Kembali ke berita

Rasil News

Peristiwa Peringatan Khojaly “Recognize to Reconcile” diselenggarakan di Indonesia

Admin

Bagikan

Peristiwa Peringatan Khojaly “Recognize to Reconcile” diselenggarakan di Indonesia

Cibubur, Rasilnews – Pemuda Organisasi Kerjasama Islam Indonesia (OIC Youth Indonesia) dan Indonesia NYC dengan dukungan Eurasian Regional Center (ICYF-ERC) pada hari Senin, 27 Februari 2023 menyelenggarakan acara “Recognize to Reconcile: Perspektif Hubungan Internasional dan Hukum” acara peringatan yang didedikasikan untuk peringatan 31 tahun pembantaian Khojaly.

Acara berlangsung di Aula Buya Hamka Masjid Raya Al-Azhar Jakarta dengan diikuti oleh sekitar 120 sivitas akademika, dosen, dan mahasiswa. Upacara Pembukaan dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran.

Presiden OKI Youth Organization of Indonesia Ibu Astrid Nadiya Rizqita, Plt Dirjen ICYF-ERC Vusal Gurbanov (online), serta Wakil Presiden ICYF dan Indonesia NYC Tantan Taufiq Lubis menyampaikan pidato tentang acara yang didedikasikan untuk pengakuan internasional atas tragedi Khojaly di dunia. Pembicara juga menyebutkan bahwa pemuda Indonesia menyuarakan kebenaran Karabakh di kawasan Asia Tenggara dan selalu membela posisi Azerbaijan yang adil.

Selanjutnya, Duta Besar Republik Azerbaijan untuk Republik Indonesia, Jalal Mirzayev, menyampaikan pidatonya sebagai keynote speaker dan memberikan informasi sejarah tragedi Khojaly, menyebut kejadian ini sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan” yang dilakukan pada abad ke-20, mencatat bahwa impunitas mengarah pada kejahatan internasional jenis ini, dan menekankan pentingnya membawa para pelaku genosida Khojaly ke pengadilan.

Pembicara sesi panel yang dimoderatori oleh Ibu Sururoh Uthman dari Santri Diplomacy Academy, yakni Ketua Komisi Hubungan Internasional dan Kerjasama Internasional Majelis Ulama Indonesia, Bapak Dubes Bunyan Saptomo, dosen Kajian Global Strategis Universitas Indonesia Dr. Sya’roni Rofi’i, Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari S.H. M.H. LL.M, dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia Dr. Yusup Hidayat S.Ag, M.H. Panel dilakukan dalam perspektif hubungan internasional, OKI, Hukum Internasional dan Humaniter, dan amanat konstitusi Indonesia untuk mengambil bagian dalam perdamaian dunia. Dalam pidato dan diskusi mereka mencatat pentingnya pengakuan tragedi Khojaly sebagai genosida oleh masyarakat dunia dalam skala yang lebih besar.

Para peserta membacakan doa untuk para korban Khojaly, serta digelar juga pameran foto yang menggambarkan tragedi tersebut, dan menonton film dokumenter pendek dalam rangka acara peringatan Khojaly.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Peristiwa Peringatan Khojaly “Recognize to Reconcile” diselenggarakan di Indonesia · Berita · Radio Silaturahim 720 AM