Kembali ke berita

Rasil News

ICMI Kutuk Keras Serangan Israel Atas Personel TNI di Lebanon

Admin

Bagikan

ICMI Kutuk Keras Serangan Israel Atas Personel TNI di Lebanon

Jakarta, Rasilnews – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengutuk keras serangan Israel atas Markas Pasukan Perdamaian Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon yang menyebabkan dua prajuri Tentara Nasional Indonesia (TNI) terluka.

“Serangan ini adalah pelecehan terhadap Indonesia dan dunia, ICMI mengecam keras tindakan barbar pasukan Israel itu dan meminta agar Pemerintah Indonesia merespon keras dengan tindakan tegas atas Israel karena ini menyangkut kehormatan nama bangsa Indonesia yang dibawa oleh personel TNI melalui Pasukan Garuda di Lebanon,” demikian dikatakan Wakil Ketua ICMI Bidang Politik dan Hubungan Internasional, Andi Anzhar Cakra Wijaya di Jakarta, Jumat (11/10).

Menurut Anzhar, Israel seharusnya menghargai personil pasukan PBB di sana sebagai objek yang mewakili negaranya masing-masing untuk menjaga misi perdamaian dan kemanusiaan sehingga tidak layak untuk diserang siapapun.

“Kita tahu bahwa serangan terhadap peacekeeper (pasukan penjaga perdamaian) adalah pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan resolusi DK PBB 1701 sebagai mandat UNIFIL. Jika Israel masih menghargai PBB, seharusnya mereka menghargai keberadaan pasukan perdamaian disana termasuk TNI,” kata Anzhar.

Dirinya menekankan, pemerintah Indonesia harus mendesak agar pelanggaran itu diselidiki dan pelakunya harus bertanggung jawab.

“ICMI mengapresiasi sikap Menlu RI yang di masa-masa akhir jabatannya masih konsisten berjuang dalam diplomasi luar negerinya, dan menegaskan standing position Indonesia yang tak pernah bergeser membela kedaulatan negara Palestina,” kata Anzhar.

Selain itu, Anzhar menegaskan agar seluruh dunia berusaha keras agar menahan diri untuk tidak terlibat konflik pertempuran di Timur Tengah dengan mengedepankan prinsip perdamaian agar peperangan tidak meluas dan berubah menjadi perang dunia.

“Melihat eskalasi konflik yang semakin meruncing dan bisa meledak menjadi perang dunia, kita harus mengimbau agar semua pihak yang terlibat konflik berdarah itu kembali ke meja perundingan,” jelas Anzhar.

Ia juga mengatakan, semakin luas konflik dan semakin lama akan membuat penderitaan semua pihak semakin terasa berat khususnya rakyat sipil.

“Tidak ada solusi terbaik, kecuali menghentikan pertempuran dan kembali ke meja perundingan,” pungkas Anzhar.

Pasukan Zionis Israel menyerang pasukan perdamaian yang tergabung dalam UNIFIL di perbatasan Lebanon Selatan, yang di dalamnya terdapat Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dua prajurit TNI dikabarkan terkena serangan.

Kepala pusat penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Hariyanto menyatakan, luka yang diderita tidak terlalu parah. Prajurit tersebut saat ini telah mendapatkan perawatan.***

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim