Kembali ke berita

Rasil News

Diskusi Buku “A Dairy of Genocide,” Anies Baswedan Puji Kekuatan Palestina

Admin

Bagikan

Diskusi Buku “A Dairy of Genocide,” Anies Baswedan Puji Kekuatan Palestina


Jakarta, Rasilnews – Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies Baswedan memuji kekuatan bangsa Palestina yang tertuang dalam buku “A Dairy of Genocide” karya Menteri Kebudayaan dan Kesenian Otoritas Palestina, Atef Abu Saif.


Pujian itu disampaikan Anies ketika menjadi panelis dalam acara diskusi tentang buku tersebut di Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Rabu (23/10) malam.


“Mr. Atef menggambarkan lewat buku ini bahwa Palestina adalah negara terkuat yang ada di bumi saat ini. Saya selalu kagum dengan kekuatan para ibu di Palestina, karena di balik kekuatan Palestina ada kehebatan para ibu yang melahirkan para pejuang seperti Atef,” kata Anies.


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2014-2016 itu mengatakan, buku “A Diary of Genocide” menggambarkan penderitaan sekaligus kekuatan bangsa Palestina.


“Tadi Mr. Atef bilang, dia bahkan tidak mengenali jalan-jalan di wilayah Gaza ketika ia melihat foto-foto kehancurannya. Saya membayangkan kerusakan mental Atef seperti apa, kerusakan pikirannya seperti apa, kerusakan yang tidak bisa difoto seperti apa. Itu damage-nya panjang karena apa yang terjadi (genosida di Gaza) bukan hanya merusak infrastruktur keras tapi juga merusak sosiologi dan psikologi masyarakat,” ujar Anies.


Buku tersebut, menurut Anies, bisa menjadi bahan untuk rekonstruksi Gaza pascaagresi Zionis Israel.


“Jadi setelah periode ini, semoga segera berakhir dan menuju kepada kemerdekaan Palestina, recovery dibutuhkan. Buku ini bisa menjadi bahan rekonstruksi atas apa yang sudah terjadi. Jika kita bisa mengetahui secara detail, kita bukan hanya merasakan tapi bisa merekonstruksi,” ucapnya.


Selain itu, Anies juga memberi catatan agar buku yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia itu dapat kembali diterjemahkan dengan gaya sastra sehingga bisa lebih menyentuh.


“Memang benar sudah diterjemahkan, namun ada nuansa yang tidak muncul. Ini masih menggunakan bahasa terjemahan. Saran untuk penerjemah, di terjemahannya ditambahkan nuansa novel agar bisa mengembangkan imajinasi kita,” saran Anies.


Sementara itu, penulis buku “A Diary of Genocide” Atef Abu Saif menyampaikan, menulis merupakan keahliannya yang dimanfaatkan perjuangan Palestina.


“Saya tetap menulis meski di tengah kejadian ini (genosida yang terjadi), saya memanfaatkan kelebihan saya agar apa yang terjadi bisa tersampaikan ke luar. Pesan ini bisa saya sampaikan,” tuturnya.


Buku “A Diary of Genocide” diterbitkan oleh Noura Publishing (Mizan Group). Acara diskusi buku itu pun diselenggarakan oleh penerbit tersebut bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jakarta sebagai bagian dari rangkaian acara Road to Jakarta
International Literary Festival (JILF) 2024, bertajuk “Words, Actions, and Resistance”.


Diskusi buku itu menghadirkan penulis sekaligus Menteri Kebudayaan dan Kesenian Otoritas Palestina, Atef Abu Saif; penulis, sutradara, dan Head of Content Wahana Kreator, Gina S. Noer; serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2014-2016 dan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Rasyid Baswedan.***

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim