Cibubur, Rasilnews — Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bekasi memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Mal Ciputra Cibubur Archery Junior Series 2026 sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan atlet panahan usia muda.
Kompetisi yang digelar pada Sabtu dan Ahad, 29–30 Agustus 2026, tersebut diikuti sebanyak 612 atlet dari 170 klub dan sekolah yang berasal dari lima provinsi berbeda. Kegiatan ini juga telah mendapatkan rekomendasi dari Perpani Kota Bekasi, Jawa Barat, sebagai induk organisasi cabang olahraga panahan di daerah tersebut.
Sekretaris Umum PB Perpani Kota Bekasi, Sugeng Wiyono, S.E., M.H., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi panahan tersebut.
“Kami mengucapkan rasa syukur, terima kasih, sekaligus kebanggaan atas terselenggaranya kegiatan ini. Event seperti ini bukan kali pertama diselenggarakan di Kota Bekasi dan Perpani selalu memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraannya,” ujar Sugeng.
Menurutnya, kompetisi panahan memiliki peran penting dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang kelak mampu membawa nama Kota Bekasi ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah untuk melahirkan bibit-bibit atlet panahan yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama Kota Bekasi,” katanya.
Sugeng menegaskan, penyelenggaraan kompetisi tidak semata-mata menjadi ajang untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, kegiatan olahraga juga menjadi ruang untuk membangun karakter, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di antara para atlet.
“Kami berharap event ini tidak hanya sebatas menjadi sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta mendorong para atlet untuk terus meningkatkan prestasi,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia penyelenggara, atlet, pelatih, orang tua, hingga berbagai pihak yang mendukung terlaksananya Mal Ciputra Cibubur Archery Junior Series 2026.
Perpani Kota Bekasi, lanjut Sugeng, berharap iklim pembinaan olahraga panahan dapat terus berkembang dan semakin dikenal oleh masyarakat. Menurutnya, pembinaan olahraga membutuhkan dukungan bersama agar lahir generasi atlet yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan semangat juang yang kuat.
“Ke depan, kami ingin iklim pembinaan olahraga panahan ini terus dikembangkan. Panahan harus semakin dikenal dan menjadi bagian dari budaya olahraga masyarakat Kota Bekasi,” tutur Sugeng.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembinaan atlet tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Peran atlet, pelatih, orang tua, penyelenggara, organisasi olahraga, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun prestasi panahan.
“Olahraga panahan bukan hanya sekadar olahraga. Panahan juga merupakan sarana untuk menjalin silaturahmi, membangun karakter, serta mengangkat prestasi olahraga Kota Bekasi,” pungkasnya.












