Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- Bismillah alhamdulillah wasalatu wasalam
- ala rasulillah wa ala alihi ma.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan kthat yang dirahmati
- Allah subhanahu wa taala. Apa kabar?
- Selamat pagi, selamat beraktivitas.
- Alhamdulillah. Alfagir Isa Alkaf beserta
- Mas Atep di kameramen. Ada juga Mas Algi
- di meja operator kembali bisa menemani
- Konokat pagi hari ini di acara renungan
- di bawah naungan Al-Qur'an yang
- alhamdulillah telah membersamai kita
- guru kita bersama Ustaz Husein bin Hamid
- Alattos. Asalamualaikum Ustaz.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Insyaallah.
- Semoga dalam keadaan sehat ustaz.
- Amin. Amin. Waumalik.
- Sesaat lagi menuju bulan Ramadan, Ustaz.
- Betul.
- Masyaallah. Sebentar lagi. Masyaallah.
- Enggak kerasa, Ustaz ya. Umur sudah
- dekat ya, Ustaz, ya. Masyaallah.
- Pokoknya ini yang dikabarkan Rasul bahwa
- waktu dan zaman itu
- subhanallah terasa semakin apa? Semakin
- mendekat.
- 1 tahun seolah-olah hanya apa? Hanya
- beberapa hari.
- Terasa beberapa hari. Betul. Betul.
- Betul. Dan tanpa terasa Ikhwan Akhad ee
- kita sudah membersamai Ikhwan Akhad
- dalam jangka waktu yang cukup lama juga.
- Mudah-mudahan apa yang Radio Saturahim
- bagikan bisa bermanfaat, bisa menjadi
- wasilah hidayah buat banyak orang. Amin
- ya rabbal alamin. Ikhwan ikhwan, pagi
- hari ini insyaallah kita akan membuka
- sesi tanya jawab bersama Ustaz Husein
- bin Hamid Alattos.
- Silakan ikhwan akhwat bagi yang ingin
- bertanya kirimkan nomor pertanyaan Anda.
- Kirimkan pertanyaan Anda ke nomor
- 0811999720
- atau bisa telepon di 0218451512.
- Sebelum kita mulai, alangkah baiknya
- kita buka dulu dengan baca ummul Quran
- surah al-Fatihah.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahmanirrahim.
- Maiki yaumiddin.
- Iyaka na'budu wa iyyaka nasta
- ihdinasirathal
- mustaqim
- sirathalladzina
- an'amta alaihim
- ghairil maghdubi alaihim waladin.
- Amin. Amin ya rabbal alamin.
- Allahumarhamna bil Quran. Semoga dari
- bacaan Al-Qur'an tadi Allah bukakan
- pintu hidayat, pintu rahmatnya dan Allah
- bimbing kita terusmenerus
- berada di jalan Allah Subhanahu wa
- taala. Baik, Ustaz. Ee kita tadi sudah
- sempat singgung, Ustaz, menuju bulan
- Ramadan, Ustaz. Kira-kira apa yang harus
- kita persiapkan, Ustaz, agar
- bulan Ramadan ini bisa kita maksimalkan,
- bisa kita gunakan betul-betul dalam
- sarana pendekatan diri kepada Allah
- Subhanahu wa taala. tidak lalai lagi
- seperti Ramadan-Ramadan sebelumnya,
- Ustaz.
- Amin ya rabbal alamin.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil
- alamin. Hamdan katsiran thyiban
- mubarokan fi kama yuhibbuna.
- Allahumma sholli ala
- sayyidina wa nabina Muhammadin wa alihi
- wasohbihi wabarik wasallim.
- Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana
- innaka antal alimul hakim.
- Wala haula wala quwwata illa billahil
- aliyil adzim. Allahumma atina minika
- rahmah waimna min ladunka ilman nafi wfa
- bimaamtana. Amma ba'du.
- Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah.
- Apabila kita
- meresapi betul-betul
- ibadah Siam
- bukan sembarang ibadah tapi ibadah yang
- akan
- menjadikan mereka-mereka yang
- melaksanakannya dengan penuh
- kekhusyukan,
- mengharapkan rida Allah Subhanahu wa
- taala,
- mengerjakan amalan-amalan saleh
- yang akan betul-betul dapat
- melahirkan perubahan dalam kehidupannya.
- Karena apabila seorang melakukan ibadah
- Siam dengan benar, dengan penuh
- ketulusan,
- dia akan kembali seperti bayi yang baru
- dilahirkan ke dunia. Mengapa?
- Karena ibadah Siam ini merupakan ibadah
- gabungan yang menyeluruh.
- Bukan hanya sebatas kita menahan lapar,
- menahan haus,
- juga menahan diri dari pasangan yang
- Allah halalkan bagi kita. Tapi ibadah
- Siam ini ibadah yang ditujukan untuk
- mengubah seorang menjadi orang yang
- bertakwa yang artinya
- orang yang betul-betul menjaga dirinya.
- Baik itu hatinya,
- pandangan matanya,
- pendengarannya,
- lisannya,
- anggota tubuhnya dari
- perbuatan-perbuatan yang tidak benar.
- Oleh karena itu, pada saat seseorang
- menjalani ibadah siap, dia perlu
- berhati-hati,
- perlu betul-betul waspada. Bukan hanya
- menjaga dirinya dari makanan, minuman,
- dan pasangan yang dihalalkan Allah, tapi
- menjaga hatinya.
- menjaga hati agar betul-betul
- pada saat dia dalam keadaan berpuasa
- tersebut, hatinya senantiasa mengharap
- Allah Subhanahu wa taala, mengharapkan
- apa-apa yang Allah janjikan di hari
- akhir. Dia menjaga hatinya
- dari apa-apa yang akan betul-betul
- memalingkan dari Allah Subhanahu wa
- taala.
- Dia berusaha betul-betul untuk menjaga
- hatinya untuk tidak mengikuti wasawitan
- yang akan dapat betul-betul berpengaruh
- terhadap perilakunya, terhadap
- ucapannya, terhadap pandangan maupun
- pendengarannya.
- Maka tak heran kalau Allah Subhanahu wa
- taala dalam surah Albaqarah berfirman,
- "Ya ayyuhalladzina amanu kutiba
- alaikumusam kama kutiba alalladina
- minqoblikum la'allakum
- tattaquun ayyam ma'dud.
- Wahai orang-orang yang beriman
- kutiba alaikumusam."
- Allah tidak menggunakan kata furid, tapi
- menggunakan kata kutiba.
- Di samping untuk memberikan dorongan,
- semangat
- bahwa ibadah ini ibadah yang akan
- membawa keuntungan yang amat besar.
- bukan merupakan beban yang berat, tapi
- ibadah yang akan betul-betul memasukkan
- dirinya ke dalam golongan orang-orang
- yang bertakwa kepada Allah Subhanahu wa
- taala dengan hanya beribadah beberapa
- hari saja.
