Kembali ke berita

Rasil News

Gempa Cianjur, Muhammadiyah Dirikan 500 Unit Hunian Darurat

Admin

Bagikan

Gempa Cianjur, Muhammadiyah Dirikan 500 Unit Hunian Darurat

Cianjur, Rasilnews – Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, pada Senin (21/11) bermagnitudo 5,6 mengakibatkan 61.908 jiwa mengungsi, Muhammadiyah Disaster Mangement Center (MDMC) mendirikan 500 unit hunian darurat.

Di hari keenam pasca gempa, respons Muhammadiyah Disaster Mangement Center (MDMC) yang didukung penuh Lazismu, telah mengerahkan 270 relawan muhamamdiyah, berlokasi di SD Islam Kreatif Muhammadiyah Jl. KH Abdullah Bin Nuh No.64, Sawah Gede, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sebagai Pos Koordinasi Utama, sebanyak empat pos layanan dilokasi berbeda didirikan dengan layanan medis.

Ia juga mengatakan, selain respons cepat dilakukan para relawan muhammadiyah pada Sabtu (26/11), Muhammadiyah mulai mendirikan hunian darurat di Kampung Barukaso, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Kedatangan MDMC di Desa Sukamulya bersama Lazismu dan relawan muhammadiyah, disambut hangat warga Kampung Barukaso. Komunikasi bersama warga terdampak berjalan lancar sampai diadakan rembug warga.

“Suasana masih berduka, mari bersama-sama kita hilangkan duka tersebut untuk tetap bangkit menjaga martabat kemanusiaan”, jelas Budi, seperti dikutip dari MINA.

“Kami bisa bersilaturahim, ikut berempati dan merasakan bagaimana keadaan sekarang ini, saya bersyukur bapak-bapak tetap ceria meskipun rumah hancur, jika terus larut dalam kesedihan tidak akan selesai,” ujarnya.

Kita lihat hunian di sebelah sana, mohon maaf rasanya menjadi sesuatu yang tidak bagus. Budi menambahkan, kami datang ke sini bukan lalu pergi begitu saja. Tetapi ingin mendampingi dan bergotong-royong membuat hunian darurat. Hunian darurat ini nantinya bisa ditempati dengan layak bersama keluarga. Karena itu, rembug warga ini adalah penting untuk menyepakati secara bersama-sama.

Heri Pramono salah seorang relawan Muhammadiyah mengatakan, “kami telah membuat hunian darurat prototype, sebagai contohnya. Dengan harapan warga dapat melihatnya dari sisi ukuran dan bentuk. Mengapa kemarin kami kemarin membuat contoh hunian darurat ini di sini, karena berdasarkan hasil kajian dan ijin dari para pemangku kepentingan di desa ini terutama kepala desa, rukun warga dan rukun tetangga, warga sangat membutuhkan.

Selain itu Donny Halim Mutiasa selaku relawan Muhammadiyah, menjelaskan, bahwa rencananya akan didirikan 500 unit hunian darurat di desa ini. Ukurannya seluas 6 x 4 meter, sesuai standar internasional. Kami berharap, satu unit hunian ini bisa dihuni sebanyak 5 hingga 6 anggota keluarga.

Dalam kesempatan itu, Suganda mewakili warga Kampung Barukaso, mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah. Apalagi kedatangan Muhammadiyah ke sini, kata Suganda akan mendampingi sampai hunian darurat ini berdiri yang dimulai hari ini. “Bersama warga di sini kami bersepakat untuk saling gotong-royong membuat hunian darurat, dan kami senang di lokasi ini juga akan didirikan masjid darurat agar warga dapat tetap beribadah” pungkasnya.

Selain datang untuk rembug warga, Muhammadiyah juga menangani warga patah tulang yang sudah lanjut usia. Dokter Spesialis orthopedic Meiky Fredianto yang berasal dari RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta, langsung menangani pasien di lokasi tenda darurat untuk mengobati.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim