Kembali ke berita

Rasil News

Pidato Terbaru Abu Ubaidah : Perang Hari ke 45 Dalam 72 jam, 62 Kendaraan Militer Zionis Hancur

Admin

Bagikan

Pidato Terbaru Abu Ubaidah : Perang Hari ke 45 Dalam 72 jam, 62 Kendaraan Militer Zionis Hancur

Jakarta, Rasilnews— Jubir Brigade Izzudin Al Qossam, Abu Ubaidah yang merupakan Pahlawan Islam kebanggaan kaum muslim, memberikan pernyataan resminya kepada Al Jazeera pada selasa (21/11). Dikutip melalui kanal X @IATeam, dalam pidato terbaru Abu Ubaidah mengatakan bahwa pada hari ke-45 Perang Taufan Al-Aqsha ini, para mujahidin tetap teguh dalam pertempurannya mengahadapi Zionis Israel.

“Wahai Mujahidin kami, di celah kebanggaan dan tempat kejayaan dan kebanggaan. Pada hari ke-45 Pertempuran Banjir Al-Aqsa, kami bangga kepada masyarakat Jalur Gaza, Aqsa kami yang teguh, dan Tepi Barat. Aksi jihad kami yang paling menonjol dalam 72 jam terakhir, adalah: Mujahidin kami mampu menargetkan 62 kendaraan militer, termasuk 10 kendaraan tentara. Mujahidin kami masih terlibat dalam bentrokan sengit di beberapa medan tempur di sekitar Gaza,” ucap Abu Ubaidah.

Lebih lanjut, dalam pidatonya, Abu Ubaidah menjelaskan pada pertempuran yang sedang terjadi ini, para mujahidin menargetkan rudal Al Yassin ketiga tentara Zionis Israel. Dan melakukan penyergapan terhadap pasukan berjalan kaki di Barat Daya Gaza.

“Mujahidin kami melakukan sejumlah operasi khusus melawan pasukan musuh, yang mengakibatkan kematian langsung. Mujahidin kami menargetkan pengangkut pasukan Zionis dengan rudal Al-Yassin, langsung menghantamnya, dan tiga tentara keluar dari sana dan Mujahidin kami menargetkan mereka. Mujahidin kami bahkan mendengar teriakan tentara musuh dan mereka meminta bantuan. Kami melakukan penyergapan terhadap pasukan berjalan kaki di barat daya Gaza pada hari Sabtu,” lanjutnya.

Diketahui bahwa, dalam penyerangan ini pasukan Al Qossam berhasil melenyapkan sedikitnya 7 orang Zionis Israel dan berhasil menghancurkan tank pengangkut yang menewaskan 4 tentaranya. Selain itu terdapat satu mujahidin syahid dalam serangan yang di lakukan terhadap musuh.

“Pasukan Al-Qassam juga menyergap musuh saat mereka menunggu pasukan penyelamat, dan menyebabkan banyak kematian, tidak kurang dari 7 orang di situ, dan Mujahidin kami kembali ke pangkalan mereka dengan selamat. Tujuan zionis dalam perang ini adalah untuk menghancurkan & membunuh warga sipil semata keadaan linglung & panik kebijakan musuh dalam menangani kejahatannya merupakan indikasi mereka tidak yakin bisa menang. Agresi mereka akan dipatahkan & kemauan kami tidak akan dipatahkan. 25 pasukan elit Al-Qassam melakukan serangan gabungan terhadap zionis di Rumah Sakit Al-Rantisi, menghancurkan sebuah tank dan pengangkut pasukan, menewaskan 4 tentaranya. Salah satu mujahidin kami syahid dalam serangan yang kami lakukan terhadap musuh yang bersembunyi di Rumah Sakit Rantisi,” jelas Abu Ubaidah.

Pidato Abu Ubaidah sungguh luar biasa karena menyiratkan semangat dan keberanian yang tidak mengandung rasa kekalahan. Ungkapannya mencerminkan sikap teguh dan pengumuman terbuka bahwa meskipun dalam pertempuran, semangat perlawanan mereka tidak akan padam. Ini bukan hanya sekadar kalimat, tetapi sebuah deklarasi yang menunjukkan kegigihan dan keyakinan yang kuat.

Kalau kita memahami bahasa Arab dan mengerti situasi perang, kita akan mudah memahami pidato Abu Ubaidah tersebut. Ini sama sekali bukan kalimat orang kalah, tapi berisi pengumuman terbuka:

“kami menang di sini, menang di situ, tentara musuh tewas sekian, musuh diusir dari RS Rantisi….”

Pernyataan Abu Ubaidah telah menarik perhatian luas dari berbagai kalangan di dunia Islam sehingga memicu diskusi terkait pentingnya solidaritas, perdamaian, dan perlindungan terhadap umat Islam di seluruh dunia. Menggugah kesadaran dan meneriakkan jihad saat semua pemimpin Arab seakan bungkam.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Pidato Terbaru Abu Ubaidah : Perang Hari ke 45 Dalam 72 jam, 62 Kendaraan Militer Zionis Hancur · Berita · Radio Silaturahim 720 AM