan
- sebagai apa? Sesat. Karena Nabi tidak
- pernah melakukan perbuatan-perbuatan
- jahiliah. Wallahuam. [mendengus]
- Baik, selanjut dari Ibu Ella. Salam
- Ustaz Husin. Ustaz mau tanya, Nabi itu
- belum bisa baca ya surat pertama
- kok panjang ya, 19 ayat kok enggak
- pendek itu? Nabi akhirnya bisa baca
- tulis. Ya, aku baca beberapa buku
- kesannya Nabi bisa baca tulis tanpa
- menjelaskan kapan belajarnya dan siapa
- gurunya.
- Kok di surah Al-Alaq sudah ada ayat
- orang yang melarang hambanya salat.
- Bukankah perintah salat itu setelah Isra
- Mikraj atau salatnya lain dengan
- salatnya umat Muhammad?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Nabi Allah Subhanahu wa taala
- menjaga kesucian hidupnya, membiarkan
- dirinya masih dalam keadaan murni,
- tidak dapat membaca, tapi jiwanya dalam
- kesucian dan kebersihan. Karena kalau
- seandainya Nabi sebelumnya dapat membaca
- sewaktu beliau menerima wahyu,
- orang-orang akan menuduh beliau bahwa
- beliau menjiplak dari apa-apa yang
- terdapat dalam kitab sebelumnya.
- Maka Allah Subhanahu wa taala
- mengatakan, "Ma kunta tadrimal kitabu
- wal iman." Sebelumnya kamu tidak
- mengenal apa itu Alkitab
- ataupun aliman sebagaimana keterangan
- Al-Qur'an walaupun nabi ini seorang
- mukmin yang hidup dalam kesucian
- kebersihan.
- Tapi
- keterangan mengenai iman seperti dalam
- Al-Qur'an, Nabi belum mendapatkannya.
- Karena Nabi mengikuti sisa ajaran dari
- kakeknya Ibrahim alaihialatu wasalam.
- Nah, ketika Jibril alaihialatu wasalam
- datang ke hadapan Nabi dalam apa?
- Pertemuan pertamanya, Jibril berkata
- kepada Nabi, "Iqra."
- Bukan mengatakan, "Ikuti apa yang aku
- baca, tapi iqra."
- Bacalah. Ada sesuatu yang dibawa untuk
- dibaca oleh Nabi. Nabi langsung
- mengatakan, "Ma anabiqari." Saya tidak
- mampu untuk membaca. Dipeluk oleh
- Jibril. hingga terasa sakit. Kemudian
- dilepaskan. Kembali Jibril mengatakan,
- "Iqra." Kembali Nabi mengatakan ma ana
- biqari. Kemudian dipeluk oleh Jibril.
- Setelah itu dilepaskan kembali. Jibril
- mengatakan, "Iqra bismi rabbikalladzi
- khalaq. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang
- mencipta."
- Mulai saat itu Nabi langsung spontan
- tanpa harus belajar
- dapat membaca. Oleh karena itu dia
- mengikuti bacaan ya yang terdapat dalam
- tulisan yang ada di hadapannya.
- Jadi bisa bacanya Nabi itu bukan karena
- belajar tapi dengan nama Allah. Dengan
- nama Allah Subhanahu wa taala dengan kun
- fayakun nabinya dapat membaca setelah
- sebelumnya tidak dapat membaca.
- Adapun ayat-ayat yang datang berikutnya,
- "Aroaitalladzi yan abdan idza sha."
- Para ahli tafsir menerangkan bahwa ayat
- ini tidak turun sekaligus.
- Hm.
- Jadi surah Alf alarq ini tidak turun
- sekaligus, tapi turun bahkan dalam masa
- yang cukup lama.
- Allah Subhanahu wa taala berfirman,
- "Bismillahirrahmanirrahim.
- Iqra bismialladzi khalaq khalaqal insana
- min alaq. Iqra warabbukal akram alladzi
- alama bilqalam alamal insana maam.
- Ya
- alamal insana maam yam
- kalla innal insana
- inbikarja.
- Nah, di sini kita lihat Mas Krisna
- suratul Alaq ini tidak turun sekaligus
- h
- turun kelompok ayat-ayat pertama kepada
- Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa
- alihi wasallam setelah kurang lebih 2
- tahun baru turun ayat-ayat berikutnya
- dari suratul Alaq. Nah, di antara dua
- kelompok ayat yang turun pertama dan
- yang turun kedua terdapat ayat-ayat dan
- surah yang turun.
- Jadi tidak sekaligus satu surah selesai,
- satu surah dimulai dengan beberapa ayat
- ya.
- Kemudian berpindah kepada ayat-ayat yang
- lain dalam surah yang lain. Kemudian
- setelah 2 tahun setelah dakwah dimulai
- secara terang-terangan
- baru ya mulai terjadi penentangan, mulai
- terjadi penganiayaan terhadap orang yang
- beriman. Maka Allah tegur, "Aroitalladzi
- yan abdan idza sharoita inana alal
- huda."
- Dan pada permulaan dakwah Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam
- setelah kurang lebih 2 tahun kemudian
- mulai mereka mengganggu orang yang
- salat. Salat pada saat itu tidak tidak
- apa? Tidak sama waktunya seperti salat
- yang didapatkan Nabi setelah perjalanan
- Isra dan Mikraj.
- Jadi para sahabat salat ya, bahkan
- sebagian mereka salat sembunyi-sembunyi
- dan waktunya waktunya
- berbeda dengan apa yang kemudian Allah
- wajibkan kepada rasulnya dan orang-orang
- yang beriman setelah perjalanan Mikraj.
- Jadi [berdehem] salat ya yang
- dikumandangkan azannya kemudian
- berkumpul berjamaah bersama-sama.
- dengan pembahagian waktu seperti yang
- kita kenal ini itu setelah apa? Setelah
- perjalanan Isra dan Mikraj. Sedangkan
- sebelumnya kita melakukan salat, kita
- melakukan salat ya sebelumnya kaum
- muslimin bersama Rasul cuma dengan
- ketetapan waktu yang berbeda.
- Disesuaikan dengan kondisi keadaan saat
- itu di mana kaum muslimin
- mengalami gangguan. Bahkan mereka banyak
- yang menyembuh ikan jati diri mereka.
- Jadi tidak ada sama sekali kesalahan
- dalam hal ini. Jadi suratul alaq terbagi
- pada dua kelompok. Yang kelompok pertama
- diturunkan ketika Nabi sedang berada di
- Gua Hirah. Sedangkan kelompok yang kedua
- setelah umat Islam mengerjakan salat
- kemudian diganggu oleh kaum musyrikin
- keluar firman Allah. Aroitalladzi yan
- abdan idza sha araita inana alhuda amar
- bittaqwa. Aroita in kadzaba wa tawalla
- alam yalam biannallaha yar.
- Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita
- semua. Insyaallah kita berjumpa kembali
- dalam kesempatan yang akan datang.
- Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla
- ilahailla anta astagfiruka wa atubu
- ilaik walu minkum. Wasalamualaikum
- warahmatullah wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillah. Terima kasih
- Ustaz Husin atas penjelasannya. Kita
- akan jumpa lagi besok Ustaz. Apakah ada
- ee
- Jumat e besok
- antum bisa apa jam ber
- bisa bisa pagi
- cob kita insyaallah mungkin ada
- pertemuan pagi jam sampai jam 10 set jam
- 10 ya insyaallah
- oke baik baik sekali lagi terima kasih
- Ustaz Husin alhamdulillah saya Krisna
- Ondi Saputra dan Alim mohon pamit
- wabillahi taufik walhidayah
- wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuhikum