Kembali ke berita

Rasil News

Dokter Yogi Prabowo Jelaskan Konsep Isoman bukan Tanpa Pantauan Medis

Admin

Bagikan

Dokter Yogi Prabowo Jelaskan Konsep Isoman bukan Tanpa Pantauan Medis

Cibubur, Rasilnews – Dokter spesialis bedah ortopedi konsultan onkologi, dr. Yogi Prabowo, Sp.OT(K)Onk menjelaskan konsep isolasi mandiri terpantau (Isomantau) yang digunakan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 itu, harus dipantau setiap hari oleh tenaga medis. Kemudian jika ada perburukan kondisi kesehatan, lanjutnya, untuk segera dibawa ke fasilitas kesehatan setempat.

“Konsep isomantau ini sebenarnya sama dengan dirawat tapi di rumah. Dipantau setiap hari oleh tenaga medis bukan tanpa pantauan. Kemudian kalau ada perburukan bisa dikirimkan ke fasilitas kesehatan setempat. Sehingga harus ada koneksi isoman dengan sistem kesehatan secara keseluruhan, bukan sekedar telpon kemudian tidak ada kelanjutan,” ungkap Yogi dalam wawancara Topik Berita Radio Silaturahmi AM 720Khz edisi Kamis (17/2).

Dokter Yogi yang juga berkecimpung dalam lembaga sosial kemanusiaan bidang medis MER-C ini, menilai strategi pemerintah dengan program Isomantau untuk pasien gejala ringan sebagai upaya penanganan penyebaran virus Covid-19 varian Omicron adalah langkah yang tepat.

“Yang patut kita syukuri di omicron ini, tidak terjadi pasien-pasien yang tidak mendapatkan perawatan, kemudian juga strategi yang diterapkan pemerintah ini cukup strategis, dengan mengadakan isomantau bagi pasien-pasien gejala ringan. Pasien gejala ringan mau mengalah dengan yang (gejala) lebih berat untuk memberikan kasur dan oksigen mereka,” kata Yogi.

Lebih lanjut, menurutnya bahwa virus Covid-19 ini sudah semakin lemah. Kata Yogi, hal itu dilihat dari data-data yang ada pada penderita virus tersebut.

Di akhir wawancara tersebut, Dokter Yogi mengingatkan, kiat menghadapi bencana, baik bencana pandemi maupun bencana alam, tidak cukup hanya dengan ilmu, tapi harus disertai keimanan kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

“Yang harus kita terapkan untuk menghadapi bencana di Tanah Air kita ini yaitu menggunakan dua hal, iman dan ilmu. Ilmu saja tidak cukup, setelah kita berikhtiar maksimal, kita berserah diri kepada Allah agar tidak timbul stres. Oleh karena itu, dua hal ini menentukan kesuksesan kita dalam menghadapi bencana, baik itu pandemi atau bencana lain, karena kita akan kuat secara fisik maupun mental. Sehingga kita betul-betul menjadi insan yang sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah Subhanahu Wata’ala,” pungkasnya.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Dokter Yogi Prabowo Jelaskan Konsep Isoman bukan Tanpa Pantauan Medis · Berita · Radio Silaturahim 720 AM