Kembali ke berita

Internasional

Presiden Iran Tegaskan Pemerintah Berkomitmen Lindungi Hak Rakyat dan Dorong Perdamaian Regional

Admin

Bagikan

Presiden Iran Tegaskan Pemerintah Berkomitmen Lindungi Hak Rakyat dan Dorong Perdamaian Regional

Teheran, Rasilnews – Pemerintah Iran menegaskan komitmennya untuk melindungi hak-hak rakyat sekaligus memperkuat perdamaian dan stabilitas di kawasan melalui implementasi Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati dengan Amerika Serikat. Menurut laporan IRNA, komitmen tersebut disampaikan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menjelang keberangkatannya ke Pakistan pada Selasa (23/6).

Dalam keterangannya sebelum menaiki penerbangan “Minab 168”, yang dinamai sebagai penghormatan kepada para korban dalam konflik terbaru yang menurut Iran dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel, Pezeshkian menyatakan bahwa nota kesepahaman tersebut disusun berdasarkan kerangka hukum internasional. Ia menegaskan, kesepakatan itu bertujuan menjaga kepentingan nasional Iran sekaligus menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Presiden Pezeshkian menjelaskan bahwa kunjungannya ke Islamabad dilakukan untuk menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Pakistan atas perannya dalam memfasilitasi penyelesaian nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat. Menurutnya, dukungan Pakistan menjadi bagian penting dalam proses yang dinilai sejalan dengan kepentingan dan hak-hak rakyat Iran.

Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Kepala Angkatan Darat Jenderal Asim Munir, serta Menteri Dalam Negeri Syed Mohsin Naqvi. Ketiga pejabat tersebut disebut berkontribusi dalam mendorong tercapainya kesepahaman yang diharapkan dapat mengurangi ketegangan di kawasan.

Pezeshkian optimistis implementasi penuh seluruh isi nota kesepahaman akan membawa dampak positif bagi stabilitas regional. Ia menilai berbagai persoalan yang selama ini memicu konflik dapat diminimalkan apabila seluruh pihak menjalankan komitmen yang telah disepakati.

Dalam agenda pertemuannya dengan para pejabat Pakistan, Presiden Iran mengatakan pembahasan akan difokuskan pada langkah-langkah implementasi seluruh klausul nota kesepahaman. Menurutnya, pelaksanaan kesepakatan tersebut harus mampu menjamin hak dan kebebasan rakyat Iran sekaligus menjadi fondasi bagi terciptanya perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan Asia Barat.

Ia juga menegaskan harapannya agar implementasi kesepakatan tersebut dapat membantu mengakhiri perang serta berbagai bentuk agresi yang dinilai tidak adil terhadap negara-negara Islam. Pemerintah Iran, lanjutnya, akan terus mengupayakan penyelesaian berbagai persoalan melalui jalur diplomasi dan kerja sama regional.

Selain isu keamanan, Pezeshkian mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan pemerintah Pakistan juga akan mencakup penguatan kerja sama di berbagai bidang strategis. Sektor perdagangan, ekonomi, kebudayaan, keamanan, hingga pertahanan menjadi bagian dari agenda konsultasi kedua negara.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Pezeshkian kembali menegaskan bahwa pemerintahannya menjadikan penguatan hubungan dengan negara-negara kawasan sebagai salah satu prioritas kebijakan luar negeri. Pakistan dipandang sebagai mitra penting dalam membangun stabilitas dan memperluas kerja sama regional.

Selain Pakistan, Iran juga berupaya mempererat hubungan dengan Turki, Qatar, dan Arab Saudi sebagai bagian dari pendekatan diplomasi kawasan. Langkah tersebut, menurut Pezeshkian, sejalan dengan arahan Pemimpin Revolusi Islam Iran.

Melalui penguatan hubungan bilateral dan implementasi nota kesepahaman yang telah disepakati, pemerintah Iran berharap tercipta suasana yang lebih kondusif bagi perdamaian, keamanan, serta peningkatan kerja sama di berbagai sektor. Iran juga menegaskan komitmennya untuk terus melindungi hak-hak rakyatnya melalui upaya diplomasi yang berlandaskan hukum internasional.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim