Kembali ke berita

Rasil News

Munif Chatib: Saya Dukung Kurikulum Merdeka

Admin

Bagikan

Munif Chatib: Saya Dukung Kurikulum Merdeka

Munif Chatib: Saya Dukung Kurikulum Merdeka

Cibubur, Rasilnews – Praktisi pendidikan dan penulis buku-buku pendidikan populer, Munif Chatib mengaku sangat setuju dan mendukung program Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Nadiem Anwar Makarim.

“Saya sangat setuju dengan kurikulum merdeka, tidak ada lagi jurusan di Sekolah Menengah Atas (SMA),” kata Munif dalam siaran Topik Berita Radio Silaturahmi AM 720Khz edisi Senin (14/2) yang dipancar luaskan dari Cibubur, Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Munif, adanya jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di tingkat SMA menyebabkan terjadinya penyempitan peluang para siswa untuk memilih jurusan di perguruan tinggi.

“Ketika anak dijuruskan di SMA, itu terjadi penyempitan peluang anak untuk memilih jurusan di perguruan tinggi. IPA bisa masuk ke semua jurusan perguruan tinggi sedangkan IPS, Bahasa tidak. Ini tidak adil, dalam dunia pendidikan ini tidak masuk,” jelasnya.

Munif sangat setuju dengan konsep Kurikulum Merdeka yang mempersilakan para siswa untuk memilih mata pelajaran sesuai dengan minat dan bakatnya. Namun, ia melanjutkan Kementerian Pendidikan juga harus menyiapkan sebuah sistem dan cara yang tepat untuk mendeteksi bakat dan minat yang dimiliki para siswa.

“Jadi betul-betul anak itu memilih mata pelajaran yag sesuai dengan passion-nya. Tinggal bagaimana caranya mendeteksi passion pada setiap siswa, memilih passion caranya bagaimana. Ini dibutuhkan sebuah sistem yang jelas dari Kementerian Pendidikan agar tidak membingungkan di lapisan bawah atau saat mempraktekkannya di sekolah,” tutur Munif.

Meski demikian, Munif menyayangkan keputusan Menteri Nadiem Makarim yang membebaskan setiap sekolah untuk memilih kurikulum mana yang akan diterapkan di sekolah, baik Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat, ataupun Kurikulum Merdeka.

Menurutnya, keputusan tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan konflik antara pihak sekolah dengan pihak pengawas. Ia mencontohkan, apabila suatu sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka, sedangkan tim pengawas yang memantau ke sekolah itu menggunakan Kurikulum 2013, maka akan terjadi masalah dalam penilaian di sekolah tersebut, karena baik pihak sekolah maupun pihak pengawas boleh memilih kurikulum mana yang mereka gunakan.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim