Kembali ke berita

Rasil News

Dr. Tahir, Relawan Dokter: Gaza Dilanda Kelaparan, Banyak Pasien Hanya Tulang Berbalut Kulit

Admin

Bagikan

Dr. Tahir, Relawan Dokter: Gaza Dilanda Kelaparan, Banyak Pasien Hanya Tulang Berbalut Kulit

London, Rasilnews – Dr. Mohammad Tahir, seorang dokter bedah ortopedi dan saraf perifer yang baru saja kembali dari Gaza, mengungkapkan kondisi krisis kemanusiaan yang semakin parah akibat genosida dan kelangkaan bantuan.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun X (@abierkhatib), Dr. Tahir menggambarkan situasi tragis yang ia saksikan sendiri. “Kami melewati berbagai fase kelaparan di Gaza, semuanya bergantung pada apakah bantuan bisa masuk atau tidak. Saat perbatasan diperketat dan tak ada bantuan yang diizinkan masuk, orang-orang kelaparan,” ujarnya.

Dampak dari kelangkaan makanan, obat-obatan, dan air bersih begitu nyata. Dr. Tahir mengungkapkan bahwa banyak pasiennya, terutama anak-anak, dalam kondisi malnutrisi ekstrem hingga hanya tampak seperti tulang berbalut kulit. “Rumah sakit kewalahan, dan pasien terlalu lemah untuk bertahan karena kelaparan,” katanya. “Banyak dari mereka menderita luka baring di seluruh tubuh. Tanpa asupan gizi yang cukup, tubuh mereka tidak bisa bertahan.”

Blokade yang berkepanjangan juga membuat harga pangan melambung tinggi, sehingga tak terjangkau bagi banyak warga. “Pasar mungkin terlihat memiliki makanan, tetapi itu tidak berarti orang bisa makan,” jelasnya. Situasi di Gaza Utara bahkan lebih buruk, dengan minimnya bantuan yang masuk. “Banyak orang meninggal dalam kesunyian, terjebak di zona pertempuran tanpa ada yang mengetahui nasib mereka.”

Sebagai tenaga medis, Dr. Tahir menceritakan tekanan luar biasa yang dihadapi timnya di rumah sakit. Dalam kondisi darurat massal, mereka harus membuat keputusan sulit tentang siapa yang bisa diselamatkan lebih dulu. “Saat ada anak yang mengalami henti jantung setelah serangan besar, kami tidak bisa mengerahkan lima tenaga medis untuk menyelamatkannya, karena masih banyak pasien lain yang juga sekarat,” ungkapnya.

Bahkan, banyak anak dengan luka tembak di kepala tidak dapat ditolong karena keterbatasan peralatan dan tenaga medis. “Ada saat-saat di mana kami hanya bisa menyaksikan mereka pergi, tanpa bisa berbuat apa-apa,” tambahnya.

Menutup kesaksiannya, Dr. Tahir menyerukan keadilan dan aksi nyata dari komunitas internasional. “Darah mereka yang telah gugur tidak boleh sia-sia,” tegasnya. “Harus ada keadilan, dan mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan ini harus diadili.” (Farah Salsabila)

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Dr. Tahir, Relawan Dokter: Gaza Dilanda Kelaparan, Banyak Pasien Hanya Tulang Berbalut Kulit · Berita · Radio Silaturahim 720 AM