Kembali ke berita

Nasional

Menyambut Dirgahayu RI ke-79, Polemik Jilbab di Paskibraka Jadi Sorotan, Pengamat : Ketua BPIP Tidak Paham Pancasila dan UUD 45

Admin

Bagikan

Menyambut Dirgahayu RI ke-79, Polemik Jilbab di Paskibraka Jadi Sorotan, Pengamat : Ketua BPIP Tidak Paham Pancasila dan UUD 45

Jakarta, Rasilnews – Polemik mengenai penggunaan jilbab di kalangan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) terus menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Tidak hanya pejabat dan tokoh politik yang memberikan tanggapan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), pengamat, hingga organisasi massa Islam turut menyayangkan keputusan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dianggap bersifat diskriminatif.

Dalam Dialog Topik Berita di Radio Silaturahim, Dr. Abdullah Hehamahua, S.H., M.M., mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), menyampaikan pandangannya dengan tegas. Menurutnya, pelarangan jilbab bagi anggota Paskibraka menjadi masalah besar yang mencerminkan bahwa bangsa ini belum sepenuhnya bebas dari sikap diskriminatif, meskipun telah mencapai 79 tahun kemerdekaan.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi bangsa kita. Mengapa, meskipun sudah 79 tahun merdeka, diskriminasi masih terjadi? Usia 79 tahun seharusnya diibaratkan sebagai usia senja, seperti seorang kakek yang menikmati masa tuanya. Tapi kenyataannya, kita masih dihadapkan pada berbagai masalah,” ujar Dr. Abdullah.

Lebih lanjut, Dr. Abdullah membandingkan kemajuan Indonesia dengan Korea Selatan, yang merdeka hanya dua tahun sebelum Indonesia. Menurutnya, Korea Selatan telah mencapai kemajuan signifikan di berbagai bidang, sementara Indonesia masih tertatih-tatih.

“Kita belum sepenuhnya memahami filosofi perjuangan bangsa ini, terutama Pancasila dan UUD 1945. Jika ada pejabat yang bertindak bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut, bisa dipastikan mereka tidak lulus mata kuliah Pancasila atau pelajaran Kewarganegaraan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti keputusan BPIP yang melarang penggunaan jilbab dengan alasan keseragaman sebagai bukti bahwa Ketua BPIP tidak memahami Pancasila dan UUD 1945. “Ini menunjukkan pandangan yang sangat keliru, terutama mengingat sila pertama Pancasila berbunyi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa,’ yang artinya agama adalah bagian integral dari negara ini,” tegas Dr. Abdullah.

Menjelang perayaan Dirgahayu ke-79 Republik Indonesia, Dr. Abdullah mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin, terutama dalam Pilkada yang akan datang. “Rakyat harus memilih calon yang benar-benar paham tentang Pancasila dan UUD 1945, apapun agamanya,” pungkasnya.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Menyambut Dirgahayu RI ke-79, Polemik Jilbab di Paskibraka Jadi Sorotan, Pengamat : Ketua BPIP Tidak Paham Pancasila dan UUD 45 · Berita · Radio Silaturahim 720 AM