Kembali ke berita

Rasil News

Tim MER-C Yogyakarta Gerak Cepat Bantu Korban Longsor di Brebes

Admin

Bagikan

Tim MER-C Yogyakarta Gerak Cepat Bantu Korban Longsor di Brebes

Brebes, Rasilnews – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) cabang Yogyakarta bergerak cepat mengirimkan tim relawan ke lokasi bencana tanah longsor di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Tim berjumlah empat orang yang terdiri dari satu dokter, satu paramedis dan dua logistik yaitu; dr. Galuh Shafira Safitri, Lucia Maya Dian Pramesti, Ade Mahendra dan Eti Suci Ningrum. Tim bertugas dari hari Kamis 29 Februari – Senin 4 Maret 2024.

dr. Galuh mengatakan, misi Tim MER-C kali ini adalah recovery pasca banjir dan longsor. Menjangkau daerah-daerah yang masih terisolir dan belum mendapatkan layanan kesehatan.

“Pada hari Kamis 29 Februari 2024, kami telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten Brebes dan Puskesmas Bentar dalam rangka penempatan petugas kesehatan untuk daerah atau desa yang terisolir dan belum mendapatkan akses pelayanan kesehatan,” katanya.

Tim MER-C melakukan pelayanan kesehatan di tiga desa yang terisolir yaitu Desa Gandoang, Tanggenan dan juga Pabuaran.

“Kami memilih tiga lokasi ini karena memang sejak empat hari terakhir tiga desa tersebut belum mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata dr. Galuh.

Ia mengungkap, beberapa kendala yang dihadapi dalam penerjunan misi kali ini adalah masyarakat masih tersebar di beberapa lokasi sehingga menyulitkan untuk pelayanan yang terkoordinir di satu titik. Namun saat ini BPBD sudah menetapkan dua posko utama untuk pelayanan kesehatan.

Kendala lainnya yaitu curah hujan yang masih tinggi di daerah Brebes sehingga pada beberapa kondisi menyulitkan untuk mengakses lokasi yang masih terisolir tersebut. Curah hujan yang tinggi juga bisa berisiko tinggi terjadi longsor susulan.

“Untuk penyakit yang banyak dialami masyarakat yaitu seperti batuk, pilek, kemudian nyeri kepala, demam dan juga banyak pasien atau masyarakat yang mengalami trauma sehingga mengakibatkan kondisi tertentu seperti gula darah sangat tinggi atau tensi yang naik,” tuturnya.

“Kemudian untuk beberapa kondisi seperti pasien yang seharusnya mendapatkan perawatan kesehatan atau rawat luka setiap hari, ini juga mengalami kendala sehingga kami sempat menjumpai beberapa pasien ada yang sudah muncul luka bernanah di bagian kakinya, sehingga sempat kami juga melakukan perawatan luka agar kondisi pasien bisa membaik. Tim juga melakukan pemberian obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien,” tambahnya.

dr. Galuh lebih lanjut mengatakan, untuk tindak lanjut secepatnya dari Tim yaitu melakukan follow up kemudian melakukan pemeriksaan atau pelayanan kesehatan kembali di desa-desa yang masih terisolir serta melakukan evaluasi setiap harinya.

Curah hujan yang tinggi di berbagai daerah mengakibatkan bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. Salah satunya terjadi di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, pada Ahad hingga Senin (25-26/2/2024).

Ribuan warga terisolasi dan sedikitnya ada 210 rumah di Brebes, Jawa Tengah terisolir. Bencana tanah longsor juga memutus satu-satunya akses jalan.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim