Kembali ke berita

Dialog Topik Berita

Perludem : Apatis dengan Proses Politik, Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada 2024 Turun

Admin

Bagikan

Perludem : Apatis dengan Proses Politik, Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada 2024 Turun

Cibubur, Rasilnews – Penurunan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pilkada menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Haykal. Dalam sebuah diskusi, Peneliti Perludem, Haykal menyoroti beberapa faktor yang dianggap fundamental dalam mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih. Salah satu aspek utama yang dikemukakan adalah ketersediaan pilihan bagi masyarakat.

Dirinya berujar bahwa masyarakat pada akhirnya melihat bahwa yang terjadi hanya kongkalikong, manipulasi antar partai politik, adanya dinasti politik, nepotisme, dan lain-lain. Hal inilah yang kemudian membuat masyarakat berpikir, ‘Untuk apa kami datang ke TPS dan menyampaikan suara kami, toh yang kami pilih bukanlah pilihan kami!’,” ujar Haykal dalam Dialog Topik Berita Radio Silaturahim, Jumat (13/12/24). Ia menambahkan bahwa kondisi ini turut menurunkan angka partisipasi masyarakat dalam pemilu.

Haykal juga mengusulkan perlunya evaluasi jadwal terkait keserentakan pemilu dan pilkada, serta mekanisme pencalonan. “Kita harus memaksa partai politik untuk mendengarkan masyarakat. Pilihan yang ditawarkan harus mencerminkan aspirasi masyarakat, bukan hasil kongkalikong antar partai politik,” tegasnya.

Selain aspek fundamental, faktor teknis seperti jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang berkurang juga menjadi hambatan. “Jumlah TPS yang dipangkas separuh dari pemilu sebelumnya membuat jarak ke TPS semakin jauh, dari yang sebelumnya hanya 50 meter menjadi 150 atau 200 meter. Hal ini bisa membuat masyarakat enggan untuk datang,” jelas Haykal.

Lebih lanjut, Ia juga menyoroti masa kampanye yang singkat sebagai kendala dalam sosialisasi. Kondisi ini menyebabkan masyarakat kurang mendapatkan informasi yang cukup mengenai pasangan calon. “Kurangnya informasi ini berujung pada minimnya ketertarikan masyarakat untuk berpartisipasi,” tambahnya.

Dari sisi non-teknis, kejenuhan masyarakat akibat proses politik yang bertubi-tubi juga menjadi penyebab. “Proses politik yang intens memerlukan literasi politik yang tinggi. Namun, ketika literasi politik masih rendah, masyarakat cenderung jenuh dan enggan menggunakan hak pilihnya,” paparnya.

Meski begitu, Haykal menekankan pentingnya menjaga optimisme dalam menghadapi tantangan ini. “Kita harus melihat hal terang dalam situasi gelap. Buruknya pelaksanaan pemilu atau pilkada justru harus menjadi pelajaran untuk perbaikan ke depan,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya proses evaluasi berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat. Haykal menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh hanya menjadi ajang lima tahunan, tetapi harus menjadi bagian dari keseharian masyarakat. “Kita perlu meningkatkan kepercayaan publik dan literasi politik untuk memperkuat demokrasi,” ujar Haykal.

Haykal mengingatkan bahwa proses pemilu dan pilkada belum sepenuhnya selesai, mengingat masih ada tahapan di Mahkamah Konstitusi untuk beberapa daerah. Ia mengingatkan pentingnya pengawalan terhadap proses ini agar kepercayaan masyarakat terhadap politik tidak semakin menurun.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Jangan sampai kita menjadi apatis karena situasi yang buruk. Sebaliknya, kita harus terus memperbaiki proses ini agar demokrasi bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tutup Haykal.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Perludem : Apatis dengan Proses Politik, Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada 2024 Turun · Berita · Radio Silaturahim 720 AM