Kembali ke berita

Rasil News

Harga Tempe Tahu Melonjak, Pengamat: Jangan Heran

Admin

Bagikan

Harga Tempe Tahu Melonjak, Pengamat: Jangan Heran

Harga Tempe Tahu Melonjak, Pengamat: Jangan Heran

Cibubur, Rasilnews – Pengamat Ekonomi Politik, Ichsanuddin Noorsy menanggapi fenomena kelangkaan kedelai yang menyebabkan harga tahu dan tempe melonjak naik. Ia mengatakan, tidak perlu terkejut dengan fenomena itu, karena hal tersebut bukan kali pertama terjadi.

Pada Januari 2021, pengusaha tempe tahu di Jabodetabek sempat melakukan mogok produksi selama tiga hari sebagai bentuk protes karena harga kedelai mahal. Peristiwa yang sama terjadi lagi pada bulan ini. Pengusaha tempe tahu berencana akan mogok produksi dari tanggal 21 hingga 23 Februari 2022. Ichsanuddin mengatakan, peristiwa seperti ini sudah berulang kali terjadi tetapi belum ada gerakan dari pemerintah untuk menyelesaikan akar masalahnya.

“Peristiwa pengusaha tempe tahu protes demo tiga hari tanpa dagang, inikan bukan hal baru, sudah berulang kali terjadi. Tapi kita tidak pernah berpikir bagaimana mengatasi akar masalah. Menurut saya soal cetak biru budidaya kedelai adalah akar masalahnya, pada saat yang sama ekspor kedelai edamamae dari Jember, Jawa Timur ke Jepang tetap berjalan sudah dalam kemasan rapi. Jadi nggak usah heran kalau terjadi kelangkaan (kedelai),” jelas Ichsanuddin dalam wawancara Topik Berita Radio Silaturahmi AM 720Khz edisi Selasa (15/2).

Ia mengatakan, pemerintah dari zaman Soeharto sampai saat ini belum membuat satu Cetak Biru Produksi Kedelai. Hal inilah, menurut Ichsanudin menjadi penyebab masalah kelangkaan kedelai terus berulang.

Menurut Ichsanuddin, sebenarnya Indonesia bisa memproduksi kedelai sendiri tanpa harus impor. Tetapi karena pemerintah tidak punya perancangan yang baik tentang budidaya kedelai, maka Indonesia saat ini ketergantungan dengan produk impor.

“Dari Jawa Timur kedelai Edamame dibawa ke Jepang sebagai stok makanan di sana. Berarti sesungguhnya Indonesia bisa memproduksi kedelai sendiri, sepanjang memang perspeksi petani di kedelai itu terjamin baik. Tapi karena terjadi pertarungan mereka yang mengambil pola hidup daru impor, dan pemerintah tidak punya perancangan yang baik tentang budidaya kedelai maka kita ketergantungan barang impor. Ketergantungan barang impor itulah membuat harga kedelai sulit dikenali,” jelas Ichsanuddin.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim