Kembali ke berita

Rasil News

Prof Tulus Suryanto: 6 Peluang Meningkatkan Potensi Ekonomi Umat Islam di Indonesia

Admin

Bagikan

Prof Tulus Suryanto: 6 Peluang Meningkatkan Potensi Ekonomi Umat Islam di Indonesia

Lampung Selatan, Rasilnews –  Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Prof. Dr. Tulus Suryanto, CA.,CMA.,CFA.,Asean CPA, memaparkan enam peluang dalam misi meningkatkan potensi ekonomi umat Islam di Indonesia.

Hal ini disampaikanyan pada puncak acara Tabligh Akbar Zona 1 yang digelar oleh Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah, Negararatu, Natar, Lampung Selatan. Ahad (12/3/2023).

“Populasi yang ada hampir 60 persen dikuasai oleh generasi muda dan millenial, yaitu kaum-kaum muda yang sangat produktif sebagai bonus demografi untuk pertumbuhan ekonomi dan bangsa, karena tidak ada negara di Asean yang memiliki bonus demografi seperti diIndonesia ini,” kata Tulus.

Adapun enam peluang dalam hal ini, yang pertama ia menjelaskan mengenai sektor makanan halal sebagai pasar dan sumber pertumbuhan yang akan menjadi perkembangan signifikan pada tahap peningkatan potensi ekonomi umat.

”Karena produk halal bukan hanya dibutuhkan negara-negara muslim  kita, tetapi juga bangsa lain, justru negara luar seperti inggris, pertumbuhan makanan halal lebih digemari dan lebih diminati. Hal ini adalah suatu peluang yang besar apabila kita mampu memanfaatkan sektor ini sebagai peningkat kesejahteraan ekonomi ummat,” jelas Tulus.

Kedua, ia memaparkan kebutuhan fashion merupakan kebutuhan khususnya pada negara Indonesia dengan mayoritas penduduk muslim.

”Hal ini juga menjadi peluang untuk kita mengambil alih, bukannya hanya dijadikan pasar oleh bangsa asing dan tempat menjual, justru kita memproduksi dan dapat meningkatkan taraf hidup kita,” tambahnya.

Peluang ketiga, Tulus menyebut bidang finance, perlu dijadikan kebutuhan sarana peningkatan potensi ekonomi itu sendiri dengan mampu berperan menumbuhkan itu semua, bagaimana pada dasarnya generasi sekarang lebih cenderung memakai aplikasi pembayaran tanpa tunai.

Dalam hal ini, Tulus mengimbau sektor perbankan harus mampu berinovasi dan berkembang agar mampu memanfaatkan pasar sektor finance.

Keempat, ia mengungkapkan bidang cosmetics juga bagian dalam misi peningkatan ekonomi ummat, bagaimana kebutuhan akan kosmetik halal termasuk besar pasarnya.

Kelima, halal tourism dan wisata religi juga termasuk peluang besar di mana wisata religi di wilayah Indonesia cukup banyak.

“Seharusnya mampu meninkatkan PAD ekonomi daerah berkembang,” ujar Tulus.

Terakhir, ia memaparkan Medical bisa menjadi peluang peningkatan ekonomi dengan obat-obatan standar halal medical.

”Melengkapi bagian terakhir, seharusnya memang  bisa dikembangkan khususnya di lingkungan ponpes yang memiliki berbagai kegiatan yang menurut saya, ini adalah sebuah ekosistem ekonomi yang luar biasa, di mana di dalamnya terdapat banyak hal dengan perangkat yang sistematis yang dapat mengembangkan ekonomi Islam itu sendiri,” tutur Tulus.

Tabligh Akbar dan Festival Sya’ban 1444 H yang digelar Jama’ah Muslimin (Hizbullah), di Kompleks Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah, Al- Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan, Rabu- Ahad (8-12/3).

Acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap setahun sekali di bulan Sya’ban, bertujuan untuk mempersiapkan mental dan keilmuan warga menyambut bulan suci Ramadhan.***

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim