Kembali ke berita

Rasil News

Ketua MK Nikahi Adik Jokowi, Perkuat Dinasti Politik?

Admin

Bagikan

Ketua MK Nikahi Adik Jokowi, Perkuat Dinasti Politik?

Ketua MK Nikahi Adik Jokowi, Perkuat Dinasti Politik?

Cibubur, Rasilnews- Kabar terkait pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik kandung dari Presiden Jokowi, Idayati menjadi perbincangan publik. Putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka enggan menanggapi isu dinasti politik terkait pernikahan bibinya dengan Ketua MK itu.

Sementara sejumlah ahli hukum tata negara dan pengamat menyarankan Anwar Usman mundur dari jabatannya sebagai Ketua MK setelah menikah dengan adik Jokowi.

Saran itu antara lain disampaikan Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat. Ia mengaku terkejut dengan kabar rencana pernikahan antara Anwar Usman dan Idayati.

Meski demikian, ia tetap menyampaikan selamat karena perkawinan merupakan momen yang baik dalam hidup manusia. Namun, menurut Nur Hidayat, pernikahan pejabat publik dengan keluarga pimpinan negara, tidak sama dengan masyarakat umum. Akan ada dampak tertentu jika pernikahan ini dilaksanakan.

“Mengingat Anwar Usman sebagai Ketua MK yang sedang menangani gugatan-gugatan terhadap pemerintah yang diajukan oleh sejumlah kalangan, seperti gugatan terhadap UU IKN (Ibu Kota Negara),” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (23/3).

Selain Achmad Nur Hidayat, Pakar hukum tata negara Universitas Andalas, Feri Amsari, juga meminta Anwar Usman melepaskan jabatannya sebagai Ketua MK setelah menikah dengan adik Presiden Jokowi.

“Secara ketatanegaraan, pernikahan ini menimbulkan dampak ketatanegaraan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (23/3).

Bagaimanapun, kata Feri, Ketua MK akan menyidangkan perkara-perkara yang berkaitan dengan presiden dan kepentingan politik presiden Jokowi. Misalnya pengujian Undang-Undang Ibu Kota Negara.

Konflik kepentingan, kata dia, akan muncul dalam setiap pengujian undang-undang karena MK dan presiden berada dalam satu pihak. Untuk itu, konflik kepentingan ini harus dijauhi Ketua MK agar dapat menjaga muruah lembaga peradilan.

Berbeda dengan Pakar Hukum Prof Romli Atmasasmita. Menurutnya saran agar Anwar Usman berhenti dari Ketua MK setelah menikah dengan Idayati terlalu berlebihan karena rasionalitas melebihi akal sehat dan budaya timur, juga karena melanggar syarat pengangkatan dan pemberhentian anggota/ketua MK.

“Mereka lupa asas legalitas dan tidak mampu membedakan dengan nalar yang sehat perbedaan antara pernikahan (privat) dan publik, apalag mana perbuatan tercela dan bukan,” ujar Romli yang dikutip dari Sindonews.com, Rabu (23/3).

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim