Kembali ke berita

Rasil News

Israel Bunuh 9 Warga Palestina, AWG Desak Organisasi Internasional Gelar Sidang Khusus

Admin

Bagikan

Setidaknya 9 warga Palestina tewas ditembak tentara Israel dalam penggeledahan di Tepi Barat yang disebut-sebut paling mematikan dalam beberapa tahun ini, Kamis 26 Januari 2023 (Reuters/Ammar Awad)

Bogor, Rasilnews – Lembaga sosial kepalestinaan Aqsa Working Group (AWG) mendesak organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Organisasi Kerjasama Islam (OKI), serta Liga Arab untuk segera melakukan sidang khusus terkait serangan brutal Israel yang menewaskan sembilan warga Palestina.

“Segera melakukan sidang khusus membahas langkah nyata penyelesaian kekerasan dan pembunuhan di Palestina,” ujar Ketua Presidium AWG Nur Ikhwan Abadi dalam pernyataan sikap tertulis yang diterima Rasilnews, Jumat (27/1/2023) malam.

Dalam pernyataan tersebut, AWG mendesak PBB dapat memberikan sanksi kepada Pemerintah Zionis Israel karena dengan sangat jelas melakukan banyak pelanggaran kemanusiaan di Palestina.

Selain itu, AWG juga mendorong negara-negara yang memiliki perhatian dan kepentingan terhadap masalah Timur Tengah terutama Palestina, seperti Amerika Serikat, Rusia, Turki, Saudi Arabia, Iran, dan negara Timur Tengah lainnya untuk mengambil langkah-langkah cepat agar kekerasan dan pembunuhan di Palestina tidak semakin merajalela hingga terus bertambah korban jiwa.

“Jika kekerasan dan pembunuhan penguasa Zionis Israel tidak segera dihentikan dan diselesaikan, Aqsa Working Group khawatir akan terjadi aksi perlawanan yang ditujukan kepada negara-negara yang dianggap melindungi dan membela Israel,” ujar Nur Ikhwan.

AWG mengimbau kepada pemerintah Republik Indonesia untuk lebih aktif mengambil inisiatif dan langkah-langkah diplomatik untuk menyelesaikan masalah Palestina secara menyeluruh.

Menurut Nur Ikhwan, dengan kekuatan diplomatik Pemerintah Indonesia dapat menekan penguasa Israel untuk menghentikan kekerasan sebagai bagian dari road map perdamaian Israel-Palestina.

Ia menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas pembunuhan yang terjadi di Palestina dan menyatakan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada koban yang wafat.

“Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wataala,” tuturnya.

Nur Ikhwan menegaskan bahwa AWG mengutuk keras tindakan pembunuhan yang dilakukan oleh penguasa dan tentara Zionis Israel terhadap warga sipil Palestina yang tidak berdosa.

“Membunuh manusia yang tidak berdaya adalah perbuatan yang tidak berperikemanusiaan, pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Hak-hak Masyarakat Sipil yang dilindungi oleh hukum Internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, AWG menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia, umat beragama, khususnya umat Islam untuk menggalang solidaritas kemanusiaan, membela kaum yang tertindas dan terzalimi. Dalam hal ini, rakyat Palestina yang dijajah oleh Israel.

“Karena peduli kemanusiaan dan dukungan spiritual bagi perjuangan rakyat Palestina sesungguhnya diajarkan oleh semua agama,” kata Nur Ikhwan.

Walaupun nuansa keagamaannya sangat kuat, sambungnya, konflik Israel-Palestina bukanlah konflik agama dan antaragama, tetapi lebih merupakan konflik kemanusiaan dan politik.

Oleh karena itu, AWG menyerukan, dalam memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina hendaknya lebih mengedepankan aksi-aksi solidaritas.

Seperti diketahui, Zionis Israel telah melancarkan serangan brutal dengan menembakkan gas air mata ke bangsal anak-anak Palestina di sebuah rumah sakit yang ada di Jenin, Tepi Barat pada Kamis (26/1/2023).

Serangan tersebut mengakibatkan tewasnya sembilan orang warga Palestina, termasuk perempuan dan melukai 20 orang lainnya.

Pejabat Otoritas Palestina menyebut peristiwa itu sebagai serangan Israel paling mematikan terhadap kamp pengungsian Jenin selama hampir dua dekade.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim