Kembali ke berita

Internasional

AS Peringatkan Krisis Kemanusiaan Israel di Gaza Dapat Mengancam Bantuan Militer

Admin

Bagikan

AS Peringatkan Krisis Kemanusiaan Israel di Gaza Dapat Mengancam Bantuan Militer

Surat dari Antony Blinken dan Lloyd Austin menandakan rasa frustrasi atas korban sipil dalam perang melawan Hamas

Cibubur, Rasilnews – AS telah mengatakan kepada Israel bahwa mereka perlu mengambil “tindakan mendesak dan berkelanjutan” untuk memperbaiki situasi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza atau bantuan militer dari Washington bisa terancam, sebuah ultimatum publik yang jarang terjadi kepada pemerintahan Benjamin Netanyahu.

Dikutip dari Financial Times, dalam surat bersama yang dikirim kepada para pejabat tinggi Israel pada hari Minggu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken menguraikan serangkaian tindakan yang pemerintahan Biden harapkan akan diambil Israel untuk membalikkan kondisi kemanusiaan yang memburuk di Gaza selama 30 hari ke depan.

Austin dan Blinken memperingatkan bahwa jika Israel tidak mematuhinya, Washington dapat menganggap sekutunya mengabaikan jaminan untuk tidak menghalangi bantuan yang terkait dengan lebih banyak pendanaan militer.

Para pejabat AS membenarkan bahwa surat itu telah dikirim.

Tuntutan Washington terbagi dalam tiga kategori: peningkatan segala bentuk bantuan kemanusiaan di seluruh Gaza menjelang musim dingin; memastikan bahwa koridor komersial dan Angkatan Bersenjata Yordania terus beroperasi dengan kapasitas penuh; dan diakhirinya isolasi di Gaza utara.

“Kami sekarang menulis surat ini untuk menggarisbawahi keprihatinan mendalam pemerintah AS atas memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza, dan mengupayakan tindakan mendesak dan berkelanjutan oleh pemerintah Anda bulan ini untuk membalikkan keadaan ini,” tulis sekretaris tersebut kepada Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant dan Menteri Strategis. urusan Ron Dermer.

Blinken dan Austin menambahkan bahwa “kegagalan” untuk mengambil langkah-langkah dalam melaksanakan tuntutan mereka dapat mempunyai “implikasi” terhadap kebijakan dan undang-undang AS yang mengatur bantuan militer.

Pada sebuah pengarahan di Washington pada hari Selasa, juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller mengatakan: “Ini hanya sekedar pembacaan hukum AS . . . bahwa kami diwajibkan untuk melakukan penilaian dan menemukan bahwa penerima bantuan militer AS tidak secara sewenang-wenang menolak atau menghalangi pemberian bantuan kemanusiaan AS.”

Ketika didesak mengenai konsekuensi yang mungkin terjadi, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim