Kembali ke berita

Rasil News

Korupsi Amanah dan Krisis Integritas Bangsa

Admin

Bagikan

Korupsi Amanah dan Krisis Integritas Bangsa

CIbubur, Rasilnews – Pengamat ekonomi dan sosial politik Ihsanudin Noorsy menegaskan bahwa maraknya korupsi di Indonesia bukan semata persoalan penyimpangan individu, melainkan gejala dari sistem yang rusak. Dalam siaran Radio Silaturahim (Rasil), ia menyebut fenomena ini sebagai bentuk “korupsi amanah”, yakni hilangnya tanggung jawab moral yang seharusnya menjadi fondasi sebuah negara.

Menurut Noorsy, akar persoalan korupsi tidak dapat dipisahkan dari kegagalan sistem pendidikan dan birokrasi yang tidak menanamkan nilai kejujuran sejak dini. Akibatnya, muncul kultur politik yang memutarbalikkan tujuan kekuasaan. Harta digunakan untuk mengejar tahta, dan tahta dijadikan sebagai alat untuk memperkaya diri.

Ia menilai praktik penyimpangan tersebut telah menjalar hingga ke level konstitusi. Ketika anggaran negara dipakai untuk memenuhi kemewahan pejabat, membiayai proyek bermasalah, atau bahkan dimanipulasi demi kepentingan kelompok tertentu, maka yang terjadi bukan sekadar penyalahgunaan wewenang, tetapi juga pengkhianatan terhadap amanat dasar negara.

Noorsy mengingatkan bahwa selama sistem yang dianggapnya “sesat” itu tetap dipertahankan, Indonesia tidak akan mampu melahirkan pemimpin yang bermartabat. Ia menyerukan perlunya revolusi di bidang pendidikan dan birokrasi agar sistem pemerintahan dapat membentuk aktor-aktor yang jujur.

Ia juga menyoroti lemahnya penegakan hukum di Indonesia. Ketika birokrasi dan sistem hukum gagal memberi kepastian kepada masyarakat, maka pemerintah telah kehilangan fungsi dasarnya sebagai pelayan publik.

“Kepastian hukum mestinya adalah bagian dari pelayanan publik. Ketika layanan hukum buruk, itu menggambarkan keburukan pemerintah,” ujar Noorsy.

Dalam kondisi seperti ini, Noorsy juga menyatakan bahwa kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) berpotensi untuk mengambil alih peran birokrasi yang gagal, karena AI dinilai lebih mampu memberikan kepastian dan kecepatan layanan yang lebih baik dibandingkan sistem pemerintahan yang korup.

Ia menutup dengan penegasan bahwa korupsi bukan hanya merusak struktur pemerintahan, tetapi juga menggerus martabat dan integritas bangsa yang menjadikan negara kehilangan arah dan kehormatannya.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim