Jakarta, Rasilnews — Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Ketidakhadiran Megawati disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat yang menyebut Megawati memiliki agenda lain pada waktu yang bersamaan.
Sidang tahunan tersebut menjadi salah satu agenda kenegaraan penting menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam forum itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan sekaligus menyerahkan Rancangan Undang-Undang APBN 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukung kepada DPR RI.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyapa para tamu undangan dan para pemimpin partai politik yang hadir. Untuk PDI Perjuangan, Prabowo menyebut kehadiran partai tersebut diwakili Ketua DPR Puan Maharani. Sejumlah ketua umum partai lain turut hadir, antara lain Bahlil Lahadalia, Sufmi Dasco Ahmad, Zulkifli Hasan, Agus Harimurti Yudhoyono, Muhaimin Iskandar, Ali Muzamil Yusuf, dan Surya Paloh.
Djarot juga menjelaskan bahwa pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus nanti, Megawati biasanya mengikuti upacara di Sekolah Partai. Ia tidak menjelaskan lebih lanjut apakah Megawati akan menghadiri upacara di Istana Negara.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menilai pidato kenegaraan Presiden Prabowo merupakan momentum penting menjelang peringatan kemerdekaan. Menurutnya, pidato tersebut diperkirakan memuat arah kebijakan yang strategis, filosofis, dan mendasar bagi perjalanan bangsa ke depan. AHY menegaskan Partai Demokrat akan mencermati arahan Presiden serta terus mengawal jalannya pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui parlemen.
Sidang Tahunan MPR RI dibuka secara resmi oleh Ketua MPR Ahmad Muzani. Berdasarkan data Sekretariat Jenderal MPR, sebanyak 629 dari total 732 anggota MPR hadir dalam sidang tersebut sehingga syarat kuorum dinyatakan terpenuhi. Setelah membuka sidang, Muzani mengajak seluruh peserta memanjatkan doa yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Rangkaian Sidang Tahunan MPR 2026 menegaskan pentingnya forum kenegaraan sebagai ruang penyampaian laporan kinerja lembaga negara, pidato kenegaraan Presiden, dan arah kebijakan anggaran negara menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.












