Lebak, Rasilnews – Kepedulian terhadap pembinaan masyarakat mualaf Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, menggerakkan berbagai kalangan untuk berpartisipasi dalam kegiatan Tebar Wakaf Al-Qur’an. Dukungan tersebut datang dari komunitas LUPUS (Lupa Usia) dan Riding Mania yang turut berkontribusi melalui pengumpulan wakaf Al-Qur’an untuk masyarakat di wilayah pedalaman Baduy.
Keterlibatan kedua komunitas tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang diselenggarakan Relawan Peduli Quran (RPQ) bersama Radio Silaturahim (Rasil).
Muhammad Edy, perwakilan komunitas LUPUS dan Riding Mania, mengatakan keterlibatannya bermula dari komunikasi dengan Teh Anna, Koordinator Relawan Peduli Quran. Informasi mengenai kegiatan wakaf kemudian diteruskan kepada anggota komunitas melalui grup WhatsApp.
“Alhamdulillah, pada kesempatan dua hari ini saya bisa bersama-sama dengan Teh Anna dan timnya. Saya mendapatkan informasi dari Teh Anna mengenai rencana kegiatan ini, kemudian saya bagikan ke grup. Akhirnya ada beberapa teman yang ikut menitipkan wakafnya,” ujar Edy kepada Radio Silaturahim, Kamis (29/10/26).
Selain LUPUS dan Riding Mania, dukungan juga datang dari lingkungan SDS Stepstone.
Edy menjelaskan, komunitas yang diikutinya selama ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi dan menyalurkan hobi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. Mereka pernah terlibat dalam penggalangan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Cianjur, Sukabumi, hingga Nusa Tenggara Timur.
Keterlibatan dalam kegiatan wakaf Al-Qur’an di Kampung Mualaf Baduy memberikan pengalaman tersendiri bagi Edy. Ia mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat yang sangat antusias menyambut kedatangan para relawan.
“Saya melihat antusiasme masyarakat Kampung Mualaf Baduy, subhanallah, luar biasa. Dari nenek-nenek, ibu-ibu, bapak-bapak, sampai anak-anak, antusiasmenya sangat tinggi. Mereka terlihat sangat senang dengan kehadiran kita,” katanya.
Ia juga menyaksikan pembagian Al-Qur’an, buku Iqra, serta perlengkapan ibadah berupa pakaian koko, mukena, dan sajadah kepada masyarakat.
Edy turut mengapresiasi keterlibatan Radio Silaturahim dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Rasil tidak hanya memberikan dukungan informasi, tetapi juga terjun langsung membantu pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Begitu bergabung dengan Radio Rasil, saya melihat dukungannya luar biasa. Membawa ambulans sendiri, menaikkan dan menurunkan barang sendiri, kemudian ikut membagikan wakafnya juga. Tim Rasil benar-benar terjun langsung,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak komunitas agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.











