Kembali ke berita

Rasil News

Pemilik Fajar Hidayah Draga Rangkuti Berpulang, Tinggalkan Warisan Pendidikan bagi Generasi Bangsa

Admin

Bagikan

Pemilik Fajar Hidayah Draga Rangkuti Berpulang, Tinggalkan Warisan Pendidikan bagi Generasi Bangsa

Pondok Rangon, Rasilnews — Pejuang pendidikan itu telah pergi, meninggalkan warisan nilai, semangat pengabdian, serta lembaga-lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari ikhtiarnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Draga Rangkuti, pendidik sekaligus penggerak berbagai lembaga pendidikan, wafat pada Ahad, 31 Mei 2026, pukul 12.00 WIB di kediamannya di Cluster Amsterdam Blok I.11 No. 33, Kota Wisata.Almarhumah meninggal dunia dalam usia 65 tahun setelah sebelumnya menjalani perawatan medis akibat gangguan vaskular yang menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Jenazah dimakamkan pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 07.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Suami almarhumah, H. Mirdas Eka Yora, menuturkan bahwa istrinya sempat menjalani perawatan selama sekitar satu pekan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI). Menurutnya, almarhumah mendapatkan penanganan medis terkait gangguan vaskular setelah mengalami pembengkakan pada kaki yang sebelumnya pernah mengalami cedera akibat terjatuh.

“Beliau dirawat selama kurang lebih satu minggu di RSUI. Setelah itu diperbolehkan pulang ke rumah,” ujar Mirdas.

Mirdas mengenang detik-detik terakhir sebelum istrinya berpulang. Pada Ahad pagi, kata dia, almarhumah sedang beristirahat di rumah, sementara anggota keluarga menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Saya melaksanakan salat Duha. Setelah selesai salat, suasana terasa sangat hening. Kemudian kami mengetahui bahwa beliau telah berpulang dengan tenang,” katanya.

Di mata keluarga dan rekan-rekannya, Draga Rangkuti dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan. Bersama suaminya, ia turut merintis dan mengembangkan berbagai lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari pengabdiannya selama puluhan tahun.

Dalam perjalanan kiprahnya, almarhumah berperan sebagai pemilik dan direktur institusi pendidikan Parents Teachers Child (PTC) serta sekolah Fajar Hidayah. Bersama H. Mirdas Eka Yora, ia turut membangun dan mengembangkan jaringan pendidikan Fajar Hidayah yang kini telah berkembang menjadi enam sekolah.

Selain memimpin lembaga pendidikan, Draga Rangkuti juga dikenal aktif sebagai pembicara dan pelatih dalam berbagai program pengembangan sumber daya pendidik. Salah satu kegiatan yang rutin diikutinya adalah Fahmul Quran Teachers Training, sebuah program pelatihan yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan tenaga pendidik.

Menurut Mirdas, semangat almarhumah dalam mengembangkan pendidikan tidak pernah surut meskipun kondisi kesehatannya menurun.

“Ibu adalah pejuang pendidikan yang luar biasa. Semangatnya sangat tinggi dan hijrahnya sangat total. Bahkan ketika sedang sakit, beliau tetap berusaha menjalankan berbagai kegiatan yang dianggap penting,” ujarnya.

Semangat tersebut masih terlihat hingga beberapa waktu sebelum wafat. Almarhumah diketahui masih menghadiri sejumlah kegiatan keluarga besar di Sumatera Barat, termasuk agenda adat di lingkungan Kerajaan Pagaruyung. Meski mengalami gangguan kesehatan pada kaki, ia tetap berupaya memenuhi berbagai agenda yang telah direncanakan.

Selain aktif di bidang pendidikan, almarhumah juga dikenal sebagai sosok yang memberikan perhatian besar kepada keluarga. Salah satu pesan yang kerap disampaikannya kepada sang suami adalah pentingnya menjaga kesehatan dan mengatur waktu istirahat di tengah padatnya aktivitas dakwah dan pendidikan.

“Ibu selalu mengingatkan saya agar menjaga kesehatan dan memperbaiki pola tidur,” tutur Mirdas.

Ia menambahkan bahwa salah satu pesan terakhir yang terus diingatnya adalah agar perjuangan pendidikan yang telah dirintis bersama dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kepergian Draga Rangkuti meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, kolega, dan masyarakat yang mengenalnya. Namun, dedikasi, keteladanan, dan pengabdiannya dalam dunia pendidikan diyakini akan terus hidup melalui lembaga-lembaga yang telah dibangunnya, para pendidik yang pernah dibinanya, serta generasi peserta didik yang merasakan manfaat dari perjuangannya.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Pemilik Fajar Hidayah Draga Rangkuti Berpulang, Tinggalkan Warisan Pendidikan bagi Generasi Bangsa · Berita · Radio Silaturahim 720 AM