Kembali ke berita

Rasil News

Menagih Janji Ratifikasi / Aksesi FCTC” dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2022

Admin

Bagikan

Menagih Janji Ratifikasi / Aksesi FCTC” dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2022

Menagih Janji Ratifikasi / Aksesi FCTC” dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2022

Cibubur, Rasilnews – Dalam rangka menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) tahun 2022 pemerintah Indonesia hingga saat ini belum bersedia meratifikasi maupun mengaksesi traktat internasional tentang “Framework Convention on Tobacco Control” (FCTC) yang sudah secara resmi disahkan oleh WHO sejak tahun 2003.

Hal inilah yang kemudian membuat resah para pegiat pengendalian tembakau agar pemerintahan Jokowi segera mengeluarkan Kepres terkait pengendalian tembakau dan terungkap dalam FGD (Forum Group Discusion) dengan tema “Menagih Janji Ratifikasi/Aksesi FCTC”.

Dr. Sudibyo Markus selaku advisor Indonesia Institute For Social Development mengatakan bahwa meskipun Indoneaia sangat aktif dalam perumusan FCTC, namun Indonesia enggan menandatangani, “sampai rentang waktu setahun sejak disahkannya FCTC tersebut sebagai satu traktat internasional oleh WHO, mulai 16 Juni 2003 sampai 29 Juni 2004, terjadilah antiklimaks, karena ironisnya pemerintah Indonesia menolak untuk ikut meratifikasi traktat dimana Indonesia sangat berperan sangat aktif dalam perumusannya”, ujarnya.

Sudibyo menyampaikan bahwa FCTC yang ada saat ini sudah menjadi traktat semua negara yang telah meratifikasi pengendalian tembakau.

Menurutnya, delegasi Indonesia tercatat memiliki peran sentral dalam berbagai seri perumusan traktat Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) atau “Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau” yang diselenggarakan oleh Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) pada tahun 2000-2003.

Ada 6 negara besar yang telah meratifikasi, diantaranya Monaco, eritrea, somali, malawi, china juga india. Ada penyebab kenapa Indonesia belum melakukan ratifikasi, yaitu berkembangnya mitos-mitos yang sebenarnya tidak ada, “FCTC itu membahayakan kepentingan nasional, FCTC menghancurkan industri kretek dan membunuh petani,” tegasnya.

Usaha lain terkait hal ini adalah dengan meniadakan adanya ancaman bahaya tembakau yang mengandung zat adiktif, nikotin, terjadi dalam kasus “skandal ayat hilang” dari RUU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dimana draft RUU yang telah disahkan oleh Pleno DPR pada pertengahan bulan September 2009, tiba-tiba terdapat ayat yang dengan sengaja dihapus dari draft yang siap untuk ditandatangani Presiden SBY tersebut.

Diakhir FGD, Sudibyo Markus mendorong semua pihak agar pemerintah Jokowi untuk segera mengeluarkan kepres pengendalian tembakau.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim