Kembali ke berita

Rasil News

Dr. Hamid Patilima: Ada Enam Unsur Kabupaten/Kota Layak Anak

Admin

Bagikan

Dr. Hamid Patilima: Ada Enam Unsur Kabupaten/Kota Layak Anak

Jakarta, Rasilnews – Tenaga Ahli dan Konsultan Bidang Anak dr. Hamid Patilima menyampaikan, ada enam unsur kab/kota bisa layak anak dari aspek keluarga dan pengasuhan alternatif.

“Pertama, kita harus memastikan di kab/kota tidak ada lagi anak berusia di bawah 18 tahun dinikahkan. Kalo masih ada kab/kota kita temukan ada anak-anak wajib belajar lalu kemudian mereka dinikahkan itu sudah otomatis kab/kota itu dari aspek pendidikan mengalami masalah, dan angka kemiskinannya sangat tinggi,” kata Dr. Hamid di Radio Silaturahim (Rasil), Ahad (4/9).

“Untuk itu, mari kita sama-sama memastikan anak-anak, baik yang laki-laki maupun perempuan selalu terakses ke pendidikan minimal mereka memiliki ijazah SMA/SMK, yang kemudian pada saat menjadi calon ayah atau ibu sudah memiliki pengetahuan luas tentang perkembangan anak, keterampilan. Kemudian yang paling penting adalah sikap bagaimana akan menumbuh kembangkan anaknya dengan penuh potensi,” ujarnya.

Kedua, dr. Hamid mengatakan, ditandai adanya lembaga konsultasi keluarga atau pusat pembelajaran keluarga. Karena banyak orang tua mengeluh, menjadi ibu atau ayah tapi tidak dilengkapi dengan kompetensi pengetahuan, keterampilan atau sikap, sehingga mereka sangat terbatas dalam menangani anak. Untuk itu, tidak cukup hanya parenting tapi juga perlu menjalin komunikasi dengan pusat pembelajaran keluarga di kab/kota.

Ketiga, setiap desa/kelurahan memiliki pendidik pengembangan anak usia dini (PAUD) holistik dan integrasi (HI), untuk memastikan setiap anak yang ada di kandungan sampai di bawah usia delapan tahun proses tumbuh kembangnya optimal.

Menurutnya, ini menjadi sangat penting karena dengan adanya PAUD HI anak-anak terawasi, baik hidupnya serta tumbuh atau kembangnya, karena tidak didukung oleh hanya satu dinas tetapi semua dinas yang terkait dengan anak.

Keempat, anak-anak yang sudah tidak mempunyai ayah atau ibu, atau keluarga besarnya sebagi penjamin, maka kab/kota harus memiliki lembaga sosial anak seperti panti asuhan.

Kelima, Infrastruktur ramah anak. Yaitu di kab/kota ada Rute Aman Selamat ke Sekolah (RAS). Penanda apakah sebuah kab/kota layak anak itu dilihat dari budaya di jalan. Salah satunya ketika orang tua mengantar anak ke sekolah dengan melawan arus, tidak memperhatikan rambu-rambu lalu lintas sebenarnya ia sedang mendidik anak-anaknya  untuk tidak bermoral dan berakhlak.

Indikasi Keenam, kab/kota sudah memiliki ruang bermain ramah anak. Di ruang bermain ramah anak ini diharapkan anak-anak yang mengalami ketergantungan dengan gadget didorong untuk bermain di fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, yang lengkap memenuhi persyaratan.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Dr. Hamid Patilima: Ada Enam Unsur Kabupaten/Kota Layak Anak · Berita · Radio Silaturahim 720 AM