Kembali ke berita

Artikel

Menjadi Pers yang Islami

Admin

Bagikan

Menjadi Pers yang Islami

SEJAK tahun 1985, tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional. Dalam peringatannya di tahun ini, Presiden Joko Widodo menyebut dunia pers sedang tidak baik-baik saja. Berita-berita informatif dan edukatif seolah tergeser dengan konten media sosial maupun media digital yang bersandar dengan algoritma yang cenderung mendorong konten-konten receh dan sensasional naik ke permukaan.

Masalah ini, menurut Jokowi, membuat sebagian media massa ikut-ikutan menyajikan konten yang jauh dari kode etik jurnalistik sehingga mengorbankan kualitas isi dari informasi yang disajikan. Ini tentu membuat masyarakat kita semakin tertinggal dalam banyak hal. Padahal dalam UU Pers Nomor 40 tahun 1999 dijelaskan bahwa fungsi pers ialah sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Sejalan dengan fungsi pers dalam UU Republik Indonesia, ajaran Islam pun mengatur bagaimana seharusnya pers bekerja. Dalam Islam, kita diwajibkan untuk memberikan informasi yang benar, menyebarkan kebajikan, menyerukan hal-hal yang bermanfaat, dan memberikan pengajaran kepada masyarakat.

Membentuk pers yang islami bisa menjadi salah satu solusi untuk mencerdaskan anak bangsa, sebagaimana amanat konstitusi dalam UUD 1945 alinea keempat. Untuk menciptakan pers yang islami kita bisa menjadikan empat sifat utama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai prinsip-prinsip dasar pemberitaan sebagai teladan kebaikan.

Pertama ialah Sidiq (benar/jujur). Rasulullah ﷺ memiliki sifat yang selalu menyampaikan kebenaran, tanpa ada dusta dan fitnah dalam setiap kata yang keluar dari lisannya. Dengan menjadikan Sidiq sebagai syarat dalam menyajikan konten dalam media pers, maka kita bisa terlepas dari berita hoaks ataupun berita bohong yang selama ini bertebaran dan menjadi sumber kegaduhan di tengah masyarakat.

Kedua yaitu Amanah (dapat dipercaya). Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sangat bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dari Allah subhanahu wata’ala sebagai nabi dan rasul di muka bumi. Beliau membawa misi perdamaian untuk umat manusia. Maka dari itu, sifat Amanah ini perlu diterapkan dalam dunia pers. Pers yang islami harus bekerja secara profesional, objektif, proporsional, bertanggung jawab sosial, serta menyatukan umat bukan malah menimbulkan perpecahan.

Ketiga ialah Tabligh (menyampaikan). Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam seumur hidupnya sangat konsisten menyerukan dakwah Islam meski menghadapi jutaan tantangan. Beliau sangat komunikatif, tutur katanya lembut hingga bisa diterima oleh semua kalangan. Sebagaimana tugas utama pers ialah menyampaikan informasi, maka sifat Tabligh menjadi syarat penting agar konten-konten pers bisa diterima dengan baik di masyarakat. Apa yang disajikan haruslah menggunakan bahasa yang mudah dicerna, relevan dengan situasi yang ada, dan menggunakan kata-kata yang santun sehingga tidak ada pihak yang merasa tersudutkan.

Lalu yang terakhir yaitu Fathonah (cerdas). Nabi Muhammad ﷺ adalah manusia pilihan Allah sehingga manusia terbaik ini tentu disiapkan oleh-Nya dengan pemikiran yang cerdas dan bijaksana. Beliau ahli dalam menyusun strategi dakwah hingga strategi perang. Selain memiliki sifat cerdas, beliau juga senantiasa mencerdaskan umat karena ajaran Islam yang dibawanya merupakan solusi bagi seluruh alam, rahmatan lilalamiin. Pers Indonesia sudah seharusnya mencontoh sifat Fathonah ini. Agar setiap informasi yang disajikan di media adalah informasi yang sudah terstruktur, tidak asal-asalan, tidak hanya mementingkan viewers dan menyampingkan kualitas konten, serta harus memberikan solusi dan edukasi kepada masyarakat.

Pers harus terus memberikan konten yang berkualitas bagi masyarakat dan sesuai dengan empat sifat Rasulullah ﷺ di atas untuk menekan konten-konten receh yang tidak bermanfaat. Tidak perlu ikut-ikutan menurunkan standar demi algoritma jagat maya.

Hari Pers Nasional 2023 ini menjadi pengingat bahwa pers memiliki peran penting di tengah masyarakat. Mari mencerdaskan umat, mari menjalankan peran media sesuai dengan Al Quran dan Sunnah, serta UU Pers. Ini menjadi solusi agar pers Indonesia bisa pulih kembali.

Wallaahu a’lam bisshawaab

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim