Kembali ke berita

Tajuk

Tajuk Rasil : Catatan 30 Tahun Republika, Mengapa Berubah?

Admin

Bagikan

Tajuk Rasil : Catatan 30 Tahun Republika, Mengapa Berubah?

Kamis, 12 Jumadil Akhir 1444 H/ 5 Januari 2023

Artikel Republika.co.id, Oleh: Irfan Junaidi, Pemimpin Redaksi Republika

Tepat 31 Desember 2022 dinihari, mesin cetak Republika di Kawasan Pulo Gadung, Jakarta menuntaskan tugasnya. Hari itu edisi terakhir koran Republika dicetak dengan gambar sampul yang sangat simbolik. Ada dua foto berjajar yang menampilkan gambar Presiden Soeharto saat menerima saham Republika dan foto Presiden Joko Widodo yang menerima anugerah Tokoh Perubahan Republika saat menjabat wali kota Solo. Republika lahir di saat negeri ini dipimpin oleh Presiden Soeharto. Tepatnya, tanggal kelahiran Republika adalah 4 Januari 1993. Kemudian Republika membuat perubahan secara drastis dengan bertransformasi sepenuhnya ke platform digital di saat Indonesia dipimpin Presiden Joko Widodo, yakni mulai 1 Januari 2023. Kurang lebih pesan itulah yang ingin disampaikan melalui kedua foto tersebut.

Republika adalah karya besar yang lahir dari kalangan berpengaruh di negeri ini. Jasa para founding fathers Republika tidaklah bisa dilupakan. Sederet nama besar seperti Parni Hadi, Zaim Uchrowi, Makmur Makka, Haedar Bagir, S Sinansari Ecip, Fathi Siregar, adalah sosok penting di balik kelahiran Republika. Nama Presiden ketiga RI, Prof Dr BJ Habibie jelas tidak bisa dilepaskan dan sangat penting bagi kelahiran Republika. Selain itu juga ada nama-nama tokoh seperti Adi Sasono, Amien Rais, Nurcholish Madjid, Quraish Shihab, Dawam Rahardjo, Sutjipto Wirosardjono, Beddu Amang, Haryanto Dhanutirto, Wardiman Djojonegoro yang sangat mendukung berdirinya media tersebut. Tentu banyak nama lain yang mohon maaf dan dengan sepenuh hormat tidak bisa disebut satu per satu dalam kesempatan ini.

Kini era baru telah menjadi dinamika yang tidak bisa diabaikan. Perubahan besar terjadi pada pola konsumsi masyarakat terhadap informasi. Mendengar radio, membaca koran, menonton televisi tidak lagi menjadi perilaku dominan masyarakat dalam mengakses sumber-sumber informasi. Kehadiran internet banyak membawa pengaruh bagi kebiasaan masyarakat untuk mengakses dunia digital secara massif. Republika tidak mau menutup mata terhadap kenyataan tersebut. Kehadirannya harus tetap relevan dengan perubahan. Tagline ‘Koran Masyarakat Baru’ yang muncul di awal kelahirannya menunjukkan semangat Republika untuk terus bisa menyesuaikan diri dengan setiap kebaruan. Semboyan tersebut muncul di saat koran masih menjadi sumber utama masyarakat dalam menikmati berita.

Dengan semangat untuk tetap relevan pada kebaruan inilah maka kemudian Republika mengambil langkah penting untuk hadir sepenuhnya pada platform digital. Keputusan ini terus terang kemudian menghadirkan banyak pihak yang bertanya atau mempertanyakan, atau bahkan menyesalkan. Namun juga tidak sedikit yang nyata-nyata memberi dukungan dan menyatakan bahwa perubahan langkah tersebut merupakan keputusan yang harus diambil. Kami sangat meyakini, baik yang bertanya, mempertanyakan, menyesalkan, ataupun mendukung, adalah pihak-pihak yang memang sangat sayang dengan Republika. Mereka selalu berharap agar Republika bisa terus hadir dan tumbuh mewarnai negeri ini. Karena itu tidak ada ungkapan lain selain terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua yang telah peduli dengan kehadiran Republika.

Transformasi Republika ini adalah tantangan baru yang diambil untuk menyesuaikan diri dengan keniscayaan perubahan. Republika ingin terus bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas dan lebih cepat dengan konten-konten berkualitas. Platform adalah kendaraan yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi jalur distribusi informasi. Maka perubahan platform bukanlah berarti sebagai perubahan karakter dan kekhasan konten yang disebarkan oleh Republika.

Fanatisme awak Republika selama ini bukanlah pada jalur atau kendaraan untuk mendistribusi konten. Pada informasi berkualitas yang dikerjakan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalismelah fanatisme yang selalu dimiliki Republika. Jalur distribusi bisa sangat mudah berubah mengikuti perkembangan. Maka penting sekali untuk terus kuat memegang teguh nilai-nilai yang selama ini diperjuangan Republika yakni keumatan dan kebangsaan. Semangat ‘Mencerdaskan Kehidupan Bangsa’ yang telah dicanangkan dulu oleh para pendiri Republika harus terus dijaga.

Selamat datang di cakrawala baru Republika. Kami mengajak Anda semua untuk menikmati sajian Republika melalui dua wadah besar yakni republika.co.id untuk konten free dan republika.id untuk konten berlangganan. Semakin banyak dan luas jangkauan kedua wadah tersebut maka kami yakin kehadiran Republika akan semakin bermaslahat. Republika juga hadir di akun-akun media sosial untuk bisa menambah daya jangkau. Kehadiran media sosial ini dimanfaatkan Republika sebagai kendaraan yang penting untuk merangkul masyarakat secara lebih akrab. Interaksi dengan khalayak di media sosial bisa berlangsung sangat terbuka.

Semua ikhtiar ini dijalankan untuk terus menyempurnakan kehadiran Republika dengan segala kekhasannya. Tentu masih banyak kekurangan yang harus disempurnakan. Maka input dan bimbingan dari semua pihak yang menyayangi Republika sangatlah diharapkan. Mari masuki fase baru Republika ini dengan bahagia. Selamat melaju di cakrawala baru untuk Republika yang kemarin (4 Januari 2023) tepat berusia 30 tahun.

Wallahu ‘alam bisshawab

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Tajuk Rasil : Catatan 30 Tahun Republika, Mengapa Berubah? · Berita · Radio Silaturahim 720 AM