Kembali ke berita

Rasil News

Tolak Kedatangan Timnas Israel U-19, Fraksi PKS: Tak Ada Tempat Bagi Penjajah di Indonesia

Admin

Bagikan

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini (pks.id)

Jakarta, Rasilnews – Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menegaskan sikap Fraksi PKS DPR yang terang-terangan menolak rencana kedatangan Timnas Israel U-19 yang dijadwalkan akan berlaga di Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. 

Fraksi PKS meminta agar Pemerintah dan PSSI juga menolak kedatangan Timnas Israel U-20.

Penolakan serupa telah disuarakan oleh berbagai elemen bangsa mulai dari ormas seperti MUI, Muhammadiyah, DDII hingga kalangan DPR.

“Sudah seharusnya Pemerintah RI dan federasi sepak bola nasional PSSI menolak kontingen Israel dengan argumentasi yang rasional dan objektif. Kita dengan jelas dapat mengatakan bahwa Indonesia menolak kehadiran negara penjajah di wilayah kedaulatan Republik Indonesia sebagaimana amanat UUD 1945, amanat Konferensi Asia Afrika, dan legasi sikap RI sejak masa Bung Karno,” tegas Jazuli, mengutip situs resmi PKS, Selasa (14/3/2023).

Menurut Anggota Komisi I DPR itu, sikap tegas menolak segala bentuk hubungan dan aktivitas kerjasama dengan Israel harus selalu digaungkan oleh Indonesia di forum apa pun.

Jazuli menekankan, tidak ada tempat bagi negara penjajah yang membunuh rakyat Palestina dan merampas tanah mereka.

“Kebiadaban Israel harus mendapat respon setimpal dari dunia internasional apalagi Indonesia yang berdiri tegak bersama bangsa Palestina. Apa gunanya diplomasi kita membela kemanusiaan dan kemerdekaan bangsa Palestina jika kita bermanis-manis menerima kontingen olahraga mereka di negara kita,” tegas Jazuli.

Ia mengatakan bahwa Konstitusi telah mengamanatkan hal tersebut.

“Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan, begitu bunyi pembukaan UUD 1945 yang dihafal betul oleh rakyat Indonesia,” ujarnya.

“Lalu dalam berbebagai forum, baik pemerintah, parlemen, maupun elemen masyarakat sipil, bicara lantang membela bangsa Palestina dengan mengatakan Palestina selalu ada di hati bangsa Indonesia, ada dalam jantungnya diplomasi Indonesia, dan seterusnya,” sambung Jazuli.

“Bukankah sebuah pengkhianatan atas amanat konstitusi dan perjuangan kita bersama selama ini jika kita membuka kerjasama dengan negara Israel termasuk dalam olah raga? Kita harus tegas mengatakan, Israel jangan merasa punya hak atas penerimaan bangsa-bangsa dunia, sementara mereka setiap hari membunuh dan merampas hak dasar bangsa Palestina,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Jazuli, Fraksi PKS meminta dengan tegas agar Pemerintah dan PSSI menolak kedatangan Timnas Israel U-19 untuk menjaga marwah konstitusi, menjaga kemanusiaan, dan menjaga kewarasan sebagai bangsa yang beradab. 

Menurutnya, sikap tegas itulah yang dicontohkan Proklamator Ir. Soekarno yang menolak kesertaan Israel dalam berbagai event olah raga di masa lalu seperti dalam Asian Games 1962 meski harus berhadapan dengan sanksi dari federasi olah raga dunia.

Pemboikotan atas kontingen Israel juga pernah dilakukan oleh sejumlah negara seperti Turki, Mesir, Sudan, Indonesia dan negara negara lain sebagai bentuk penolakan atas praktik penjajahan dan keberpihakan kepada Palestina yang berpuluh tahun dijajah oleh Israel.

“Jangan sampai Pemerintah sekarang justru membuat preseden buruk dengan mengijinkan kehadiran negara penjajah itu masuk wilayah NKRI,” pungkas Jazuli.

Terkait banyaknya penolakan atas kehadiran Timnas Israel U-19 di Indonesia, Ketua Umum PSSI Erick Thohir buka suara.

Dia menerangkan bahwa PSSI hanya berfokus kepada Timnas Indonesia U-20 dan hal-hal teknis berkaitan dengan tugas Indonesia sebagai tuan rumah.

Erick menekankan bahwa sikap terkait masalah Israel merupakan areanya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

“Kan sudah disampaikan sebelumnya, tupoksi daripada PSSI ini mempersiapkan Tim nasional (Timnas Indonesia U-20). Betul? Kan ada tuh jobdesknya,” kata Erick Thohir kepada wartawan saat meninjau kesiapan Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/3/2023),

“Lalu juga mempersiapkan secara teknis penyelenggaraan. Dan tentu domain daripada politik luar negeri Indonesia ada di Kemlu. Itu sudah ada putusannya. Sudah ada rapatnya. Jadi kami harus membagi-bagi tugas,” tambahnya.***

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim

Tolak Kedatangan Timnas Israel U-19, Fraksi PKS: Tak Ada Tempat Bagi Penjajah di Indonesia · Berita · Radio Silaturahim 720 AM