Baduy, Rasilnews – Penguatan jaringan komunitas dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Muhammad Edy, anggota komunitas LUPUS (Lupa Usia) dan Riding Mania, mendorong Relawan Peduli Quran (RPQ) memperluas kolaborasi dengan berbagai komunitas.
Harapan tersebut disampaikan Edy setelah mengikuti kegiatan Tebar Wakaf Al-Qur’an di Kampung Mualaf Baduy, Kabupaten Lebak, Banten.Menurutnya, banyak komunitas memiliki aktivitas sosial dan keinginan membantu masyarakat. Namun, sebagian di antaranya belum memiliki wadah yang cukup luas untuk menyalurkan kepedulian anggotanya.
“Harapan saya, Rasil dan LUPUS atau komunitas lain bisa bersinergi. Mungkin dari Rasil dan RPQ bisa menggandeng komunitas-komunitas. Karena memang banyak komunitas yang bergerak di bidang sosial dan ingin menyalurkan kepeduliannya. Hanya saja, kalau saya lihat, masih kurang terwadahi,” ujar Edy kepada Radio Silaturahim, Jumat (30/10/26).
Selain memperluas kolaborasi, Edy menyarankan agar RPQ memperkuat jaringan koordinasi dengan membentuk koordinator di setiap wilayah. Menurutnya, keberadaan koordinator daerah akan mempermudah proses survei, komunikasi, pendataan kebutuhan masyarakat, hingga penyaluran bantuan.
“Masukan dari saya, jaringan ini memang harus lebih banyak dibina lagi. Supaya di setiap wilayah ada yang mengoordinasikan. Jadi, misalnya Jabodetabek siapa koordinatornya, wilayah lain siapa. Dengan begitu, survei dan komunikasi bisa lebih cepat,” katanya.
Edy menilai komunitas hobi juga memiliki potensi besar dalam mendukung kegiatan kemanusiaan. Ia mencontohkan komunitas LUPUS dan Riding Mania yang selama ini tidak hanya melakukan kegiatan bersama, tetapi juga terlibat dalam penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
Ia juga mengapresiasi para penggerak RPQ, khususnya Teh Anna selaku koordinator, Teh Merry, dan Bunda Iis yang menurut pengamatannya aktif mengorganisasi kegiatan sosial dan menjangkau berbagai daerah.
Apresiasi turut disampaikan kepada Radio Silaturahim yang terlibat langsung dalam kegiatan Tebar Wakaf Al-Qur’an, mulai dari dukungan ambulans hingga pendistribusian bantuan di lokasi. Edy berharap Rasil dan RPQ dapat menjadi penghubung bagi komunitas-komunitas yang ingin berkontribusi dalam kegiatan sosial, dakwah, dan kemanusiaan.
“Karena banyak komunitas yang sebenarnya senang kalau diajak untuk kegiatan seperti ini. Tinggal bagaimana kita membangun komunikasi dan kerja samanya. Kalau semuanya terorganisasi, kita juga lebih nyaman dan kegiatan bisa berjalan lebih baik,” tuturnya.
Melalui sinergi tersebut, ia berharap gerakan wakaf Al-Qur’an dan kegiatan sosial lainnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta berlangsung secara berkelanjutan.












