Kembali ke berita

Rasil News

Abdullah Hehamahua Kritik IKN Nusantara: Proyek Bisnis Oligarki

Admin

Bagikan

Ilustrasi gedung pemerintahan di IKN Nusantara (Foto: Nyoman Nuarta)

Bekasi, Rasilnews – Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua mengkritisi ambisi Presiden Joko Widodo dalam membangun ibu kota baru, IKN Nusantara. Ia menyebut, dalam megaproyek itu, jelas menunjukkan adanya campur tangan oligarki untuk keuntungan bisnis.

“IKN itu soal bisnis dan tidak lepas dari korupsi. Dalam ketentuan tentang Pengadaan Barang dan Jasa, proyek di atas Rp 250 juta harus dilelang tapi ini tidak dilelang sesuai Keppres. Sehingga jelas sekali, ini adalah campur tangan dari oligarki untuk proyek bisnis,” kata Abdullah dalam siaran Topik Berita Radio Silaturahim 720 AM, Bekasi pada Jumat (9/12) pagi.

Menurutnya, kondisi saat ini tidak tepat untuk memindahkan ibu kota negara. Pasalnya pasca pandemi Covid-19, ekonomi Indonesia masih belum stabil.

“Dalam kondisi Covid-19 dan ekonomi yang tidak stabil, pengangguran, PHK di mana mana, harga barang naik dan seterusnya,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Abdullah, dilihat dari segala aspek, Kalimantan Timur bukanlah tempat yang sesuai untuk menjadi ibu kota Indonesia.

“Pindah ibu kota ke Kaltim yang dalam aspek apapun, baik historis, geografis, kewilayahan tidak memenuhi persyaratan,” ujar mantan Wakil Ketua Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (PKPN) itu.

Abdullah mengungkapkan, 19 persen dana untuk membangun IKN Nusantara berasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kemudian dana lainnya dari investor asing dan penjualan aset-aset negara seperti gedung pemerintahan di DKI Jakarta.

“Investor asing yang ada tinggal China karena Jepang dan Arab sudah mengundurkan diri. Kemudian sisanya dengan menjual aset-aset negara yang ada di Jakarta yaitu gedung-gedung pemerintahan. Permasalahannya siapa pengusaha pribumi yang bisa membeli gedung-gedung di Jakarta? Itu tidak ada,” ucapnya.

Abdullah menilai, penjualan aset-aset negara itu hanyalah strategi pemerintah agar pengusaha yang dinilai sebagai penguasa perekonomian Indonesia–Sembilan Naga- dan Cina yang akan membeli aset-aset tersebut.

Masalah inilah yang membuat Abdullah Hehamahua dkk menggugat UU IKN ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun gugatan itu pun akhirnya tidak membuahkan hasil yang baik.

“Itulah kenapa kita ajukan gugatan ke MK untuk menolak pembangungan IKN. Tapi karena Ketua MK itu adalah ipar dari Presiden Jokowi maka otomatis Ketua MK tidak akan menerima judicial review itu,” kata Abdullah.

Bukan hanya dari dalam negeri, kritik terhadap pembangunan IKN Nusantara ini juga datang dari mancanegara. Media asing tentang ekonomi, Bloomberg mengungkap kabar kurang sedap terkait pembiayaan proyek ini.

IKN Nusantara disebut masih kurang diminati investor. Meski ada investor asing yang tertarik, mereka belum menandatangani perjanjian yang mengikat.

Bloomberg juga menyindir bagaimana brosur IKN Nusantara tampak menarik, tetapi pembiayaan pembangunan megaproyek itu masih tidak jelas.

“Apa yang tidak mereka tunjukkan dengan jelas adalah di mana Indonesia akan menemukan US$ 34 miliar untuk membangun ibu kota baru dari awal,” tulis Bloomberg dalam artikel berjudul “Ambitious Plans to Build Indonesia a Brand New Capital City Are Falling Apart”, dikutip Jumat (9/12).

Hal lainnya yang disorot Bloomberg adalah periode Presiden Jokowi yang hanya tinggal 18 bulan saja. Setelah tiga tahun proyek IKN diumumkan, tak ada satu pun investor yang sepenuhnya berkomitmen untuk membiayai proyek ini.

Pada 2 Desember 2022, Presiden Jokowi berkata ada permintaan tinggi investasi di IKN, namun Bloomberg mencatat bahwa belum jelas apakah ada kontrak mengikat yang telah ditandatangani.

Sementara itu, Presiden Jokowi meyakini bahwa bangsa Indonesia akan bisa merayakan Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan RI di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024.

“Dengan upaya kita bersama, dengan semangat gotong royong, saya yakin 17 Agustus 2024 kita bisa merayakan bersama-sama di Nusantara,” kata Jokowi dalam sambutannya pada acara bertajuk “Ibu Kota Nusantara: Sejarah Baru Peradaban Baru”, di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa malam (18/10).

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim