Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:14 Bismillahirrahmanirrahim, 0:15 alhamdulillahirobbil alamin, Allahumma 0:18 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:20 sayyidina Muhammad. Assalamualaikum 0:22 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:25 akhwat pendengar Radio Silaturahim dan 0:26 juga pemirsa Rasiltv yang dirahmati 0:28 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:30 berjumpa ikhwan akhwat di Rabu sore hari 0:32 ini tanggal 23 Rabiul Akhir 1447 Hijriah 0:36 atau tanggal 15 Oktober 2025. 0:40 Kembali hadir acara tausiah sore bersama 0:43 Ustad Ahmad Zazuli Kholil yang 0:44 alhamdulillah telah hadir di 0:46 tengah-tengah kita. 0:47 Kita sapa terlebih dahulu ikhwan akhwat. 0:49 Assalamualaikum warahmatullahi 0:50 wabarakatuh, Ustad. 0:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:55 wabarakatuh. 0:57 Apa kabar Ustad di di hari ini? 1:00 Alhamdulillah baik, sehat. 1:02 Alhamdulillah alhamdulillah alamin. 1:04 Hari ini tema yang akan dibahas ikhwan 1:06 akhwat mengenai masih mengenai 1:08 detik-detik wafatnya Rasulullah 1:10 sallallahu alaihi wasallam, Ustad ya. 1:11 Kita masih melanjutkan dan nanti yang 1:14 ingin bergabung bertanya silakan Anda 1:15 bisa kirimkan lewat WhatsApp kami ikhwan 1:17 akhwat di 08111999720. 1:22 Tafadhol, Ustad. 1:26 Assalamualaikum warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. 1:30 Al Fatihah hadiroti sayyidina wa 1:32 habibina Rasulillah Muhammad bin 1:34 Abdillah sallallahu alaihi wasallam wa 1:37 ala alihi wa ashabihi wa azwajihi wa 1:40 dzurriyatihi wa ahli baitihi wa 1:42 ikhwanihi minal anbiya wal mursalin wal 1:44 khulafaur rasyidin wa sahabat wa tabiin 1:48 wa aimmatil arbaatil mujtahidin 1:50 muqallidihim wal auliya syuhada wa 1:52 sholihin wa shufiyatil muhaqqiqin wal 1:54 ulama il amilin wa masyayikhina fiddin 1:57 K.H. Anshor bin Hadi Abdurrahman wa K.H. 1:59 Humaidullah Irfan, Pak Syaid Umayati 2:01 Rais wa K.H. 2:03 Mahfuzh Ali 2:05 wa K.H. 2:07 ee 2:09 Syafii Azami wa K.H. Ahmad Harwani 2:12 Nawawi waritsil akbar di Jami'iyyah 2:14 Nahdlatul Ulama K.H. Muhammad Hasyim 2:17 Asy'ari waritsil akbar di Jami'iyyah 2:19 Muhammadiyah K.H. Ahmad Dahlan wa 2:21 ushulihim wa furu'ihim wa ahli 2:23 silsilatihim wal akhirin minhum wa ila 2:25 arwahi aba'ina wa ummahatina wa azwajina 2:29 wa dzurriyatina wa ahli baitina 2:31 wa kaffatil muslimin wal muslimat wal 2:34 mukminin wal mukminat al ahya minhum wa 2:37 amwat syaidulillahi lahumul Fatihah 2:40 Auzubillahiminasyaitanirrajim 2:42 Bismillahirrahmanirrahim 2:44 alhamdulillahirobbilalamin 2:46 arrahmanirrahim malikiyyaumiddin 2:48 iyyakanabudu wa iyyakanastain 2:51 ihdinashirotolmustaqim 2:52 shirotalladzina an'amta alaihim ghairil 2:55 maghdubi alaihim waladdhollin 2:58 amin 3:00 Bismillahirrahmanirrahim 3:02 alhamdulillahirobbilalamin 3:04 washolatu wassalamu ala asyrofil 3:06 mursalin 3:08 sayyidina wa maulana Muhammadin wa ala 3:12 alihi wa shohbihi ajma'in amma ba'd 3:16 fainna asdaqol hadits kitabullah taala 3:19 wa khoirul hadi hadi Muhammadin 3:21 shollallahu alaihi wasallam wa syarrul 3:23 umur muhdatsatuha wa kullu muhdatsatin 3:26 bid'ah wa kullu bid'atin dholalah wa 3:29 kullu dholalatin finnar 3:34 Para pendengar Radio Silaturahim dan 3:36 pemirsa Rasio TV rahimakumullah 3:40 alhamdulillah 3:42 kembali kita panjatkan puji serta syukur 3:46 kepada Allah subhanahu wa taala yang 3:49 senantiasa melimpah curahkan nikmat 3:52 karunia-Nya kepada kita, terutama nikmat 3:55 iman dan Islam, nikmat sehat walafiat, 3:59 nikmat panjang usia dalam taat, termasuk 4:02 nikmat dipertemukannya kita sore ini 4:05 dalam rangka menjalankan salah satu 4:08 perintah Allah yang diwajibkan atas kita 4:11 semua, yaitu menuntut ilmu yang insya 4:14 Allah pada sore ini kita akan bahas 4:18 akidah akhlak dalam 4:22 mengupas 4:23 eh tema tentang detik-detik wafatnya 4:28 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 4:31 Semoga kita bisa memetik umrah pelajaran 4:34 yang berharga 4:36 dari wafatnya Rasulullah sallallahu 4:39 alaihi wasallam. Selawat dan salam 4:41 semoga selalu tercurah atas junjungan 4:44 kita Nabi Muhammad sallallahu alaihi 4:46 wasallam 4:47 beserta keluarganya, para sahabatnya, 4:50 para pengikut dan pengamal sunahnya. 4:53 Para pendengar Radio Silaturahim dan 4:55 pemirsa pemirsa Radio TV rahimakumullah. 4:59 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 5:02 itu lahir tanggal 12 Rabiul Awal, 5:07 ya, harinya hari Senin. 5:11 Hijrah dari 5:13 [berdehem] 5:14 Mekah ke Madinah, 5:16 tiba di Madinah hari Senin tanggal 12 5:20 Rabiul Awal. 5:22 Dan beliau juga wafat hari Senin tanggal 5:26 12 Rabiul Awal. 5:30 Ya. 5:31 Jadi, kalau kaum muslimin merayakan 5:33 peringatan Maulid Nabi, memperingati 5:36 Maulid Nabi, itu sama dengan 5:39 memperingati hijrahnya Nabi, juga haul 5:43 wafatnya Nabi sallallahu alaihi 5:45 wasallam. 5:47 Para pendengar rahimakumullah. 5:53 Pada hari Minggu. 5:56 Ya, pada hari Minggu satu hari sebelum 6:00 wafatnya Rasulullah Shallallahu Alaihi 6:03 Wasallam. 6:05 Itu 6:06 sakitnya Rasulullah bertambah parah. 6:10 Dan ini sudah disampaikan pada dua 6:13 minggu yang lalu ya. 6:15 Jadi makanya saya ulas dulu. 6:17 Jadi hari Minggu pada tanggal 11 Rabiul 6:21 Awal. 6:22 Itu sakit Rasulullah bertambah keras, 6:25 bertambah parah. 6:28 Ya, semua istri-istrinya sudah kumpul 6:31 semuanya di rumah. 6:33 Bunda Aisyah. 6:35 Di situ juga ada putri-putri beliau di 6:37 antaranya Sayyidah Fatimah Radhiallahu 6:40 Anha. 6:41 Ya, ada. 6:43 Eee, siapa namanya pamannya Nabi yaitu 6:47 Abbas bin Abdul Muthalib. 6:50 Dan yang lain-lainnya Abu Bakar ya. 6:53 Ali dan sebagainya. 6:57 Nah, faadzana Bilal bil adzan kemudian 7:00 Bilal mengumandangkan adzan. 7:03 Setelah Bilal adzan, summa waqofa bil 7:06 bab. Lalu beliau. 7:09 Mendekati pintu, pintu rumah Rasulullah 7:13 atau Sayyidah Aisyah. 7:15 Lalu beliau mengucapkan Assalamualaikum 7:17 ya Rasulullah warahmatullah 7:21 assolah. 7:24 Ya, yarhamukallah. 7:26 Keselamatan bagimu wahai Rasulullah 7:29 demikian juga rahmat Allah. Sholat, kata 7:32 wahai Rasulullah sholat. Kaum muslimin 7:35 menunggu Anda. 7:38 Ya, Rasulullah mendengar suara itu. 7:41 Suara Bilal tersebut. 7:44 Eee. 7:47 lalu kemudian Sayyidah Fatimah segera 7:49 menghampiri Bilal dan mengatakan 7:53 Bilal 7:54 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 7:57 sekarang ini sedang sangat menderita 7:59 sekali 8:01 ya sangat menderita sekali beliau tidak 8:04 bisa salat berjamaah bersama kalian 8:09 eee akhirnya 8:11 setelah begitu sahabat Bilal kemudian 8:14 kembali ke masjid 8:16 ya lalu beliau 8:18 setelah di masjid mengucapkan lagi 8:21 ucapan tersebut 8:24 ya dan beliau mengatakan eh maaf beliau 8:27 ini menunggu ya 8:30 sampai begitu 8:33 eee 8:35 awan kekuning-kuningan 8:37 di ufuk timur yang menandakan tidak lama 8:40 lagi akan terbit matahari 8:43 sahabat Bilal kemudian berkata demi 8:45 Allah aku tidak akan iqamat 8:48 ya atau Rasulullah mengizinkannya 8:52 jadi enggak iqamat atau kecuali 8:55 Rasulullah mengizinkannya 8:58 eee lalu beliau mengucapkan lagi salam 9:02 assalamualaikum ya Rasulullah 9:04 warahmatullah assolah 9:08 salat gitu ya 9:11 Rasulullah mendengar suara itu kemudian 9:13 kata Rasulullah masuklah Bilal 9:17 masuklah sahabat Bilal 9:19 begitu sudah masuk ya dijelaskan oleh 9:22 Rasulullah bahwa dirinya benar-benar 9:25 sekarang ini sangat menderita 9:28 ya Rasulullah mas gulun binafsihi 9:30 Rasulullah sedang sibuk dengan dirinya 9:33 dengan penderitaannya 9:35 ya lalu kata Rasulullah 9:38 ee mur Abu Bakrin yusholli bin nas, 9:41 suruhlah oleh kamu Abu Bakar untuk ee 9:45 mengimami sholat. 9:48 Maka keluarlah sahabat Bilal sambil 9:51 memegang kepalanya dan beliau 9:53 mengatakan, "Ya Allah, 9:55 tolonglah ya Allah, 9:58 putus sudah harapanku, 10:01 hancur sudah 10:02 tulang-tulang-tulang-tulangku. 10:05 Kenapa dulu ibuku melahirkan aku saat 10:08 melahirkan? 10:10 Sehingga aku tidak menyaksikan 10:12 kondisi-kondisi 10:14 Rasulullah di hari ini." 10:17 Ya, jadi sambil menangis Abu Bakar ee ee 10:20 Bilal tuh mengatakan demikian. 10:23 Kemudian sahabat Bilal menemui sahabat 10:25 Abu Bakar, 10:27 lalu beliau berkata, "Ya kum ya Abu 10:29 Bakar, 10:31 bangunlah ya [berdehem] wahai Abu Bakar, 10:34 inna Rasulullah Shallallahu alaihi 10:36 wasallam amaroka ayyusholliya bin nas. 10:39 Rasulullah menyuruhmu untuk sholat 10:42 menjadi imam." 10:45 Maka 10:46 majulah sahabat Abu Bakar As-Siddiq 10:48 radhiallahu anhu. 10:50 Wa kana rojulan roqiqon. 10:54 Beliau ini adalah orang yang sangat 10:56 halus hatinya, [berdehem] 10:59 sangat sensitif, sangat perasa. 11:02 Ya, 11:03 beliau berdiri di pengimanan. 11:06 Fala mana dhoro ila kholwatil makan min 11:09 Rasulillah Shallallahu alaihi wasallam, 11:12 lam yatamalak. 11:14 Ya, ketika melihat tempat di mana 11:17 biasanya di situ Rasulullah Shallallahu 11:20 alaihi wasallam berdiri menjadi imam, 11:23 dan kini Rasulullah tidak ada. 11:26 Dan beliau tahu betul 11:28 apa yang sedang dirasakan Rasul saat 11:31 ini, yang terjadi pada Rasul. 11:34 Maka beliau tidak bisa tidak bisa 11:36 menguasai dirinya. An kharam marsiyan 11:39 alaih. Sehingga kemudian beliau pingsan. 11:43 Ya. 11:44 Di dekat di pengimanan tersebut. 11:47 Nah, kaum muslimin 11:49 yang sejak 11:52 eee tadi sudah menahan tangis 11:55 karena kesedihannya 11:57 karena duka mereka. Ya. 12:00 Eee mengetahui kondisi Rasulullah yang 12:03 semakin parah. 12:05 Melihat sahabat Abu Bakar pingsan. 12:09 Waduh, muslimuna bil buka. 12:12 Maka 12:14 kemudian bergemuruhlah suara tangisan 12:17 kaum muslimin yang ada di dalam masjid. 12:19 Semua yang ada di masjid yang mau 12:22 mengerjakan salat subuh pada waktu itu 12:24 sudah menangis. 12:27 Fasami Rasulullah Rasulullah sallallahu 12:29 alaihi wasallam. Salam doji jannas. 12:32 Tentu suara tangisan atau gemuruh dari 12:35 tangisan para sahabat ini didengar oleh 12:38 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 12:41 Faqola, lalu beliau bertanya. Ma hadzihi 12:45 dojah? 12:47 Ya. 12:49 Gemuruh suara apakah katanya ini? 12:52 Qolu dojatul muslimin difaktika ya 12:55 Rasulullah. 12:57 Mereka yang di dalam mengatakan 13:00 itu adalah tangisan dari kaum muslimin. 13:04 Karena mereka tidak mendapati dirimu 13:07 wahai Rasulullah. 13:09 Ya Allah. 13:11 Maka Nabi fada an Nabiyu sallallahu 13:14 alaihi wasallam Ali Ibnu Abi Thalib. 13:16 Wabna Abbas. 13:19 Mendengar 13:20 eee 13:22 penjelasan [berdehem] seperti itu, 13:23 Rasulullah yang sudah tidak berdaya. 13:27 Ya, dia tidak tega membiarkan kaum 13:30 muslimin menanti kedatangannya. 13:33 Tidak menyaksikan dirinya di masjid, 13:35 maka Rasulullah memanggil Sayyidina Ali 13:37 dan Ibnu Abbas. 13:39 Kemudian antarkan [berdehem] saya, bawa 13:42 saya katanya ke pengimaman. 13:45 Wattaqa alaihima, fakhraja ilal masjid. 13:48 Kemudian Nabi sallallahu alaihi wasallam 13:50 keluar. 13:51 Ya, dipapah oleh dua orang sahabat ini. 13:55 Kemudian duduk di pengimaman. 13:58 Nah, 14:00 setelah itu fashalla rabinnasi 14:03 rak'ataini khafifatain. 14:06 Lalu Nabi mengerjakan salat subuh 14:09 dengan cepat. 14:11 Ya, dulu sahabat Umar bin Khattab 14:13 radhiallahu anhu mengatakan, 14:16 waktu Allah mewajibkan salat, 14:20 ya, dalam peristiwa mi'rajnya Nabi 14:22 sallallahu alaihi wasallam kepada kaum 14:25 muslimin, 14:26 ya, lima kali dalam satu hari itu 14:29 tiap-tiap salatnya adalah dua rakaat. 14:32 Zuhur dua rakaat, 14:35 ya, asar, magrib, isya, subuh sama. 14:38 Kemudian Nabi menambahkan zuhur, asar, 14:41 dan isya ditambah dua dua, jadi 14:44 masing-masing empat. Magrib ditambah 14:47 satu sebagai witir siang hari. Nah, 14:50 subuh tidak ditambah. Kenapa, ya? 14:54 Karena surat yang dibaca oleh Nabi itu 14:58 cukup panjang. 15:00 Jadi bukan menambahkan rakaat, tapi 15:03 suratnya yang panjang 15:06 yang dibaca. 15:08 Namun karena kondisi beliau saat ini 15:11 adalah dia sakit, maka beliau membaca 15:14 surat yang pendek. 15:17 Nah, begitu selesai salat, aqbala 15:19 biwajhil malih alaihim. 15:22 Kemudian Rasulullah menghadapkan 15:24 wajahnya yang manis kepada mereka para 15:27 sahabat. 15:28 Lalu beliau ber kemudian beliau berkata 15:31 ma'asyiral muslimin 15:33 istawda'tukumullah 15:36 wahai kaum muslimin 15:38 aku aku telah menitipkan aku titipkan 15:42 kalian semua kepada Allah. 15:45 Ya, jadi yang menitipkan para sahabat 15:48 makhluk paling agung dan yang menerima 15:51 titipan itu adalah Yang Maha Agung. 15:55 Karena itu enggak ada yang agung makhluk 16:00 umatnya Nabi Muhammad itu setelah 16:03 Nabi dibanding dengan para 16:05 sahabat-sahabat Nabi alaihimus 16:08 alaihimussalam. 16:11 Nah, setelah itu antum fi rajaillah wa 16:13 amanatihi 16:14 kalian semua adalah dalam 16:17 dalam harapan Allah dan perlindungan dan 16:20 keamanannya. 16:22 Wallahu khalifati alaikum dan Allah itu 16:24 adalah khalifahku atas kalian semua. 16:27 Ma'asyiral muslimin alaikum bittaqillaha 16:31 wa hifzi ta'atihi min ba'di 16:34 wahai kaum muslimin kalian semua harus 16:39 terus-menerus bertakwa kepada Allah dan 16:42 menjaga ketaatan kepadanya setelah 16:45 wafatku. Fa inni mufariqud dunya karena 16:50 aku akan meninggalkan dunia ini. Aku 16:52 akan meninggalkan kalian semua. 16:56 Hadza awwalu yaumin minal akhirah 17:00 wa akhiru yaumin minad dunya 17:02 ini adalah 17:04 hari pertama akhiratku dan hari terakhir 17:09 duniaku. 17:11 Itulah yang diucapkan oleh Nabi setelah 17:14 salat 17:15 ee subuh waktu itu pada ee, hari sa, 17:19 hari Senin. Kemudian Rasulullah dibawa 17:22 kembali ke kamar beliau. 17:26 Nah, 17:27 Sayyidah Aisyah radhiallahu anha 17:30 menceritakan, 17:43 ketika hari wafatnya Rasulullah 17:46 sallallahu alaihi wasallam itu hari 17:47 Senin, ya, mereka semua, ya, sahabat 17:51 yang ada di rumah Sayyidah Aisyah waktu 17:55 melihat kondisi Rasul yang semakin 17:58 membaik. 18:00 Ya. 18:13 [berdehem] 18:15 Karena itulah makanya kaum lelaki yang 18:17 tadinya pada begadang, ya, nu ikut 18:20 nungguin Rasulullah, mereka pada pulang 18:23 ke rumahnya masing-masing. Sahabat Abu 18:26 Bakar minta izin mau pulang ke rumah 18:29 istrinya, Sayyidina Ali dan semuanya. 18:32 Ya, semuanya 18:34 itu pada keluar. Jadi, yang ada di rumah 18:38 pada waktu itu cuma istri-istri 18:40 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 18:43 dan Sayyidah Fatimah radhiallahu anha. 18:47 Sehingga fa baina manahnu ala dzalik lam 18:50 nakun ala misli halina fi raja wal farh 18:53 qabla dzalik. Sehingga kata Sayyidah 18:55 Aisyah radhiallahu anha, 18:57 tidak ada hari yang paling menyenangkan, 19:00 paling menggembirakan dibandingkan 19:02 dengan hari itu karena menyaksikan 19:05 kondisi Rasulullah yang semakin membaik. 19:08 Dan ini sering terjadi, para pendengar, 19:11 pada para alim ulama, pada orang-orang 19:16 saleh, manakala mewafat, 19:19 menjelang wafat itu membuat gembira dulu 19:22 kepada keluarganya. 19:25 Dan itu juga memang disunah, membuat 19:29 gembira, ya. Nah, sebaliknya orang yang 19:32 hidupnya juga mestinya itu membuat 19:36 gembira orang yang akan meninggal. 19:40 Para pendengar Radio Silaturahim, 19:43 nah begitu mereka pergi menjelang datang 19:47 waktu Dhuha, nah panasnya Rasulullah 19:50 naik lagi melebihi ee kondisi 19:54 sebelumnya. 19:55 Ya, melebihi kondisi sebelumnya. 19:58 Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala 20:02 kemudian memerintahkan kepada malaikat 20:04 maut. 20:05 Ih, ayya malakal maut. Ihbit ila habibi 20:10 wa shofi Muhammad Shallallahu alaihi 20:12 wasallam fi ahsani surah. 20:15 Hai malaikat maut, 20:17 turunlah kamu, [mendengus] ya, 20:20 menemui kekasihku 20:22 Muhammad Shallallahu alaihi wasallam 20:25 dalam dengan rupa yang terbaik. 20:29 Rupa yang terbaik, wujud yang paling 20:32 bagus. 20:33 Ya. 20:35 Tempo hari saya sudah katakan bahwa 20:38 malaikat maut apabila mendatangi orang 20:41 mukmin, itu dia akan ee berwujud orang 20:45 yang sangat cakep. 20:48 Bersama dengan 500 malaikat, yang 500 20:53 malaikat ini semuanya menyampaikan kabar 20:57 gembira kepada orang yang akan mati, 21:00 yang kabar gembira, kabar gembira yang 21:03 disampaikan oleh malaikat pertama, itu 21:06 berbeda dengan kabar gembira yang 21:08 disampaikan oleh malaikat kedua, ketiga, 21:11 dan seterusnya. Berbeda, jadi 500 macam 21:14 kabar gembira. Ini kepada umatnya, 21:17 apalagi ini kepada kekasih Allah 21:20 Subhanahu wa taala. 21:24 Ya. 21:25 Kemudian kata Allah Subhanahu wa taala, 21:28 "Dan manakala kamu mau masuk ke 21:30 rumahnya, minta izin dulu. 21:34 Apabila diizinkan olehnya, maka kamu 21:37 boleh masuk. Kalau tidak diizinkan, 21:39 jangan sekali-kali kamu masuk ke 21:41 rumahnya. 21:43 Apabila sudah diizinkan, 21:46 dan kamu menca hendak mencabut nyawanya, 21:49 tunggu itu se atas perintahnya. Kalau 21:52 dia bersedia hari ini untuk mana wafat, 21:56 ya, dicabut nyawanya, cabut nyawanya. 22:00 Ya, selembut mungkin kamu mencabutnya. 22:04 Tetapi kalau kalau dia tidak mau, kamu 22:08 harus kembali lagi. 22:10 Ya, demikian. Maka turunlah malaikat 22:13 maut. 22:15 Begitu sampai di depan rumah Rasulullah, 22:18 beliau mengucapkan, "Assalamualaikum ya 22:21 ahlal baitin nubuwwah wa ma'danir 22:24 risalah wa mukhtalafil malaikah. 22:26 Adkhul?" 22:28 Kata dia, "Keselamatan bagi kalian wahai 22:31 penghuni rumah nubuwwah, 22:33 tempat risalah, 22:36 dan tempat memundar-mandir 22:39 bolak-baliknya malaikat. Bolehkah saya 22:42 masuk?" 22:43 Suara ini didengar oleh Bunda Aisyah 22:46 radhiallahu anha. 22:48 Karena itu Bunda Aisyah, juga oleh 22:50 Sayyidah Fatimah radhiallahu anha. 22:53 Maka kata Bunda Aisyah, "Ya, em, kepada 22:55 Fatimah, Sayyidah Fatimah, ajibir rajul. 22:59 Fatimah, jawablah itu salam seorang 23:02 laki-laki. 23:04 Karena itu kemudian Sayyidah Fatimah eh 23:07 menjawab, "Ajara kallahu fi mamsyaki ya 23:10 Abdallah." 23:12 Ah, ini juga adalah kalimat yang 23:16 sebaiknya kita ucapkan manakala ada 23:19 orang yang datang menjenguk kita sakit. 23:23 Gitu, yang sakit mengatakan atau 23:25 keluarga yang sakit mengatakan, "Ajara 23:28 kallahu fi mamsyaki." Semoga Allah 23:30 mengganjarmu dalam perjalananmu, 23:34 ya. Wahai hambanya Allah. Inna 23:37 Rasulallah sallallahu alaihi wasallam al 23:39 yaum masyghulun binafsihi. Tapi 23:42 Rasulallah hari ini sangat sibuk dengan 23:45 penderitaan yang sedang dirasakannya. 23:49 Karena itu datanglah lain waktu, 23:53 ya, atau lain hari. 23:56 Kemudian sesudah dijawab begitu, 23:59 ini Sayyidah Fatimah tidak tahu kalau 24:01 yang mengucapkan salam itu malaikat 24:02 maut. 24:04 Kemudian malaikat maut mengucapkan lagi, 24:06 "Assalamu'alaika ya ahla baitin nubuwwah 24:09 wa ma'dani risalah wa mutalafifil 24:11 malaikah. 24:12 Adkhul, bolehkah saya masuk?" 24:14 Dijawab lagi oleh Sayyidah Fatimah 24:16 dengan jawaban sama. 24:18 Begitu selesai jawaban Sayyidah Fatimah, 24:22 eh malaikat maut mengucapkan lagi salam, 24:24 "Assalamu'alaikum ya ahla baitin 24:26 nubuwwah wa ma'dani risalah wa 24:28 mutalafifil malaikah. Adkhul?" 24:31 Ya. 24:32 Begitu ucapan yang ketiga, 24:35 maka Sayyidah Fatimah itu merasa 24:39 ya, bulu-bulunya pada berdiri. 24:42 Bulu kuduknya merinding beliau ini. 24:45 Ya, ketakutan dan 24:48 rasa lemas setiap persendian seperti 24:50 enggak ada tenaganya. 24:53 Ya. 24:55 Kemudian 25:00 ee fasami'a Rasulullah sallallahu alaihi 25:03 wasallam ala ammasauta malakil maut 25:06 alaihissalam faqala ya Fatimah man bil 25:09 bab mendengar ucapan malaikat yang 25:13 ketiga ini Nabi kemudian bertanya 25:15 Fatimah siapa itu yang di pintu 25:19 ya siapa itu yang di pintu faqalat ya 25:21 Rasulullah lalu Sayyidah Fatimah berkata 25:25 wahai Rasulullah itu orang laki-laki 25:29 dia minta izin masuk 25:31 kami sudah jawab sekali 25:34 ya dua kali sampai tiga kali begitu yang 25:38 ketiga 25:40 wahai Rasulullah ini kulit-kulitku 25:43 berdiri 25:45 kemudian persendianku bergetar ya 25:49 persendian persendianku bergetar 25:52 lalu Nabi sallallahu alaihi wasallam 25:55 bertanya ya Fatimah atadri man bil bab 25:59 kamu [mendengus] tahukah Fatimah siapa 26:01 itu yang di pintu 26:03 Allahu wa Rasuluhu a'lam kata Rasulullah 26:06 begini hadza hadzimul ladzat 26:11 ini adalah 26:13 yang menghancurkan segala kelezatan 26:17 yang mencerai-beraikan 26:19 jamaah 26:21 yang membuat para wanita menjadi janda 26:25 dan anak-anak menjadi yatim 26:28 yang merobohkan bangunan-bangunan 26:32 yang meramaikan qoma makbar 26:35 kuburan-kuburan 26:37 itulah malaikat maut 26:40 masuklah katanya wahai malaikat maut 26:43 yarhamukallah ya malakal maut semoga 26:46 Allah merahmatimu wahai malaikat maut 26:50 nah maka masuklah malaikat maut 26:54 lalu Nabi bertanya 26:56 ya malakal maut jiktani zairon am 26:59 qobidon 27:01 kamu ini datang hanya mau berjenguk 27:03 menjenguk 27:05 ya [mendengus] atau mau mencabut nyawaku 27:08 qola berkata malaikat maut kemudian 27:11 berkata aku datang 27:13 ya untuk berkunjung 27:15 sekaligus juga mencabut nyawamu 27:19 tetapi Allah subhanahu wa taala 27:22 memerintahkan kepadaku wahai Rasulullah 27:25 agar aku tidak masuk ke rumahmu kecuali 27:29 atas izinmu dan aku pun tidak boleh 27:32 mencabut nyawa mencabut ruhmu kecuali 27:35 atas izinmu 27:37 kalau engkau mengizinkan aku akan 27:40 melakukannya jika engkau tidak 27:43 mengizinkannya 27:45 aku akan kembali kepada Rabbi azza wa 27:47 jalla itulah perintah dari Allah 27:50 subhanahu wa taala 27:52 nah lalu kemudian Rasulullah sallallahu 27:55 alaihi wasallam 27:56 eee 27:58 [berdehem] 27:59 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 28:00 kemudian bertanya 28:04 mana katanya Jibril 28:07 ini tunggu dulu ya sebentar saya eee 28:11 Jibril Jibril mana sahabatku 28:14 ini adalah waktu biasanya kedatangan dia 28:17 waktu dhuha ini aku tinggalkan katanya 28:20 ada di langit dunia wahai Rasulullah 28:23 begitu malaikat maut menjawab ya 28:27 malaikat Jibril sudah ada di arah kepala 28:30 Rasulullah ya 28:32 lalu Rasulullah berkata Jibril 28:35 ini 28:36 [berdehem] 28:37 ini adalah malaikat maut 28:40 dia mengatakan begini begini begini ya 28:44 ya nah 28:45 kata kata malaikat Jibril "Allah titip 28:48 salam kepadamu, wahai Rasulullah. 28:51 Apa yang dikatakan oleh itu? Karena 28:53 memang Allah sangat merindukanmu. Allah 28:57 ingin memuliakan, Allah ingin 28:59 menggembirakan, dan Allah ingin 29:02 mengagungkanmu." 29:03 Nah. 29:05 Tuh ya. 29:06 Ya Allah, itu luar biasa seperti itu. 29:10 Nah, dan ini tidak pernah 29:12 dan tidak akan pernah terjadi 29:15 kepada siapapun sebelum maupun sesudah 29:18 engkau. Maksudnya apa? Di malaikat maut 29:21 datang mengucapkan salam dulu, itu 29:24 enggak ada. 29:25 Masuk ke rumah seseorang minta izin 29:27 dulu, tidak akan pernah terjadi. 29:30 Jangankan pada kita, 29:32 kepada para nabi pun tidak. Hanya kepada 29:36 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 29:38 wasallam. Dan ini karena tadi itu bentuk 29:42 penghormatan, pengagungan dari Allah, 29:45 ya, kepada Nabi kita Muhammad sallallahu 29:49 alaihi wasallam. 29:51 Kemudian, 29:52 eh, ya, kalau begitu tunggu dulu kamu di 29:55 sini. 29:56 Gitu kata Rasulullah sallallahu alaihi 29:58 wasallam. 30:00 Nah. 30:01 Nah, begitu 30:02 malaikat maut itu waktu mau masuk, ya, 30:07 Nabi menyuruh dulu kepada semua 30:09 istri-istrinya suruh keluar. 30:11 Ya, pada keluar semuanya istrinya, 30:13 termasuk Sayyidah Fatimah radhiallahu 30:16 anha. 30:17 Kecuali satu, yaitu Sayyidah Aisyah 30:20 radhiallahu anha. 30:22 Lalu saya, kata beliau, ya, eh, diam di 30:27 sudut, di pojok kamar. 30:29 Nah, karena di situ ada Rasulullah 30:31 bersama malaikat maut dan Nabiullah, 30:34 siapa namanya, eh, dengan malaikat 30:36 Jibril. 30:38 Nah, begitu sudah malaikat Jibril 30:41 datang, lalu Nabi sallallahu alaihi 30:43 wasallam memanggil lagi Siti Aisyah dan 30:46 menyuruh para istrinya masuk. Masuklah 30:48 semuanya. 30:50 Maka Sayyidah Aisyah radhiallahu anha 30:52 kemudian memangku Rasulullah sallallahu 30:55 alaihi wasallam. 30:56 Termasuk di antara yang masuk Sayyidah 30:58 Fatimah. 31:00 Begitu Sayyidah Fatimah masuk, dipanggil 31:03 oleh Nabi. 31:05 Gitu sudah mendekat, ya. 31:07 Mendekatkan telinganya ke Rasulullah mau 31:09 berbisik, lalu dibisiki oleh Rasulullah. 31:13 Selesai berbisik, Sayyidah Fatimah 31:15 radhiallahu anha 31:17 bercucuran air matanya, menangis. 31:21 Ya, sambil menengadah, mengangkatkan 31:23 wajahnya ke langit. Beliau menangis. 31:27 Kemudian sesudah itu 31:30 ditarik lagi oleh Rasulullah. 31:33 Dibisiki lagi oleh Rasulullah. 31:35 Dari dengan bisikan yang kedua ini 31:38 dilihat oleh Sayyidah Aisyah, itu 31:41 Sayyidah Fatimah radhiallahu anha 31:42 tertawa. 31:44 Kegirangan, senangnya luar biasa sambil 31:46 mengangkat mukanya ke langit. 31:49 Para pendengar hadis silaturahim 31:51 rahimakumullah, 31:53 Sayyidah Aisyah ini kemudian merasa 31:55 heran, lha kok ada orang pada waktu yang 31:58 bersamaan 32:00 dia entar menangis, kemudian tertawa. 32:04 Apa yang membuat eh 32:07 ini terjadi? Karena itulah beliau 32:09 mencolek Sayyidah Fatimah Fatimah. 32:12 "Emang Rasulullah 32:14 bisikin apa ke kamu?" Kata Siti Fatimah, 32:17 "Maaf, aku tidak bisa menceritakan apa 32:21 yang dirahasiakan Rasulullah." 32:24 Makanya setelah wafatnya Rasulullah, 32:26 baru Sayyidah Fatimah berani 32:29 menjelaskan. Bisikan pertama, katanya, 32:33 "Rasulullah mengatakan, Fatimah, ya, ini 32:37 adalah hari terakhirku. 32:40 Hari kematianku. 32:43 Itulah yang membuat, katanya, aku 32:45 menangis sedih. 32:47 Ketahuilah para pendengar, Sayyidah 32:49 Fatimah itu tiap hari 32:52 menemui Rasulullah tiap hari. Karena 32:54 beliau itu tidak bisa menahan sehari 32:57 saja untuk tidak bertemu dengan Rasul. 33:00 Karena kerinduannya. 33:03 Maka bisa dibayangkan kalau Rasulullah 33:05 wafat, bagaimana Sayyidah Fatimah 33:08 menderita untuk menahan rasa rindunya 33:10 itu. 33:12 Itu yang membuat beliau menangis. 33:15 Ya, membuat beliau menangis. Enggak tahu 33:18 kapan bisa bertemu lagi. 33:20 Lalu yang kedua apa? 33:22 [berdehem] 33:22 Yang kedua, katanya, "Apa kamu tidak 33:24 rida, Fatimah, 33:27 bahwa aku meminta kepada Allah subhanahu 33:30 wa taala agar Allah, agar keluargaku 33:34 yang pertama menemui aku adalah engkau. 33:39 Keluargaku yang pertama menemui aku 33:42 adalah engkau." 33:43 Artinya, keluarga yang pertama wafat itu 33:47 adalah 33:48 eh, kamu, Fatimah. Dan aku juga minta 33:51 kepada Allah agar Allah mengumpulkan aku 33:56 ber, eh, mengumpulkan engkau bersamaku 33:58 di surga nanti. Itulah yang membuat 34:01 Sayyidah Fatimah radhiallahu anha ya, 34:05 tertawa senang, ya, gembira atas 34:08 bisikan. Tentulah beliau sangat rida 34:11 sekali. 34:12 Nah, sesudah itu 34:15 kemudian beliau menyerahkan cucunya, 34:18 anaknya, yaitu Ummu Kultsum. Yang kelak 34:22 di kemudian hari beliau ini menjadi 34:25 istrinya Sayyidah, Sayyidina Umar 34:27 radhiallahu anhu. 34:29 Lalu oleh Rasulullah dicium ini si, apa 34:31 namanya, cucu ini, ya, tentu didoakan 34:35 oleh Rasulullah, karena Rasul sendiri 34:37 kan menganjurkan untuk minta doa kepada 34:41 orang yang sedang sakit. Doa ulmarid ka 34:45 doa il malaikat, kata Nabi, doa orang 34:49 yang sakit itu seperti doa malaikat, 34:53 oleh sebab itu, disunahkan kalau ada 34:56 orang sakit kita minta agar didoakan 35:00 oleh orang yang sakit, karena doanya 35:02 seperti doa malaikat. 35:04 Tetapi itu pun tentu kalau tidak 35:07 memberatkan, 35:09 artinya lihat sikon, 35:11 situasi, kalau memang itu dianggap 35:15 memberatkan, ya, jangan. 35:17 Misalnya orang lagi, apa namanya, 35:20 ngap-ngapan, ya, jangan dimintain 35:22 doalah, ya. 35:25 Nah, sesudah itu kemudian Sayyidah 35:28 Fatimah bertanya kepada Rasulullah 35:30 sallallahu alaihi wasallam, 35:32 ya, wahai katanya Rasulullah, 35:35 nanti di mana aku bisa menemui engkau? 35:39 Nah, 35:40 di mana katanya aku bisa menemui engkau, 35:43 wahai Rasulullah? Kata Rasulullah 35:45 sallallahu alaihi wasallam, 35:48 ya, indal haub, di telaga, 35:52 telaga Kautsar itu, ya. 35:54 Nah, karena di sana nanti Nabi akan 35:56 membagikan air telaga ini, 35:59 ya, di mana dari cangkir, cangkir yang 36:02 dipegang beliau diserahkan ke Abu Bakar, 36:05 dari Abu Bakar kepada Sahabat Umar, dari 36:07 Sahabat Umar ke Sahabat Usman, Sahabat 36:10 Usman kepada Sahabat Ali, dari Sayyidina 36:12 Ali kepada umatnya Nabi, ya. 36:16 Oleh karena itu, kata para ulama, 36:18 tarahimallah, hati-hati, 36:21 jangan sampai sampaiyan membenci salah 36:25 satu di antara sahabat yang empat ini 36:31 ya, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali 36:33 radhiallahu anhum. 36:35 Kalau kita membenci salah satu dari 36:38 empat sahabat ini 36:40 kita tidak akan diperkenankan minum 36:44 telah air dari telaga Kautsar. 36:48 Nah, jadi kalau Anda ngaji lalu guru 36:52 Anda mengajak untuk membenci 36:56 Abu Bakar atau Umar atau Utsman atau Ali 37:02 radhiallahu anha radhiallahu anhum 37:05 sebaiknya Anda keluar saja, cari guru 37:08 yang lain. 37:10 Ya, cari aman jamaah rahimahullah. Nah. 37:15 Kemudian Sayyidah Fatimah bertanya lagi, 37:17 "Rasulullah, kalau di haudh aku tidak 37:20 mendapati Engkau, ke mana lagi saya 37:22 mencari Engkau?" 37:24 Kata Rasulullah sallallahu alaihi 37:26 wasallam "Temui aku di mizan karena di 37:31 sanalah aku akan memberikan syafaat 37:34 kepada umatku." 37:36 Ya, syafaat kepada umatku. 37:38 Kan Nabi sallallahu alaihi wasallam 37:41 mengatakan bahwa semua nabi, semua rasul 37:44 itu mempunyai doa yang mustajab, doa 37:47 pamungkas. 37:49 Jika eh jika nabi itu menggunakan doa 37:53 itu apapun yang dimintanya pasti 37:56 dikabulkan oleh Allah dan semua nabi 37:59 sudah menggunakan doa itu semasa hidup 38:03 di dunianya kecuali aku karena aku akan 38:07 menggunakannya di akhirat nanti untuk 38:10 mensyafaati, untuk menolong umatnya. 38:14 Ya, beliau tidak pergunakan, tidak 38:17 [berdehem] pergunakan. 38:18 Pengin menyelamatkan umatnya. 38:21 Bahkan diriwayatkan 38:24 ya, dalam ayat farikun fi fil jannah wa 38:27 farikun fi sahir, nanti sekelompok 38:30 manusia ada yang masuk ke surga, ada 38:33 yang masuk ke neraka. Maka kata beliau 38:36 ya, nanti di jalan masuk surga di sana 38:39 akan berdiri Nabi Ibrahim, sementara aku 38:42 akan berdiri di jalan menuju neraka. 38:45 Sahabat bertanya, "Rasulullah, engkau 38:47 lebih agung, lebih mulia dari Nabi 38:49 Ibrahim kenapa engkau 38:51 malah berdirinya di jalan yang menuju 38:53 neraka?" 38:54 Kata Rasulullah, "Sengaja aku berdiri di 38:57 sana, takut nanti ada umatku nanti yang 39:00 lewat ke sana." 39:02 Jadi dijagain oleh Nabi sallallahu 39:04 alaihi wasallam. 39:06 Lalu Sayyidah Fatimah bertanya lagi, 39:08 "Rasulullah, kalau aku tidak mendapati 39:11 engkau di di sana 39:13 lagi?" Kata Rasulullah, "Engkau dapati 39:16 aku 39:18 yaitu engkau temui aku di sirat. Ya, wa 39:21 ana unadi ya rab sallim ummati minan 39:25 nar. Karena di sana aku akan menyeru 39:28 kepada Allah, akan berteriak berteriak 39:31 kepada Allah, "Ya Allah, ya rab, 39:34 selamatkan umatku dari api neraka, 39:37 selamatkan umatku dari api neraka." Di 39:40 sana aku akan menyeru, berdoa, berteriak 39:43 kepada Allah subhanahu wa taala sehingga 39:46 suara itu akan didengar. 39:49 Itulah para pendengar Radio eh Radio 39:51 Silaturahim yang dirahmati Allah 39:53 bagaimana kasih sayang, cintanya Nabi 39:57 [berdehem] sallallahu alaihi wasallam, 39:59 pembelaannya Nabi kepada 40:02 kita semua umatnya. 40:05 Para pendengar Radio Silaturahim yang 40:07 dirahmati Allah, 40:09 setelah itu kemudian 40:11 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 40:13 bertanya kepada Jibril, "Wahai Jibril, 40:16 berilah kabar yang menenangkan hatiku. 40:20 Yang bisa menentramkan jiwaku. 40:24 Yang membahagiakan diriku. 40:27 Kemudian Jibril berkata, 40:29 Ya habibi, wahai kekasihku. 40:33 Eee aku tinggalkan pintu-pintu langit. 40:38 Semua terbuka. 40:40 Dan malaikat berbaris. 40:43 Ya, malaikat berbaris bitahiyah war 40:46 roihan yuhayyu karuhak. 40:49 Mereka mengucapkan salam, menyambut 40:53 kedatangan ruhmu yang suci, wahai 40:56 Rasulullah. 40:57 Bahkan diantara langit dan apa namanya 41:00 bumi ini, 41:01 itu ada malaikat. 41:03 Namanya malaikat Ismail, kata beliau. 41:07 Setiap malaikat itu, eee malaikat Ismail 41:10 ini membawahi 70.000 malaikat. Setiap 41:14 satu malaikat dari yang 70.000 itu, dia 41:19 membawahi 70.000 malaikat. Jadi 70.000 41:23 kali 70.000. 41:25 Dan itu semua sudah berbaris. 41:28 Mau menyambut kedatangan ruhnya Nabi 41:30 kita Muhammad sallallahu alaihi 41:33 wasallam. Dan ini disampaikan Jibril 41:35 kepada kepada Rasulullah sallallahu 41:38 alaihi wasallam. Lalu apa jawabnya 41:40 Rasulullah? Liwajhi robbiyal hamd. 41:43 Segala puji bagi zat Tuhanku, bagi 41:46 Tuhanku. 41:48 Jadi Rasulullah kayaknya mendengar 41:50 berita seperti itu biasa-biasa saja. 41:53 Enggak bangga, enggak gembira, enggak 41:55 senang. 41:57 Lalu beliau bertanya lagi kemudian, beri 41:59 saya kabar gembira lain yang lebih 42:02 menentramkan. 42:04 Ya, yang bisa membuat hati ini, apa 42:07 namanya tenang. 42:10 Lalu kata malaikat Jibril, "Wahai 42:12 Rasulullah, 42:14 eh pintu surga 42:16 itu semua dibuka oleh Allah 42:20 dan sungai-sungainya sudah bergerak, 42:24 airnya sudah mengalir. Ya. 42:27 Dan juga 42:28 pepohonan-pepohonan 42:30 di surga sudah menjuntai dan bidadari, 42:33 semua bidadari, itu semuanya dihias. 42:37 Semua itu karena mau menyambut 42:39 kedatangan rohmu yang suci. Segala puji 42:42 bagi Allah, kata Nabi Muhammad 42:44 sallallahu alaihi wasallam. 42:46 Beri lagi saya kabar yang lain, Jibril, 42:49 yang lebih menyejukkan hatiku. 42:53 Lalu kata malaikat Jibril, "Wahai 42:55 Rasulullah, pintu neraka ditutup oleh 42:57 Allah sekarang ini karena kedatangan 43:00 rohmu." 43:02 Ya, segala puji bagi Allah. Beri lagi 43:04 kabar lain yang lebih menyejukkan 43:06 hatiku, wahai Jibril. 43:09 Eh. Lalu kata malaikat Jibril, "Engkau 43:12 adalah orang yang pertama memberikan 43:15 syafaat, yang diterima syafaatnya 43:19 di hari kiamat nanti. Segala puji bagi 43:22 Allah. Beri lagi saya kabar yang 43:25 menggembirakan, yang menentramkan 43:28 hatiku." Katanya Jibril. 43:30 Akhirnya Jibril kemudian bertanya, "Ya 43:33 habibi, ama tas'aluni?" 43:36 Wahai kekasihku, ya, tentang apa yang 43:40 yang kamu tanyakan kepadaku itu? Apa 43:43 yang [berdehem] bisa membuat engkau 43:44 tentram? Ya. Jadi engkau ini mau 43:47 menanyakan tentang apa? 43:49 Jawab Rasulullah sallallahu alaihi 43:51 wasallam, "Tentang sesuatu yang selama 43:54 ini membuat hatiku sedih, 43:56 membuat hatiku cemas, 43:59 tidak tenang. 44:01 Ya, tidak tenang. Apa itu, Rasulullah? 44:05 Yaitu anugerah apa yang akan Allah 44:08 berikan kepada umatku yang membaca 44:11 Alquran 44:13 anugerah apa yang akan Allah berikan 44:15 kepada umatku yang berpuasa di bulan 44:18 Ramadan 44:19 anugerah apa yang akan Allah berikan 44:22 kepada umatku yang melaksanakan ibadah 44:24 haji 44:25 ya pendek kata adalah tentang umatnya 44:29 apa yang telah [mendengus] yang Allah 44:32 anugerah apa yang Allah berikan sebagai 44:34 jaminan dan kepadaku ya nah tentang umat 44:38 uh rupanya itulah yang selama ini 44:41 menjadi apa namanya pemikiran Rasulullah 44:45 kecemasan kekhawatiran Rasulullah 44:48 tentang keselamatan umatnya itu tentang 44:51 keselamatan kita semua 44:54 akhirnya apa kata sang kata malaikat 44:56 Jibril 44:57 fa innal ya habib ubasyiruka ya 45:00 habiballah fa innallah azza wajalla 45:03 yaqul aku akan sampaikan kabar gembira 45:06 ini kepadamu wahai kekasih Allah 45:09 sesungguhnya Allah azza wajalla 45:11 berfirman qad harramtul jannah ala 45:14 jami'il anbiya wal umam hatta tadkhula 45:18 anta wa ummatuka ya Muhammad aku 45:21 haramkan surga atas semua nabi dan 45:25 umat-umat sehingga engkau dan umatmu 45:29 masuk ke dalam surga wahai Muhammad nah 45:34 begitu jawaban ini disampaikan oleh 45:37 al an tobat nafsi kalau sekarang tentram 45:41 sudah tenang sudah hati saya kata Nabi 45:45 jadi yang membuat Nabi itu galau membuat 45:48 Nabi itu apa namanya cemas hanya diri 45:52 kita semua umatnya beliau yang 45:54 dikhawatirkan 45:56 begitu ada jaminan dari dari dari 45:59 malaikat Jibril dari Allah ya akan 46:02 dimasukkan ke dalam surga-Nya, itu yang 46:05 membuat tentramnya hati Rasulullah 46:07 sallallahu alaihi wasallam. 46:10 Karena itu langsung udnu ya malakal 46:12 maut. Fanta hiila ma umir. 46:16 Ya, mendekatlah wahai malaikat maut, 46:19 laksanakan apa yang diperintahkan 46:21 kepadamu. 46:23 Nah, begitu ngomong begitu Sayyidina Ali 46:26 kemudian bertanya, "Wahai Rasulullah, 46:29 nanti kalau engkau wafat, 46:31 lalu siapa yang memandikan engkau?" 46:35 Kata Rasulullah, "Orang yang paling 46:37 dekat dengan aku adalah 46:40 ee keluarga yang dekat dengan aku, yaitu 46:42 Sayyidina Ali, Sayyidina Fadl Abbas, ya, 46:46 Fadl bin Abbas, itu yang nanti yang 46:48 memandikan, tapi yang memandikannya 46:50 Sayyidina Ali, yang lain membantu." 46:54 "Kemudian siapa yang dengan apa dan 46:56 siapa yang mengkafani? Kafani aku dengan 46:59 kain ini-ini 47:01 dan yaitu keluargaku yang 47:02 mengkafaninya." 47:04 "Lalu kemudian nanti bagaimana 47:06 menshalatkan engkau?" 47:08 "Nah, kalau aku sudah dikafani, ya, maka 47:12 letakkan aku di tempat tidurku di 47:16 pinggir kuburku. 47:19 Kemudian pergilah, keluarlah semuanya, 47:22 karena nanti yang pertama menshalatkan 47:25 aku adalah Allah. 47:27 Tentu jangan kita membayangkan Allah 47:30 takbir, ya, Allahu Akbar, Allahu Akbar, 47:33 yang enggak seperti itu tentunya. Lalu 47:35 malaikat Jibril, Mikail, Israfil, 47:38 Izrail, lalu malaikat-malaikat langit 47:40 lainnya. Nah, kemudian para malaikat 47:43 bumi, sesudah itu baru keluargaku." 47:46 Ya. Nah, keluargaku. 47:49 Nah, lalu kemudian sesudah keluargaku, 47:53 para wanitanya, baru kemudian kalian 47:56 semua masuklah ke kamar ini ya, 47:59 mengshalatkan. 48:01 Nah, jadi dari sini jamaah 48:02 rahimakumullah ada beberapa hal yang 48:04 bisa kita petik, satu jadi Allah ketika 48:07 mau mewafatkan Rasul dibikin gembira 48:10 dulu Rasulullah. Ini menjadi sunnah 48:13 dalam Islam. 48:14 Menjadi [mendengus] sunnah apa? Kalau 48:16 ada orang tua kita misalkan yang mewafat 48:19 ya, bikinlah dia gembira, bikinlah dia 48:23 senang. Apa yang membuat senang orang 48:26 tua kita manakala wafat? Yaitu kalau 48:29 istrinya ada, semua anak-anaknya ada, 48:33 betapa sedihnya orang tua ketika mewafat 48:37 anaknya enggak enggak pada ada di rumah 48:41 ya. 48:41 Enggak seperti itu, bikin mereka senang 48:44 dulu sebagaimana Allah menyenangkan Nabi 48:46 kita Muhammad Shallallahu Alaihi 48:48 Wasallam. 48:49 Nah. 48:51 Kemudian 48:52 [berdehem] 48:53 eee sesudah itu juga jangan meletakkan 48:56 mayit ngeletak di tanah saja begitu 48:58 saja, kata Nabi taruh aku di sarir ya, 49:02 di tempat tidur. Nah. 49:05 Jadi karena apa? Innal mayit ya ta'adzab 49:08 bima ya ta'adzab bil hayyi. Mayit itu 49:10 merasakan mati dengan apa orang hidup 49:13 merasakan sakit. Orang hidup kalau 49:15 dicubit sakit ya orang mati juga sakit. 49:18 Orang hidup kalau digletakkin begitu 49:20 enggak nyaman sama mereka juga enggak 49:22 nyaman. 49:23 Nah. 49:25 Karena itulah maka dilaksanakanlah 49:28 eee mengshalatkan ini, caranya adalah 49:32 seperti itu. 49:34 Nah, selesai maka dicabutlah eee jasad 49:39 eee ruhnya Nabi Shallallahu Alaihi 49:41 Wasallam. 49:42 Begitu dicabut nyawanya sampai tenggo 49:45 sampai lutut ya 49:47 maka Nabi Shallallahu mengatakan "Ah" 49:49 katanya gitu. 49:51 Begitu sampai ke pusar Nabi merasakan ya 49:54 sakitnya luar biasa. 49:57 Sampai Sayyidah Fatimah mengatakan, "Ya 49:59 Rasulullah, 50:01 ya kerupukan aku adalah karena 50:04 kerupukanmu." 50:06 Dan ketika di sampai eh apa namanya 50:10 sampai ke dada, Rasulullah merasakan 50:13 sakit yang luar biasa itu. Lalu Rasul 50:16 mengata memohon, "Ya Allah, berikanlah 50:19 sakit nya dicabut nyawa umatku, 50:22 berikanlah kepadaku." 50:24 Jadi Rasulullah meminta 50:26 sakitnya dicabut nyawa kita, biar 50:29 Rasulullah yang menanggungnya. 50:32 Ya jamaah rahimakumullah, maka kalau 50:34 sekarang saya membayangkan umatnya Nabi 50:37 itu berapa miliar? 50:40 Kalau satu saja diambil 50:41 secuil-secuil-secuil rasa sakit, 50:43 dikumpulkan, dikalikan sekian miliar, 50:46 kayak apa? 50:48 Itulah namanya pemimpin agung. 50:51 Yang sangat mencintai kita, rela dia ini 50:54 menderita asal kita tidak menderita. Dan 50:58 itu yang disebut dengan Habib. 51:01 [mendengus] 51:01 Gelar ya. 51:03 Sampai Nabi Ibrahim pun belum mencapai 51:06 gelar Al Habib. Hanya satulah makhluknya 51:09 Allah yang mendapatkan gelar itu, yaitu 51:12 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 51:16 wasallam. 51:17 Para pendengar Radio Silaturahim 51:20 begitu Rasulullah eh kemudian sudah eh 51:24 dicap wafat. 51:26 Nah, pada waktu itu kan tadi Abu Bakar 51:29 enggak di rumah ya. 51:32 Nah 51:35 selanjutnya 51:37 maka mendengar Rasulullah wafat 51:40 dari sahabat Abbas terus, sebab kata 51:43 beliau 51:44 walladzilladzi la ilahu laqod zakro 51:47 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam al 51:49 maut. Walaqad qaala huwa, wa huwa baina 51:53 adzharina, innaka mayyit wa innahum 51:56 mayyitun. Tsumma innakum yaumal qiyamati 51:59 inda rabbikum takhtashimun. 52:02 Mendengar tentang wafatnya Rasul, walak 52:04 gemparlah di masjid itu. Karena didengar 52:08 di dalam rumah ah banyak yang menangis, 52:11 maka gemparlah di situ. Ada apa? 52:13 Ternyata mereka akhirnya dikabari bahwa 52:16 Rasulullah wafat. 52:17 Nah, berselisihlah di situ. 52:22 Ada orang yang percaya. 52:25 Ada juga orang eh sahabat yang tidak 52:27 percaya. 52:28 Ya, di antaranya yang tidak percaya 52:31 adalah sahabat Umar bin Khattab. Bahkan 52:33 beliau mengancam siapa saja yang berani 52:35 mengatakan Rasulullah wafat, aku penggal 52:38 lehernya. 52:39 Ya, jadi seperti orang gila. 52:42 Ya, orang enggak sadar. 52:44 Sementara di antara mereka ada yang eh 52:48 hanya duduk. 52:49 Tidak bergerak. 52:51 Ya. 52:52 Tidak duduk, tidak bergerak seperti 52:54 Sayyidina Ali radhiallahu anhu. 52:56 Dia diam, enggak bergerak. Sementara 52:59 sahabat Utsman bin Affan termasuk orang 53:02 yang membisu. 53:04 Tidak keluar sepatah kata pun, satu kata 53:07 pun dari mulut Sayyidah 53:09 Sayyid eh Utsman bin Affan radhiallahu 53:11 anhu. 53:12 Sementara yang lainnya pada menangis. 53:15 Para pendengar radio silaturahim. 53:17 Melihat sahabat Umar begitu seperti 53:20 orang kesetanan. Ya, ini karena dorongan 53:23 mahabbah. Dorongan cinta yang ada dalam 53:26 hatinya kepada Rasulullah. Akhirnya ada 53:29 yang mengatakan kepada salah satu 53:31 sahabat, itu namanya sahabat Salim. 53:34 Salim, pergilah kamu temui sahabat 53:37 Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. 53:38 Hanya dia yang bisa mengatasi orang ini. 53:42 Maka Salim segera menyusul sahabat Abu 53:44 Bakar. Begitu sahabat Abu Bakar pulang, 53:48 eh datang langsung masuk ke rumahnya eh 53:51 Sayyidah Aisyah radhiallahu anhu. 53:53 Lalu beliau melihat, eh beliau 53:56 mengucapkan 54:01 Lalu dibuka kainnya. 54:03 Lalu kening Rasulullah dicium. 54:05 Ya. Sambil mengatakan bi abi anta wa 54:08 ummi ya Rasulullah. Lalu pipi kanannya, 54:11 pipi kirinya. 54:13 Beliau kemudian mengatakan, 54:15 "Engkau eh sangat baik. Masa hidup 54:20 maupun wafatnya engkau begitu baiknya, 54:22 wahai Rasulullah sallallahu alaihi 54:24 wasallam. 54:25 Wahai katanya Rasulullah, 54:28 seandainya Allah 54:30 tidak me eh seandainya engkau tidak 54:33 memilih kematian ini, niscaya akan kami 54:36 tebus engkau dengan jiwa dan seluruh 54:40 harta kami. 54:41 Seandainya engkau tidak melarang aku 54:44 mena- kami menangis, akan kuhabiskan air 54:47 mataku ini untuk menangisimu. 54:51 Dan seandainya engkau tidak melarang 54:54 kami berkabung, 54:55 akan kami habiskan waktu kami untuk 54:59 berkabung atas kematianmu. 55:02 Tetapi ini adalah pilihanmu 55:05 dan pilihan Allah untukmu yang terbaik." 55:09 Karena itulah maka sahabat Abu Bakar 55:11 kemudian menutup kembali dan beliau 55:14 pergi ke masjid. 55:16 Umar duduk, tapi sahabat Umar tidak mau 55:20 duduk. Akhirnya beliau berpidato yang 55:22 sangat eh lumayan panjang khotbah 55:25 beliau. 55:26 Cuma 55:27 dari khotbah beliau di antaranya eh 55:30 adalah beliau mengucapkan, 55:32 "Wahai katanya Umar, kamukah yang 55:35 mengatakan 55:37 bahwasanya siapa yang mencabut eh siapa 55:40 yang mengatakan Rasulullah sallallahu 55:42 alaihi wasallam wafat, aku akan penggal 55:45 lehernya. Bukankah pada hari ini, pada 55:48 hari anu ya hari anu jam sekian hari anu 55:54 Rasulullah berkata 55:56 Allah menyampaikan, Allah berwahyu 55:59 innaka mayyitun wa innahum mayyitun. 56:02 Bukankah pada hari anu, hari ini 56:05 dijelaskan oleh sahabat Umar Abu Bakar, 56:07 Allah berfirman 56:09 wama Muhammadun illa Rasul qad khalat 56:12 min qablihi Rasul, afa in mata au qutila 56:15 qulibtum ala a'qabikum, wamay yanqalib 56:16 ala a'qibaihi falayadhurullah syai'a, 56:18 wasayajillah syakirin. Dan ayat-ayat 56:21 lainnya dibaca oleh beliau, kemudian 56:24 beliau mengatakan man kana ya'budu 56:27 Muhammadan 56:29 fa inna Muhammadan qad mata, waman kana 56:32 ya'budullah fa innallah hayyun la yamut. 56:37 Barangsiapa yang menyembah Nabi 56:39 Muhammad, sesungguhnya Nabi Muhammad 56:42 sudah wafat. Dan siapa yang menyembah 56:44 Allah, sesungguhnya Allah Maha Hidup dan 56:47 tidak akan pernah mati. Demikianlah para 56:51 pendengar. Nah, akhirnya sahabat Umar 56:54 lemas dan dia mengatakan seolah-olah kok 56:58 kayaknya saya itu belum pernah mendengar 57:00 ayat ini. 57:02 Ya. Nah, begitu sudah selesai tinggal 57:06 sekarang pengurusan 57:08 ketika mau dimandikan bingung Sayyidina 57:11 Ali ini ya. Bingungnya apakah Rasulullah 57:15 harus ditelanjangi seperti mereka 57:18 memandikan jenazah-jenazah lainnya. 57:22 Gitu, apa tidak? Akhirnya semua para 57:26 sahabat yang ada di situ dibikin ngantuk 57:29 oleh Allah. 57:30 Di saat ngantuk itu kemudian ada suara 57:33 dari satu sudut mengatakan mandikanlah 57:36 Rasulullah dengan tetap pakaiannya 57:39 jangan dibuka. 57:41 Nah, setelah itu baru mereka pada sadar 57:45 dan mereka tidak melihat siapa yang 57:47 bicara tapi kata sahabat Abu Bakar 57:49 As-Siddiq radhiallahu anhu itu yang 57:51 berbicara adalah Nabiyullah Khidir 57:57 Nah, demikianlah para pendengar radio 57:58 suara ukhuwah Islamiyah tentang wafatnya 58:01 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 58:04 Ya, jadi seperti yang dikatakan oleh 58:06 sahabat Abu Bakar tidak hayyan wa 58:08 mayyitan. Jadi engkau ini memang baik 58:11 masa hidup walaupun ketika mati. Dan ini 58:15 juga sesuai dengan sabda Nabi sallallahu 58:17 alaihi wasallam ya, yaitu ahayati 58:21 khairul lakum wa mamati khairul lakum. 58:25 Semoga Allah subhanahu wa taala 58:27 memberikan kemampuan kepada kita untuk 58:29 mampu mengambil pelajaran yang berharga 58:33 dari wafatnya Rasulullah sallallahu 58:35 alaihi wasallam sehingga mampu 58:36 menerapkannya dalam kehidupan kami 58:39 semuanya. Wallahu a'lam. 58:44 Bersama simak Ikhwan Akhwat tausiah sore 58:47 kajian akidah akhlak bersama Ustaz Ahmad 58:49 Zazuli Khalil mengenai tema detik-detik 58:52 wafatnya Rasulullah sallallahu alaihi 58:53 wasallam. 58:54 Dan kita jeda terlebih dahulu Ikhwan 58:56 Akhwat dan yang ingin bergabung bertanya 58:57 silakan Anda bisa kirimkan melalui 58:58 WhatsApp kami di 08111999720. 59:03 Kami silakan kembali. 59:19 Satu masih bersama kami Ikhwan Akhwat di 59:21 acara tausiah sore kajian akidah akhlak 59:23 bersama Ustaz Ahmad Zazuli Khalil 59:25 membahas tema mengenai detik-detik 59:26 wafatnya Rasulullah sallallahu Alaihi 59:28 Wasallam. Sudah banyak yang bergabung 59:29 Ustaz di WhatsApp Rasya yang menyapa 59:30 kita maupun yang bertanya ini ada Bapak 59:33 Mul Hendri, terima kasih Ustaz selalu 59:34 menyimak. Bapak Khairudin, Bapak Maman 59:37 Sumantri juga selalu menyimak Rasya di 59:39 sore hari ini. Bapak Mustofa Hasan. 59:41 Bapak Imam Pratomo juga ada Bapak 59:43 Mukhtar, ada juga Bapak Abu Abdillah. 59:46 Terima kasih nasehat dan tausiyahnya Pak 59:47 Ustaz. Ibu Ibu Maria dan Ibu Anisani 59:50 Hudaifah insya Allah selalu menyimak. 59:52 Bapak Muhammad di Jakarta sedang OTW di 59:54 mobil sambil ngedengerin Rasya. 59:57 Masya Allah. Ibu Aminah juga Ibu Aliya 59:59 Yahya, Ibu Lia. 1:00:01 Bapak Atim di Jakarta Barat, Bapak Abdul 1:00:03 Rashid juga ada. 1:00:06 Bapak Rifai di Batam. Pak Arwin selalu 1:00:09 menyimak Rasya. Terima kasih dan masih 1:00:11 banyak lagi. 1:00:12 Yang pertama yang bertanya saya bacakan 1:00:14 Ustaz dari Bapak Musyawir. 1:00:16 Assalamualaikum warahmatullahi 1:00:17 wabarakatuh Ustaz Ahmad Zulfiqar. 1:00:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:20 wabarakatuh. Ustaz mohon pencerahannya, 1:00:23 pada saat menjelang wafatnya beliau 1:00:25 adakah para sahabat yang berani menuntun 1:00:28 Nabi melafalkan kalimat thayyibah atau 1:00:31 kalimat tahlil? 1:00:33 Demikian Ustaz. 1:00:35 Kalau ada songong banget itu sahabat. 1:00:38 Songong. 1:00:41 Iya, bukan sahabat namanya kalau berani 1:00:44 apa men talkin Rasulullah. 1:00:47 [tertawa] 1:00:48 Kurang ajar namanya. 1:00:50 Iya. Masya Allah. 1:00:54 Enggak enggak ada, enggak ada Pak 1:00:55 Musyawir enggak ada. 1:00:57 Enggak mungkin lah. 1:00:58 Enggak mungkin. 1:00:58 Sahabat berani enggak mungkin ya. 1:01:01 Akhlaknya mereka itu luar biasa. 1:01:03 Bagaimana mungkin berani men talkin 1:01:05 Rasulullah ya. 1:01:10 Baik Ustaz selanjutnya. 1:01:12 Kembali ke WhatsApp yang masuk ini dari 1:01:17 Bapak Rohili di Pulogebang. 1:01:21 Assalamualaikum warahmatullahi 1:01:22 wabarakatuh, Ustaz. 1:01:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:01:25 wabarakatuh. Ustaz, bila seseorang mau 1:01:27 meninggal dunia, maka datanglah makhluk 1:01:30 menyerupai manusia 7 hari sebelum hari 1:01:33 kematiannya. Apakah ini benar, Pak 1:01:35 Ustaz? 1:01:37 Demikian. 1:01:40 Enggak, enggak benar itu, Pak ya. 1:01:42 Insyaallah enggak benar. Enggak ada, ya? 1:01:44 Enggak ada apa namanya dalil-dalil yang 1:01:47 kuat yang menerangkan masalah itu. 1:01:50 Ya. 1:01:51 Yang ada adalah yang saya sampaikan tadi 1:01:54 malaikat, ya. 1:01:57 Eee atau begini, kalau Allah menghendaki 1:02:01 seseorang itu eee baik, maka 1:02:06 dipekerjakannya orang itu. Sahabat 1:02:09 bertanya, "Gimana Allah 1:02:10 mempekerjakannya?" 1:02:11 Kata Rasulullah, "Diberinya dia hidayah, 1:02:15 diberinya dia taufik, ya. 1:02:17 Eee melaksanakan perintah Allah, 1:02:20 meninggalkan 1:02:22 larangannya, tobatlah." Gitu. Kemudian 1:02:25 Allah eee mencabut nyawanya saat dia 1:02:30 dalam eee apa keadaan melakukan amal 1:02:33 saleh. Nah, terus 1:02:36 pernah Nabi Adam itu pesan kepada 1:02:39 malaikat maut. Malaikat maut, "Nanti 1:02:42 kalau kamu mau cabut nyawa saya, mau mau 1:02:45 iya mencabut nyawa, mbok berita beritahu 1:02:48 dulu." 1:02:50 Heeh. 1:02:50 Ya. 1:02:50 Diberi kabarlah gitu. Eee baik, ngono 1:02:53 ya. 1:02:54 Nah, begitu mau mencabut nyawa, 1:02:56 datang-datang mau mencabut nyawa. 1:02:59 Makanya kata Nabi Adam, "Kan saya sudah 1:03:01 ngomong sama kamu, kalau mau mencabut 1:03:02 nyawamu, ngomong dulu, ngasih kabar." 1:03:05 Gitu. 1:03:06 "Lah, bukankah sudah kasih tanda?" Ya, 1:03:09 kasih tandalah gitu ya, ngasih tanda 1:03:11 yang jelas. 1:03:12 Tanda bahwa nih mau mati. "Lah, kan 1:03:15 sudah dikasih tanda." Katanya. "Yaitu 1:03:18 apa?" 1:03:19 Di tak tandanya itu kalau orang mau 1:03:21 mati, satu, kata malaikat maut, rambutmu 1:03:25 sudah berubah menjadi putih. 1:03:28 Ya, matamu yang tadinya awas sudah mulai 1:03:32 kabur, pendengaranmu yang tadinya tajam 1:03:36 sudah mulai kurang. Gigimu mulai 1:03:40 tanggal, kekuatanmu mulai lemah, itu 1:03:44 semua adalah tanda-tanda yang Allah 1:03:46 kirimkan kepada kalian. 1:03:49 Tinggal kalian saja semuanya bisa 1:03:51 membaca enggak, menyadari enggak kalau 1:03:53 ini adalah tanda-tanda dari Allah, 1:03:56 begitu. Adapun datang seminggu 1:03:59 sebelumnya, ya, dalam bentuk ini dan 1:04:02 itu, ah itu apa namanya 1:04:05 enggak ada dasarnya yang semacam itu. 1:04:07 Wallahualam. 1:04:09 Baik. 1:04:10 Bapak Rahmat sedang menyimak, tak terasa 1:04:13 air mata mengalir bersama lagu Jalan 1:04:15 Jati tersebut. Hamba rindu Rasulullah. 1:04:18 Masyaallah. Ibu Tati juga sedang 1:04:20 menyimak, Pak Ustaz, terima kasih 1:04:21 nasehat dan tausiahnya. Sangat 1:04:23 mengharukan mendengar kisah wafatnya 1:04:25 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 1:04:27 Terima kasih, Ibu Tati. Bapak Iwan 1:04:29 Caniago Caniago juga sedang menyimak. 1:04:31 Ibu Eyang Sri juga ada Bapak Dace 1:04:34 Saifudin menyimak. Terima kasih, Ustaz, 1:04:36 tausiahnya. 1:04:38 Selanjutnya beralih ke pertanyaan dari 1:04:39 Bapak Yusman. Assalamualaikum 1:04:40 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:04:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:44 wabarakatuh. Ustaz, saat ini 1:04:47 ada museum barang-barang peninggalan 1:04:49 Nabi Muhammad sallallahu alaihi 1:04:50 wasallam, seperti tapak bekas kakinya, 1:04:53 rambutnya, pedangnya, sorbannya dan 1:04:55 lain-lain. Apakah itu benar atau hanya 1:04:57 replika saja? Apakah boleh dimuseumkan 1:05:00 benda-benda Rasulullah? 1:05:01 Sebulan lalu ke tempat pengajian saya 1:05:04 ada orang yang datang membawa sehelai 1:05:06 rambut Nabi yang disimpan di sebuah 1:05:08 tabung kaca. Banyak jamaah yang mencium 1:05:10 tabung kaca berisi rambut tersebut ada 1:05:13 yang terharu, menangis, dan ada juga 1:05:15 yang sambil berdoa. Dalam hati saya 1:05:17 bertanya, apakah ini benar rambut Nabi? 1:05:20 Andai kata benar, bolehkah diperlakukan 1:05:22 seperti itu? 1:05:23 Mohon pencerahannya, Pak Ustaz. 1:05:24 Demikian. 1:05:27 Bismillahirrahmanirrahim. 1:05:31 Memang Rasulullah sallallahu alaihi 1:05:33 wasallam, ketika beliau melaksanakan 1:05:36 ibadah haji yang kita kenal dengan haji 1:05:39 wada, 1:05:41 begitu beliau mau menggundul rambutnya, 1:05:45 itu semua sahabat ini sudah mengitari 1:05:48 beliau. 1:05:49 Iya. Rupanya kan mau, apa namanya? 1:05:52 Berebut kan, ingin eh namanya eh 1:05:55 memiliki 1:05:56 eh memiliki rambut Rasul. Nah, Rasul 1:06:00 tahu itu, akhirnya 1:06:02 kepada yang motong, 1:06:04 kata Rasulullah, dipegang yang sebelah 1:06:06 kanan dulu ya, atas. Ya, nih potong. 1:06:10 Sudah dipotong, berikan ini kepada 1:06:11 Fatimah. 1:06:13 Lalu sebelah kanan, potong, berikan 1:06:16 kepada orang yang ada di situ. 1:06:18 Begitu juga yang kiri. Artinya itu 1:06:20 rambut suruh dibagi-bagikan kepada para 1:06:22 sahabat. 1:06:24 Ya, karena itu para sahabat jelas 1:06:26 memiliki rambutnya Rasulullah sallallahu 1:06:30 alaihi wasallam. 1:06:32 [berdehem] 1:06:33 Diriwayatkan dalam satu peperangan suci, 1:06:36 ya, 1:06:37 itu setelah perang, panglima perang 1:06:40 Khalid bin Walid ini, 1:06:42 eh topinya jatuh. 1:06:46 Akhirnya beliau memerintahkan kepada 1:06:49 tentaranya untuk mencari topi itu. 1:06:52 Iya. 1:06:53 Eh, dicarilah, ya. 1:06:56 Ternyata itu topi-topi jelek. 1:06:58 Ya, tapi begitu berharga rupanya bagi 1:07:01 Khalid bin Walid. Apa gerangan yang 1:07:04 membuat topi itu begitu berharga? 1:07:07 Ternyata di topi itu ada rambutnya 1:07:10 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 1:07:12 Itu rupanya yang berharga. Ehm. Nah, 1:07:16 jadi kalau umpamanya para sahabat 1:07:18 memiliki rambut itu memang Rasul yang 1:07:21 ngasih. 1:07:23 Ya. Ehm. Kemudian sekarang yang jadi 1:07:26 kalau di mus- di museum-museum ada 1:07:28 rambut-rambut Rasul, itu sangat mungkin. 1:07:31 Bukan berarti pasti ya. 1:07:33 Sangat mungkin. 1:07:34 Nah, tentu museum-museum itu enggak 1:07:35 sembarangan menerima. 1:07:38 Cuma sekarang apakah sorbannya Nabi? 1:07:42 Saya juga punya teman ya mengatakan ini 1:07:45 adalah sorban Nabi. Dia ciumi gitu tuh. 1:07:48 Saya enggak enggak mau men- saya enggak 1:07:50 enggak tertarik untuk menciumnya, enggak 1:07:52 ya. [berdehem] 1:07:53 Kemudian 1:07:55 sekarang ada orang datang membawa 1:07:57 rambutnya Nabi ditaruh di dalam apa 1:08:00 namanya tempat dari kaca dibawa ke kita 1:08:03 gitu kan. 1:08:05 Sekarang kira-kira kalau umpamanya ada 1:08:08 pecinya Pak Karno 1:08:10 ya pecinya Pak Soekarno dibawa-bawa 1:08:14 bebas oleh orang 1:08:16 mungkinkah ini akan dibenarkan, 1:08:18 dibiarkan saja? Saya yakin 1:08:20 keluarganya atau pemerintah itu tidak 1:08:24 akan membiarkan orang itu karena apa? 1:08:27 Membawa simbol ya ehm orang yang besar 1:08:32 ini apalagi Rasulullah sallallahu alaihi 1:08:34 wasallam. 1:08:35 Karena itu ya saya tidak mendustakan 1:08:39 kalau itu yang dibawa adalah ehm 1:08:42 rambutnya Rasulullah, tidak. Tapi ehm 1:08:46 saya lebih ketidakpercayaannya daripada 1:08:49 percayanya. 1:08:50 Ehm. 1:08:50 Ya. 1:08:52 Menurut saya enggak mungkin begitu bebas 1:08:55 apa yang berkaitan dengan Rasulullah 1:08:58 kemudian dibawa oleh orang-orang begitu 1:09:01 bebasnya. Enggak mungkin lah 1:09:04 umat Islam sedunia tidak akan mungkin 1:09:07 mengizinkannya. Pasti kalaupun ada akan 1:09:10 ditaruh di museum yang itu tentu akan di 1:09:15 di 1:09:16 dijaga rapih, enggak sembarangan. 1:09:18 Bagaimana mungkin bagian tubuh 1:09:20 Rasulullah dibawa ke sana kemari yang 1:09:24 boleh jadi itu nanti 1:09:26 akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang 1:09:29 tidak bertanggung jawab untuk mencari 1:09:33 keuntungan pribadi, ya. 1:09:35 Heeh, jadi saya itu kalau ada orang 1:09:38 datang ke saya misalkan ini adalah 1:09:40 rambutnya Rasul, maka saya 70% saya 1:09:44 enggak mungkin lebih enggak percayanya 1:09:47 daripada percayanya. 1:09:48 Iya. 1:09:49 Lalu kemudian saya suruh berdoa menaik 1:09:51 enggak, saya tidak akan. Kenapa? Saya 1:09:54 enggak percaya itu. 1:09:55 Kenapa? Bagaimana mungkin bagian milik 1:09:58 Rasulullah bisa dibawa oleh orang 1:10:01 sembarangan dengan begitu bebasnya. 1:10:03 Enggak. Saya yakin ya, ulama-ulama Islam 1:10:08 di dunia tidak akan membiarkan 1:10:11 ya, bagian dari tubuh makhluk yang 1:10:14 paling agung makhluk Allah yang paling 1:10:17 mulia bisa bebas dibawa ke sana kemari. 1:10:20 Tidak. Ya, pasti kalaupun ada di tempat 1:10:24 yang benar-benar terjaga. 1:10:27 Ya, terjaga sehingga kemungkinan adanya 1:10:31 unsur-unsur seperti penipuan 1:10:34 atau lain sebagainya, ini akan 1:10:36 terhindarkan. 1:10:38 Demikian, wallahualam. 1:10:40 Dari Bapak Khairudin, Ustaz 1:10:42 asalamualaikum warahmatullahi 1:10:43 wabarakatuh. 1:10:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:45 wabarakatuh. Di Tangerang Selatan. 1:10:48 Pak Ustaz ee 1:10:50 ada dua pertanyaan yang akan 1:10:51 disampaikan. Yang pertama apakah ada 1:10:53 kehidupan di alam kubur atau alam barzah 1:10:56 secara fisik seperti di dunia. Dan yang 1:10:59 kedua sekarang posisi Nabi Muhammad 1:11:01 Rasulullah berada di mana, Pak Ustaz? 1:11:03 Kalau memang sudah ada di surga, apakah 1:11:06 tinggal di surga secara fisik atau 1:11:07 bagaimana, Pak Ustaz? Demikian. 1:11:11 Bismillahirrahmanirrahim. 1:11:15 Di dalam salah satu di antara ee apa 1:11:20 namanya nubuwat, jadi berita kenabian 1:11:23 adanya kehidupan di alam kubur. 1:11:27 Ya. Jadi di alam kubur ini ada nikmat 1:11:30 kubur, ada juga siksa kubur. 1:11:35 Heeh, itu nanti tergantung kepada 1:11:37 manusia itu sendiri. 1:11:39 Ya. 1:11:40 Apakah ada kehidupan? Iya. 1:11:43 Kehidupan di alam kubur, itu. Kehidupan 1:11:47 yang membawa nikmat, ada juga yang di 1:11:49 sana disiksa 1:11:52 sampai nantinya 1:11:54 ee datangnya hari akhir. 1:11:57 Nah, kubur ini disebut alam barzakh. 1:12:01 Alam barzakh itu artinya pemisah. 1:12:05 Ya, pemisah antara alam akhirat dengan 1:12:08 alam dunia. Iya. 1:12:10 Nah, itu seperti itu. Maka orang yang 1:12:14 dicabut nyawanya di dunia ini, kalau dia 1:12:17 itu adalah para alim ulama, para nabi, 1:12:21 mereka ini tidak mati, tapi pindah ke 1:12:25 alam arwah. 1:12:26 Ya, alam kubur. Namun, mereka ini 1:12:30 ee tidak bisa berbuat seperti yang 1:12:34 dilakukan oleh kita yang ada di alam ya 1:12:36 di dunia ini. Maksudnya gimana? 1:12:39 Kita bisa menolong, ngasih duit, ya. 1:12:42 Nah, mereka enggak bisa, sudah enggak 1:12:44 bisa. 1:12:46 Itu. Tapi mereka Mas, sehingga mereka 1:12:48 mengatakan nahnu na'lamu wala naqdir. wa 1:12:53 antum takdiruna wala ta'lamun. Kami ini 1:12:56 tahu tapi kami tidak mampu. Kalau kalian 1:13:00 mampu tapi kalian tidak tahu. Maksudnya 1:13:03 apa? 1:13:04 Kami itu mengetahui 1:13:08 ee kita nih ya Pak Hari ya. 1:13:11 Itu kan tahu kalau orang mengerjakan 1:13:13 salat qabliyah subuh 1:13:15 itu nilainya lebih baik dari dunia 1:13:19 seisinya. Iya kan? 1:13:21 Nah, ki kita mampu mengerjakan qabliyah 1:13:25 subuh itu tapi kita tidak tahu nilai 1:13:28 yang lebih baik dari dunia seisinya itu 1:13:30 kayak apa. Kita enggak bisa 1:13:32 mengetahuinya. 1:13:34 Nah, orang yang sudah mati tahu itu. 1:13:37 Tapi mereka sudah tidak mampu lagi 1:13:39 mengerjakan qabliyah subuh. Itulah 1:13:42 karena mereka ada bukan di alam jaza 1:13:46 tapi eh bukan di alam amal tapi adanya 1:13:49 di alam jaza. 1:13:51 Yakni alam di mana mereka menerima 1:13:53 balasan. Bukan di alam di mana mereka 1:13:57 dituntut untuk ber apa namanya 1:14:00 beribadah. 1:14:02 Tuh seperti itu nah. 1:14:04 Nah, jadi mereka 1:14:06 ee kalau umpamanya mereka ini 1:14:09 menunjukkan sesuatu ya bisa ya 1:14:12 memohonkan 1:14:14 misalnya kita datang kepada waliyullah 1:14:17 lalu bertawasul kepada waliyullah ke ke 1:14:20 ke ke nabi memohon anu agak memohon 1:14:25 kepada Allah dan kita bertawasul kepada 1:14:28 para wali, para nabi. Nah, para wali 1:14:31 para nabi tidak bisa memberikan apa yang 1:14:33 kita inginkan. 1:14:35 Enggak bisa tapi mereka bisa memintakan 1:14:39 kepada Allah. Lalu apa yang kita 1:14:43 inginkan dikabulkan oleh Allah bukan 1:14:46 karena permintaan kita, tapi permintaan 1:14:49 ini wasilah kita, yaitu para nabi atau 1:14:52 para wali itu. Dan jangan sekali-kali 1:14:55 kita meyakini bahwa yang memberikan apa 1:14:58 yang kita minta itu adalah para nabi 1:15:00 atau para wali, enggak ada. 1:15:03 Ya, mereka tidak bisa memberikan, tapi 1:15:06 mereka bisa memintakan kepada Allah apa 1:15:10 yang kita inginkan. 1:15:12 Tuh, seperti itu, ya. 1:15:15 Nah, di sana, ya, mereka diberi 1:15:17 kesenangan bagi orang-orang yang beriman 1:15:20 dan beramal saleh. Dan juga bagi mereka 1:15:23 yang di dalam kubur itu adalah eh, apa 1:15:27 namanya, disiksa, ya, tidak bisa keluar. 1:15:30 Kemudian ada orang mengatakan kalau 1:15:32 malam Jumat, ya, roh itu keluar. 1:15:36 Lalu pergi menemui keluarganya. 1:15:38 Logikanya begini, Fahri. 1:15:41 Sekarang kalau di kuburan itu disiksa, 1:15:44 orang, ya, 1:15:45 digebukin sama malaikat, mungkinkah bisa 1:15:49 lepas dari genggaman malaikat? Tidak. 1:15:52 Enggak mungkin, ya. 1:15:54 Berkeluyuran ke dunia, gitu, bebas 1:15:56 berarti dari hukuman malaikat. Itu 1:15:59 malaikat yang bodoh banget gitu, ya. Eh, 1:16:02 dipecat nanti oleh Allah jadi malaikat. 1:16:05 [tertawa] 1:16:06 Sebaliknya sekarang, kalau dia ini 1:16:08 adalah mendapatkan kenikmatan, apa 1:16:11 artinya kenikmatan di dunia dibanding 1:16:13 dengan kenikmatan di alam kubur yang 1:16:16 merupakan rodoh min riyadhil jannah, 1:16:18 taman dari taman-taman surga. 1:16:21 Mungkinkah orang yang lagi mendapatkan 1:16:23 kenikmatan, kemudian meninggalkan 1:16:26 kenikmatannya, pergi ke dunia yang jelas 1:16:29 di situ dia akan pusing lagi, gitu, ya. 1:16:32 Dah, logika kita aja berbicara seperti 1:16:35 itu, itu enggak mungkin, ya. Jadi, 1:16:37 enggak benar kalau orang yang sudah 1:16:40 mati, kemudian nanti rohnya mendatangi 1:16:42 orang yang apa? Eee yang masih hidup, 1:16:46 eee senang kalau kemudian 1:16:49 di apa namanya? Eee dikasih makanan 1:16:52 kebiasaan eee kesukaan dia, ya. 1:16:56 Nah, tetapi kalau para aulia, para 1:17:00 syuhada, 1:17:02 kan Allah sendiri yang mengatakan "wala 1:17:04 takulu lima yuktalu fi sabilillah amwat, 1:17:07 bal ahyaun inda robbihim yurzakuun, 1:17:10 farihina bima atahum min fadlihi wa 1:17:13 yastabsyiruna billadzina lam yalhaqu 1:17:15 bihim min khalfihim, alla khaufun 1:17:17 alaihim wala hum yahzanun". Itu anu 1:17:19 jelas, jangan sekali-kali kamu 1:17:21 mengatakan kepada orang mati di jalan 1:17:23 Allah itu mati, bal ahya, mereka hidup. 1:17:27 Lalu kemudian maksudnya hidup itu adalah 1:17:30 hidup yang tidak kayak seperti di dunia, 1:17:34 ya. Tapi apa namanya? 1:17:37 Eee hidup di sini adalah eee hidup di 1:17:41 alam yang lain, kehidupan alam lain. 1:17:43 Kalau itu sih enggak ulama, enggak wali 1:17:45 ya sama aja semua mereka hidup, 1:17:49 yang dimaksud hidup di sini merasakan 1:17:52 adanya kenikmatan, 1:17:54 itu kan. Lah kalau orang yang enggak 1:17:57 hidup, yang enggak merasakan kenikmatan, 1:17:59 itulah orang kafir. Demikian, ya. 1:18:03 Nah, mengenai roh itu nanti eee itu buat 1:18:07 orang yang mempunyai pahala dan dosa. 1:18:11 Kemudian bagi para syuhada, para anbiya, 1:18:14 ya rohnya mereka ini bebas, kata Nabi 1:18:17 sallallahu alaihi wasallam, mau 1:18:18 melakukan apa saja di sana, ya, itu 1:18:22 tidak ada halangan. Itu sebagai 1:18:24 kenikmatan yang Allah berikan kepada 1:18:27 mereka. Semoga Allah panjangkan umur 1:18:29 kita dalam taat kepada-Nya. Allah 1:18:31 bimbing hati kita ke jalan yang diridai 1:18:33 dan dicintai-Nya. Dan semoga Allah 1:18:35 selalu melimpahkan rahmat, taufik, dan 1:18:37 hidayah kepada kita, anak cucu kita, 1:18:39 sehingga selama hidup kita istikamah 1:18:41 menjalankan perintah-Nya dan menjauhi 1:18:43 larangan-Nya. Rabbana taqabbal minna 1:18:45 du'ana wa raja'na sirri amalina 1:18:47 birahmatika ya arhamar rahimin. Rabbana 1:18:49 atina fid dunya hasanah wa fil akhirati 1:18:52 hasanata waqina adzabannar. Wa 1:18:54 sallallahu ala sayyidina Muhammadin wa 1:18:56 ala alihi wasallam. Alhamdulillahirobbil 1:18:58 alamin. Himbauan kepada jemaah, kepada 1:19:01 pendengar, pemirsa Rasil TV, ya, saya 1:19:05 mengajak juga mengajak kembali kepada 1:19:08 bapak-bapak bagi yang mau berinvestasi 1:19:11 ukhrawi, silakan, ya. Saya sedang bangun 1:19:14 pesantren. Terus nah sekarang ini lagi 1:19:17 menggarap lantai duanya. 1:19:19 Ya, mudah-mudahan pendengar 1:19:22 ya, mau menginfakkan sebagian rezekinya 1:19:26 untuk simpanan kita yang tentu saja 1:19:30 selama apa yang kita bangun ini ada, 1:19:33 pahalanya akan terus mengalir kepada 1:19:35 kita semua dan saya siap menerima amanat 1:19:39 dari bapak-bapak dan ibu-ibu semuanya. 1:19:41 Demikian lebih kurang mohon maaf. 1:19:43 Assalamualaikum warahmatullahi 1:19:46 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:19:48 warahmatullahi wabarakatuh. Menikmati 1:19:50 tausiah sore kajian akidah akhlak 1:19:52 bersama Ustaz Ahmad Zazuli Khalil 1:19:54 membahas tema mengenai detik-detik 1:19:55 wafatnya Rasulullah sallallahu alaihi 1:19:57 wasallam. 1:19:58 Semoga apa yang disampaikan banyak 1:20:00 manfaat untuk semuanya. Ikhwan dan 1:20:01 akhwat, saya bertugas Fahrul ditemani 1:20:03 Neza dan juga Yusuf. Subhanakallahumma 1:20:05 Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu 1:20:10 ilaik. Assalamualaikum warahmatullahi 1:20:11 wabarakatuh.