Kembali ke berita

Rasil News

FISIP UI Adakan Election Fest untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Muda dalam Menjaga Integritas Pemilu Serentak 2024

Admin

Bagikan

FISIP UI Adakan Election Fest untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Muda dalam Menjaga Integritas Pemilu Serentak 2024

Depok, Rasilnews – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) adakan Election Fest untuk menguatkan partisipasi pemuda dengan perspektif baru. Fokusnya adalah meningkatkan partisipasi bukan hanya datang ke TPS, melainkan juga berperan sebagai pemilih kritis dan mau berkontribusi langsung dalam Pemilu.

Kontribusi aktif ini dapat berupa dukungan dan menjadi simpatisan salah satu pasangan calon (paslon) atau partai politik, ikut mengkritisi visi-misi dan rekam jejak peserta pemilu, hingga menjadi petugas KPPS dan pemantau Pemilu.

Oleh karenanya, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) berkolaborasi dengan Pusat Kajian Politik Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial Politik FISIP UI (Puskapol LPPSP FISIP UI), menyelenggarakan Festival Pemilu (Election Fest), dengan tajuk, “Meningkatkan Partisipasi Pemilih Muda dalam Pemilu Serentak 2024” pada Selasa (6/2) di Auditorium Mochtar Riady, FISIP UI.

Pemaparan gagasan oleh juru bicara muda capres dan cawapres, Muhammad Fachri Muchtar (Jubir muda Anies-Muhaimin), Rob Clinton Kardinal (Jubir muda Prabowo-Gibran) dan Aris Setiawan Yodi (Jubir muda Ganjar-Mahmud). Yang menjadi panelis adalah Hurriyah (Puskapol LPPSP FISIP UI), Heroik Muttaqin (Perludem), Muhammad Rafkarilo Afi (Ketua BEM FISIP UI), serta moderator Elvira Khairunnisa (Executive Producer CNN Indonesia).

Dalam sambutannya, Dekan FISIP UI, Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto mengatakan, anak-anak muda seyogyanya bukan cuma menjadi pemilih, tapi yang juga penting adalah menjadi agen yang secara aktif menjaga integritas pemilu. “Partisipasi pemuda bukan hanya masuk ke bilik suara dan menyoblos tetapi juga dapat menjaga integritas dan kualitas pemilu,” ujarnya.

Ia berharap pemilu tahun ini bisa lebih transparan dan akuntabilitas penyelenggaran pemilu menjadi penting dalam konteks mewujudkan politik yang bersih.

Berdasarkan Daftar Pemilu Tetap (DPT) yang telah ditentukan oleh KPU, sekitar 56,45% pemilih masuk dalam klasifikasi pemilih muda di Pemilu 2024 mendatang. Angka ini menunjukkan pentingnya peran pemuda dalam menjaga proses penyelenggaraan pemilu dan ujungnya adalah menghasilkan pemilu yang demokratis dan berintegritas.

Sayangnya, metode yang digunakan untuk meningkatkan partisipasi pemuda masih dengan cara lama. Sebagai contoh, pendidikan pemilih untuk pemuda hanya dilakukan oleh KPU dengan mendistribusikan informasi melalui iklan dan seminar formal. Selain itu, pemuda juga jarang dilibatkan dalam proses penyelenggaraan pemilu, utamanya mendorong mereka aktif berperan sebagai petugas-petugas yang menyelenggarakan pemilu.

Menurut jubir muda Anies – Muhaimin, Muhammad Fachri Muchtar, “Anak-anak muda jangan hanya dipandang sebagai lumbung suara dan objek politik semata pada pemilihan nanti, tetapi juga sebagai subjek politik yang penting untuk diajak terlibat dalam masa-masa kampanye bahkan didengar suaranya.” Ia mencontohkan program “Desak Anies” dan menjelaskan gagasan-gagasan AMIN dalam dunia pendidikan serta mengajak keterlibatan dan kolaborasi anak muda dalam proses pemerintahan nantinya.

Di sisi lain, jubir muda Prabowo – Gibran, Rob Clinton Kardinal menceritakan pengalamannya tahun 2019 lalu dalam berpartai.”Ketika itu, anak-anak muda di dalam partai hanya menjadi ‘pajangan’. Namun, pada pemilu tahun 2024 ini sudah berubah karena anak muda sudah diberikan ruang kebebasan, bahkan para paslon mendengarkan apa yang diinginkan anak muda, contohnya paslon 02 mengadakan kompetisi e-sport,” jelas Rob.

Rob mengatakan keinginannya agar anak muda bersatu memilih dengan menggunakan suara hati dalam memilih, karena lima tahun ke depan Indonesia harus mengalami perubahan. “Paslon 02 mengangkat hilirisasi dan meningkatkan SDM karena kami tidak mau anak-anak muda nantinya menjadi beban,” ujarnya.

Sementara jubir muda Ganjar – Mahfud, Aris Setiawan Yodi berbicara mengenai peningkatan SDM. Aris mengatakan, program paslon 03 salah satunya yaitu satu keluarga satu sarjana untuk keluarga miskin. Paslon 03 menyakini bahwa hal tersebut bisa mengatasi kemiskinan karena diharapkan sarjana tersebut akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, dan bisa membiayai keluarganya.

“Selain itu program internet gratis untuk Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang rata di seluruh Indonesia,” tutup Aris.

Rangkaian agenda Election Fest ini diisi oleh diskusi interaktif antara jubir muda paslon capres-cawapres dengan peserta, diskusi dengan KPU dan Bawaslu, serta simulasi pungut-hitung suara. Selain itu, acara ini juga diisi oleh live music bersama Ananda Badudu untuk memberikan hiburan bagi peserta.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

FISIP UI Adakan Election Fest untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Muda dalam Menjaga Integritas Pemilu Serentak 2024 · Berita · Radio Silaturahim 720 AM