Kembali ke berita

Rasil News

Pengamat Dorong UU Baru, Anggota DPR Minimal S1 dan Berintegritas

Admin

Bagikan

Pengamat Dorong UU Baru, Anggota DPR Minimal S1 dan Berintegritas

Bekasi, Rasilnews – Pengamat Politik Tony Rosyid mendorong perlunya dibuat undang-undang baru yang mengatur syarat lebih ketat bagi calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurutnya, DPR sebagai lembaga negara harus diisi oleh orang-orang yang memiliki kualitas pendidikan tinggi sekaligus berintegritas.

“Buat saja undang-undang untuk DPR minimal S1, dari perguruan tinggi berakreditasi A. Kalau akreditasinya B atau C, maka harus ada syarat tambahan, misalnya sudah pernah menjadi anggota DPR atau punya pengalaman tertentu,” ujar Tony dalam Dialog Topi Berita Pagi Radio Silaturahim 720 AM, Cibubur, Bekasi, Rabu (27/8).

Ia menilai, syarat minimal pendidikan penting agar anggota DPR memiliki kemampuan memadai dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

“Kalau hanya lulusan SMA boleh jadi anggota DPR, sejauh mana kemampuan mereka untuk mengurus negara? Ini kan soal kualitas bangsa,” tegasnya.

Selain syarat pendidikan, Tony menekankan perlunya standar integritas yang jelas. Misalnya, calon anggota DPR harus melalui kaderisasi partai dengan masa tertentu serta memiliki rekam jejak bersih.

Ia menyoroti praktik ironi di mana masyarakat biasa melamar kerja saja wajib melampirkan SKCK, sementara ada anggota DPR yang pernah divonis korupsi tetap bisa duduk di kursi parlemen.

Lebih lanjut, Tony menyoroti lemahnya penegakan undang-undang yang ada. “Seringkali undang-undang sudah dibuat, tetapi yang melanggar justru tidak terkena sanksi. Contohnya dalam kasus money politics. Pertanyaannya, emang ada calon anggota DPR, calon presiden, calon kepala daerah yang tidak melakukan money politics? Emang ada?” katanya.

Ia mengingatkan bahwa tanpa perubahan mendasar dalam sistem rekrutmen dan penegakan hukum, DPR akan terus menghadapi masalah kualitas dan kepercayaan publik.

DPR sendiri belakangan menjadi sorotan ketika sejumlah pihak menuntut agar lembaga tersebut dibubarkan karena dinilai tidak mewakili aspirasi rakyat, sementara gaji dan tunjangan para anggotanya menembus angka fantastis.

Bahkan, pada hari yang sama ketika massa aksi menggelar demonstrasi menolak DPR, Presiden Prabowo Subianto justru memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh politik, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, pada Senin (25/8).

Prabowo menilai ketiganya menunjukkan kepemimpinan yang berdampak positif pada perkembangan parlemen dan legislasi Indonesia. Hal ini pun dinilai publik sebagai ironi.***

Pewarta: Arina Islami

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim