Kembali ke berita

Ahlan Wa Sahlan

Habieb Ali Al Hamid : Kepedulian Masyarakat Indonesia dalam Menangani Musibah dan Bencana Sungguh Luar Biasa

Admin

Bagikan

Habieb Ali Al Hamid : Kepedulian Masyarakat Indonesia dalam Menangani Musibah dan Bencana Sungguh Luar Biasa

Cibubur, Rasilnews – Habib Ali Al-Hamid, Ketua DPP Hilal Merah Islam (HILMI) Front Persaudaraan Islam (FPI), menyoroti peran luar biasa masyarakat Indonesia dalam merespons musibah dan bencana. Habib Ali menegaskan bahwa kepedulian masyarakat Indonesia terhadap musibah sangat kuat, bahkan menjadi pelindung dari bencana yang lebih besar. Hal ini ia katakan dalam Program Ahlan Wa Sahlan Radio Silaturahim, Kamis (10/10/24).

“Masyarakat kita luar biasa. Kepedulian mereka terhadap musibah dan bencana sangat tinggi. Kalau kita melihat kerusakan yang terjadi di negeri ini—baik dalam aspek agama, moral, dan lainnya—kerusakannya sudah mengerikan. Namun, musibah yang seharusnya lebih parah tertolong oleh kebaikan hati masyarakat yang senantiasa bersedekah,” ujar Habib Ali.

Beliau juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang mengatakan bahwa sedekah dapat mencegah musibah. “Masyarakat Indonesia yang peduli untuk membantu saudara-saudaranya, baik di dalam negeri maupun luar negeri, itulah yang mencegah terjadinya musibah. Kita juga membantu saudara-saudara kita di Palestina dan Rohingya,” tambahnya. Menurut Habib Ali, bantuan yang diberikan dalam bentuk pembangunan rumah, sekolah, MCK, hingga kurban di Palestina, semuanya didukung sepenuhnya oleh rakyat Indonesia.

Habib Ali memuji peran Radio Silaturahim (Rasil) yang turut serta dalam berbagai aksi kemanusiaan. “Semua ini tidak akan berjalan kalau tidak ada dukungan dari masyarakat, termasuk peran Rasil yang membantu menyebarkan informasi dan menggalang dukungan,” katanya.

Lebih lanjut, Habib Ali Al-Hamid membahas kiprah HILMI, sayap filantropi dari Front Pembela Islam (FPI), yang selama ini telah berkontribusi besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “HILMI FPI telah memberikan bantuan signifikan, mulai dari gempa Bandung hingga pandemi COVID-19. Mereka selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Habib Ali juga menyarankan bagi siapa pun yang ingin mengetahui lebih jauh tentang jejak aksi kemanusiaan HILMI dapat mencarinya di internet. “HILMI berfungsi sebagai sayap filantropi FPI, melaksanakan berbagai kegiatan sosial, termasuk tanggap bencana, penyaluran sembako, pembangunan shelter, dan renovasi rumah tidak layak huni,” tambahnya.

Habib Ali menegaskan bahwa bantuan HILMI mencerminkan dedikasi untuk kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. “Bantuan ini tidak hanya untuk korban bencana, tetapi juga mereka yang hidup dalam kemiskinan. Jika ada yang membutuhkan bantuan, silakan hubungi saya langsung,” tutupnya.

Tentang Hilal Merah Islam (Hilmi-FPI)

Hilal Merah Islam (HILMI) adalah sayap juang organisasi Front Persaudaraan Islam (FPI) dibidang sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bencana alam, bantuan medis, tragedi kemanusiaan dan mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi.

HILMI bertujuan memberikan pelayanan untuk korban bencana, kemiskinan, kegiatan amal, kejadian luar biasa, dan tragedi kemanusiaan di dalam maupun di luar negeri. organisasi ini dibentuk oleh pengurus front persaudaraan islam yang berinisiatif melakukan sosial kemanusiaan untuk membantu umat manusia diseluruh dunia.

HILMI merupakan lembaga yang keanggotaannya disebut relawan (unpaid volunteers). HILMI berasaskan islam dan berpegang pada prinsip Rahmatan Lil’aalamiin. dengan prinsip Rahmatan Lil’aalamiin, HILMI memberi rahmat kepada semua makhluk baik personal maupun kelompok tanpa melihat latar belakang, agama, mazhab, harakah, kebangsaan, etnis, golongan, politik, melainkan atas dasar kemanusiaan.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim