Kembali ke berita

Dialog Topik Berita

Tony Rosyid : Standar Pendidikan dan Integritas Pejabat Negara itu Penting

Admin

Bagikan

Tony Rosyid : Standar Pendidikan dan Integritas Pejabat Negara itu Penting

Cibubur, Rasilnews — Di tengah dinamika politik nasional, sistem tata kelola pemerintahan di Indonesia dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan mendasar yang memunculkan pertanyaan mengenai kualitas kepemimpinan negara. Jabatan-jabatan strategis, seperti Jaksa Agung dan posisi penting lainnya, dinilai semestinya diisi oleh figur yang tidak hanya memiliki pengalaman birokrasi, tetapi juga kapasitas akademik dan kompetensi intelektual yang kuat.

Hal itu disampaikan Tony Rosyid, analis politik dan pemerhati bangsa, dalam Dialog Topik Berita Radio Silaturahim, Rabu (27/05/26).

Menurut Tony, standar pendidikan bagi pejabat tinggi negara perlu menjadi perhatian serius, terutama terkait kualitas perguruan tinggi dan program studi yang ditempuh para calon pemimpin. Di tengah tuntutan publik terhadap pemerintahan yang profesional dan berintegritas, institusi pendidikan dengan akreditasi unggul dianggap dapat menjadi salah satu tolok ukur dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kemampuan, etika, dan tanggung jawab untuk memimpin bangsa.

Ia mengatakan jabatan strategis negara idealnya diisi oleh individu dengan latar belakang pendidikan tinggi. Menurut dia, standar minimal pendidikan bagi pejabat penting negara seharusnya tidak hanya sebatas sarjana, tetapi juga mempertimbangkan kualitas akademik serta kompetensi yang lebih tinggi.

Selain itu, Tony menekankan pentingnya kualitas perguruan tinggi dan program studi yang ditempuh para calon pemimpin. Menurutnya, institusi pendidikan dengan akreditasi unggul dapat menjadi salah satu indikator dalam menciptakan sumber daya manusia yang memiliki integritas dan kapasitas memadai.

“Jika integritas dan kapasitas sumber daya manusianya bermasalah, maka negara akan terus menghadapi persoalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tony Rosyid juga menyoroti ketentuan administratif bagi calon pejabat publik. Ia mempertanyakan mengapa masyarakat umum diwajibkan melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) saat melamar pekerjaan sebagai pegawai negeri maupun karyawan swasta, sementara persyaratan serupa tidak berlaku bagi calon anggota legislatif.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya inkonsistensi dalam sistem yang seharusnya menjamin integritas pejabat negara sejak awal proses seleksi.

Tony menilai sistem yang tidak dibangun secara rasional akan sulit menghasilkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkualitas. Ia menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan nasional sangat bergantung pada sistem yang mampu melahirkan sumber daya manusia berintegritas dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

Pada bagian akhir dialog, Tony Rosyid menyampaikan pesan moral terkait jabatan dan kekuasaan. Menurut dia, seluruh posisi dan kekuasaan pada hakikatnya bersifat sementara dan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik di hadapan rakyat maupun Tuhan.

Ia mengimbau para pejabat negara agar menggunakan kewenangan yang dimiliki untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan bangsa.

Menurutnya, kebahagiaan seorang pemimpin terletak pada pengabdian kepada rakyat, sedangkan pengkhianatan terhadap amanah publik hanya akan meninggalkan citra buruk dalam kehidupan sosial maupun politik seseorang.

Dialog tersebut ditutup dengan harapan agar para pemimpin dan masyarakat Indonesia senantiasa memperoleh keberkahan, kesehatan, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan bangsa.

Artikel

Halaman 1 dari 4 · maks. 40 artikel

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

12 Agustus 2025

Anas Al-Sharif, Suara Gaza yang Telah Dibungkam Israel

Selasa, 18 Shafar 1447 H/ 12 Agustus 2025Oleh: Ratna Puspita, Dosen Universitas Pembangunan Jaya “Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan…

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

20 Mei 2025

Hari Kebangkitan Nasional: Ketika Sejarah Islam Dihapus dari Ingatan Bangsa

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia rutin memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pemerintah, lembaga pendidikan, instansi negara, hingga media massa seolah…

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

19 Mei 2025

Kunjungan Trump ke Timur Tengah dan Harapan Baru Dunia

Senin, 21 Dzulqaidah 1446 H/ 19 Mei 2025Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation Dalam beberapa hari ini mata dunia…

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

17 Mei 2025

Syafril Lubis: “Jadikan Sehat Sebagai Ladang Ibadah, Sakit Pun Bisa Jadi Pahala”

Cibubur, Rasilnews – Usai kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung yang digelar Sabtu pagi (17/5) di halaman parkir SD…

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

15 April 2025

Kita Butuh Suara Positif di Tengah Riuhnya Dunia Digital

Oleh : Syafril Lubis Setiap hari, kita disuguhi banjir informasi dari berbagai arah. Dari kanan, kiri, depan, belakang—semuanya menyodorkan berita,…

Hormati dan Hargai Guru

25 November 2024

Hormati dan Hargai Guru

PERINGATAN Hari Guru sepertinya harus menyoroti perlunya mengatasi tantangan sistemis yang dihadapi guru dan membangun dialog yang lebih inklusif tentang…

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

21 November 2024

Retorika Kosong Pemimpin Dunia Untuk Palestina

LEBIH dari sepekan, setelah para pemimpin Arab dan muslim berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, dalam rangka KTT Liga Arab-OKI terkait…

Orang-Orang Mulia

13 November 2024

Orang-Orang Mulia

Hikmah Republika, Oleh: Aunur Rofiq IBNU al-Arabi mengatakan bahwa dia mendengar kabar kalau Sufyan Tsauri menyatakan, “Ada lima macam manusia…

Birokrasi Maling

7 November 2024

Birokrasi Maling

Oleh: Ade Alawi, Dewan Redaksi Media Group MEMENANGI peperangan, perang apa pun, termasuk perang melawan judol alias judi online, memerlukan…

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

6 November 2024

Dapatkah Indonesia Stop Berutang?

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali,” begitulah gambaran perjalanan utang negara sejak merdeka yang naik terus tak pernah bisa turun.

Siaran langsung: 720 AM · Radio Silaturahim