Pemerintah Melalui BAPANAS Salurkan 100 Milyar, Iran Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Cibubur, Rasilnews — Pemerintah Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menyalurkan bantuan senilai sekitar Rp100 miliar untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah penanganan bencana tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyatakan kesiapan negaranya memberikan bantuan kemanusiaan dan medis kepada Indonesia.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengatakan bantuan yang disalurkan pemerintah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk penanganan bencana. Bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak gempa.
Amran mengatakan bantuan awal yang telah disalurkan berupa beras. Pemerintah juga membuka kemungkinan menambah bantuan berupa minyak goreng sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi bencana. Ia menegaskan bantuan tersebut bukan berasal dari donasi, melainkan anggaran pemerintah untuk penanganan bencana.
Menurut Amran, pemerintah langsung mengambil keputusan untuk menyalurkan bantuan pangan setelah gempa terjadi pada Sabtu. Ia meminta Perum Bulog segera menyediakan dan mengirimkan beras bagi masyarakat terdampak tanpa menunggu proses administrasi selesai.
Amran menegaskan aspek kemanusiaan menjadi prioritas dalam penanganan bencana. Karena itu, proses administrasi tidak boleh menghambat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama pangan bagi para korban yang berada di lokasi terdampak maupun pengungsian.
Selain menyalurkan bantuan, Amran berencana datang langsung ke NTT untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan bantuan serta penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan. Pemerintah juga menjamin ketersediaan stok beras di wilayah tersebut tetap mencukupi untuk masyarakat terdampak.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan rakyat Indonesia atas bencana gempa yang melanda NTT. Pesan tersebut disampaikan Pezeshkian kepada Prabowo pada Ahad (16/8/2026).
Pezeshkian menyatakan Iran siap mengirimkan bantuan kemanusiaan dan pertolongan medis bagi masyarakat yang terdampak gempa. Ia juga menyampaikan simpati kepada keluarga korban meninggal dunia serta masyarakat yang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Presiden Iran berharap kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan stabil. Ia juga mendoakan korban meninggal dunia mendapat rahmat dan ampunan Allah SWT, sementara masyarakat yang terluka diberikan kesembuhan serta para penyintas diberi kekuatan dalam menghadapi situasi pascabencana.
Dengan langkah pemerintah Indonesia dan tawaran bantuan dari Iran tersebut, dukungan terhadap masyarakat terdampak gempa NTT tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga membuka ruang bagi dukungan kemanusiaan dan medis untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat di wilayah bencana.












