Kembali ke berita

Rasil News

Peringatan Keras Rusia kepada NATO Soal Pengiriman Patriot ke Ukraina

Admin

Bagikan

Peringatan Keras Rusia kepada NATO Soal Pengiriman Patriot ke Ukraina

Cibubur, Rasilnews – Rusia mengumumkan bahwa jika NATO memberi Ukraina sistem pertahanan Patriot, itu akan menjadi target yang sah untuk diserang pasukan Rusia.

Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia mengatakan, Jika Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ingin melengkapi para ekstremis di Kiev dengan sistem pertahanan udara Patriot, seperti yang ditunjukkan oleh sekretaris jenderal organisasi ini, Jens Stoltenberg, anggota NATO akan segera menjadi target yang sah dan sesuai dengan undang-undang bagi angkatan bersenjata Rusia.

Ini menjadi sangat penting mengingat pertemuan para menteri luar negeri kelompok G7 pada hari Selasa (13/12/2022) mengenai pengiriman sistem pertahanan udara dan rudal baru ke Ukraina.

Konfrontasi antara Rusia, NATO dan Ukraina
Negara-negara G7 mengumumkan akan terus mengoordinasikan upaya mereka untuk memenuhi kebutuhan Ukraina di bidang alutsista militer dan pertahanan.

Negara-negara ini mengumumkan dalam pernyataan bersama, Fokus kami adalah menyediakan sistem pertahanan udara ke Ukraina. Kami tetap berkomitmen pada sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang kami berikan kepada Rusia atas perangnya dengan Ukraina.

Peskov: Diberikan ke Ukraina, Rudal Patriot AS Target Serangan Rusia

Sehari sebelum pernyataan bersama ini, Presiden AS Joe Biden, dalam panggilan telepon dengan rekannya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky, meyakinkannya bahwa “dukungan militer Washington untuk Kiev akan terus melawan serangan Rusia terhadap infrastruktur kritisnya dan upaya untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina. Ini adalah prioritas Amerika.

Tampaknya, bertentangan dengan klaim Amerika Serikat tentang upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina, Washington dan mitranya di kelompok G7 telah mengambil kebijakan untuk melanjutkan perang berdarah ini dan dengan melengkapi Ukraina sebanyak mungkin, terutama dengan senjata yang menentukan seperti rudal jarak jauh dan kemungkinan drone baru, serta sistem pertahanan udara dan anti-rudal seperti Patriot, yang berpotensi mengubah perimbangan perang udara dan rudal yang menguntungkan Ukraina dengan tujuan untuk menantang Rusia dan memperpanjang perang serta menyeret perang jauh ke dalam tanah Rusia.

Hal ini membuat Moskow mengeluarkan peringatan keras terkait konfrontasi militer langsung antara Rusia dan NATO jika Ukraina dilengkapi dengan sistem Patriot.

Dengan cara ini, Amerika telah memaksa Eropa untuk bergerak ke arah yang diinginkannya, sedangkan kelanjutan perang di Ukraina akan menyebabkan semakin banyak ketidakstabilan di Eropa dan kemungkinan perang menyebar ke negara tetangga Ukraina lainnya, terutama Polandia.

Rusia mengumumkan bahwa jika NATO memberi Ukraina sistem pertahanan Patriot, itu akan menjadi target yang sah untuk diserang pasukan Rusia.

Ini adalah masalah yang menuai banyak kritik dari oposisi di negara-negara besar Eropa, terutama Prancis.

Mereka percaya bahwa dukungan terus-menerus terhadap pemerintah Ukraina, selain biaya selangit yang dikenakan pada pemerintah Eropa dan pembayar pajak Eropa, telah melemahkan kemampuan pertahanan mereka dengan mengosongkan cadangan senjata dan amunisi negara-negara tersebut.

Florian Philippot, Ketua Partai Sayap Kanan The Patriots Prancis, menggambarkan kelanjutan dukungan senjata negaranya ke Ukraina sebagai hal yang gila sementara tentara Prancis membutuhkan senjata ini.

Florian Philippot menulis di laman pribadinya di Twitter, “Stok senjata Prancis hampir habis, tetapi pengiriman senjata dan amunisi ke Kiev terus berlanjut. Kita harus menghentikan tindakan yang benar-benar gila ini.”

Guterres: Kondisi di Ukraina akan Semakin Buruk

John Mearsheimer, Profesor Hubungan Internasional di Universitas Chicago dan pemimpin Realisme Ofensif, juga percaya bahwa kelanjutan dukungan militer Barat untuk Ukraina dapat meningkatkan risiko konflik langsung antara Rusia dan NATO. Masalah ini, dengan meningkatnya ancaman terhadap Moskow, juga meningkatkan risiko penggunaan senjata nuklir.

Bahaya perang nuklir
Di sisi lain, berlanjutnya perang di Ukraina berarti memperburuk krisis ekonomi dan sosial di Eropa karena inflasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, stagnasi ekonomi, dan penurunan kesejahteraan sosial yang signifikan.

Sanksi energi Rusia, yaitu minyak dan gas negara ini, dan tindakan balasan Moskow di bidang ini telah menimbulkan prospek yang menakutkan tentang bagaimana Eropa akan menghabiskan musim dingin yang keras.

sumber : Parstoday.com

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim