Kembali ke berita

Program Rasil

Pemimpin Harus Menegakkan Amanah Rakyat dan Sila Pancasila, Tegas Ustaz Husein Alattas

Admin

Bagikan

Pemimpin Harus Menegakkan Amanah Rakyat dan Sila Pancasila, Tegas Ustaz Husein Alattas

Jakarta, Rasilnews – Ustaz Husein Alattas, Dewan Syariah dan Narasumber Radio Silaturahim menekankan pentingnya pentingnya pemimpin yang dipilih oleh rakyat untuk menegakkan amanah yang telah dipercayakan kepada mereka. Dalam program “Renungan Dibawah Naungan Al Quran (Tanya Jawab Live)”, Jumat (30/08) dan dipandu oleh Ustaz Isa Al Kaff, Ustaz Husein menyampaikan pandangannya tentang hakikat kepemimpinan dan kewajiban pemerintah.

“Pemimpin yang diangkat untuk memimpin pemerintahan adalah orang-orang yang dipilih oleh rakyat. Rakyat mempercayakan negara dan diri mereka kepada pemimpin yang mereka pilih,” ujar Ustaz Husein Alattas. Beliau menegaskan bahwa para pemimpin ini bukanlah sosok yang diangkat langsung oleh Allah, sebagaimana nabi dan rasul, melainkan individu yang diberi kepercayaan oleh rakyat melalui proses pemilihan.

Lebih lanjut, Ustaz Husein menjelaskan bahwa apabila pemimpin yang dipilih oleh rakyat tidak menjalankan amanah, rakyat memiliki hak untuk mempertanyakan mereka. “Jika terbukti pemerintah tidak menjalankan amanat yang dipercayakan oleh rakyat, rakyat berhak meminta pertanggungjawaban. Para pemimpin ini bukanlah makhluk-makhluk suci yang diangkat untuk mewakili Allah,” jelasnya.

Dalam uraiannya, Ustaz Husein juga menyinggung tentang pentingnya penegakan sila-sila Pancasila sebagai dasar negara. Menurutnya, pemerintah harus betul-betul menegakkan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. “Muslimin yang merupakan mayoritas di negara kita ini berhak menilai sikap para pemimpin terhadap sila pertama ini. Apakah mereka setia pada Ketuhanan Yang Maha Esa?” tanya Ustaz Husein, mengajak pendengarnya untuk merenungkan hal tersebut.

Ia juga menyoroti sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, yang menurutnya tidak boleh hanya menjadi slogan semata. “Kita bertanya, bagaimana jika pemerintah tidak menegakkan Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, tapi justru bekerjasama dengan elit politik yang tidak menjalankan amanat rakyat? Rakyat punya hak untuk mempertanyakan, karena tanpa keadilan dan adab, pasti akan terjadi kerusakan,” tegasnya.

Selain itu, Ustaz Husein menekankan pentingnya Persatuan Indonesia, yang ia sebut sebagai amanah Allah kepada bangsa ini. “Indonesia adalah negara yang luas dan kaya, baik dari daratannya yang subur maupun kekayaan lautnya. Kita bertanya, apakah para pemimpin wajib tidak untuk menjaga Persatuan Indonesia? Persatuan ini tidak akan mungkin tegak tanpa adanya Ketuhanan Yang Maha Esa,” katanya.

Lebih jauh, Ustaz Husein membahas sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan. Ia menekankan bahwa para pemimpin harus memiliki sifat kepemimpinan dengan hikmah dan musyawarah yang baik untuk kepentingan bangsa dan negara. “Jika para wakil rakyat tidak menjalankan amanat, rakyat berhak untuk menuntut agar wakil-wakil rakyat yang tidak bertanggung jawab ini digantikan dengan wakil-wakil yang lebih bertanggung jawab,” paparnya.

Dalam akhir pemaparannya, Ustaz Husein mengingatkan bahwa rakyat memiliki hak untuk mempertanyakan dan menuntut pertanggungjawaban dari para pemimpin mereka. “Ini bukanlah dosa. Justru ini adalah cara yang baik, santun, dan aman dalam menegakkan keadilan dan demokrasi,” pungkasnya.

Dalam program ini, Radio Silaturahim mengajak kepada seluruh pendengar untuk terus mengawasi dan menjaga amanah yang telah diberikan kepada para pemimpin, serta memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Pemimpin Harus Menegakkan Amanah Rakyat dan Sila Pancasila, Tegas Ustaz Husein Alattas · Berita · Radio Silaturahim 720 AM