- Dalam suasana ibadah tersebut, Allah
- Subhanahu wa taala curahkan rahmatnya,
- tuangkan rasa sakinah dalam jiwanya dan
- Allah mudahkan dia untuk berbuat
- kebaikan
- dan Allah jauhkan dari hal-hal yang
- tidak baik. Jadi pada saat di bulan
- Ramadan itu merupakan dambaan harapan,
- kabar gembira bagi orang-orang yang
- mendambahkan kebaikan. Ya bagiyal khairi
- absir wa bagiyasarri aqsir.
- Begitu masuk Ramadan malaikat menyuruh,
- "Wahai orang-orang yang mendambahkan
- kebaikanah saatnya ini merupakan kabar
- gembira bagimu. Sedangkan orang yang
- terbiasa berbuat keburukan, hentikan."
- Karena bulan ini merupakan bulan
- kebaikan dan Allah mudahkan bagi yang
- berbuat baik, mudahkan juga bagi
- orang-orang yang bertaubat. Oleh karena
- itu apabila kita menyambut ibadah siam
- ini dengan kehadiran bulan Ramadan, mari
- pertama-tama kita luruskan hati kita
- menghadap ke hadapan Allah yang akan
- mengembalikan kita ke dalam fitrah kita
- ketika pertama kali Allah ciptakan.
- Faqim wajhaka lidini hanifa. Luruskan
- wajahmu, menghadapkan wajahmu sepenuhnya
- kepada Allah dengan mengikuti tuntunan
- agamanya. Karena agama ini mengajak kita
- untuk menghadap kepada all
- fitrat Allah.
- Mengapa ya Rabb? Karena begitu kamu
- hadapkan wajah kamu kepada Allah dengan
- tulus, kamu kembali ke dalam fitrah
- kamu. Allati fatharanasa alaiha. Ketika
- Allah menciptakan manusia untuk pertama
- kalinya sebelum ternoda, sebelum
- tercemar, sebelum terbiasa dengan
- kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik.
- Dalikaddinul qayyim wakinna akarasi la
- yamun. Itulah adin al-qayyim yang akan
- meluruskan hidupmu.
- Agama yang berisikan nilai-nilai yang
- akan meluruskan kehidupan kamu.
- Walakinna aksarasi la ylamun. Tapi
- kebanyakan manusia tidak memahami,
- mengetahui hal ini.
- Jadi,
- ikhwan akhwat yang dirahmati Allah
- Subhanahu wa taala, untuk betul-betul
- meraih kesuksesan dalam ibadah siap
- hendaknya kita hadapkan hati kita
- sepenuhnya ke hadapan Allah. Dan jadikan
- ibadah siap ini merupakan ibadah yang
- betul-betul akan membawa kita ke dalam
- suasana muraqabah.
- Nuraqib ya. Kita mengawasi. Muraqabah
- arti mengawasi. Kita mengawasi bagaimana
- hati kita. Karena apabila hati kita
- betul-betul selalu betul-betul
- berjalan sejalan dengan keridaannya,
- mengharapkan wajahnya, setan tidak akan
- mempengaruhi kita.
- Setan tidak akan mampu mengendalikan
- diri kita. Tapi begitu hati kita
- berpaling dari Allah, maka pada saat itu
- seperti yang Allah bilang, waman yaikri
- rahman
- nuqit lahuanan fahua lahu q. Begitu hati
- kita lengah dari Allah yang maha
- pemurah,
- setan langsung akan mengendalikan dan
- menyelubungi dirinya. Kata qayyad
- yuqayyid diambil dari alqib. Qid itu
- merupakan kulit telur
- yang apa yang menyerubungi apa isinya.
- Nah, kalau manusia diselubungi oleh
- setan
- menjadi kawannya ke mana dia pergi, ke
- mana dia berbuat, dia di bawah kendali
- dan pengaruh setan. Bagaimana
- keadaannya?
- Wa innahum lauddunahum anis sabil
- wahsabuna annahum.
- Yang mengerikan setan memalingkan mereka
- dari jalan Allah, tapi membuat mereka
- seolah-olah merasa diri mereka berada
- dalam petunjuk hidayah Allah Subhanahu
- wa taala.
- Jadi untuk keselamatan kita, untuk
- kesuksesan kita
- dan terjadi perubahan yang betul-betul
- total dalam kehidupan kita, kita
- memasuki Ramadan dengan betul-betul
- mengarahkan haluan hati kita semua ke
- hadapan Allah. Memohon pada Allah
- Subhanahu wa taala untuk membantu kita
- agar dapat betul-betul apa? menjaga hati
- kita, pandangan mata kita, pendengaran
- kita, lisan kita, anggota tubuh kita
- dari hal-hal yang tidak sejalan dengan
- keridaan Allah. Dan kita terus melakukan
- muraqabah dan muhasabah. Muhasabah kita
- lakukan evaluasi.
- Jadi, kita setiap hari berupaya untuk
- melakukan evaluasi. Kalau katakan pada
- hari ini kita sudah melakukan
- ibadah-ibadah yang baik dan mulia, sudah
- menjaga hati kita, pandangan kita,
- pendengaran kita, kita berharap
- berikutnya kita akan lebih baik lagi
- dari sebelumnya. Jangan sampai merosot.
- Bukan bertambah, bukan bertambah juga
- amal saleh kita. Malah hari demi hari
- terjadi penurunan. Ini yang amat
- mengerikan.
- Jadi hendaknya puasa yang kedua lebih
- baik dari yang pertama. Yang ketiga,
- lebih baik daripada yang kedua. Terjadi
- peningkatan terus-menerus.
- Kemudian untuk memudahkan kita terlepas
- dari kebiasaan buruk yang melekat pada
- diri kita, hendaknya kita banyak-banyak
- beristigfar, bertobat.
- Karena istigfar dan tbat ini meringankan
- beban di atas pundak kita.
- Demikian pula memperbanyak sujud kita.
- Dengan kita sujud di hadapan Allah
- Subhanahu wa taala. Allah lepaskan
- belenggu-belenggu dosa yang membelenggu
- diri kita.
- Jadi dengan banyak rukuk, dengan banyak
- sujud, Allah Subhanahu wa taala membantu
- untuk meringankan beban-beban berat yang
- selama ini membelenggu kita hingga
- akhirnya kita tidak mampu keluar dari
- kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik
- tersebut.
- Oleh karena itu, selama 1 bulan ini
- hendaknya kita mengkhusyukkan hati kita.
- Berkumpul juga dalam suasana saling
- mengingatkan watu bilhaqi wa tawu
- bisabri. Jangan sampai terisi dengan
- perkataan-perkataan, ucapan-ucapan
- yang akan membuat akhirnya puasa kita
- hanya letih dan lelah. Sebagaimana dalam
- satu riwayat, kam min shimin laisa lahu
- minyamihi illa apa? Alju wadama atau
- alju wal atas. Berapa banyak orang puasa
- yang didapatkan hanya lapar dan haus.
- Begitu juga orang yang melakukan ibadah
- salat. Wakam min qoimin laisa lahu
- minqami illa saharu wal. Berapa banyak
- orang-orang yang bangun malam salat tapi
- yang didapatkan hanya bergadang dan
- keletihan. Karena apa? Karena semua
- hanya sebatas amalan-amalan yang tidak
- meresap ke dalam hati.
- J dimulai dengan kita berupaya untuk
- menjaga kesucian hati kita,
- kebersihannya. Kita banyak bertobat,
- banyak beristigfar, kemudian juga
- melakukan salat dengan penuh
- kekhusyukan.
- Mohon kepada Allah Subhanahu wa taala
- untuk betul-betul melepaskan kita dari
- belenggu-belenggu kebiasaan-kebiasaan
- yang biasa kita lakukan pada hari-hari
- sebelumnya.
- Hingga Nabi dalam sebuah riwayat
- beliau mengatakan sebagaimana riwayat
- ini amat populer dikenal oleh kita
- semuanya.
- Ala inna fil jasadi
- wudu shahal
- jasad wa fasadat
- fasadal jasad.
- Ketahuilah dalam tubuh manusia ada
- segumpal daging.
- Apabila dia sehat seluruh tubuh kita
- akan sehat. Apabila dia sakit, seluruh
- tubuh kita juga akan sakit, yaitu
- jantung.
- Bukan hati seperti yang biasa kita
- dengar terjemahannya. Karena alqalbu
- secara anatomi apa? Adalah jantung.
- Ini sebagai perumpamaan. Sebagaimana
- jantung sehat, tubuh sehat, begitu juga
- sebagaimana jiwa kita sehat, amal kita
- juga akan sehat. Jiwa yang selalu
- mengawasi Allah, mengharapkan ridanya,
- enggak mungkin akan berbicara sembarang.
- Enggak mungkin juga akan mendengarkan
- hal yang tidak baik, enggak mungkin juga
- akan memandang hal-hal yang tidak baik.
- Dan tidak mungkin juga dia menyalurkan
- syahwatnya di tempat yang tidak baik
- kalau hatinya selalu apa? Selalu
- terhubung dengan Allah. Maka ini
- pentingnya salat bukan hanya sekedar
- kita mengerjakan salat, tapi mendirikan
- salat artinya mendirikan hubungan yang
- harmoni antara kita dengan Allah.
- Begitu juga untuk memudahkan kita
- mengikuti Rasul, kita juga membangun
- hubungan komunikasi bersama Rasul
- melalui selawat
- dengan kita mendirikan salat
- sebagaimana perintah Allah. Kemudian
- berselawat kepada Rasul, Allah Subhanahu
- wa taala bukakan pintu rahmatnya.
- Terangi hati kita, keluarkan dari
- kegelapan menuju kehidupan yang
- terang-berang. Sebagaimana firman Allah,
- "Hualladzi yusolli alaikum waaikatuhu
- liukrijakum minulumati
- mminahim." Dialah yang senantiasa
- melimpahkan selawatnya untuk kalian.
- Demikian pula malaikat juga berselawat
- untuk kalian untuk mengeluarkan kalian
- dari kegelapan yang berlapis-lapis yang
- mencakup seluruh arti kegelapan dalam
- hidup ini menuju nurullahi tabaraka wa
- taala.
- Dan Allah amat penyayang terhadap orang
- yang beriman. Jadi pada saat kita
- mendirikan salat, berzikir kepada Allah,
- berselawat kepada Rasul-Nya, kita
- mendapatkan selawat dari Allah Subhanahu
- wa taala yang tak terhingga yang
- membantu kita keluar dari kegelapan
- menuju kehidupan yang terang benerang.
- Nah, kalau sudah jiwa kita diterangi
- cahaya Allah, kita juga mendapatkan
- selawat dari para malaikatnya
- yang memohon kepada Allah untuk
- memberikan ampunannya kepada orang-orang
- yang bertauat dan mengikuti jalan Allah.
- Sebagaimana dalam surat Ghafir Allah
- jelaskan selawatnya malaikat alladzina
- yahmilunal arsya waman hau
- yusabbihuna bihamdibbihim wa yumminuna
- bih.
- amubana
- rahmatan
- jahilhumati
- waahum
- abim wawajihim wurriyatihim innaka antal
- azizul hakim.
- Para malaikat yang mengelilingi Arasy,
- yang memikul Arasy dan mengelilingi
- Arasy. Ini merupakan gambaran yang tak
- mungkin dapat kita perikan. Karena
- bahasa manusia enggak mungkin
- menggambarkan hakikat tersebut.
- Mereka bertasbih memuji Tuhan mereka,
- beriman kepadanya dan memohon ampun bagi
- orang yang beriman seraya berkata,
- "Wahai Tuhan kami, betapa luasnya rahmat
- dan pengetahuan.
- Ampunilah orang-orang yang bertaubat
- kembali padamu ya Allah.
- Fagfir lilladina tabu watabu sabilaka.
- Ampuni dosa orang-orang yang bertobat
- kembali kepadamu dan mengikuti jalanmu
- ya Allah.
- Fagfir lilladinauabu
- watabu sabilaka waqihim adab jahim.
- Lindungi mereka dari azab api neraka
- jahim. Kemudian
- wailhum
- wahai Tuhan kami masukkan mereka
- semuanya jannati
- surga yang kau janjikan bagi mereka
- abaiwajih
- bersama-sama yang saleh dari ayah ibu
- mereka, pasangan-pasangan mereka dan
- anak-anak mereka semuanya.
- Sungguh Engkau Maha Perkasa lagi Maha
- Bijaksana. Ini merupakan selawat dari
- malaikat.
- Begitu kita bertobat pada Allah, kita
- kembali ke jalannya, selawat malaikat
- Allah Subhanahu wa taala akan terima.
- Allah bimbing kita yang bertobat, Allah
- Subhanahu wa taala juga bimbing
- mereka-mereka yang mengikuti jalannya.
- Ini merupakan petunjuk yang amat indah.
- Jadi, mari kita mulai sebelum memasuki
- Ramadan dengan kita bertobat kembali
- pada Allah. Bertobat kita kembali kepada
- Allah subhanahu wa taala. banyak-banyak
- memohon ampun hingga seperti ladang yang
- tadinya penuh dengan alang-alang, penuh
- dengan pohon-pohon yang rimbun,
- dibersihkan kemudian dibajak, baru pada
- saat itu tanaman kebaikan akan tumbuh.
- Tapi kalau kita menanam di lahan yang
- penuh dengan alang-alang,
- niscaya pohon kita akan mati,
- saripatinya akan dihisab oleh apa? Oleh
- alang-alang. Jadi kita pertama bertobat
- mohon ampun kepada Allah Subhanahu wa
- taala baru rahmat Allah Subhanahu wa
- taala Allah akan curahkan ke dalam diri
- kita dan Allah berikan bimbingan dan
- cahayanya.
- Nah, setelah kita bertobat, memohon
- ampun kepada Allah kemudian kembali
- mengikuti petunjuk dan jalannya ini akan
- membuat hati kita dengan mudah mengikuti
- apa-apa yang Allah Subhanahu wa taala
- perintahkan, menjauhi apa-apa yang
- dilarang oleh Allah. Jadi sebetulnya
- menahan lapar dan haus itu bukan apa?
- Bukan menggambarkan seluruh ibadah siap.
- Itu hanya merupakan salah satunya.
- Karena begitu seorang
- perutnya kosong, syahwatnya akan
- meredah. Akan meren
- merendah. perhatian yang tadi tertuju
- kepada makanan dan kebiasaan-kebiasaan
- yang sifatnya duniawi juga akan terhenti
- dan pada saat itu hatinya dengan mudah
- untuk fokus ya merenungkan kebesaran
- keagungan Allah Subhanahu wa taala. Jadi
- ibadah Siam ini ibadah yang menyeluruh
- yang mendidik kita untuk mengendalikan
- diri kita dengan janji Allah. Laallakum
- tattaquun agar kalian menjadi orang yang
- bertakwa. Dan dalam satu riwayat Nabi
- mengatakan, "Man sha ramadana imanan
- wahtisaban gufir lahu ma taqaddama
- minambi." Siapa yang melakukan ibadah
- siam di bulan Ramadan dengan penuh
- keimanan,
- yakin akan janji Allah ya juga ya atas
- dasar imannya kepada hari akhir
- mendorong dirinya sepenuhnya betul-betul
- apa? untuk menyambut seruan Allah dan
- mengharapkan apa yang di sisi Allah.
- Bukan mengharapkan apa yang terdapat
- dalam kehidupan dunia. Imanan wahtisaba.
- Allah akan ampuni semua dosa-dosanya
- yang lampu. Nah, yang membuat hidup kita
- ini menjadi gelap, menjadi sempit,
- menjadi resah, gelisah,
- untuk mengerjakan kebaikan, perasaan
- begitu berat. Tapi untuk melakukan
- hal-hal yang melalaikan, kenapa begitu
- mudah? Semua disebabkan karena dosa yang
- kita kerjakan.
- dosa yang kita kerjakan menjadi beban
- yang berat menjadi juga apa? Kegelapan
- dalam hati kita. Akhirnya kita tidak
- tahu kadang-kadang apa yang harus kita
- lakukan. Jadi kata siam yang berarti
- imsak menahan diri bukan hanya menahan
- dari lapar dan haus tapi bagaimana kita
- menjaga dan mengawasi hati kita agar
- sepenuhnya betul-betul kembali kepada
- Allah. Nah, pada saat itu
- orang mencapai kedudukan yang dinamakan
- al-wusul.
- Di mana apa? Dengan berhubungan dengan
- Allah Subhanahu wa taala dengan
- sendirinya dia mencapai makam al-wusul.
- Dan ini kalau dijaga terus-menerus maka
- Allah Subhanahu wa taala akan jadikan
- dunia di matanya kecil.
- Dan kebesaran Allah Subhanahu wa taala,
- kerinduan kepada Allah, kecintaannya
- akan menggenangi jiwanya hingga dalam
- sebaik dalam berbagai macam kebaikan
- terdepan dalam hal-hal yang buruk. Dia
- menjadi orang yang terjauh. Sebagaimana
- keadaan Nabi kita, sahabat-sahabatnya,
- para keluarganya mereka orang-orang yang
- mengutamakan apa yang di sisi Allah. Dan
- ini gambaran dari umat Nabi yang
- sebenarnya. Muhammadun
- Rasulullah. Rasulullah walladina
- maahu asid alkuffar ruhamaahum
- sujada
- yabtaguna fadlan
- minallahi
- minallahi w
- Muhammad bukan sembarang orang bukan
- hanya sosok yang bernama Muhammad tapi
- di samping dia merupakan sosok yang kita
- kenal dengan namanya dia adalah rasul
- Rasulullah yang membawa risalah dari
- Allah. Dan orang yang bersamanya bersama
- di sini bukan hanya bersama
- hidup bersama Rasul pada waktu yang sama
- di tempat yang sama tapi kebersamaan di
- sini kebersamaan imani
- kebersamaan ittibai.
- Oleh karena itu kita yang jauh masanya
- dengan rasul kita bisa bersama Rasul
- kalau kita tempuh jalannya.
- Kita ikuti jalannya ikuti petunjuknya
- kita bersama beliau. Lalu Allah
- gambarkan ciri-ciri mereka.
- Orang-orang yang bersamanya asyidda al
- kuffar. Orang yang keras tegas
- menghadapi orang-orang kafir. Bukan
- berarti bersikap kasar terhadap mereka.
- Tidak. Tapi menghadapi orang kafir yang
- menentang, yang memeragi, yang
- mengangkat senjata, dia tidak akan
- bersikap lunak walaupun terhadap
- saudaranya yang kafir.
- Asyiddau alkufar ruhamau bainahum. Tapi
- di antara mereka penuh kasih sayang,
- mengalah, tolongmenolong,
- bantu-membantu, saling melindungi,
- menjaga hatinya mengharapkan rida Allah
- jauh dari kedengkian, kebencian, ataupun
- kesombongan.
- Ruhamau bainahum tarahum rukaan sujada.
- Kalau kamu ingin melihat tanda-tanda
- mereka, kamu akan saksikan mereka sibuk
- dengan ruku dan sujud di hadapan Allah.
- Bukan sibuk mengagulkan diri mereka,
- tapi sibuk dengan rukuk dan sujud. Apa
- yang mereka harapkan? Yabtaguna fadl
- minallahi yang mereka harapkan karunia
- dari Allah dan apa? Dan keridaan.
- Simahum fi wujuhihim minha sujud.
- Tanda-tanda mereka pada wajah mereka
- dari bekas-bekas sujud. Di sini bukan
- hanya menunjuk kepada jidat yang
- berwarna hitam. Karena jidat berwarna
- hitam ini ya karena banyaknya orang
- bersujud itu hanya merupakan pertanda di
- dahi bukan pada seluruh wajah. Kalau ini
- tanda-tanda mereka pada wajah mereka,
- sorot mata mereka yang lembut,
- kekhusyukan,
- kerendahan tanpa ada kesombongan sedikit
- pun. Kita bisa saksikan orang-orang yang
- salatnya khusyuk dari pandangan mata
- mereka, air muka mereka. Air muka
- orang-orang yang selalu mengingat Allah
- beda dengan orang-orang apa? Yang tidak
- mengerjakan salat. Oleh karena itu dalam
- sebuah riwayat
- diriwayatkan dari salat satu sahabat, ma
- akhfa insanun fi qalbihi saian illa
- waharallahu alofahati wajh. Seseorang
- tidak menyembunyikan sesuatu di hati
- kecuali Allah tampakkan pada air
- mukanya.
- Tercermin pada air mukanya. Sisa bisa
- lihat kalau kita ketemu dengan
- orang-orang yang khusyuk di hadapan
- Allah ya. Orang-orang yang betul-betul
- selalu mengharapkannya di sisi Allah.
- Air mukanya sejuk.
- Kita memandang dia mengingat Allah
- Subhanahu wa taala. Tapi kalau ketemu
- sama orang-orang yang bergelimangan
- kesenangan dunia, mengejar dunia, kita
- akan lihat begitu memandang mereka, hati
- kita bukan tertuju pada Allah, malah
- apa? Tertarik untuk apa? Untuk juga
- mengikuti gaya hidup mereka. kita bangga
- dengan mereka. Kita juga ingin mencapai
- apa yang mereka dapatkan. Seperti
- seorang ustaz satu kali bersama saya,
- tambama dari luar negeri juga bersama
- saya melintas di hadapan seorang
- pengusaha yang kaya raya. Kebetulan dia
- pengusaha juga, dia juga seorang yang
- dipandang sebagai tokoh agama, kaya
- raya.
- dibilang sama saya, "Kalau seandainya
- ana bisa mendapatkan sedikit aja apa
- yang dimiliki, ana betul-betul
- bersyukur."
- Ana katakan, "Kenapa kamu mengharapkan
- apa yang ada padanya? Kamu bukan
- berharap apa yang di sisi Allah
- Subhanahu wa taala. Apa yang dimiliki
- orang tersebut sedikit kecil tidak
- berarti."
- Kalau kamu berharap mendapatkan sedikit
- apa yang diberikan Allah kepadanya,
- seperti apa? Seperti mereka-mereka yang
- mengharapkan apa yang Allah berikan
- kepada Qarun. Yaitana
- qarun in
- minta kepada Allah yang terbaik buat
- kamu untuk dunia kamu akhirat kamu.
- Jangan kamu berharap berandai-andai
- dengan apa yang di tangan manusia. Dan
- terbukti orang tersebut yang kaya raya
- yang disoroti sebagai tokoh agama
- hidupnya jauh dari tuntunan agama dan
- pengamalannya.
- hartanya bukan membawa kerukunan malah
- membawa fitnah di antara keluarganya.
- Jadi menyedihkan sekali kenapa kita ini
- terpaku dalam kehidupan dunia karena
- hati kita tidak kita jaga.
- Akhirnya kalau kita menerima amanat
- khianat, di saat kita berbicara juga
- bohong karena ingin menutupi kekurangan
- atau ingin menunjukkan kelebihan kita
- pada orang lain. Maka betapa indahnya
- orang-orang yang menjadi pengikut nabi
- kita. Tegas, keras menghadapi
- orang-orang yang ingkar, yang menentang,
- yang memerangi mereka. Tapi lembut
- terhadap sesama orang yang beriman,
- tidak membanggakan diri, merendah
- tangannya dengan mudah mengelurkan
- bantuan kepada mereka. Kesibukan mereka
- rukuk dan sujud.
- Tanda-tanda mereka pada wajah mereka,
- air muka mereka yang lembut, yang
- menyentuh hati hingga orang yang
- memandang mereka akan teringat pada
- Allah Subhanahu wa taala. Bahkan
- orang-orang yang tadinya bangga diri
- begitu bertemu mereka langsung hatinya
- apa? Hatinya akan betul-betul apa?
- Meredah. Sampai dia bilang, "Saya ini
- kenapa kalau mandang si fulan semua
- kesombongan saya hilang?
- Saya merasakan diri saya enggak berarti
- apa-apa di hadapannya. di depan orang
- lain dia sering mengangkap kekayaannya
- ini itu. Tapi begitu bertemu orang yang
- jauh dari sisi kekayaan lebih rendah,
- tapi dia merasa semua yang dimiliki
- tidak berarti apa-apa sama sekali.
- Karena apa? Ini orang tidak mengharapkan
- apa yang ada padanya. Memberikan nasihat
- dengan lemah lembut untuk tidak
- menyombongkan diri agar tidak merasa
- bangga dengan apa yang Allah berikan
- padanya. Karena semua bakal dihisab di
- sisi Allah Subhanahu wa taala. Jadi
- kesimpulannya insyaallah kita akan
- bicara nanti secara
- ee hari demi hari mengenai Ramadan. Tapi
- yang paling penting mari kita mulai
- sekarang beristigfar dan bertobat
- kembali kepada Allah. Mempersiapkan diri
- kita untuk menerima karunia dan curahan
- rahmat dengan masuknya di bulan Ramadan.
- Dan kita mulai menjaga hati kita,
- pandangan mata kita, pendengaran kita,
- lisan kita, begitu pula kemaluan kita
- dari apa yang diharamkan Allah Subhanahu
- wa taala. Wallahuam.
- Wallahuam. Masyaallah. Makasih, Ustaz.
- Ustaz, ini ada pertanyaan. Kenapa
- perintah tentang puasa di dalam
- Al-Qur'an dijelaskan dalam kata kutiba?
- Mengapa perintah puasa menggunakan
- kata-kata kutiba? bukan wujuba atau ee
- atau furid. Terima kasih atas
- pencerahannya.
- Musyawir dari Musyawir Abdul Basyir
- dengan kata kataba yaktubu kitaban. Kita
- akan tahu arti kata apa
- asalnya.
- E mu
- jamaah.
- Jamaah. Heeh.
- Kata qara berarti jamaah wadammasyaai
- ilai. Begitu juga kataba juga berarti
- jemaah wabai.
- Cuma kalau qah menyatukan huruf dalam
- kalimat yang diucapkan.
- Oke.
- Yang dibaca dan diucapkan adalah qaraah.
- Sedangkan menyatukan huruf dan kalimat
- dalam bentuk tulisan namanya apa? Kata
- apa?
- Jadi kata kutiba di sini tidak
- menunjukkan arti kewajiban sebetulnya
- pada dasarnya tapi menunjukkan arti apa?
- Dari kata-kata batinya jemaah kutiba
- yang apa yang dikumpulkan. Sebetulnya
- apa yang dilakukan hamba Allah Subhanahu
- wa taala menjalankan ibadah siam semua
- merupakan tulisan dan kumpulan kebaikan
- yang Allah sediakan baginya.
- Kalau kata furid yang artinya
- diwajibkan, diharuskan dengan kata
- kutiba yang artinya orang yang
- menjalankan ibadah siam ini Allah
- Subhanahu wa taala tuliskan baginya
- segala kebaikan. persiapkan dirinya
- untuk menjadi orang yang bertakwa.
- Seperti firman Allah, ulaika alladzina
- kataba fi qulubihimul
- iman. Orang yang merendahkan suara
- mereka di hadapan Rasul,
- mereka-mereka ini orang apa? E bukan ee
- ulaikalladinahalallahu
- qulubahum lil iman.
- Ulaikalladzina
- apa coba surat apa ustaz yang dimaksud
- coba buka apa buka itu
- surat yang di
- gampang lupa ini sekarang
- kata-katanya ustaz
- i
- ulaika
- coba ya
- kata apa coba
- almujadilah ustaz mulai kata
- Coba lihat kita lupa
- ulangi.
- Itu akhir kalau enggak salah akhir surat
- almujad mujadilah.
- La tajidu yminuna billahi wal yaumil
- akir yuwaduna
- man hadallaha
- walau abahum abnaahum ikhwanahum
- asyiratahum
- setelah itu
- ulaika kataba
- ulaika kataba fi qulubihimul imana
- waad waadahum biruhim minhuirum
- jann
- Hizbullah inizballahi
- ini merupakan penutup dari suratul
- mujadilah. Allah menerangkan
- Allah ee engkau wahai manusia tidak akan
- menjumpai
- kaum yang beriman kepada Allah tapi
- mencintai mencintai
- mencintai bekerja sama ya terhadap
- orang-orang yang memerangi Allah dan
- rasulnya. La tajidu
- yminuna billah wal yaumil akhir. Kau
- tidak akan menjumpai satu kaum yang
- beriman kepada Allah dan rasulnya eh
- yang beriman kepada Allah dan hari akhir
- akan mencintai orang-orang yang
- menentang Allah dan rasulnya. Walau kanu
- abahum au abnaahum au ikhwanahum au
- asyiratahum. Walaupun mereka itu
- anak-anak mereka sendiri.
- Walau kanu abaahum abnaahum. Walaupun
- mereka ini ayah ibu mereka, putra-putri
- mereka atau saudara-saudari mereka atau
- asyirah mereka, keluarga besar mereka.
- Mustahil orang mengaku beriman kepada
- Allah, kepada hari akhirat lalu mereka
- mencintai. Ya, kemudian bekerja sama
- bersama orang-orang yang memerangi Allah
- dan Rasul-Nya. Walaupun mereka ini
- orang-orang tua mereka, anak-anak
- mereka,
- saudara-saudari mereka atau keluarga
- besar mereka. Nah, orang
- yang tidak melakukan hal ini, tapi
- betul-betul sepenuhnya mereka
- menyerahkan loyalitas mereka kepada
- Allah, kepada orang-orang yang beriman
- kepada Allah, yang taat padanya, orang
- yang Allah tuliskan dalam hati mereka
- keimanan dan Allah akan mendukung mereka
- dengan roh dari sisinya.
- mendukung mereka dengan roh dari sisi
- ini menggambarkan dukungan Allah yang
- luar biasa dan kata roh di antaranya
- tertuju pada malaikat
- Allah masukkan mereka ke dalam taman
- surganya kekal di dalamnya untuk
- selama-lamanya Allah rida kepada mereka
- dan merekalah
- orang yang termasuk dalam Hizbullah
- ketahuilah bahwasanya Hizbullah ini
- orang-orang yang beruntung. Jadi mereka
- betul-betul orang yang menyerahkan
- loyalitas mereka sepenuhnya kepada Allah
- dan berkumpul bersama orang-orang yang
- mencintai Allah. Jadi kalau kita jumpai
- negara-negara Arab bekerja sama dengan
- Trump dalam Board of Space ya
- mendirikan dewan keamanan ya. Dewan
- keamanan mustahil untuk menjadi dewan
- keamanan yang menegakkan keadilan.
- Karena Israel dilibatkan sebagai anggota
- sedangkan Palestin
- tidak dilibatkan. Dan kita tahu selama
- peperangan kemarin, Trump berpihak
- secara total penuh kepada Israel.
- Yang mengherankan kenapa negara-negara
- Arab
- ikut bergabung bersama
- Saudi Arabia, Emirat Arab, Kuwait,
- Qatar, bahkan termasuk Mesir.
- Apakah Israel saudara mereka? Sedangkan
- Palestin itu musuh yang membusui dan
- memerangi mereka. Sebaliknya orang-orang
- yang lemah terkepung
- dikelilingi oleh Yordania yang merupakan
- saudara mereka tapi mengepung mereka.
- Israel pantas kalau memerangi mereka
- karena musuh. Mesir juga mengelilingi
- dan menutup pintu bagi mereka. Mereka
- dikepung, tangan mereka diikat, kemudian
- juga aliran logistik juga dibatasi.
- Demikian pula persenjataan pun apa yang
- diselundupkan. Tapi anehnya mereka
- berpihak kepada Zionis. Oleh karena itu,
- kita berharap kepada Bapak Presiden
- Prabowo untuk betul-betul menyadari
- bahwa masuknya Indonesia dalam board of
- speech yang dipimpin oleh apa? Yang
- dipimpin oleh Trump sebetulnya
- memasukkan kita ke dalam golongan
- orang-orang yang akan berbuat zalim
- terhadap sesama manusia. Dan kezaliman
- yang kita lakukan akan membuat kita apa?
- Terputus dari rahmat Allah. Akhirnya
- upaya usaha yang kita lakukan tidak akan
- diberkahi oleh Allah. Akan berbalik
- merugikan kita, merugikan juga bangsa
- kita. Nah, mudah-mudahan kita harapkan
- Bapak Prabowo menjadi seorang yang
- piawai. Betul-betul seorang yang
- berjuang sebagaimana janjinya untuk
- menegakkan keadilan, memperjuangkan
- kepentingan bangsa, negara. Karena kita
- khawatir kalau kita berkumpul bersama
- orang yang zalim, bila azab turun
- bukan hanya mengenai mereka, kita pun
- akan terkena.
- Dan jangan kita ukur standar kebenaran
- dengan bangsa-bangsa Arab. Bangsa Arab,
- bangsa-bangsa yang saat ini kehilangan
- arah mereka.
- Mereka kehilangan jati diri mereka. Dulu
- mereka hidup tenggelam dalam
- kejahiliahan. Allah muliakan mereka
- dengan Islam. Sekarang mereka
- meninggalkan Islam yang merupakan sebab
- kemuliaan mereka. Menjadikan Trump
- sebagai Tuhan yang mereka sembah.
- Wali iyadzubillah.
- Jadi kembali
- kata kataba dalam Al-Qur'an digunakan
- baitu kutiba itu menunjukkan arti
- positif yang amat indah. Di samping
- menunjukkan apa? Menunjukkan ee katakan
- keharusan ada makna yang amat indah yang
- kembali kepada orang yang beriman.
- Contohnya ya kita lihat kataballahu
- laaglibanna
- ana wa rasuli.
- Allah telah menuliskan
- ya bahwa aku bersama rasul-rasulku
- termasuk orang yang beriman akan
- mengalahkan apa? musuh-musuhnya.
- Kataballahu laagribanna anausuli inallah
- qawiyun aziz. Nah, kalau ikadina kataba
- fiilubihiman
- merekalah orang-orang yang Allah
- Subhanahu wa taala tuliskan dalam hati
- mereka aliman. Nah, begitu juga ya
- ayyuhalladzina amanut kutiba
- alaikumusam. Apa yang dituliskan di
- sini?
- Siam yang merupakan bimbingan akan
- membawa mereka ke dalam rahmat yang
- Allah tuliskan dan akan menuliskan
- ketakwaan di hati mereka. Jadi
- sebetulnya dengan Siam yang kita
- jalankan secara benar dan baik, Allah
- akan tuliskan ketakwaan dalam hati
- kita.Allah.
- Jadi bukan hanya menjelaskan arti
- keharusan yang menjadi beban. Jadi kata
- kutiba ini menunjukkan makna yang amat
- indah di mana yang Allah tuliskan
- merupakan segala kebaikan bagi parain.
- Sebagaimana janjinya itu takwallahi
- tabaraka wa taala. Mustahil kita
- dapatkan tanpa rahmat dan bantuan dari
- Allah Subhanahu wa taala.
- Tadi Ustaz sempat singgung tentang board
- office, Ustaz.
- Iya.
- Itu bagaimana Ustaz kita menyikapinya
- Ustaz? Melihat keadaan menjadi seperti
- itu
- dan terutama keterlibatan Indonesia
- Ustaz
- ini yang kita sesalkan dan banyak orang
- menyesalkan.
- Kita tahu bahwasanya
- pertemuan Davos ya
- yang bicara mengenai perekonomian atau
- beralih ya kepada pembicaraan seruan
- terap untuk mendirikan board of peace
- yang artinya dewan keamananlah dalam
- bahasa kita.
- Ini semua bertujuan untuk apa?
- menyelesaikan persoalan setelah konflik
- antara Palestina
- dan Israel.
- Kita menyambut baik seruan perdamaian
- karena itu merupakan apa? Merupakan apa
- yang diserukan Allah Subhanahu wa taala.
- Wain janahu lisalmi fajnahlaha watawakal
- Allah. Kalau mereka condong untuk
- berdamai maka hendaklah kamu sambut dan
- tawakallah kepada Allah.
- Tapi sayang sungguh saya Donald Trump
- yang track recordnya semua orang tahu
- selama ini dia berpihak pada Israel baik
- dengan dukungan logistiknya, dengan
- dukungan keuangannya, dengan dukungan
- persenjataannya
- ikut terlibat dalam pembantaian dan
- genoset terhadap rakyat Palestina.
- T dia mengangkat dirinya sebagai apa?
- Pimpinan Dewan Keamanan. Cermannya
- siapa?
- tanpa batas waktu
- dengan track record-nya sebagai seorang
- yang kita kenal bagaimana dia seorang
- yang bersifat konfrontatif
- karena perdamaian bukan hanya proyek
- tapi apa? Nilai.
- perdamaian nilai yang amat indah yang
- dicintai oleh setiap manusia yang
- menginginkan hidupnya dalam suasana yang
- harmoni. Tapi tram kita kenalkan
- bagaimana track recordnya
- dan juga transaksional
- dan tangan dia juga berlumuran darah
- orang-orang yang berdosa. Baru saja kita
- saksikan bagaimana sikapnya terhadap
- Venezuela.
- Dia menculik presiden bersama istrinya
- dibawa ke Amerika diadil dengan hukum
- Amerika
- dan sekarang juga akan menguasai
- Greenland. Bahkan dia mengancam Kanada
- lagi mengancam untuk mengambil alih
- Kanada. Nah, orang semacam ini apakah
- mungkin akan memperjuangkan kedabaian
- yang ada?
- Mustahil.
- Oleh karena itu, berdirinya
- of peace yang dikepalai oleh Trump
- sebetulnya merupakan apa? Proyek untuk
- melindungi, membela Israel.
- Mereka baru mengumumkan board of board
- office ya. Board office. Kita saksikan
- kemarin pembantaian 30
- 30 rakyat Palestina, rakyat sipil yang
- dibantai.
- Apakah ini perdamaian?
- Yang mengherankan ternyata negara-negara
- Arab ya dengan patuh ya mereka apa
- bergabung bersama board of peace. Oleh
- karena itu kelak di hari akhir nanti
- juga Allah akan kumpulkan bersamanya.
- Dan kalau orang bertanya mengapa bangsa
- Arab melakukan hal ini? Karena mereka
- lahir dari rahim Inggris sebelumnya
- semenjak Baddad yang diberikan oleh apa?
- League nation. Liga Nas Liga Nasional
- diberikan untuk Inggris untuk membantu
- negara-negara yang tadinya berada di
- bawah wilayah e Utsmani untuk merdeka.
- Tahu-tahu ternyata Inggris memecah belah
- ya negara besar tersebut menjadi negara
- yang kecil-kecil. Lahirlah Qatar,
- lahirlah Kuwait, lahirlah seperti Emirat
- Arab. Semua dibentuk oleh Inggris
- kemudian diikuti oleh Amerika sebagai
- apa? sebagai bodyguard.
- Oleh karena tidak mungkin baik itu
- Mesir, baik itu Emirat Arab, baik itu
- Saudi Arabia, Kuwait ataupun Qatar akan
- berani mengangkat kepala di hadapan
- junjungan karena kekuasaan mereka
- anugerah dari mereka.
- Oleh karena itu, walaupun mereka
- berpenampilan Islam di luar, sebetulnya
- jiwa mereka bukan lagi jiwa yang
- berpihak kepada kaum muslimin demi
- kekuasaan mereka, mereka rela melakukan
- perbuatan-perbuatan yang rendah dan
- hina.
- Oleh karena itu, sayang sungguh sayang
- Bapak Presiden kita ini kita kenal
- sebagai orang yang tadinya ee begitu
- tegar, begitu berani, bahkan dalam saat
- kampanye dia menyatakan dengan tegas
- akan menentang ya dan menghukum
- mereka-mereka yang melakukan kejahatan
- terhadap bangsa maupun negara ini. Dan
- dia nyatakan dirinya sebagai seorang
- mantan. Mantan apa? matan anggota TNI
- sikap dia akan berbeda. Nah, ini yang
- kita tunggu, kita harapkan bagaimana
- beliau dengan usia beliau yang sudah
- mendekati saat-saat akhir, kita harapkan
- beliau bisa menjadi pahlawan bagi bangsa
- ini. Negara kita yang telah lama dirusak
- oleh tangan-tangan kotor.
- Dia menghentikan dan memotong
- tangan-tangan mereka. Kemudian membangun
- bangsa kita dengan penuh kesejahteraan.
- Uang yang ditawarkan untuk board of
- peace yang begitu besar gunakan untuk
- kesejahteraan bangsa kita. Rakyat di
- Aceh, di Padang, Sibolga semuanya
- membutuhkan uang tersebut dan kita
- bergabung dengan Trump tidak akan
- memuliakan kita. Trump juga sebentar
- lagi bakal dipanggil oleh Allah Taala.
- Begitu dia jatuh, apa yang akan terjadi?
- Oleh karena itu, Boace ini sebetulnya
- telah gugur semenjak dia dilahirkan.
- Semenjak lahir dia telah mengalami
- keguguran karena dari mulai tujuan
- berdirinya ya kemudian juga orang-orang
- yang masuk di dalamnya. Sebetulnya semua
- merupakan orang-orang yang masuk dalam
- proyek dan perangkap yang dibuat oleh
- Trump dan Trump melakukan ancaman
- terhadap mereka semuanya. Nah, untuk
- ancaman Trump bagi kita tidak perlu
- khawatir. Kalau kita bersatu, kita
- betul-betul mencintai bangsa negeri
- kita. dan mau berkorban, insyaallah kita
- akan menjadi bangsa yang mulia dan tidak
- mungkin kita meraih kemuliaan tanpa
- pengorbanan.
- Kenapa Burkina Faso berani mereka
- berbicara bahkan menentang kebijakan
- negara-negara besar?
- Kenapa kita Indonesia yang Allah
- anugerahkan betul-betul nikmat karunia
- yang tak terhingga dalam hidup kita
- sesaat tidak lama lagi kita akan kembali
- pada Allah Taala. Kalau bukan saat ini,
- kapan lagi kita kumpulkan harta, kita
- bakal tinggalkan. Kita besarkan keluarga
- kita. Kelak pada saat kita mati, tidak
- ada satuun dari mereka yang akan kuasa
- menolong kita. Tapi kalau kita
- mendambahkan keridaan Allah Subhanahu wa
- taala, niscaya kita akan mendapatkan
- janji di dunia. Kita meninggalkan dunia
- dengan nama yang harum. Kembali kepada
- Allah juga dengan sambutan rahmat-Nya.
- Jadi, mari bersama-sama kita berjuang
- untuk bangsa kita dengan mengharapkan
- dukungan dari Allah Subhanahu wa taala.
- Dan jangan sekali-kali kita percaya
- kepada ocehan Trump yang mendirikan
- dewan ke dewan perdamaian yang tak
- ubahnya bagaikan serigala yang
- mengangkat dirinya sebagai pelindung
- domba-domba dan kambing. Kita bisa tahu
- dari pertama apa yang akan terjadi.
- Tapi mari bersama-sama kita kembali ke
- nurani kita. Kembali juga kepada apa?
- Kepada tanggung jawab kita. di hadapan
- rakyat, di hadapan Allah dan semuanya
- kelak kita akan pertanggungjawabkan mau
- ataupun tidak mau. Jadi saya bukan
- menggurui ya katakan Presiden Prabowo
- tapi mengingatkan. Saya khawatir kalau
- diingatkan
- tidak kembali pada Allah Taala. Allah
- yang akan turun tangan. kita saksikan
- bagaimana ya bencana di negeri kita ini
- berulang-ulang. Kemudian kita saksikan
- juga alkhasfu munculnya lubang-lubang ya
- di berbagai macam daerah. Ini pertanda
- yang Rasulullah ingatkan bahwa di antara
- tanda-tanda kiamat terjadinya alkhasfu
- di berbagai macam tempat,
- lubang-lubang ya yang tanpa direncanakan
- semua itu terjadi dan tanpa
- diperhitungkan. Kemudian juga
- bencana-bencana alam yang berulang-ulang
- terjadi. Ini pertanda bahwasanya azab
- Allah Subhanahu wa taala akan turun
- kecuali kita bertobat kembali kepada
- Allah. Kalau diteruskan, saya khawatir
- akan datang nanti kejadian-kejadian yang
- amat mengerikan dan saya tidak
- mengetahui yang gaib. Allah Subhanahu wa
- taala mengetahui yang gaib. Tapi dari
- tanda-tanda isyaratnya ini pertanda
- bahwasanya azab dan murka Allah akan
- turun. yang selamat orang-orang yang
- tidak berkumpul bersama orang yang
- zalim. Jadi, Anda jangan merasa puas
- tidak berbuat zalim. Tapi Anda tidak
- berbuat zalim, berkumpul bersama orang
- yang zalim, bila ada peturun, Anda pasti
- kena. Allah berfirman, warkanuinaam.
- Jangan kalian rukun, akur, kumpul
- bersama orang yang zalim.
- Fatamasakumunar.
- Azab akan datang pada kalian. Wakum min
- dunillahi min auliya tumma tunarun. dan
- tidak akan ada pelindung pembela bagi
- kalian dan kalian tidak akan tertolong.
- Jadi hendaknya kita jauhi orang-orang
- yang zalim. Jangan berkumpul bersama
- mereka. Begitu kita berkumpul bersama
- mereka nanti hati kita akhirnya akan
- tergoda.
- Jadi sebelum turunnya azab Allah kepada
- kita, mari bersama-sama kita bertobat.
- Seperti kaum Yunus yang tadinya mereka
- menentang hingga Yunus meninggalkan
- mereka. Begitu mereka bertobat, mohon
- ampun kepada Allah, Allah selamatkan dan
- angkat azab dari mereka.
- Perlu kita ingatkan kembali bahwa saya
- bukan tukang ramal, tidak tahu yang
- gaib. Tapi tanda-tanda yang bermunculan
- ini pertanda yang amat betul-betul
- memprihatinkan dan mengerikan.
- Mudah-mudahan Allah berikan hidayah
- kepada kita semua, selamatkan kita dari
- azabnya dan Allah subhanahu wa taala
- jadikan kita hamba-hambanya yang
- betul-betul mendapatkan perhatian
- kecintaan dari Allah Subhanahu wa taala
- hingga dikeluarkan dari kegelapan menuju
- kehidupan yang terang-menerang.
- Subhanakallahumma wabihamdik asadu
- asadua ilahailla anta astagfiruka wa
- atubu ilaik walu minkum.
- Wasalamualaikum.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Jazakumullah khairan jaza
- Ustaz Husin pencerahannya pada pagi hari
- ini. Mudah-mudahan bisa jadi wasilah
- hidayah buat ikhwan akhwat sekalian yang
- mendengarkan. Mudah-mudahan bisa menjadi
- bekal kita sebelum kita berjumpa dengan
- bulan suci Ramadan. Dan mudah-mudahan
- Allah berkahi umur kita di bulan Syakban
- ini dan Allah sampaikan umur kita di
- bulan suci Ramadan. Amin ya rabbal
- alamin. Terima kasih ikwan yang sudah
- menyimak. Terima kasih, Mas
- Atep dan juga Mas Algi di meja operator
- Alfagir Isa Alkaf beserta seluruh kru
- yang bertugas mohon undur diri.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.