oleh

Rocky Gerung Nilai Mahfud MD Manipulasi Fakta di Desa Wadas

Rocky Gerung Nilai Mahfud MD Manipulasi Fakta di Desa Wadas

Cibubur, Rasilnews – Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md memanipulasi fakta terkait kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa tengah.

Tanggapan itu dilayangkan oleh Rocky karena dalam konferensi pers pada Rabu (9/2), Mahfud membantah informasi maupun pemberitaan terkait situasi mencekam Desa Wadas saat aparat kepolisian mengawal tim pengukur lahan tambang batuan andesit untuk Bendungan Bener.

Dalam program acara Indonesia Leader Talk (ILT) pada Jumat (11/2) malam di Radio Silaturahim AM 720, Rocky menuturkan bahwa pernyataan Mahfud seolah-olah menganggap semua masalah di Desa Wadas yang diberitakan oleh media hanyalah permainan jurnalis.

“Mahfud Md saat di konferensi pers seolah-olah mengatakan bahwa itu proyek strategis sehingga perlu dilanjutkan, dengan menganggap semua problem yang terjadi di Wadas itu merupakan buatan LSM, menganggap itu hoaks dan permainan jurnalis,” tutur Rocky.

Apalagi saat Mahfud Md menolak ketika wartawan meminta sesi tanya jawab dalam konferensi pers. Kejadian itu menyebabkan Rocky menilai bahwa istana menyembunyikan informasi bahkan melarang pers untuk bertanya.

Rocky Gerung mengatakan, ia mendapat kabar bahwa Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia telah mengirimkan tim untuk memantau situasi di Desa Wadas.

Diketahui, KSP menilai pengamanan yang ada di Desa Wadas sangat berlebihan dan perlu dilakukan evaluasi. Maka dari itu, Rocky meragukan data yang didapatkan oleh Mahfud terkait pernyataannya yang mengklaim tidak ada kekerasan di desa tersebut.

“Jadi bagaimana mungkin Mahfud Md memperoleh data jika data yang ia dapat dibantah oleh KSP. Jadi di situ letak kekacauannya. Sementara itu, di dalam kekacauan, istana menyusun strategi, bikin kacau informasi dulu baru dia bikin strategi. Ini yang disebut pengendalian opini oleh Mahfud MD yang datang dengan narasi hebat dan kabur sebagai pengecut karena nggak mau tanya jawab dengan jurnalis,” tegas Rocky.

Selain Rocky Gerung, narasumber dalam acara Indonesia Leaders Talk yakni Politisi PKS Mardani Ali Sera, Kepala Divisi Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta Julian Duwi Prasetia, serta Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Bambang Sutiyoso.

Acara tersebut ditayangkan melalui kanal YouTube Rasil TV, PKS TV, PKS TV Jaktim, serta live streaming di akun Facebook dan YouTube pribadi Mardani Ali Sera, juga dipancar luaskan melalui siaran Radio Silaturahmi AM 720Khz.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed