Kembali ke berita

Rasil News

MER-C Terus Salurkan Bantuan Makanan untuk Pengungsi di Gaza Selatan

Admin

Bagikan

MER-C Terus Salurkan Bantuan Makanan untuk Pengungsi di Gaza Selatan

Gaza, Rasilnews – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) melalui relawannya di Jalur Gaza, membagikan bantuan makanan kepada 1600 pengungsi Palestina, di Khan Younis, Gaza Selatan, Jumat (05/01/2023).

Salah satu relawan MER-C di Gaza, Fikri Rofiul Haq mengatakan untuk bantuan makanan kali ini, ia bersama relawan lokal MER-C memotong 15 ekor kambing dengan total daging 300 kg dan memasak nasi sekitar 75 kg.

“In Syaa Allah hari ini kita akan membuat makan besar untuk pengungsi Palestina di dua sekolah dekat rumah sakit Eropa, karena memang adat warga Gaza setiap Jumat mereka makan besar bersama keluarga, kerabat ataupun teman-teman mereka,” kata Fikri dilansir dari keterangan tertulis yang diterima oleh Rasilnews, Rabu (10/01/24).

Fikri mengatakan, sebenarnya orang Gaza biasanya memakan roti. Mereka tidak makan nasi setiap hari. Hanya pada hari Jumat saja saat makan besar ini, mereka makan nasi bersama-sama.

“Namun saat peperangan ini kita makan apa adanya, karena barang yang semakin sulit serta kondisi yang sangat memprihatikan sekali,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, rencananya mereka akan memotong sapi yang biasa beratnya bisa mencapai 500, 600 kg sampai 1 ton. Namun saat ini stoknya sudah tidak tersedia lagi. Terkahir Fikri mengatakan masih mendapatkan sapi dengan berat 350 kg, yang jika memotong dua ekor sapi jadi berat totalnya bisa mencapai 700 kg.

“Namun kemarin ketika kita ke Rafah hanya ada sapi yang beratnya 180 sampai 200 kg saja. Ini sangat kecil sekali.” ujarnya.

“Kita juga mencari daging sapi jadi (yang sudah dipotong) untuk 350 kg awalnya dan satu kilo daging sapi harganya 50 syekel atau 200 ribu rupiah, jadi totalnya 70 juta untuk makan besar dua sekolah tersebut. Namun kita juga tidak mendapatkan dagingnya, jadi kita ganti dengan daging kambing 15 ekor,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sebelumnya warga Gaza yang mengungsi di sekolah tersebut hanya 1.200 orang. Namun saat ini bertambah menjadi 1600 lebih termasuk korban luka-luka.

Program makanan siap saji MER-C di pengungsian Jalur Gaza bagian Selatan telah berlangsung sejak 30 November 2023.

Setiap hari, selama lebih dari satu bulan, dua relawan MER-C yang masih bertahan di Jalur Gaza Fikri Rofiul Haq dan Reza Aldilla Kurniawan dibantu staf lokal berupaya untuk mengadakan program makanan siap saji secara rutin bagi lebih dari 1.200 pengungsi.

Serangan Israel ke Jalur Gaza hingga saat ini telah menewaskan sedikitnya 22.800 warga Palestina dan melukai lebih dari 58.400 lainnya.

Serangan gencar Israel telah menyebabkan kehancuran di Gaza, dengan 60% infrastruktur di daerah tersebut rusak atau hancur, dan hampir 2 juta penduduk mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Fikri sendiri melaporkan, saat ini drone-drone Israel masih berlalu-lalang di langit Gaza. Suara-suara tembakan antara pejuang Palestina dan pasukan Israel juga masih sering terdengar dari perbatasan-perbatasan. Jarak antara pengungsian yang mereka tempati ke perbatasan hanya 2 km saja sehingga terdengar sangat jelas.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim