Kembali ke berita

Rasil News

Tingkatkan Kapasitas Personel USAR, Ukhuwah Al-Fatah Rescue Datangkan Instruktur Perancis

Admin

Bagikan

Tingkatkan Kapasitas Personel USAR, Ukhuwah Al-Fatah Rescue Datangkan Instruktur Perancis

Bogor, Rasilnews — Setelah sukses menggelar pelatihan bersama Jakarta Rescue pada 10 – 11 Agustus lalu, Lembaga kemanusiaan dan kebencanaan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) kembali menggelar pelatihan Urban SAR (USAR) di Pusdiklat Jakarta Rescue, Citeko Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor dengan mendatangkan delapan Instruktur ahli SAR PUI Perancis.

Urban Search and Rescue (USAR) adalah operasi penyelamatan yang dilakukan di lingkungan perkotaan yang mengalami bencana, seperti gempa bumi, ledakan, banjir, atau runtuhnya bangunan. Tujuan utama dari USAR adalah mencari, menemukan, dan menyelamatkan orang-orang yang terjebak atau terperangkap di bawah reruntuhan atau di area yang sulit dijangkau.

Tim USAR terdiri dari individu-individu yang terlatih khusus dalam teknik pencarian dan penyelamatan di lingkungan yang berbahaya, termasuk runtuhan bangunan, puing-puing, dan area dengan akses terbatas. Tim ini sering kali melibatkan petugas pemadam kebakaran, personel medis, insinyur, dan anjing pelacak.

Pelatihan USAR ini dimulai sejak Rabu 18 September hingga Selasa 24 September 2024.

Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Endang Sudrajat, ST, MT dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan memperkuat kapasitas personel USAR dalam penangan bencana khususnya di wilayah urban (perkotaan) serta memanfaatkan teknologi drone secara efektif dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

“Kita memahami bahwa Indonesia adalah negara yang rawan bencana, mulai dari gempa bumi, banjir, hingga kebakaran. Oleh karena itu, kehadiran teknologi dan kemampuan yang lebih mutakhir, seperti operasi drone dalam penanganan bencana, sangatlah diperlukan,” kata Endang Sudrajat seperti dikutip dari Warta Pembaruan.co.id

Ketua Umum UAR menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para instruktur dari PUI Prancis yang telah hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan mereka. Kerjasama internasional seperti ini sangat penting untuk memperkuat kemampuan personel UAR dalam merespons situasi darurat dengan cepat dan efektif.

Endang Sudrajat berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Pelajari dan pahami setiap materi yang disampaikan, karena kemampuan dan pengetahuan yang akan kalian peroleh di sini bukan hanya bermanfaat bagi diri kalian sendiri, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam situasi krisis.

Sebanyak 60 peserta pelatihan dari berbagai Korwil UAR seIndonesia selain mendapat pengetahuan dan keterampilan bidang USAR mereka juga dilatih bidang Medical Rescue, Logistik dan Drone Disaster Operation yang sangat berguna bagi operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana khususnya di perkotaan oleh Tim Instruktur PUI Perancis.

Pelatihan ini juga diikuti utusan dari Wanadri, Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan dan Kesehatan Daerah (PK3D) DKI , BPBD Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Turut hadir dua utusan Mabes Polri. sebagai observer.

PUI (Pompiers De L’urgence Internationale) adalah organisasi penyelamatan asal Prancis pertama, Lisensi PBB (USAR Fra-01) dan ke-20 dunia yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam operasi penyelamatan dan penanggulangan bencana di berbagai belahan dunia.

Organisasi PUI yang didirikan dan dipimpin Philippe Besson merupakan Tim SAR Internasional kategori menengah terdaftar sebagai anggota International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) organisasi di bawah PBB.

Philippe Besson datang ke Indonesia bersama isterinya, Marie Christelle Besson (Manajer Pusdiklat PUI/Logistics squad leader) dan enam rekannya, masing-masing Jean Francois Gatti (USAR Squad Leader), Stephane Giacoletto (USAR Squad Leader), Willy Guerin (Drone Specialist and Trainer), Jocelyne Leyssenne (Nurse Trainer), Gilles Vitry (USAR Squad Leader/Logistics), dan Florent Yvernaud (USAR Squad Leader).

Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) merupakan organisasi relawan atau swadaya masyarakat yang bergerak di bidang kemanusiaan, khususnya dalam penanggulangan bencana dan upaya penyelamatan di berbagai wilayah di Indonesia.

UAR senantiasa mendedikasikan kegiatannya dalam berbagai bencana, musibah, dan pelanggaran kemanusiaan di wilayah manapun dan dalam situasi apapun tanpa membedakan suku, agama dan ras. Di lingkup nasional dan internasional UAR terjun langsung dalam operasi kemanusiaan, dipertemukan dan disandingkan dengan pihak-pihak yang bersedia menerima dan membantu UAR dengan tangan terbuka.

Ukhuwan Al-Fatah Rescue didirikan pada tahun 2004 ketika terjadi bencana Tsunami Aceh oleh H. Muhyiddin Hamidy dengan Ketuanya yang pertama H. Bustamin Uce. Lembaga UAR berkantor pusat di Bogor, Jawa Barat. Keberadaan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (Yayasan) sudah terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bogor dan telah mengikuti beberapa kegiatan kolaborasi Pemerintah Daerah dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Untuk meningkatkan kualitas kemampuan para rescuernya, UAR bekerja sama dengan Badan SAR Nasional (BASARNAS), Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Rescue, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), tergabung dalam Forum Kordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) dan organisasi lain yang sejalan dengan visi dan misi UAR.

Pada Juli 2011 UAR mengikuti Regional Meeting Tim Rescue seluruh dunia di bawah naungan UN PBB yang bernama INSARAG (International Search and Rescue Advisory Group). UAR sudah terjun ke berbagai tempat bencana alam baik di dalam maupun di luar negeri, seperti Tsunami Aceh, Banjir Bandang Sumatera Barat, Gempa dan Tsunami Pangandaran, Gunung Merapi Yogyakarta, Banjir Jakarta, Jawa Tengah, Gempa Padang, Gempa Nepal, Gaza Palestina, dan lain-lain.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim