Kembali ke berita

Rasil News

Senyum Manis Love Story; Cinta, Prinsip, dan Perjuangan Anies Baswedan di Masa Muda

Admin

Bagikan

Senyum Manis Love Story; Cinta, Prinsip, dan Perjuangan Anies Baswedan di Masa Muda

Jakarta, Rasilnews — Sosok Anies Baswedan, yang selama ini dikenal masyarakat sebagai akademisi, intelektual, dan tokoh nasional, kini hadir dalam sebuah karya sinematik yang menyentuh: Senyum Manis Love Story. Film ini mengangkat perjalanan hidup pribadi Anies Baswedan secara menyeluruh, dari masa remajanya hingga ia membina rumah tangga bersama Fery Farhati.

Diproduksi oleh H. Beni Pensong dan disutradarai oleh Ronny Mepet, film ini diperankan oleh Fahad Haydra sebagai Anies Baswedan dan Kathy Indera sebagai Fery Farhati. Berbeda dari biopik politik atau dokumenter sejarah, Senyum Manis Love Story justru memilih jalur drama romansa yang intim, lembut, dan penuh nilai.

“Kami ingin memperlihatkan sisi Anies yang belum banyak dikenal publik: perjuangannya sebagai anak muda biasa, idealismenya dalam menuntut ilmu, dan keteguhannya menjaga prinsip dalam menjalin cinta,” ujar H. Beni Pensong, produser film kepada Radio Silaturahim.

Film ini menggambarkan bagaimana Anies muda membentuk dirinya lewat pendidikan di UGM, termasuk saat ia berjuang mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Namun bukan hanya prestasi akademik yang disorot, melainkan juga nilai-nilai kehidupan yang ia pegang teguh—termasuk dalam soal asmara.

Dalam cerita, hubungan Anies dan Fery digambarkan sangat menjaga batas. Tak ada sentuhan fisik, tak ada pacaran bebas. Cinta mereka tumbuh dalam bingkai kesantunan, saling menghormati, dan komitmen untuk menikah.

“Pak Anies tidak hanya cerdas dan berprestasi, tapi juga punya integritas pribadi yang tinggi. Ia meyakini bahwa cinta yang sehat adalah cinta yang dijalani dengan nilai. Ini yang membuat kisah hidupnya begitu layak diangkat ke layar lebar,” jelas Beni.

Alih-alih menyuguhkan adegan dramatis yang biasa ditemukan dalam film romantis, Senyum Manis Love Story memilih pendekatan yang lebih sederhana namun bermakna. Film ini menekankan bahwa cinta sejati justru tumbuh lewat komitmen, bukan kedekatan fisik semata.

Kisah cinta Anies dan Fery bukan sekadar cerita manis, tetapi juga sarat pesan moral bagi generasi muda. Bahwa menjalin hubungan bukan hanya tentang perasaan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan visi hidup bersama.

“Kami berharap film ini menjadi inspirasi, bukan hanya sebagai hiburan. Anies Baswedan adalah contoh nyata bahwa pemuda bisa sukses tanpa harus meninggalkan nilai-nilai moral,” tutup Beni Pensong.

Rencananya ‘Senyum Manis Love Story’ akan tayang perdana pada 12 Juni 2025 di seluruh bioskop Indonesia.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim