Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan
- kiriban barokan fih kama yuhibunaard.
- Allahumma shalli wasallim wabarik ala
- sayyidina Muhammadin wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Masih dipancarkan
- dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36
- Kalimanggis Cibubur Bekasi. Radio
- Silaturahim dan juga Rasil TV untuk
- Islam yang satu. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Ikwan akhwat
- yang dirahmati Allah. Senang sekali di
- Senin pagi hari ini kami bisa kembali
- menjumpai ikhwan akhwat dalam program
- acara renungan di bawah naungan
- Al-Qur'an untuk edisi ee 2 Maret 2026.
- Bertepatan juga dengan hari ke-12 atau
- 13 Ramadan 1447
- Hijriah. Alhamdulillah. Semoga di
- kesempatan ini ikhwan akhwat dalam
- keadaan baik, dalam keadaan sehat dan
- selalu dalam lindungan Allah Subhanahu
- wa taala. Dan juga semoga ibadah puasa
- dan ibadah-ibadah lainnya juga diberikan
- kemudahan dan kelancaran oleh Allah
- subhanahu wa taala. Amin. Amin ya rabbal
- alamin. Tidak lupa bagi hewan-hewat yang
- saat ini tengah diuji sakit,
- semoga diberikan kesabaran dan juga
- kesembuhan oleh Allah Subhanahu wa taala
- dengan kesembuhan yang sempurna. Amin.
- Amin ya rabbal alamin. Alhamdulillah
- guru kita Ustaz Husein Alatas pagi hari
- ini telah hadir kembali di studio.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Kabar baik dan sehat, Ustaz? Ya.
- Alhamdulillah. Baik, Ikhwan. Kita awali
- seperti biasa dengan pembacaan Quran
- surah al-Fatihah yang akan dipimpin
- langsung oleh guru kita Ustaz Ustaz.
- Kami persilakan Ustaz.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahmanirrahim.
- Maiki yaumiddin.
- Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta
- ihdinasirathal
- mustaqim
- shathalladzina
- an'amta alaihim
- ghairil maghdubi alaihim waladallin.
- Amin.
- Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin.
- Ikhwan yang dirahmati Allah, di pagi
- hari ini insyaallah kami membuka sesi
- tanya jawab dan di awal kami ingin
- meminta ee tangkapan dari Ustaz Husin
- mengenai eskalasi militer, Ustaz, yang
- memuncak
- akhir Februari ini. Ya, ada yang
- mengatakan ini menandai titik balik
- paling radikal, Ustaz, dalam sejarah ee
- modern Timur Tengah, Ustaz.
- yang ini di mana operasi udara yang
- terkoordinasi antara Amerika Serikat dan
- Israel ini secara sistematis ya
- menyerang Iran ya, Ustaz ya. Pusat
- komando Iran dan puncaknya wafatnya
- pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali
- Hamai Ustaz. Nah Ustaz bagaimana melihat
- hal ini, Ustaz? Dan kaum muslimin juga
- bagaimana bersikap? Kemudian Indonesia
- yang bergabung dengan
- bop juga bagaimana Ustaz?
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahi rabbil alamin.
- Hamdan katsiran thyyiban mubarokan fi
- kama yuhibuna waard.
- Alhamdulillahilladzi hadana lil imani
- wal islam.
- Was'allaha tabaraka wa taala an
- yutabbita qulubana alal imani wal islam
- waaj'alana
- min ibadihi al mujahidin asihin
- almukhlisin
- alqoimina bilhaqq.
- Allahumma sholli wasallim wabarik ala
- abdika wa rasulika sayyidina wa nabina
- Muhammadin wa alihi wasahbihi wasallim.
- Asalamualaika ya rasulullah. Assalamu
- alaina wa ala ibadillahi shihin.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Allahumma atina minika rahma waimna
- minadunka ilman nafi wfana bimaam.
- Amma ba'du.
- Kalau kita
- mengamati dan merenungkan apa yang
- terjadi saat ini,
- Israel
- atau negara Zionis memaksa
- Amerika untuk melakukan serangan
- terhadap Iran.
- Kita bertanya apa sebabnya mereka
- melakukan hal ini? Apakah karena mereka
- Syiah?
- Jawabannya tidak.
- Apa sebab di balik semua ini?
- Seorang tokoh terkenal dari Libanon, As
- Syekh Mahir Hamud menyampaikan
- khotbahnya.
- Beliau berkata,
- "Iran menjadi sasaran tembak
- serangan Zionis maupun Amerika.
- karena sikapnya dalam membela
- saudara-saudara mereka di Gaza.
- Apa yang dilakukan Iran? Mewakili umat
- Islam.
- Bahkan mewakili bangsa Arab yang
- meninggalkan saudara-saudara mereka di
- Gaza dalam keadaan terkepung dan
- teraniaya.
- Seandainya Iran mau kompromi
- bersama Amerika dan Zionis seperti pada
- masa Syah Iran.
- Iran yang memberikan
- dan men-suplai minyak kebutuhan Israel
- juga mengucurkan dana besar-besaran
- untuk mereka.
- Pada saat itu kita saksikan bagaimana
- Zionis Israel, Amerika, Saudi Arabia,
- negara teluk bermesrahan bersama
- Syahiran. Bahkan ada sebuah foto yang
- menggambarkan bagaimana Fahad bin Abdul
- Aziz mencium tangan Syahiran. Karena
- apa? karena majikannya sama.
- Majikannya sama ya. Kemudian juga jalan
- yang mereka tempuh sama.
- Tapi begitu Iran mengumumkan revolusi
- Islam,
- mendirikan aljumhuriyah al-Islamiyah
- al-Iraniyah, bukan as-Syi tapi
- aljumhuriyah al-islamiyah al-Iraniyah,
- langsung Amerika mendorong negara-negara
- Arab untuk melakukan
- berbagai macam propaganda
- dan mendorong Irak untuk melakukan
- serangan terhadap Iran yang melawan
- korban yang cukup banyak.
- Sampai pada akhirnya ketika Irak
- berhenti melakukan serangan,
- terjadi krisis di Kuwait. Ya,
- kita saksikan bagaimana negara-negara
- yang tadinya mendukung Irak untuk
- melakukan serangan dan invasi ke Iran.
- Mereka menghancurkan Irak. Karena Irak
- di mata mereka bukan lagi sebagai mitra,
- bukan lagi sebagai boneka mereka, tapi
- sebagai ancaman bagi mereka dengan isu
- senjata pemusnah massal. Mereka
- hancurkan Irak. Mereka bunuh juga para
- ilmuwannya
- hingga Irak betul-betul kembali ke
- zaman-zaman yang silam. Di mana ilmuwan
- mereka, infrastruktur mereka. Bahkan
- sampai saat ini Amerika memiliki
- pangkalan di Irak.
- Jadi siapa saja di mata Amerika yang
- menjadi anak nakal siap-siap untuk
- menghadapi
- permusuhan, serangan dan propaganda
- mereka. Kita ambil contoh
- ketika Raja Faisal rahimahullah wa ardah
- warofaa darajatahu waa maqomah.
- ketika beliau mendukung Mesir
- ketika
- berperang bersama Israel.
- Kemudian
- dalam peperangan tersebut Israel
- mengalami kekalahan
- hingga Nikon langsung
- melakukan apa? Melakukan jembatan udara
- langsung ke daerah peperangan
- mengirimkan pasukan-pasukannya.
- Bukan lagi perang berhadapan dengan
- Israel, tapi Amerika terlibat bahkan
- mengancam untuk menjatuhkan bom atom di
- jantung Kairo kalau tidak menghentikan
- serangannya.
- Sampai akhirnya Sadat yang melemah
- menandatangani perjanjian Kem David yang
- membuat akhirnya bangsa Arab menjadi
- lemah dan terpecah belah.
- Ketika
- peperangan usai,
- setelah peperangan harga minyak
- membumbung tinggi, mereka menganggap
- Raja Fesal bukan lagi sebagai apa? Anak
- yang patuh, tapi dianggap sebagai anak
- yang membangkang, yang durhaka kepada
- Amerika, yang durhaka kepada Israel.
- Karena negara-negara Arab setelah mandat
- yang diberikan kepada Inggris setelah
- peperangan dunia pertama,
- Inggris setelah kejatuhan
- Khilafah Utsmaniyah mulai memecah belah
- negara Arab dan berada di bawah
- asuhannya. Oleh karena itu, setiap
- pemimpin mereka naik selalu langsung
- pelantikan penggantinya ditangani oleh
- senator Amerika. Seperti yang terjadi
- pada Abu Thabi ketika Muhammad bin Zaid
- bin Aah, ya
- langsung senator Amerika datang
- mengangkat putranya Khalid sebagai
- penggantinya.
- Ketika Raja Faisal membangkang,
- menentang, bahkan berpihak kepada umat
- Islam memerangi Israel, langsung
- memerintahkan salah satu kemenakan
- Faisal untuk membunuh Raja Faisal
- rahimahullah.
- Jadi kita lihat siapa saja yang
- menentang Amerika, menentang Zionisnya,
- maka menjadi musuh mereka. Nah, Iran
- diserang, diperangi ya, dan dikerubuti
- karena sikapnya yang menentang Zionis
- dan Amerika.
- Yaman juga memiliki kekuatan untuk
- menghadapi Israel bahkan mengirimkan
- rudalnya. Padahal Yaman merupakan sebuah
- negara yang kecil dan tertinggal juga
- karena dukungan Iran. Jadi, kalau sampai
- Iran jatuh, Yaman jatuh, maka dunia Arab
- seluruhnya berada dalam genggaman
- Zionis.
- Maka di tengah-tengah peperangan ini
- yang menyebabkan Sayid Ali Khamai
- berkorban sebagai syahid bersama
- menantunya,
- bersama putrinya
- ya, bersama petinggi-petinggi
- ya militer di Iran.
- Kematian ini disambut oleh orang-orang
- yang mencintai kebenaran, yang mencintai
- Islam, mencintai kaum muslimin, dan
- berterima kasih kepada Iran yang
- mewakili mereka ketika negara-negara
- mereka meninggalkan saudara mereka di
- Gaza. Membuat tangisan
- termasuk di Gaza. Di mana-mana tempat
- mereka menangisi keberangkatan Sayid Ali
- Khamnai. Jadi keberangkatan beliau,
- kesedihan bagi umat Islam. Saya katakan
- bagi umat Islam, adapun bagi antek-antk
- Zionis
- yang merasa
- sedih ya, berduka karena Israel
- diserang. Termasuk di antaranya ee
- negara-negara ya Arab dengan
- pemimpin-pemimpinnya
- termasuk juga ulama-ulama yang
- berafiliasi kepada mereka. Mereka bukan
- bicara tentang Islam. Mereka bicara
- tentang ashabiyah, kedengkian, kebencian
- di hati mereka.
- Kalau umat Islam diganggu, mereka
- berpangku tangan. Tapi ketika Israel
- diganggu, langsung mereka marah. Kenapa?
- Karena mereka hati mereka bersama
- Israel. Oleh karena itu, saya ingat MH
- Ibnu Najib kalau tidak salah 15 tahun
- yang lalu berkata, "Apabila terjadi
- perang antara Iran dan Israel,
- ke mana negara Arab akan berpihak?"
- Dia mengatakan Saudi akan berpihak
- kepada Israel. Terbukti.
- Tadinya mereka menggunakan kedok Islam,
- sekarang terbongkar karena Allah melihat
- bukan dari penampilan, tapi dari hati
- dan loyalitas mereka.
- Ternyata loyalitas mereka bukan kepada
- Allah, bukan kepada rasulnya, tapi
- kepada Zionis. Bahkan mereka melakukan
- kerusakan di negeri mereka, di negeri
- yang terdapat dua kota suci. Dan
- termasuk Muhammad bin Zaid yang
- memberikan dukungan andil terhadap
- kerusuhan di Libya.
- yang mempersenjatai juga orang-orang di
- Sudan untuk melakukan pembantaian
- juga yang berupaya melakukan kudeta di
- Oman tapi gagal. Segala kerusakan yang
- terjadi melibatkan Muhammad bin Zaid
- laknatullahi alaih.
- Jadi kalau kita perhatikan bersama-sama
- yang sekarang ini tidak senang ya dengan
- keberhasilan Iran dan kemampuannya untuk
- melawan Zionis ya dan bahagia dengan
- kematian Sayid Ali Khamnai rahimahullahu
- wa ardh yang berjuang untuk Islam bukan
- untuk Syiah. berkali-kali dia
- mengingatkan rakyatnya, umatnya.
- Walaupun di tengah rakyat Iran terdapat
- kelompok-kelompok ekstremis, tapi
- pemerintah Iran di bawah pimpinan Sayid
- Ali Khamnai selalu menegaskan perjuangan
- ini untuk Islam. Akibat dari sikap
- beliau, Kang Rizal, Kang Rizal kalau
- buka YouTube ya dari kelompok-kelompok
- Syiah, Syekh Rozi
- menggambarkan Sayid Ali Kham dengan
- gambaran yang betul-betul menjijikkan.
- Mereka mengatakan Sayyid Ali Khamnai'
- dengan dengan gelar Yazid al-Khamnai'
- Abu Lahab alkhamnai. Kenapa? Karena
- beliau membubarkan
- pawai dan arak-arakan yang bersama-sama
- melakukan cacian makian kepada
- sahabat-sahabat Rasul yang mulia. Dia
- bubarkan mereka. Dia larang berbagai
- macam aktivitas yang menimbulkan fitnah
- pecah belah di antara umat.
- Akibat ini beliau mendapatkan gelar Abu
- Lahab Al-Khamnai'i. Yazid alkamnai
- bahkan dilaknat karena dianggap apa?
- Dianggap
- menghentikan syiar-syiar Ahlul Bait.
- Padahal ini merupakan syiar-syiar kaum
- ulat. Jadi kita lihat bagaimana di dalam
- kelompok Syiah ya yang ekstrem. Sayid
- Ali Khamnai dianggap Yazid atau Abu
- Lahab. Lalu di kalangan-kalangan yang
- mengaku sebagai ahlusunah yang ekstrem
- juga mengecam beliau. Bahkan mengatakan
- haram hukumnya untuk mendoakan beliau
- yang wafat di jalan Allah subhanahu wa
- taala. Jadi kita lihat pengkhianatan
- masuk ke dalam barisan Islam ke
- mana-mana tempat dengan pakaian ulama.
- Karena kalau bukan ulama yang tampil
- akan apa? Akan dicurigai. Tetapi ya
- wafatnya Sayid Ali Khamnai bukan
- melemahkan Iran.
- Mungkin mereka berpikir jatuhnya Sayid
- Ali Khamnai ya dan petinggi-petinggi
- yang menjadi ancaman buat mereka akan
- membuat Iran menjadi lemah kemudian siap
- untuk melakukan negosiasi. Ini kesalahan
- besar.
- Sayid Ali Khamnai telah berusia lebih
- dari 80 tahun dalam hitungan hijriah 88
- tahun sudah sakit-sakitan
- dan beliau juga pernah mengalami ledakan
- di parlemen Iran ketika beliau
- menyampaikan ceramahnya hingga tangan
- yang satu hilang.
- Nah, yang kedua kalinya beliau dipanggil
- oleh Allah. Tahu tidak para pendengar
- sekalian? Beliau setiap hari memohon
- kepada Allah agar Allah menganugerahkan
- baginya syahadah di jalan Allah. itu
- merupakan doa dambaan beliau. Oleh
- karena itu, kita bersedih dan juga
- berbahagia. Kita bersedih karena kita
- dan umat Islam ditinggalkan oleh
- orang-orang seperti beliau dan
- berbahagia karena beliau mendapatkan apa
- yang beliau inginkan dan membuktikan
- bahwa perang Iran dan Israel bukan drama
- seperti yang digembar-gemborkan oleh
- kalangan-kalangan Wahabi
- yang mengatakan ilmu ini drama.
- Sebelumnya Raisi meninggal dunia. Ketika
- Ismail Haniah juga terbunuh, mereka
- mengatakan Iran yang membunuhnya.
- Sekarang mereka buktikan semua ini bukan
- kebohongan.
- Oleh karena itu, menyedihkan sekali
- sikap kita terhadap sesama orang yang
- bersyahadat.
- Kenapa kita mendahulukan kecurigaan?
- Bukan kita melihat, mendengar dari
- dekat, menyaksikan langsung dan melihat
- sikapnya. Bukan melihat apa? pengakuan
- dan klaim-klaim seperti
- kelompok-kelompok mereka yang berpakaian
- Islam mengaku sebagai ahlusunah. Apakah
- betul mereka ahlusunah? Oleh karena itu
- kita harus bedakan antara sunni dan
- mutasanin.
- Kalau sunni itu yang sejati
- memperjuangkan sunah Rasul.
- Kalau mutasanin yang apa? Yang tampil
- dengan tampilan sebagai seorang sunni.
- Padahal sunah Rasulullah bari dari
- perbuatannya. Begitu juga harus
- dibedakan antara Syi Mutasyayih. Syi itu
- yang mengikuti Ahlul Bait yang mulut
- mereka bersih, akhlak mereka juga mulia.
- Mereka memuliakan keluarga Rasul dan
- juga sahabat Rasul.
- Sedangkan al-mutasyayi yang berpakaian
- Syiah, tapi mereka yang menodai dan
- merusak kehormatan Syiah.
- Menyedihkan sekali, Kang Rizal.
- Mereka-mereka ini yang mengaku sebagai
- ahlusunah tidak paham kitab Allah.
- Kepada siapa seharusnya mereka berpihak.
- Mungkin juga bukan karena tidak paham.
- Kedengkian, kebencian, iri ya mereka
- tidak mampu melakukan. Para pemimpin
- mereka juga mengkhianati Islam dan umat
- Islam. Tidak ada yang dapat mereka
- banggakan. Akhirnya mereka dengki dan
- iri seperti iblis.
- Kalau kita perhatikan Kang Rizal, kisah
- yang pernah terjadi pada masa Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Ketika kaum musyrikin tertawa,
- terbahak-bahak senang karena Persia yang
- musyrik pada saat itu berhasil
- mengalahkan pasukan Romawi
- yang merupakan ahli kitab.
- Padahal mereka ahli kitab dan terjadi
- penyimpangan di tengah-tengah mereka.
- Ketika ahli kitab dikalahkan oleh kaum
- musyrikin
- dari Persia, ya pada saat itu kita tahu
- Persia belum Islam.
- Langsung kaum musyrikin meledek
- orang-orang yang beriman. Kalian lihat
- orang-orang musyrik yang kalian
- rendahkan, yang kalian cemohkan berhasil
- mengalahkan ahli kitab.
- Kaum muslimin bersedih karena kekalahan
- pasukan Romawi.
- Padahal tidak sejalan dengan mereka.
- Padahal mereka tidak beriman kepada Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam. Tidak beriman kepada
- Al-Qur'an. Tidak mengucapkan dua kalimat
- syahadat.
- Allah menghibur mereka. Perhatikan.
- Allah menghibur mereka. Silakan baca
- suratrum dimulai dari ayat pertama.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alif lam mim. Gulibatir rum fi adnal
- ardhi wahum mim ba'di golabihim
- sayagibun.
- Pasukan Romawi dikalahkan di sebagian
- belahan bumi. Tapi setelah kekalahan
- mereka akan meraih kemenangan yang
- gilang-gemilang.
- fi bid sinin. Dalam beberapa tahun
- kemudian
- lillahil amru min qoblu wain ba'du.
- Segala sesuatu semua dalam genggaman
- kekuasaan Allah dan kehendaknya baik
- sebelumnya maupun sesudahnya. Arti tidak
- ada yang luput dari kendali Allah.
- Waumaidin yafrahul mukminuna
- binasrillah. Pada hari itu orang-orang
- yang beriman akan berbahagia dengan
- kemenangan Allah.
- Yansuru man yasya wahuwal azizur rahim.
- Allah akan membela siapa yang Allah
- kehendaki dan dialah satu-satunya yang
- maha perkasa lagi maha penyayang. Allah
- sebutkan di sini binasrillah padahal
- yang dimenangkan pasukan Romawi
- yang tidak seiman dengan mereka karena
- mereka ahli kitab. Kita tahu bahwasanya
- Sayid Ali Khamnai dan orang-orang ini
- mereka yashadu alla ilahaillallah.
- Mereka beriman kepada rukun iman yang
- kita imani. Kalau ada perbedaan ya
- perbedaan tersebut sebetulnya diakui
- bahkan oleh ulama-ulama Islam termasuk
- di antaranya Syur dan ulama Al-Azhar
- perbedaan tersebut bukan perbedaan yang
- mengkafirkan,
- kecuali dari sebagian ekstremisnya.
- Jangan kita generalisir. Nah, sekarang
- posisi Iran ini sedang membela saudara
- kalian sesama ahlusunah. memberikan
- dukungan senjata akibat sikapnya Iran
- dimusuhi, diperangi, kemudian juga
- menghadapi propaganda yang luar biasa.
- Bahkan di boikot selama puluhan tahun
- dari kehancuran bangkit menjadi negara
- yang kuat bahkan menawarkan teknologi
- rudal kepada Indonesia cuma-cuma.
- Menawarkan teknologi rudal kepada
- Indonesia secara cuma-cuma.
- Tapi ternyata kita lebih takut kepada
- Amerika daripada Allah. Akhirnya
- kehormatan kita jual. Nah, berkaitan
- dengan boop ini menyedihkan sekali.
- menyedihkan sekali bagaimana kita mau
- bergabung dengan negara yang
- terang-terangan
- melakukan invasi kepada saudara-saudara
- kita kaum muslimin. Lalu kita jadikan
- dia sebagai juru damai untuk mendamaikan
- di antara
- penduduk Gaza yang teraniaya dengan
- Israel. Ketika Israel diminta untuk
- membayar giuran kewajibannya, dia
- mengatakan, "Kami menjadi korban dan
- kami tidak siap untuk apa membayar."
- Padahal yang menjadi korban
- saudara-saudara kita di Gazah di mana
- mereka mengalami betul-betul derita,
- kehilangan yang luar biasa dan
- kehancuran tempat-tempat kediaman
- mereka. Yang lebih menyedihkan lagi
- negara Arab mengepung mereka. Mesir
- mengepung tak mengizinkan mereka keluar
- masuk dengan bebas. Yordania melakukan
- hal yang sama. Bahkan ketika ruda
- diarahkan ke Israel, Yordan termasuk
- yang melakukan apa? Pencegahan. Begitu
- juga Saudi Arabia.
- Jadi kalau kita perhatikan negara Arab
- para pemimpinnya telah berkhianat
- terhadap Allah, Rasulnya dan orang-orang
- yang beriman. Tapi karena ulama-ulama
- mereka nih hidup ya dari apa? Dari
- pemberian mereka. Rupanya betul-betul
- mereka lebih rela menjadikan diri mereka
- bagaikan anjing-anjing yang dikendalikan
- oleh tuan yang memberikan makan.
- Diperintahkan menggonggong kepada orang
- yang baik pun mereka lakukan. Jadi
- kesimpulannya, Kang Riza, peristiwa ini
- sebetulnya merupakan yaumul furqan yang
- akan memisahkan siapa yang beriman
- sejati dan siapa yang tidak beriman.
- Kalau mereka dalam situasi ini berpihak
- kepada Zionis, bahkan mereka marah ya
- terhadap Iran, bahkan mereka bertepuk
- tangan, bersorak-sorak karena wafatnya
- Sayid Ali Khamnai rahimahullah,
- menunjukkan bahwa hati mereka bersama
- musuh.
- Jangan kita lihat penampilan mereka.
- Oleh karena itu, kita harus waspada
- terhadap musuh-musuh yang berpakaian
- Islam, yang berpenampilan juga
- seolah-olah mereka orang-orang yang
- melaksanakan sunah Rasul. Padahal mereka
- merupakan musuh-musuh Islam dan kaum
- muslimin yang sebenarnya. Nah, rakyat
- Indonesia alhamdulillah
- selama perjalanan kita saksikan dukungan
- mereka terhadap Palestina. He
- mereka memberikan kontribusi yang besar
- termasuk membangun rumah sakit dan yang
- membangun ikhwan-ikhwan kita dari
- kalangan Alfath ini Hizbullah
- bersama Mer kemudian sekarang bersama
- AWG juga ya akan membangun rumah sakit
- ibu dan anak ya apa kira-kira hubungan
- nasab antara Indonesia dan Palestina
- tidak ada
- betul di atas merupakan apa anak yang
- berasal dari kakek dan nenek yang sama
- tapi kenapa mereka dari jauh datang
- memberikan bantuan ketika negara Arab
- justru menutup pintu mereka
- bahkan secara tidak langsung melakukan
- pembunuhan massal ini pengkhianatan yang
- amat besar pengkhianatan yang tidak akan
- diterima oleh Allah dan kemungkinan Kang
- Rizal Allah akan turun tangan. Saya
- punya perasaan Allah akan turun tangan
- setelah furqan yang memisahkan di antara
- mereka-mereka yang berkhianat dan
- berjihad di jalan Allah. Allah akan
- turun tangan. Dan sekarang Amerika
- sebetulnya sedang menggali
- menggali betul-betul lubang bagi diri
- mereka dan tentara mereka. Karena mereka
- bukan berperang dengan manusia tapi
- berperang dengan Allah Subhanahu wa
- taala dan bala tentara Allah. Maka kita
- doakan mudah-mudahan mereka yang mati
- syahid di jalan Allah, baik dari para
- pejuang di Iran, di Gaza, di mana-mana
- tempat Allah tempatkan di tempat yang
- mulia. Amin.
- Sedangkan kita yang tidak ikut berjuang
- secara langsung, Allah tidak haramkan
- kita untuk berkumpul bersama mereka.
- Walaupun kita tahu amal kita tidak
- berarti apa-apa sama sekali, tapi
- harapan kita karena kita mencintai
- mereka, kita juga berpihak kepada mereka
- agar Allah tidak haramkan kita untuk
- berkumpul bersama mereka dan mengambil
- keberkahan yang Allah limpahkan kepada
- mereka. Wallahuam.
- Baik, Ustaz. Tadi saya meng-highlight,
- Ustaz, mengenai
- kedengkian, kebencian yang itu akhirnya
- akan menutup hati kita dari kebenaran,
- Ustaz. Ya,
- sampai sekarang terbukti bagaimana
- ee Sayid ee Ayatullah Hamaini meninggal,
- tapi masih aja ada yang mengap tadi,
- Ustaz, drama seperti itu.
- Betul. Apakah kedengkian, kebencian yang
- ada di kita meskipun kita tadi e mengaji
- ee menghafalkan hadis-hadis, mengamalkan
- sunah, tapi masih ada
- kedengkian-kebencian yang akhirnya
- menutup hati kita dari
- kebenaran-kebenaran ini. Ustaz,
- bagaimana Ustaz menyembuhkannya, Ustaz?
- Wali
- iyadzubillah.
- Allah berfirman dalam surah Al Imran
- dalam suratul baqarah dalam banyak surat
- mengingatkan
- kebencian yang menutup mata hati kita.
- Wama tafarraqalladzina utul kitaba illa
- min ba'di ma jaahumul ilmu baghian
- bainahum.
- Dan tidak terjadi perpecahan di antara
- para ahli kitab melainkan setelah
- datangnya ilmu. Bukan karena kebodohan
- yang menyebabkan apa? Bagian. Bainah
- kedengkian, kebencian, persaingan,
- hasrat dan ambisi duniawi. Ini yang
- membuat mereka lupa diri.
- Bahkan lebih daripada itu, iblis sebelum
- dikutuk dengan nama iblis yang terus
- dari rahmat Allah. Kana minal jin. Dia
- seorang dari bangsa jin.
- Heeh.
- Dia hidup bersama para malaikat. Oleh
- karena itu ketika malaikat diperintahkan
- sujud, iblis juga diperintahkan untuk
- sujud.
- Artinya pengetahuan dia dibandingkan
- kita, kita enggak ada apa-apanya. Dia
- hidup di alam malakut, bukan alam dunia
- ini.
- Ketika diperintahkan sujud, muncul
- kebencian, kedengkiannya terhadap Adam
- dan anak-anak Adam. Dia menolak dengan
- sombong. Dia berkata apa di hadapan
- Allah? Asjudu liman khalaqatina. Apa
- saya akan sujud di hadapan makhluk yang
- kau ciptakan dari tanah? Di hadapan
- penciptanya.
- Ana khairun minhu khalaqtani minarin
- wqtahu minin. Saya lebih baik
- daripadanya. Kamu ciptakan saya dari
- api, sedangkan kau ciptakan dirinya dari
- dari tanah. Ini kan argumen yang tidak
- rasional.
- Karena apa? Dia berbicara kepada
- penciptanya. Dia membanggakan dirinya di
- hadapan penciptanya. Padahal kemuliaan
- bukan dari tanah maupun api. Dari
- taatnya, takwanya pada Allah. Kemuliaan
- bukan karena Arab atau non Arab, tapi
- karena mulianya dan takwanya pada Allah.
- Akhirnya Allah marah, Allah usir iblis
- dari tempat yang mulia tersebut.
- Allah Subhanahu wa taala mengatakan,
- "Qid minha fama yakunuakbar
- fiha fak inaka minirin." Kamu turun dari
- tempat mulia ini sekali-kali tidak
- dibenarkan kau bersikap sombong.
- Tempat ini bukan tempat orang yang
- sombong.
- H.
- Keluarlah kamu dalam keadaan hina. Setan
- dengan geram benci dia berkata pada
- Allah, Qirni
- yaumi yubun. Dalam ayat yang qbium,
- wahai Tuhanku. Diakui Tuhannya kan Allah
- tangguhkan saya sampai hari kebangkitan.
- Dijawab oleh Allah, q inaka minal munin.
- Kamu termasuk yang ditangguh.
- Langsung iblis berkata di hadapan Allah,
- fabimawaitani
- karena kamu menyesatkan saya.
- Padahal dia yang memiliki kesesatan.
- Laudannahumal
- mustaqim. Saya akan berdiri di setiap
- jalan yang lurus
- menghalau orang-orang yang mau
- melintasinya.
- Kemudian aku akan datangi mereka dari
- hadapan mereka, dari belakang mereka,
- dari kanan mereka, dari kiri mereka.
- W tajidu akarum syakin. Kamu akan
- menjumpai kebanyakan mereka tak akan
- bersyukur. Ternyata dugaan iblis benar.
- Walaqdaq alaihim iblisahu
- fariq minal mukminin. Ternyata dugaan
- iblis benar. Kebanyakan manusia justru
- menjadi pengikutnya. Padahal dia yang
- menjadi penyebab kehancurannya kecuali
- sekelompok orang yang beriman.
- Jadi, Kang Rizal, iblis ternyata
- menyebarkan kedengkiannya, kebenciannya
- terhadap di hati anak-anak Adam,
- terhadap orang yang diberikan keutamaan.
- Selama ini Sayid Ali Khamnai tidak
- pernah mencerca umat Islam yang berasal
- dari ahlusunah. Ahlusunah juga
- dimuliakan di sana.
- Harta khumus digunakan untuk mendukung
- perjuangan di jalan Allah Subhanahu wa
- taala.
- Lalu apa yang mendorong mereka untuk
- bersikap bermusuhan? terhadap Iran.
- Kenapa bukan terhadap Israel yang
- menzalimi saudara mereka?
- Kenapa coba?
- Kalau kita lihat bahwa mereka bukan
- orang yang merdeka dan bebas. Mereka
- orang yang dikendalikan. Bahkan
- propaganda juga yang berlangsung di
- berbagai macam negara, termasuk di
- Mesir. Saya dengar ceramah seorang ya
- dengan gelar Azza'bi. Dia mengatakan
- seorang alim dan mengaku sebagai
- ahlusunah.
- Dia mengatakan bahwa haram-haram bagi
- kita untuk mendoakan Sayid Alkhamnai
- karena dia kafir.
- Semenjak kapan dia diberikan wewenang
- untuk menghakimi orang lain.
- Jadi, Kang Rizal tidak perlu heran
- kebencian jangankan
- masa lampau atau hal-hal yang besar.
- Kita ini begitu kita benci pada
- seseorang, orang yang kita benci
- tampilannya langsung buruk, kebenarannya
- semua menjadi kebohongan.
- Iya. Tapi kalau kita cinta pada
- seseorang, bagaimanapun buruknya menarik
- di hadapan kita. Pepat Arab mengatakan
- wain
- aibin kariratun wakin ail masawiah mata
- kecintaan
- ya
- semua di matanya menjadi indah.
- Aib-aibnya hilang tapi mata kebencian
- akan membongkar menampakkan semua
- hal-hal yang buruk. Ini ujian yang
- paling berat buat kita adalah menentukan
- sikap kita untuk selalu adil, objektif
- terhadap orang yang kita sukai maupun
- yang kita benci. Wajrimannakum
- sanaanuin ala alla tilu. Jangan
- kebencian satu kaum, kebencian kamu juga
- terhadap satu kaum membuat kalian tidak
- berlaku adil. Ini ajaran Islam.
- Baik, Ustaz. Terima kasih jawabannya.
- Kemudian dengan ya meninggalnya ee Sayid
- ee Hayatullah Alhumin ini muncul
- pepatah-pepatah, Ustaz ya yang pepatah
- yang sering mungkin beberapa kali kita
- lihat mati berdiri lebih mulia Ustaz
- daripada hidup berlutut.
- Betul.
- Nah, ini pepatah perjuangan yang ee
- bermakna lebih baik gugur dengan
- terhormat dalam mempertahankan prinsip
- harga diri daripada hidup panjang namun
- tertindas menyerah atau menjadi budak.
- Betul.
- Betul. Lebih baik kita mati dalam
- keadaan syahid daripada kita hidup
- memamah kehinaan.
- Tak baik kita memamah kehinaan.
- Iya.
- Kita hidup apa artinya? Tapi kalau kita
- mati syahid, mati kita mulia, hidup kita
- terhormat akan dikenang sepanjang masa.
- Dan mereka-mereka yang
- di sana sini menyebarkan fitnah kelak ya
- orang akan tahu siapa mereka yang
- sebenarnya. Nah, dengan terjadinya
- serangan di beberapa negara Arab ya,
- yang tadinya mereka merasa aman
- karena terdapatnya pangkalan-pangkalan
- Amerika, sebetulnya hal ini juga
- pengingat bagi mereka. Mereka baru
- mengalami sedikit serangan. Bagaimana
- saudara mereka di Gaza?
- Iya.
- Mereka bersenang-senang
- di hotel-hotel mewah seperti ee Buruj
- Dubai ya.
- Heeh. Buruj Khalifah.
- Buruj Khalifah. Mereka juga hidup di
- tengah-tengah suasana yang melupakan
- mereka.
- Hedonisme.
- Nah, dengan kehancuran ini ya mereka
- ikut merasakan bagaimana derita saudara
- mereka yang selama ini bahkan bukan
- setahun 2 tahun.
- Iya,
- selama puluhan tahun ke mana mereka?
- Bukan mereka membantu malah mendukung
- Israel dengan logistik dan senjata untuk
- memerangi apa? Saudara mereka bahkan
- dengan propaganda mereka.
- La haula wala quwwata illa billahil
- aliyilim.
- Baik, Ustaz, kita beralih dengan e tema
- selanjutnya. Ini ada beberapa pertanyaan
- dari ikhwan akhwat juga terkait ee
- pernyataan Menteri Agama, Ustaz Prof.
- Nasaruddin Umar yang beberapa waktu lalu
- ada potongan videonya. Singkatnya kalau
- ingin maju sebagai umat, kita harus
- meninggalkan zakat. Ini memicu
- kontroversi, Ustaz. meskipun pada
- akhirnya ee Menteri Agama ini meminta
- maaf dan ya menyampaikan permohonan maaf
- yang ee kemudian menyampaikan bahwa
- zakat adalah fardu ain dan rukun Islam
- yang wajib ee kita tunaikan. Ustaz,
- bagaimana tanggapannya, Ustaz?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Rabbana zidna ilman wa alhikna baliihin.
- Menteri Agama Bapak Nazaruddin Umar. ini
- teman saya di
- Sunda Kelapa sama-sama sebagai dewan
- pakar.
- Beliau dalam menyampai dalam
- menyampaikan sesuatu dalam banyak hal
- sebetulnya lembut.
- Cuma terkadang beliau terlalu lunak.
- Lunak hingga apa-apa yang berhubungan
- dengan prinsip-prinsip yang seharusnya
- bersikap tegas, beliau juga terlalu
- lunak.
- Di sini saya tidak ingin sama sekali ya
- mencemarkan nama baik atau
- menjatuhkannya, tapi ingin meluruskan
- menerangkan
- tahapan-tahapan
- yang dilalui oleh umat Islam
- atau yang dilakukan Al-Qur'an dalam
- mengajak
- hambanya untuk berinfak, berkontribusi
- h
- dalam perjuangan yang manfaatnya kembali
- kepada mereka semuanya.
- Kita mengenal
- dalam Islam
- beberapa istilah infak,
- zakat,
- sodqah. Betul tidak?
- Iya.
- Nah, seringki kita salah paham dalam
- memahami ketiga istilah tersebut.
- Kata infak ini menunjukkan arti yang
- amat luas yang menjelaskan
- apa-apa yang kita belanjakan
- baik untuk keluarga yang kita tanggung
- atau kewajiban yang Allah wajibkan dalam
- harta kita. Ya, sebagaimana yang
- disebutkan
- keterangannya dalam surah at-Taubah
- sebanyak 8 golongan ya.
- itu termasuk dalam dalam infak.
- Jadi infak ini mencakup sedekah,
- mencakup zakat dan mencakup semua yang
- dibelanjakan seseorang. Termasuk yang
- dibelanjakan di tempat yang diharamkan
- Allah. Anfaq maahu ya fi maksih. Dia
- menginfakkan hartanya dalam maksiat.
- Anfaqahu fiuli alhair. Dia menginfakkan
- hartanya di jalan-jalan kebaikan. Jadi
- kata infak ini kata yang mencakup semua
- jenis pengeluaran yang dikeluarkan
- seseorang, baik dalam kebaikan maupun
- dalam keburukan. Oleh karena itu,
- sedekah maupun zakat dan seluruh
- pengeluaran di jalan Allah namanya
- infak.
- Nah, pada periode Makkah kata zakat
- lebih banyak digunakan.
- Walladzina hum lizzakati fa'ilun.
- Termasuk juga firman Allah, qod aflaha
- man tazakkaarmaabbihi
- fasal. Kata tazakka artinya mensucikan
- diri, membersihkan jiwa.
- Nah, orang-orang yang beriman pada
- periode pertama, tahap pertama ketika
- Nabi di Makkah,
- mereka beriman berhadapan dengan
- berbagai macam ancaman.
- Bukan hanya sekedar harta yang mereka
- miliki, bahkan nyawa mereka bisa hilang.
- Mereka mengalami penyiksaan,
- penganiayaan, tapi mereka tegar. Seperti
- Yasir dan Sumayyah, dua orang yang mati
- syahid
- atau pelopor-pelopor pertama yang mati
- dalam keadaan syahid menghadapi siksaan
- Abu Jahal dan rombongan-rombongannya,
- dia rela mempersembahkan nyawanya dalam
- penganiayaan, penyiksaan.
- Kalau orang rela mempersembahkan
- jiwanya, apalagi hartanya.
- Bilal juga disiksa di padang pasir,
- dijemur diletakkan batu
- yang panas,
- disuruh mengucapkan kalimat kufur. Dia
- menolak. Dia mengatakan, "Ahad, ahad,
- ahad." Karena dengan ahad dia mengalami
- kemuliaan. Menyadari siapa dirinya. Dulu
- sebagai budak yang hina, tapi dengan
- bimbingan petunjuk Allah, dia sadar
- dirinya sebagai manusia mulia walaupun
- lahir sebagai seorang budak.
- Jadi kita lihat bagaimana pada periode
- Makkah orang tidak berat untuk apa?
- Mengeluarkan zakat.
- Karena apa? Karena pada zakat mereka
- merasakan bahwa zakat ini mensucikan
- jiwa mereka, mensucikan juga tubuh
- mereka, mensucikan mereka dari dosa-dosa
- yang mereka perbuat dan menumbuhkan juga
- nilai mulia. Karena kata zaka itu
- attahaharah wanama, kesucian dan
- pertumbuhan. Membersihkan yang kotor,
- menumbuhkan yang baik. Oleh karena itu
- mereka berlomba-lomba ya melakukan
- zakat.
- Tapi begitu hijrah ke Madinah ya
- dengan sendirinya pada saat permulaan
- hijrah ya
- mereka pada saat itu diajak untuk
- berinfak. Diajak untuk
- berinfak
- untuk menolong sesama saudara mereka,
- membebaskan saudara mereka dari
- perbudakan, membebaskan mereka dari
- hutang-hutang mereka. Mereka
- berlomba-lomba untuk menolong sesama
- saudara mereka. Bahkan mereka rela untuk
- menampung saudara mereka, kaum Muhajirin
- bertahun-tahun di rumah mereka tanpa ada
- keluhan sedikit pun.
- Nah, begitu datang
- kewajiban untuk berinfak
- sebagaimana diturunkan dalam surah
- Taubah, Allah gunakan kata sodqah.
- Kemudian Allah perintahkan Nabi untuk
- mengambilnya.
- Kalau di Makkah tidak. Mereka dengan
- keikhlasan mereka mempersembahkan harta
- mereka. Pada periode pertama juga di
- Madinah mereka dengan penuh ketulusan
- mengorbankan harta mereka. Tapi begitu
- umat Islam jumlahnya semakin banyak ya
- kemudian bercampur antara orang yang
- imannya kuat dan imannya lemah, maka
- infak tidak dikembalikan kepada
- kesadaran mereka. Tapi langsung Allah
- perintahkan rasulnya untuk mengambil
- dari mereka.
- Nah, di sini Allah gunakan kata shodqah.
- Kh min amwalihim shodqataniruhum
- tuzakihim biha. Lihat ambil dari
- sebagian harta mereka. Artinya
- sedekah ini yang wajib diambil dari
- setiap harta yang Allah berikan kepada
- kita. Bukan hanya kepada sebagian jenis
- harta. Semua harta. Selagi masuk dalam
- kategori harta dan dia halal bukan
- didapatkan dari usaha yang haram, maka
- Allah wajibkan kita mengeluarkan
- sedekah. Apa arti sedekah?
- Di Makkah ya menggunakan kata zakat.
- H
- tapi justru ya di Madinah
- pada masa-masa pertengahan perjuangan
- Allah Subhanahu wa taala gunakan kata
- sedekah.
- Sodqah di sini artinya membuktikan iman
- kita, Islam kita.
- Oleh karena itu dalam hadis sahih di
- Bukhari, wasodqatu burhan. Sodqah itu
- bukti
- bahwa kita beriman. Karena orang mudah
- untuk salat,
- mudah untuk berpuasa, tapi kalau disuruh
- mengeluarkan harta apa?
- Berat.
- Berat. Bahkan maunya terima zakat.
- Iya. Jadi Allah gunakan kata sodqah di
- sini sebagai pembuktian. Bila kamu
- beriman, kamu mencintai Allah dan
- rasulnya, tidak berat kamu mengeluarkan
- harta mereka. Oleh karena itu, khud min
- amwalihim, ambil dari sebagian harta
- mereka shodqatan sebagai bukti akan
- keimanan kamu. Yang dikeluarkan oleh
- orang tersebut namanya infak.
- Sedangkan tujuan dari infak, pembuktian
- sebagai sedekah. Begitu juga orang yang
- mengeluarkan hartanya dengan tujuan
- berzakat arti mensucikan dirinya yang
- dikeluarkan juga merupakan infak di
- jalan Allah.
- Masuk dalam firman Allah mataladina
- yunfiqu amwahum fibillah. Perumpamaan
- orang yang menginfakkan harta mereka di
- jalan Allah kamali habbatin ambabil.
- Bagaikan orang yang menanam satu butir
- menghasilkan tujuh tangkai. Fiuli
- sumbulat miatu habbas. Setiap
- tangkainya 100 butir. Berarti satu
- berbanding 700.
- Kalau amal-amal yang lain satu
- berbanding 10. Tapi kalau infak di jalan
- Allah satu berbanding 700. Bayangk maka
- rugi sekali orang yang kikir kan.
- Iya. Jadi kesimpulannya Kang Rizal ya,
- sedekah maupun zakat itu masuk dalam
- kategori infak.
- Cuma kata sedekah digunakan sebagai
- pembuktian
- akan keimanannya, keislamannya.
- Sedangkan zakat pada periode Makkah
- merupakan ajakan dari Allah untuk
- mensucikan jiwa mereka. Jadi sebetulnya
- kata sodqah maupun zakat asalnya bukan
- digunakan untuk infak.
- Hm.
- Bukan digunakan untuk apa? untuk arti
- infak. Karena asal katanya zaka yazku
- itu suci
- dan tumbuh. Sedangkan seodqah diambil
- dari kata asidqu yang artinya apa? Yang
- kamu keluarkan sebagai bukti keimanan
- keislaman kamu kepada Allah.
- H.
- Jadi apa yang diucapkan oleh Ustaz
- Nazaruddin Umar sebetulnya di sini ya
- ada kesalahan yang perlu diuruskan.
- Bukan saya merasa bangga dengan apa yang
- saya tahu, tapi coba renungkan Al-Qur'an
- dari mulai ayat-ayat makiyah dan
- ayat-ayat madaniah, kita akan temukan
- bahwa kata sedekah menunjuk kepada infak
- yang Allah wajibkan yang disahurkan
- untuk delapan golongan yang diambil dari
- orang-orang yang memiliki kelebihan,
- yang memiliki kecukupan.
- Sedangkan zakat yang dikeluarkan oleh
- kaum muslimin ketika di Makkah dengan
- sukarela karena ingin mensucikan jiwa
- mereka.
- Nah, kata infak mencakup infak di jalan
- Allah, mencakup juga infak di
- tempat-tempat maksiat. Nah, kita tahu
- dalam suratul baqarah dari mulai ayat
- pertama menggambarkan ciri orang yang
- bertakwa.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alif lam mim dalikal kitab laba fihi
- hudan lil muttaqin. Alladina yminuna bil
- ghaibi wauqimun shah wamimma rozaqnahum
- yunfiquun.
- Ini merupakan kriteria dari orang-orang
- yang bertakwa dari mulai iman kepada
- yang gaib, yakin akan hari akhir ya.
- Kemudian mendirikan salat, menjalin
- hubungan yang mesra bersama Allah. Yang
- ketiga, dari rezeki yang Allah berikan
- kepada mereka, mereka infakkan. Nah,
- mereka infakkan rezeki mereka.
- Ada yang sifatnya sukarela ya, namanya
- sodqah tataw
- tataw
- atau yang Allah wajibkan
- sebagai sodqah wajibah. Innamodqatu lil
- fuqar wal masakin wal amilina alaiha wal
- muallafati qulubuhum wafirqab dan
- seterusnya. Kemudian Kang Rizal,
- yang kita sayangkan di Indonesia ini
- sedekah maupun zakat dibatasi hanya
- 2,5%.
- Sedangkan orang nonmuslim di kalangan
- umat Nasrani mereka keluarkan 10%.
- Itu di luar apa yang mereka pungut dari
- gereja. Belum lagi sumbangan-sumbangan
- di luar yang yang diwajibkan. Kalau kita
- 2,5%
- itu dikeluarkan dari kelebihan gaji
- kita. Artinya apa yang kita gunakan
- untuk keluarga kita selebihnya 2,5%.
- Nah, dengan 2,5% kira-kira berhasil
- enggak kita memecahkan problema
- kemiskinan?
- Tidak, Ustaz.
- Pada zaman Nabi ketika utusan diutus ke
- Yaman untuk mengumpulkan zakat,
- setelah mereka selesai melaksanakan
- kewajiban mereka kembali ke Madinah
- membawa kelebihan yang cukup banyak.
- Nabi bertanya,
- "Saya perintahkan kalian untuk
- mengumpulkan zakat dari yang kaya,
- membagikan kepada orang yang
- membutuhkan. Kenapa kalian bawa kemari?"
- Dijawab oleh mereka, "Ya Rasulullah,
- kami telah membagi mereka dan telah
- mencukupi." Delapan golongan semuanya
- cukup. Ini kelebihannya.
- He.
- Kalau sekarang jangankan delapan
- golongan,
- untuk fuqara ulmasakin tidak cukup.
- Jumlah orang yang menerima zakat dari
- tahun ke tahun semakin banyak. Pada masa
- Rasul, jumlah orang yang menerima zakat
- semakin menurun. Kenapa? Begitu mereka
- terima, besok mereka berzakat.
- ini dilakukan sekarang oleh umat
- Nasrani. Mereka memberikan bantuan
- kepada jemaah mereka mengembangkan
- usaha. Lalu apa? Tahun berikutnya mereka
- sudah berkontribusi.
- Jadi bagaimana kita mau menang dalam
- perjuangan kalau kita keluarkan zakat
- kita 2,5% padahal para petani
- mengeluarkan 10%.
- Sedangkan mereka yang bekerja dalam
- bidang profesi, mereka mengatakan tidak
- ada kewajiban zakat profesi sebagaimana
- pandangan Albani, zakat profesi bidah
- bukan bidah, pelit.
- Jadi seharusnya kita ini betul-betul
- apa? Punya kepedulian baik zakah niatnya
- membersihkan diri kita ya atau
- membuktikan keimanan kita.
- Lalu umat Islam ketika diberikan pilihan
- antara zakat profesi bidah ya dan
- kewajiban mereka pasti pilih yang bidah
- karena tidak keluar uang.
- Iya.
- Betul gak?
- Iya.
- Saya mau tanya Kang Rizal. Kalau petani
- 4 bulan sekali mengeluarkan 10%.
- Iya.
- Lalu orang katakan dia punya tanah 1
- hektar.
- Hm.
- 1 hektar.
- 1 hektar 10.
- 1 hektar itu kira-kira menghasilkan padi
- katakan 5 ton lah.
- He
- 5 ton. 5 ton ya. itu masih bentuk apa?
- Gabah.
- Ee masih basah kan?
- He.
- Nah, kalau seandainya dikeringkan
- kemudian ee kita menghasilkan padi
- kira-kira berapa ton? Katakan 3 ton lah.
- Iya.
- 3 ton berapa harganya?
- Yang punya 1 hektar sedikit sekali ya.
- Iya.
- Kebanyakan masyarakat punya 2.000 m,
- 3.000 m. Kalau 1 ton gabah katakan 1 ton
- gabah kering ya ee katakan umpamanya
- harganya ee per ee apa namanya? Per kilo
- katakan harga gabu per kilo katakan
- umpamanya ee
- sebanyak 6.000 atau 7.000 lah katakan.
- He.
- 7 kali berapa? Kali 1000 berapa?
- 7 * 1000 R juta, Ustaz.
- R juta
- iya.
- Yakin 70 7 juta ya?
- 7.000. 1000 kali ee
- kali 1000
- kali 1.000
- iya juta, Ustaz.
- 7 apa R juta?
- 7 juta ya.
- Heh.
- 7.000* 1000, Ustaz ya. 7 R juta Ustaz. R
- juta keluar 10%.
- Lalu seorang pegawai
- bekerja di kantor mendapatkan R25 juta.
- Hm.
- Setelah dipakai untuk kebutuhannya
- ada sisa katakan dari R5 juta R5 juta
- dikeluarkan 2,5%.
- Petani setelah biaya penanaman
- dikeluarkan 10%.
- Kira-kira adil enggak?
- Tidak, Ustaz. Tidak fair.
- Nah, dalam Quran bimana? Allah berfirman
- pada suratul baqarah. Ya ayyuhalladzina
- amanu
- anfiqu min thyyibati ma kasabtum
- wamimma akhrojna lakum minal ard.
- Wahai orang yang beriman,
- infakkanlah, keluarkanlah
- sebagian dari hasil usaha kalian yang
- thayib. Alkasbu ini mencakup
- perdagangan, mencakup juga yang
- dihasilkan dari profesinya. infakkan
- dari sebagian
- hasil yang halal yang thayib dari usaha
- kalian. Kalau yang haram harus
- dihentikan bukan mengeluarkan zakat
- hentikan yang haram pindah kepada usaha
- yang halal. Kemudian wamim aknaakum dan
- dari apa saja yang kami keluarkan bagi
- kalian dari hasil bumi.
- Apa saja yang kami keluarkan bagi kalian
- dari hasil bu bumi? Arti bukan pertanian
- aja, bukan tanaman tertentu. Semua jenis
- tanaman yang menghasilkan harta
- mencukupi ya mereka yang memilikinya.
- Bahkan ada kelebihan mereka wajib untuk
- mengeluarkan zakat. Pertambangan juga
- dikeluarkan bisa mencapai 20%.
- Hm.
- Bisa 20% karena pertambangan bukan milik
- seseorang, milik umat, milik negara.
- H
- betul gak? Negara merupakan apa?
- merupakan milik rakyat kan. Pejabat
- dikuasakan untuk mengurus urusan rakyat
- dengan adil. Negaranya bukan milik
- pejabat, pejabat pelayan masyarakat.
- Jadi kalau seandainya
- zakat dari hasil bumi pertambangan dan
- lain sebagainya dikeluarkan 20%.
- Kemudian umat Islam ya yang bekerja
- dalam profesi masing-masing yang punya
- kelebihan mengeluarkan 10%.
- Ya, kira-kira bagaimana keadaan umat?
- Bagaimana keadaan umat? Kenapa Iran bisa
- maju? Karena hasil minyaknya ya, hasil
- pendapatan dikeluarkan 20% diserahkan
- kepada imam mereka. Nah, imam mereka
- gunakan untuk apa? Untuk perjuangan di
- jalan Allah. Termasuk di antaranya
- membangun militer mereka, mendukung
- saudara mereka di Gaza itu diambil dari
- seperlima apa yang didapatkan oleh
- negara.
- Coba lihat. Lalu kita maki-maki Syiah
- mengatakan mereka kafir, ternyata mereka
- lebih peduli, lebih baik, lebih semangat
- berinfak, lebih semangat berjuang
- dibandingkan kita.
- Hm.
- Apa kita enggak malu?
- Jadi kita betul-betul malu sekali
- melihat mereka berjuang mewakili kita,
- membela saudara kita, sedangkan kita
- duduk berpangku tangan. Bahkan sambil
- menonton, sambil komentar-komentar yang
- tidak baik yang melecehkan mereka.
- Bagaimana Allah tidak murka kepada
- mereka? Saya khawatir sikap ini akan
- mengundang azab Allah terhadap mereka.
- Nah, sebagai penutup Kang Rizal,
- saya mau tanya. Kalau orang perang di
- jalan Allah
- mendapatkan ganimah, berapa yang mereka
- harus keluarkan sebelum dibagi?
- 20%.
- Waamu gimtum minanna lillahi khumusul
- qurba dan seterusnya. Ketahuilah apa
- yang kalian dapatkan dari ganimah.
- Sebelum dibagi keluarkan 20% untuk
- Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang
- Allah sebutkan.
- Resiko perang lebih berat enggak
- dibanding perdagangan?
- Wah, sangat berat, Ustaz.
- Orang yang berjuang di badan perang atau
- yang bekerja sebagai seorang profesional
- lebih ringan dibandingkan yang perang di
- jalan Allah. Bahkan mereka
- menggunakan kendaraan sendiri,
- persenjataan sendiri, baju besi sendiri,
- taruhannya nyawa.
- Taruhan nyawa. Tapi harus keluar 20%.
- Sedangkan mereka-mereka yang
- menghasilkan dari usaha mereka
- keuntungan yang besar ternyata
- mengeluarkan 2,%. Nah, nanti kalau
- berdiri di hadapan Allah Subhanahu wa
- taala silakan pertanggungjawabkan
- semua perbuatan Anda yang tidak punya
- kepedulian terhadap sesama saudara kita
- maupun perjuangan di jalan Allah. yang
- membuat akhirnya pada saat membangun
- masjid
- atau untuk perjuangan mereka harus
- kerincing-kerincing di pinggir jalan
- bikin malu kita.
- Allah memuliakan kita, kita menghinakan
- diri kita. Demikianlah Kang Rizal.
- Mudah-mudahan ini menjadi pengingat buat
- kita semua. Jadi kepada apa yang
- diucapkan oleh Ustaz Nazaruddin Umar,
- sebetulnya niat dia baik, cuma
- ungkapannya yang salah. Dan kalau kita
- perhatikan dari Al-Qur'an, dari
- keterangan dan pemakaiannya, kita akan
- temukan maksud dari kata infak, maksud
- dari kata sodqah, maupun zakat. Dan di
- sini kita harus ingat bahwa kita diminta
- untuk memperhatikan saudara kita sesama
- muslim sebagaimana kita memperhatikan
- diri kita dan keluarga kita.
- Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla
- ilahailla anta astagfiruka wa atubu
- ilaik wal afu minkum. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat,
- renungan di bawah naungan Al-Qur'an di
- kesempatan pagi hari ini. Terima kasih
- Ustaz Dusen atas ee penjelasannya dan
- ikhwan akhwat terima kasih juga atas
- kebersamaannya dan wa-wa yang sempat
- dikirimkan dan belum ee sempat dibacakan
- ya ikhwanat. Ikhwanat. Semoga kita semua
- dapat mengambil pelajaran ibrah dari
- yang disampaikan oleh Ustaz Husein
- Alatas dan kita doakan para pejuang
- semoga diberikan keteguhan Ustaz ya.
- Amin.
- Kesabaran dan juga kemenangan baik itu
- di Iran kemudian di Gaza dan
- negara-negara muslim lainnya. Insyaallah
- Allah akan
- menurunkan ee bala tentaranya.
- Insyaallah. Insyaallah.
- Amin. Amin. Ya.
- Kita juga doakan para pejuang Alfath
- Hizbullah ini agar betul-betul memiliki
- kontribusi yang besar dalam perjuangan
- di jalan Allah Subhanahu wa taala.
- Amin. Amin ya rabbal alamin. Ikwanawat
- akhirnya saya Rizal Alhq dan juga ee
- Kang Ondi dan Kang Algi yang bertugas di
- pagi hari ini undur diri. Billahi taufik
- walhidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.