Kembali ke berita

Rasil News

Ratusan Massa Aksi Umat Islam Tuntut Pencopotan Yaqut Cholil Qoumas

Admin

Bagikan

Ratusan Massa Aksi Umat Islam Tuntut Pencopotan Yaqut Cholil Qoumas

Ratusan Massa Aksi Umat Islam Tuntut Pencopotan Yaqut Cholil Qoumas

Sukabumi, Rasilnews – Statement Menag Yaqut Cholil Qoumas tentang azan terus mendapatkan tanggapan dari umat Islam, meskipun Menag telah memberikan klarifikasi bahwa dirinya tak bermaksud membandingkan adzan dengan suara hewan.

Dikutip dari detikJabar, ratusan massa menggelar aksi menuntut pencopotan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Massa yang berkumpul di taman Masjid Agung dan Alun-alun Kota Sukabumi membawa atribut demo berupa bendera berlafaz kalimat tauhid. Beberapa petugas gabungan dari Polres Sukabumi Kota dan Satpol PP juga terlihat berjaga di sekitar lokasi.

“Aksi kita hari ini adalah menuntut (Menag) Yaqut dicopot karena menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing. Rekan kita yang di Jakarta sedang melaporkan ke Mabes Polri, semoga laporan tersebut diterima,” seru salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Ayi Permana Ayong, Korlap aksi mengatakan bahwa kondisi institusi Kemenag saat ini menjadi sumber kegaduhan, jauh dari nilai-nilai akhlak dan agama itu sendiri serta menimbulkan intoleran. Menurutnya, hal itu tak lepas dari peran Menag Yaqut yang melahirkan kebijakan kontraproduktif.

“Pernyataan dan program Menag melahirkan keruwetan, kegaduhan di tengah-tengah umat, terakhir menganalogikan suara anjing dengan azan. Analogi suara azan dengan lolongan anjing menunjukkan ketidakmampuan seorang pejabat tinggi untuk memilih diksi yang konstruktif dan tidak menimbulkan fitnah di tengah-tengah umat,” kata dia.

Dirinya menilai bahwa Menag Yaqut jauh dari nilai kompetensi dalam mengelola Kemenag, sehingga Presiden Jokowi harus memberikan sikap tegas terhadap Menag saat ini.

“Memperhatikan fakta dan kondisi tersebut, kami menyatakan sikap agar Presiden RI Joko Widodo segera memecat Yaqut Cholil Qoumas dari jabatannya sebagai Menteri Agama – RI,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran yang mengatur penggunaan toa di masjid dan musala. Yaqut lalu mengeluarkan pernyataan kontroversial.

“Soal aturan azan, kita sudah terbitkan surat edaran pengaturan. Kita tidak melarang masjid-musala menggunakan toa, tidak. Silakan. Karena itu syiar agama Islam,” katanya di Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (23/2/2022).

“Yang paling sederhana lagi, kalau kita hidup dalam satu kompleks, misalnya. Kiri, kanan, depan belakang pelihara anjing semua. Misalnya menggonggong dalam waktu bersamaan, kita ini terganggu nggak? Artinya apa? Suara-suara ini, apa pun suara itu, harus kita atur supaya tidak jadi gangguan. Speaker di musala-masjid silakan dipakai, tetapi tolong diatur agar tidak ada terganggu,” sambungnya.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim