Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [Musik] 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. 0:15 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:17 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:19 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:21 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:24 akhwat, pendengar dari silaturahim dan 0:26 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 0:27 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:29 berjumpa Iwan Akhwat di Selasa siang 0:32 hari ini di tanggal 11 Ramadan 1446 0:35 Hijriah atau tanggal 11 Maret 2025 hadir 0:40 acara tausiah siang bersama Ustaz Pawas 0:42 Abizawiyah yang alhamdulillah telah 0:44 hadir di studio. Asalamualaikum 0:46 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 0:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:50 wabarakatuh. Bagaimana nih kabarnya 0:51 Ustaz? Alhamdulillah sehat afiat. 0:54 Alhamdulillah. Segar bugar. Segar bugar. 0:57 Ada Kari. Alhamdulillah. Ini kita sudah 0:59 11 hari nih ya. Enggak kerasa, Ustaz ya. 1:01 Kenapa itu sudah 11 hari Ramadan hari 1:02 ini ya? Iya, betul. Oke. 10 ee apa 1:05 namanya? 10 fase pertama gitu ya 1:08 istilahnya. 10 fase pertama. Ini apa nih 1:10 harus kita tingkatkan lagi, Ustaz? 1:13 Doa-doanya atau semangatnya atau apanya 1:15 gitu? Tips-tipsnya apa? Semuanya ya? 1:17 Semuanya. Naam. Iya semuanya. Karena 1:19 kita memang ee tabiat manusia ingin 1:22 selalu tambah. Iya, betul kan? Selalu 1:25 tambah-tambah lah kayaknya. ingin selalu 1:27 perfect lebih baik lagi. Perfect perfect 1:30 lebih baik lebih sempurna dan semestinya 1:33 urusan ibadah juga mesti kita tambah 1:36 juga. Betul. Iman pun fluktuatif kan. 1:40 Maka perlu kita tambah kualitas 1:42 keimanan. He. Begitupun kualitas dan 1:45 nilai ibadah kepada Allah Taala mesti 1:47 kita tambah. kita tambah minimal 1:50 keinginan dalam hati kuatkan untuk 1:53 senantiasa menambah dan kesempurnaan 1:56 nilai ibadah. Masyaallah itu. Baik, 1:59 Ustaz, kita masih melanjutkan Ustaz ya 2:00 tema minggu yang lalu mengenai Ramadan 2:03 adalah antara ritual dan spiritua dan 2:05 kali ini Iwan Nawat subtemanya Ramadan 2:08 bulan doa. Nah, itu Ustaz ya. Kita akan 2:11 bersama-sama simak Iwan Ahwat dan nanti 2:13 juga yang ingin bergabung bertanya, 2:14 berkomentar silakan Anda bisa kirimkan 2:16 WhatsApp kami di 2:19 0811999720 ataupun di 2:23 0218451512 Ustaz. 2:26 Marhaba. 2:29 Bismillahirrahmanirrahim. 2:30 Asalamualaikum warahmatullahi 2:34 wabarakatuh. Waagfiratuhu waridwanuh. 2:36 kita sampaikan untuk dan kepada segenap 2:40 pendengar Radio Silaturahim untuk Islam 2:43 yang satu melalui frekuensi 2:48 AM720 dan juga ikhwan akhwat musyahidin 2:52 dan musyahidat yang lebih dari sekedar 2:55 mustamiin dan mustamiat yang menyimak 2:58 melalui kanal YouTube Rasil TV atau para 3:01 pendengar di seluruh belahan penjuru 3:05 dunia yang menyimak melalui Radio Garden 3:09 Internasional. Alhamdulillah 3:11 mudah-mudahan senantiasa kita semua 3:14 dianugerahkan sehat afiat zahiratan wa 3:18 batinah. Zahir kita sehat, batin kita 3:21 pun sehat, semangat 3:23 tambah, ee sugesti kita kepada Allah 3:27 bertambah ya. Dan mudah-mudahan Allah 3:31 selalu tambahkan anugerahnya untuk kita. 3:34 Ana indoni abdi kata Allah dalam sebuah 3:37 hadis qudsi disebutkan aku ini 3:40 bergantung prasangka hambaku 3:44 terhadapkualun bihairan atau falyadunabi 3:48 masyaa ya silakan setiap orang diberikan 3:52 pilihan oleh Allah subhanahu wa taala 3:55 untuk berprasangka kepada Allah sesuai 3:59 apa yang ia inginkan. Mudah-mudahan 4:01 Allah anugerahkan kita senantiasa selalu 4:04 berprasangka baik kepada Allah Subhanahu 4:07 wa taala. Karena ada dua perkara 4:11 khaslatani laisa fauqohuma saaiun minal 4:15 khair. Ada dua perkara yang tidak ada 4:18 yang mampu 4:20 mengalahkan dari kebaikan terhadap dua 4:22 perkara ini. Apa itu? Husnudan billah wa 4:27 husnudan biibadillah. sangka baik kepada 4:30 Allah dan sangka baik kepada hamba-hamba 4:33 Allah Subhanahu wa taala. Alhamdulillah 4:37 wasalatu wasalam ala afdol khalqillah wa 4:40 ala alihi wa atbaihi waman tabiahu 4:44 waasahu wawalah. La haula wala quwwata 4:49 illa billah. Allahumma inna qobalnaka 4:52 faqbalna waa thaatika wa syukrika a'inna 4:56 ya karim. 4:58 Alhamdulillah. Mudah-mudahan kita semua 5:01 senantiasa dirahmati, diberkahi Allah, 5:03 dan diridai oleh Allah subhanahu wa 5:05 taala. Para pendengar dan pemirsa, mari 5:07 kita buka kajian siang hari ini dengan 5:10 membaca ummul Quran suratul fatihah. 5:13 Tausiah siang kita buka dengan Quran 5:16 suratul fatihah. bermohon kepada Allah 5:18 subhanahu wa taala mudah-mudahan kita 5:20 semua pendengar yang melalui radio, 5:24 pemirsa melalui kanal TV ya atau 5:28 smartphone dan ikhwan akhwat semua 5:31 termasuk para kru Radio Silaturahim di 5:34 siang hari ini bersama Kang Fahrinya 5:36 kemudian Kang Algi Alginya ada ada kita 5:39 dari SMK Sudirman dan juga SMK 4 ya 5:44 mudah-mudahan kita semua diberkahi Allah 5:46 Subhanahu wa taala Dan kita mohon Allah 5:48 subhanahu wa taala mudah-mudahan Allah 5:49 jadikan kita min ahlil 5:54 fatihahimdi wasuhada wasihin. Dan juga 5:57 kita mohon pada Allah subhanahu wa taala 5:59 mudah-mudahan arwah orang tua kita, 6:01 leluhur kita, guru-guru kita yang sudah 6:04 meninggal dunia, Allah berkenan berikan 6:06 rahmat dan Allah jadikan kuburnya raudah 6:08 min riyadil jinan. 6:10 Dan untuk guru-guru kita yang masih 6:11 hidup, orang tua kita yang masih hidup, 6:13 mudah-mudahan Allah tabaraka wa taala 6:15 anugerahkan panjang umur fi taatillah wa 6:19 taati rasul dalam kondisi sehat afiat 6:22 zahir maupun batinnya. Dan khususnya 6:24 untuk para alim ulama, guru-guru kita di 6:26 antaranya founder radio silaturahim, 6:29 gurunda kita Al Ustaz Husein bin Hamid 6:31 Al-Attas, guru kita Al Ustaz Hamzah bin 6:34 Attas Al-Attas, Sayidil Walid Aluya K.H. 6:37 Ghazali Musanif Sayidil Walid Al Habib 6:40 Umar bin Ahmad Alattas Al Habib 6:42 Abdurrahman bin Syekh Alttas Abina K.H. 6:44 Muhammad Ihya Ulumiddin. Ammina Kiai 6:47 Syihabuddin. Guru kami yang berada di 6:49 luar sana. Al Habib Abu Bakar bin 6:51 Muhammad bin Faqih diribatarim. Asayid 6:53 Alawi wa Idrus Abna Al Habib Abd Hasan 6:56 bin Abdullah Syatri. Kemudian Asayid 6:59 Ahmad bin Muhammad Almaliki di Makkah 7:01 almukarramah dan juga keluarga Asayid 7:05 Abbas bin Ali Almaliki. Kemudian guru 7:07 kami Al Habib Zain bin Ibrahim bin Sumed 7:10 di Madinah. Tak lupa Dr. Adnan Ibrahim 7:13 Alhani. Kemudian Dr. Fadil Shoh 7:16 Assamirai. Syekh Hasan Farhan Al Maliki 7:19 kemudian Syahid Alim Ansur Alkayali. 7:22 Kemudian 7:24 juga Asayid Kamal Bagir Al-Hahaidari dan 7:27 para ulama-ulama kita, Al Habib Umar bin 7:29 Muhammad bin Salim bin Hafid. 7:31 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 7:32 lindungi mereka, jaga mereka dari segala 7:36 macam keburukan fitan dunia dan akhirat. 7:39 Ala hadin nih wau niatin shihah. Waila 7:43 hadratin Nabil Mustofa Muhammadin 7:46 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 7:52 Alfatihah. 7:54 Auzubillahisil alim 7:58 minasyaitanirrajim. 8:02 Bismillahirrahmanirrahim. 8:05 Alhamdulillahirabbil 8:07 alamin arrahmanirrahim. 8:12 Maiki 8:13 yaumiddin iyaka na'budu wa iyyaka 8:18 nasta' 8:20 ihdinasirathal 8:23 mustaqimathalladzina an'amta alaihim 8:26 ghairil maghdubi 8:29 alaihim 8:33 waladin. Rabbigfirli 8:36 waliwalidaiya walil mukminina. 8:40 Amin. 8:43 Alhamdulillah. Ikhwan dan akhwat, 8:46 maasyiral mustami'in dan mustamiat, 8:48 musyahidin wal musyahidat 8:51 rahimakumullah wafaqana wa iyakum 8:54 litaatih. Dalam 8:56 Al-Qur'an suratul 8:58 baqarah ayat 186. 9:04 Ayat ini begitu 9:06 unik, begitu istimewa. 9:09 Ada pesan 9:11 khusus dari Allah tabaraka wa taala saat 9:15 meletakkan susunan ayat ini di antara 9:18 ayat di seputar siam dan Ramadan. Iya. 9:23 Kita tahu bahwa paket penjelasan ilahi 9:26 atau albayan arrabbani dalam kalam-kalam 9:29 suci firman Qurannya yang terkait dengan 9:33 ahkam dan 9:36 hikam ya di seputar siam 9:40 Ramadan itu Allah Subhanahu wa taala 9:43 jelaskan dengan 9:45 gamblang dengan begitu 9:48 jelas tidak lagi ada hal yang samar pada 9:52 Quran suratul baqarah ayat 9:55 183 hingga 9:57 188 atau 187. 10:01 Nah, di tengah ayat seputar ahkamus siam 10:06 serta hikam, di seputar ahkam Ramadan, 10:10 di seputar Al-Qur'an, oleh 10:14 karenanya paket ayat di seputar siam dan 10:17 Ramadan 10:19 ini menghasilkan sebuah ee menghasilkan 10:23 banyak ilmu pengetahuan dan hal-hal yang 10:27 terkait dengannya. Tidak heran 10:31 ya. Ramadan disebut dengan syahrus 10:35 siam. Ramadan disebut dengan syahrul 10:39 Qur'an. Ramadan disebut dengan syahrur 10:43 rahmah. Ramadan disebut dengan syahrul 10:46 atha. Ramadan dikenal dengan syahru 10:49 it'amut Thaam. Ramadan dikenal dengan 10:53 syahrul muwasah. Ramadan dikenal dengan 10:56 syahrul musamahah arrabbaniyah. Ramadan 11:00 dikenal juga dengan syahrul 11:03 alyusr. Ramadan dikenal dengan syahrul 11:07 ikhtiat. Ramadan dikenal dengan syahrul 11:10 Saadah. Ramadan dikenal dengan bulan 11:12 yang begitu berkah. Banyak sebutan nama 11:15 bagi Ramadan. Sehingga ada sebuah kaidah 11:20 kebahasaan disebutkan bahwa katratul 11:23 asma tadullu ala syarofil musamma 11:28 galiban. Bahwa banyaknya 11:32 nama, banyaknya 11:35 sebutan, banyaknya 11:37 gelaran bagi sesuatu yang satu itu 11:41 menunjukkan kemuliaan si pemilik 11:44 nama. Ya kan? 11:46 Misalnya seorang Kang Fahri 11:49 itu sebutannya 11:51 berderet dari depan hingga belakang 11:54 namanya. H 11:56 masyaallah. Misalnya disebut 11:59 dengan Yang Mulia. Masyaallah. Yang 12:03 di-Pertuan Agung. Iya kan? Malaysia. 12:06 Iya. Jenderal. 12:09 Haji. Heeh. Profesor. Doktor insinyur. 12:12 Doktor. Irsinyur. Dokter. Oh, 12:16 dokterdokter lagi ya? Iya, dokter dan 12:18 dokter. 12:19 Fahri 12:21 ya, LC, MA, MA, MSC, Muh, PhD. Panjang 12:26 itu berderetlah, berderet ya. Depan dan 12:28 belakang itu biasanya menunjukkan apa? 12:29 Kemuliaan sang pemilik na nama. Begituun 12:32 Ramadan. Nah, di antara nama Ramadan ini 12:36 adalah syahrud doa. Bulan doa. Bulan 12:38 doa. Kenapa ini tadi? Karena ada satu 12:40 ayat 186. 12:43 Ayat tentang doa Allah sisipkan di 12:45 antara ayat hukum-hukum seputar siam dan 12:48 Ramadan. H anti kan? Iya. Enggak dipisah 12:51 Allah letakkan di tempat yang lain. Nah 12:53 sampai-sampai para ulama ahlul Quran 12:55 menyebutkan ini sebuah 12:58 pesan bahwa 13:02 ya 13:04 Ramadan siam Quran ya. Ramadan siam dan 13:09 Quran. 183 berisikan tentang siam. 13:13 Ya. Kemudian 13:14 184 berisikan tentang ee it'amut thaam, 13:19 fidyah ya, keringanan dari Allah 13:22 Subhanahu wa taala, rahmah dari Allah 13:23 tabaraka wa taala. 185 tentang 13:28 Al-Qur'an. Nah, di antara yang dipetik 13:30 dipesankan oleh para alim ulama ahli 13:32 Quran bahwa ketika ada ayat doa di 186 13:37 dari Quran surah Albaqarah ini sebuah 13:40 pesan bahwasanya siam 13:43 ya kemudian Ramadan dan Quran tiga 13:49 tempat ini atau tiga posisi ini adalah 13:52 tempat untuk seorang banyak memanjatkan 13:55 doa dan doanya tidak akan ditolak. 13:59 di tiga posisi ini. Kapan itu? Selama ia 14:02 melakukan ibadah 14:04 siam. Ya. Sehingga ada sebuah hadis 14:07 warid datang pada kita dari riwayat para 14:11 sahabat bahwa disebutkan Nabi 14:14 bersabda yang isinya adalah salatu 14:18 dakwatin la turad a kamaqal. Ada tiga 14:22 doa yang tidak akan ditolak oleh Allah 14:25 tabaraka wa taala. Yang pertama doanya 14:28 al imamul adil, imam pemimpin yang 14:31 terpercaya yang mampu menjaga amanah 14:35 kepemimpinannya. Yang kedua doa dakwatus 14:39 shim hatta yaftur. Doanya orang yang 14:43 sedang berpuasa sehingga ia berbuka. He. 14:46 Yang ketiga, dakwatul mazlum. Doanya 14:49 orang yang terzalimi. Kita ambil nomor 14:52 dua. Dwatusim hatta yaftur. Doanya orang 14:56 yang berpuasa ya hingga ia berbu 15:00 berbuka. Ya. Ini maka dari itu ayat 15:04 tentang doa ada di paket ayat tentang 15:08 siam. 15:09 Yang 15:10 kedua, setelah kita membaca 15:13 Al-Qur'an. Karena ayat 186 tentang doa 15:16 ada tersandingkan, disandingkan oleh 15:18 Allah dalam ayat tentang keagungan 15:21 Al-Qur'an 185 dari Quran suratul 15:25 baqarah. Yang 15:26 ketiga, sepanjang bulan Ramadan. Kalau 15:30 tadi posisinya sedang berpuasa, he baik 15:34 di bulan Ramadan ataupun di luar 15:35 Ramadan. 15:36 Kemudian selepas kita membaca Al-Qur'an 15:40 ya, karena ayat ini disandingkan dengan 15:43 ayat 15:44 Al-Qur'an dan selama bulan Ramadan. 15:48 Kenapa? Karena satu-satunya ayat yang 15:51 menyebutkan tentang bulan Ramadan berada 15:54 pada Quran surah Albaqarah ayat 185 dan 15:57 kemudian di 186 ayat tentang doa. H. 16:00 Makanya ini istimewa nih. Iya. Ayat doa 16:04 ada diselipkan oleh Allah Taala. Di 16:06 antara ayat tentang siam, tentang 16:09 Ramadan, dan tentang Al-Qur'an. Berarti 16:13 pesannya ketika 16:16 berpuasa paling tidak ketika berbuka 16:19 jangan lupa untuk berdoa karena itulah 16:21 tempat untuk orang berdoa yang tidak 16:23 akan 16:24 ditolak. Ya. Yang 16:27 kedua setelah selepas atau saat membaca 16:32 Al-Qur'an itu bagian dari mawatinul 16:34 ijabah. tempat doa dijawab oleh Allah 16:36 tabaraka wa taala. Yang ketiga, 16:39 sepanjang bulan Ramadan pagi, siang, 16:44 sore, malam ataupun di akhir malam. 16:47 Sepanjang Ramadan, pintu doa dibuka 16:50 seluas-luasnya, selebar-lebarnya oleh 16:52 Allah Subhanahu wa taala. Maka 16:55 berdoalah. Nah, di ayat 186 kita akan 16:58 dengarkan Allah tabaraka wa taala 17:00 menjelaskan hal itu. Allah 17:04 berfirman, "Ba'da anzubillahis samiil 17:07 alim 17:08 minasyaitanirrajim." Waidza sa'alaka 17:11 ibadi. Wahai rasulku, apabila ada orang 17:15 yang bertanya 17:17 padamu, siapa yang bertanya? Ya Rabb, 17:21 ibadi 17:26 hamba-hambaku. Dalam 17:27 Al-Qur'an, kata 17:29 ibadi adalah bentuk jamak dari kata 17:33 abdun. Ya, bentuk jamak dari kata apa? 17:37 Abdun. 17:38 Abdun. Namun bukan hanya 17:42 i bentuk kata jamak plural dari abdun. 17:48 Ada lagi sebutan yang lain atau 17:50 penggunaan kosakata yang lain yaitu 17:53 abidun. 17:55 Abid. Lalu apa bedanya ibad dengan 17:58 abid? Dalam Al-Qur'an istikmal 18:01 penggunaan lafaz abid biasanya Allah 18:05 gunakan untuk menggambarkan hamba-hamba 18:08 Allah yang sangat lengah, lalai, tidak 18:13 ikut aturan, nakal dan tidak patuh pada 18:15 Allah. Itu abid. Abid ya. Kalau 18:19 kata-kata 18:20 ibad itu Allah gunakan untuk 18:23 menggambarkan sosok hamba-hamba Allah ya 18:27 yang sekalipun berbuat dosa khilaf ya 18:32 namun segera kembali kepada Allah. 18:35 Makanya di antara sebutan atau 18:37 penggunaan kata ibad Allah gambarkan 18:39 tentang ciri ibadur rahman. Ya, ibadur 18:43 rahman tidak ada Allah gunakan kata 18:46 abidurrahman. Enggak ada. Jadi kalau 18:48 ibad itu digunakan untuk hal-hal yang 18:50 maknanya lebih apa namanya? Baik ya. 18:54 Yang yang tidak negatif, yang positif. 18:56 Kalau abid untuk menggunakan kata-kata 18:58 hamba-hamba Allah yang perilakunya 19:00 begitu nega negatif. 19:03 Namun ingat ada satu ayat dalam 19:04 Al-Qur'an Allah gunakan kata abid yang 19:07 terkait 19:08 dengan keagungan Allah, rahmat Allah 19:11 tabaraka wa taala. Allah berfirman, 19:14 "Wamauka 19:15 bidallamin lil abid." Dan sekali-kalipun 19:20 Tuhanmu Allah tidak akan mungkin mau 19:23 berlaku zalim terhadap siapa? Terhadap 19:27 hamba-hambanya yang nakal tadi. Lalu 19:30 bagaimana dengan para ibadnya Allah? ya 19:32 kan kepada abidnya saja Allah tidak mau 19:35 menyakiti, tidak mau menzalimi. Lalu 19:37 bagaimana terhadap ibadah ibadat-ibad 19:40 ini contohnya wa saalaka 19:43 ibadi. Bila ada yang bertanya kepadamu 19:45 wahai rasulku Muhammad, siapa yang 19:47 bertanya? Ibadi para 19:51 hamba-hambaku. Allah berfirman, fainni 19:54 qarib. Allah tidak perlu menambahkan 19:57 kata faqul inni qarib. Tidak. 20:02 Fa inni qorib. Maka sungguh aku sangat 20:06 dekat dengan hamba-hambaku tersebut. 20:10 Ya tidak. Allah tidak gunakan. Biasanya 20:13 kalau ada redaksi dalam Al-Qur'an yang 20:15 kaitan dengan pertanyaan. Contohnya 20:19 yasalunaka 20:21 yunfiquun. Albaqarah 20:24 219. Mereka bertanya padamu wahai 20:26 rasulku tentang hukum dalam berinfaq. Ya 20:30 kan? 20:32 Qulil afwa. Katakan infak itu dikenakan 20:36 diwajibkan bagi orang yang memiliki 20:39 kelebihan ya dari 20:42 kebutuhannya. 20:45 Yasalunaka uhilla lahum qul. Nah. Qul 20:50 uhilla lahumut 20:53 thyyibat. Qul uhilla lahumut thyyibat. 20:58 atau qul uh lakum thyibat ada kata 21:00 qulnya katakan katakan maka jawablah 21:04 katakan gitu. Tapi ayat ini istimewa 21:06 ayat ini istimewa ketika Allah 21:08 berfirman, "Waid sa'alaka 21:11 ibadi fainni 21:13 qorib." fainni qorib maka sungguh aku 21:17 sangat dekat. Nah, itu sungguh aku 21:21 sangat dekat. Jadi enggak usah Allah 21:22 enggak perlu berikan tambahan katakan 21:24 tidak. H langsung Allah 21:28 jawab qib qib maka sungguh aku dekat. 21:33 Ini menggambarkan nih urusan berdoa ini 21:36 tidak lagi perlu ada 21:38 banyak perantara atau mediator h lah 21:42 minta langsung pada Allah Taala langsung 21:44 gitu ya. Ya kan saya katakan banyak ayat 21:47 yang terkaitan dengan redaksi pertanyaan 21:49 he soal ya itu Allah jawab dengan faqul 21:54 faqul faqul faqul gitu. Kalau ini enggak 21:56 nih langsung fainni qorib. Jadi 21:59 ibaratnya gini Kang Fahri kalau ada 22:01 orang tanya tentang ee keuangan tolong 22:05 kamu bilang begini gini gini. H Kang 22:07 Fahri kalau ada orang tanya tentang 22:09 administrasi tolong sampaikan begini 22:11 gini gini. H itu jadi ada kata ada kata 22:13 apa namanya perantara lagi. Perantaranya 22:15 jadi bertanya pertanyaan itu kamu yang 22:17 jawab gitu ibaratnya kamu yang jawab 22:20 gitu yang jawab. Tapi kalau ini enggak 22:22 urusan doa Allah engakakan kata faqul 22:25 fainni qib langsung ke saya 22:27 gitu langsung ke saya tuh ibarat begitu 22:31 ya. Kalau pertanyaan yang lain mangga 22:33 saya wakilkan pada anda sampaikan 22:35 jawabannya begini gini. He. Tapi kalau 22:37 urusan berdoa permohonan langsung wae ka 22:41 dieu. Nah sundanya ya langsung sajaung 22:45 saja. Fa inni qorib. Maka sungguh aku 22:48 begitu dekat. Dan unik hari Allah 22:52 Subhanahu wa taala di ayat lain Quran 22:54 surah Qaf ayat 22:56 ke-16 menggambarkan jarak kedekatan 22:59 Allah dengan kita. Kar tadi kan 23:01 pemerintah Allah kan. 23:04 urusan doa saya begitu dekat 23:08 denganmu. Saya begitu dekat denganmu. 23:10 Aku begitu 23:12 dekat. Nah, mungkin ada bertanya kan 23:15 sedekat apa? Iya. Sedekat apakah? 23:17 Sedekat apa Allah dengan kita itu? Coba 23:20 kira-kira Hari kalau Kari renungkan tuh 23:24 sedekat apa kira-kira? 23:27 Subhanallah. Dalam Quran surah Qaf ada 23:30 jawabannya. Kalau bertanya Bapak, Ibu, 23:33 adik-adik 23:34 bertanya Allah kan tadi bilang bahwa 23:36 Allah begitu dekat dengan kita, sangat 23:39 dekat dengan hambanya. Lalu sedekat apa 23:42 jaraknya itu? Allah berfirman dalam 23:46 Quran surah Qaf. 23:48 Walaqad khalaqnal 23:52 insan wa na'lamu maa tuwaswisu bihi 23:57 nafsuh wahnu aqrbu 24:01 ilaihi min hablil 24:05 warid. Ini jawabannya ajib ini. He 24:09 memang aduh Al-Qur'an aduh sudah paling 24:11 indah lah pokoknya. 24:14 Sungguh aku kata Allah Taala yang 24:16 ciptakan 24:17 manusia walaupun ada peran ayah ibu ya 24:21 kan yang melahirkan kita yang melahirkan 24:23 kita sebab perantara kita tapi Allah ber 24:26 kami yang ciptakan manusia Allah. 24:29 Nah, karena aku Allah yang ciptakan 24:31 manusia, maka aku begitu sangat 24:35 mengetahui apa yang terkait dengan semua 24:37 urusan manusia. Bahkan 24:41 w'lamu ma tuwasu bihi nafsuh. Bahkan aku 24:46 Allah malah Allah gunakan kata kami 24:49 mengar keagungan. Kami selalu mengetahui 24:53 dengan 24:54 pasti bukan dugaan mengetahui dengan 24:57 pasti. Apa yang sedang 25:00 terlintas dalam diri setiap 25:03 hambanya? Apa yang sedang terlintas di 25:06 benak pikiran hambanya? Kami begitu tahu 25:09 sekali. Saya sedang menyampaikan tausiah 25:13 siang hari ini. Tapi boleh jadi saya 25:14 pikiran saya enggak fokus nih ke 25:15 mana-mana kan terpecah. Allah tahu. 25:18 Allah tahu pasti. Kang Pahri menyimak 25:21 tapi di mungkin dipikiran lagi mikirin 25:23 rumah entar buka puasa bagaimana ya kan. 25:25 Takjil apa ya? Takjilnya apa? Adik-adik 25:28 tuh yang lagi pegang kamera. He apa yang 25:31 dipikirin? Allah tahu tuh apa yang 25:33 terlintas di pikiran, di benaknya semua. 25:35 He Kang Algi itu yang lagi nongkrong 25:37 depan komputer. Allah tahu. Dan seluruh 25:40 hamba-hamba Allah yang ada di atas 25:43 permukaan bumi 25:44 ini, manusianya, jinnya, seluruh Allah 25:48 yang Allah ciptakan itu, Allah tahu apa 25:51 yang sedang terlintas dalam benak 25:52 pikirannya dan apa yang di di ee 25:55 dipikirkan apa apa yang terlintas dalam 25:57 dirinya. 25:59 Berikutnya Allah katakan, "Wahnu aqrabu 26:02 ilaih." Dan aku begitu dekat dengan 26:07 manusia. Seberapa dekat jaraknya? Min 26:10 hablil warid. Lebih dekat dari urat 26:14 leher kita. Iya. Allahu Akbar. Leher 26:17 kita ya. Dekat banget. Dekat banget 26:18 dong. Ini kerah baju aja nih yang bisa 26:21 kita pisahin dari leher. Iya. Nempel 26:23 banget itu ya. Nempel nih. Apai urat. 26:25 Lalu bagaimana urat tadi? itu Allah 26:27 lebih dekat dari itu. Subhanallah. Lebih 26:30 dekat dari itu. H maknanya apa? 26:34 Pemberitahuan. Bahwa jangan pernah 26:37 engkau merasa kesepian wahai manusia. 26:41 Tidak perlu 26:42 dirimu galau. 26:45 Tidak perlu ada rasa takut yang berlebih 26:48 akan sesuatu yang belum terjadi. Kenapa? 26:51 Aku begitu dekat 26:54 denganmu. Ketika kau tidak mengadukan 26:56 permasalahanmu kepadaku, berarti 26:59 seakanakan dirimu tidak meyakini 27:02 kedekatan jarakmu. Jarakku dengan 27:04 dirimu. Kita berarti yang enggak yakin 27:06 gitu kalau gitu ya. Masalah dari kita. 27:08 Hm. Kitanya ya. Masalah ini sebelum 27:11 Allah beritahukan tentang janji-janji 27:14 doa. Janji Allah dalam doa Allah berikan 27:16 dulu ketauhidan, urusan keyakinan dulu. 27:20 He. 27:23 Kalau orang doa sambil ragu-ragu berarti 27:24 saya orang Allah jauh. Heeh. I kan betul 27:28 nih. Heeh. Ya berarti Allah 27:32 jauh. Ini Allah begitu 27:35 dekat. Allah begitu dekat. Lebih dekat 27:39 dari urat leher kita. 27:43 Maka begitu orang sudah meyakini 27:46 meyakini hal ini, Allah beritahukan, 27:49 "Ujibu 27:51 dawatad idza 27:53 daani." Aku pasti selalu 27:58 menjawab dakwah, 28:01 permohonan, panggilan, undangan, seruan 28:05 hamba-hambaku. 28:09 Saat ia, ketika ia, apabila ia angkat 28:13 tangannya menyampaikan permohonannya 28:16 berdoa padaku, aku pasti menjawab 28:19 doa-doanya. 28:22 Tapi ayat ini enggak akan bisa masuk 28:27 kepada alam bawah sadar kita apabila 28:29 kita tidak meyakini. Fa inni qorib itu 28:33 jadi sebelum Allah berikan janji Allah 28:35 tanamkan dulu urusan 28:38 keyakinan sugesti dalam diri kita fainni 28:43 qorib aku begitu dekat lebih dekat dari 28:47 ulat 28:49 lehermu. Kalau sudah begitu pasti dong 28:52 orang akan punya satu sugesti, keyakinan 28:55 Allah akan mengijabah do doa dan doanya 28:57 pun akan mantap. 28:59 Jangan pernah orang punya pernah punya 29:02 satu sugesti ketika sudah mengangkat 29:05 tangan kepada Allah Taala berdoa, "Ya 29:07 Allah, aku minta ini kabulkanlah jika 29:10 kau mau." Jika kau mau, 29:13 jika kau berkehendak doanya gitu. Ya 29:15 Rabb istajib had. 29:18 Ya Rabb kabulkan doaku bila kau mau. 29:22 Berarti Anda tidak meyakini Allah. 29:26 Di sini, di sini sebuah pesan. Yang 29:28 pertama ajaran tentang ketauhidan, 29:31 keyakinan kepada Allah. Fainni qorib. 29:34 Yang kedua, aku pasti menjawab doa orang 29:39 yang betul-betul berdo berdoa. Ini ee 29:43 gambaran ayat idani sebuah pesan 29:45 kesungguhan ketika berdo berdoa. Karena 29:48 ada orang berdoa 29:50 malas-malasan. Hm. 29:52 Ada begini ritual doang lah gitu ya. 29:55 Enggak enggak enggak dengan hati gitu 29:57 ya. Enggak dengan hati, tidak dengan 29:59 penjiwaan, tidak sampai pada level 30:01 spiritual gitu loh bahasanya ya. Cuma ya 30:05 Amin. Amin ya Allah. Amin ya Allah. 30:08 Kira-kira kita kalau contohnya ya sama 30:09 manusia aja deh. He. Kita punya orang 30:11 tua kita minta uang atau istri minta 30:14 pada suami, anak minta sama orang tua. 30:16 Betul. Bu, minta uang dong kalau 30:19 dikasih. 30:21 Minta uang dong. Kalau boleh itu namanya 30:23 apa? Enggak ada kesungguhan. Iya. Ibu 30:26 minta uang apa Bu? Saya perlu minta 30:28 perlu banget itu papa abah melas gitu 30:31 ya. Iya. Itu gambar apa? Gambar kesunggu 30:33 kesungguhan. Ini enggak ee aku minta 30:36 uang kalau dibolehin. Aku mau beli buku 30:40 kalau dikasih. Itu namanya apa? Mintanya 30:42 enggak sungguh-sungguh. 30:44 bukan ya. Dan subhanallah ada sebuah 30:48 pesan dari para ulama-ulama kita kalau 30:51 tidak salah nih ee ucapan ini dinukil 30:54 dari sahabat kita Amirul Mukminin Ali 30:56 bin Abi 30:57 Thalib. Ingatlah kata beliau atau ini 31:00 maknanya ya saya lupa teksts pastinya. 31:03 Heeh. 31:04 Ketika seorang hamba ya mengangkat 31:08 tangan berdoa kepada 31:11 Allah, maka 31:13 yakinlah Allah pasti menjawab doa kita. 31:17 Kenapa? Kenapa ada pertanyaan? Kenapa 31:19 kok bisa yakin? Bisa PD Allah menjawab 31:22 doa kita? Iya. Karena ketika Allah tidak 31:26 menginginkan memberikan sesuatu kepada 31:28 kita, Allah tidak akan gerakkan hati 31:31 kita mengangkat tangan kita. 31:34 dan menggerakkan lisan kita bermohon 31:35 padanya. H. Jadi ketika seorang hamba 31:39 sudah mengangkat kedua 31:41 tangannya, menggerakkan 31:44 lidahnya memohon kepada Allah, terlebih 31:46 lagi bila bersatu dengan pikiran dan 31:49 hatinya, itulah gambaran Allah 31:53 menginginkan memberikan ia apa yang ia 31:56 minta. H kalau enggak, Allah enggak akan 31:59 gerakkan tangannya mengangkat minta pada 32:02 Allah. Allah enggak akan gerakkan 32:04 lisannya memohon 32:06 kepadanya. Ya. Dan Allah tidak akan 32:08 satukan hatinya dan pikirannya dalam 32:10 bermohon kepadanya. Itu jadi jangan 32:13 pernah ada keraguan. Ketika sedang 32:15 angkat tangan itu berarti Allah 32:16 menginginkan kita meminta kepadanya. Itu 32:19 itu lebih kurang maknanya begitu. Nah, 32:21 ini pesan pesan yang sangat bagus yang 32:25 diberikan disampaikan oleh beliau kepada 32:27 kita. 32:28 Nah, namun tentunya Allah Subhanahu wa 32:32 taala karena Allah Subhanahu wa taala 32:35 selain muttaliun alas sarir, Allah maha 32:37 tahu apa yang tersembunyi dalam hati 32:39 kita. Allah itu yahkum bidahir. Allah 32:42 memberikan hukum sesuai apa yang tampak 32:44 dalam 32:45 lahiriahnya. Maka Allah Subhanahu wa 32:47 taala memberikan sebuah panduan. 32:50 Bagaimana cara kita mendapatkan 32:53 kepastian? Allah mengijabah doa-doa 32:58 kita ya. 33:02 Bagaimana? 33:03 Apa SOP-nya? 33:06 Allah pasti menjawab doa kita. Artinya 33:10 syarat dan ketentuan dalam meraih 33:14 dakwah, meraih ijabah doa itu berlaku S 33:18 dan K. 33:19 dalam doaentuan apa saja itu setelah 33:22 tidak berikut ini insyaallah berikut ini 33:24 baik kita nanti akan simak syarat dan 33:26 ketentuannya seperti apa supaya doa kita 33:28 dikabulkan ya ustaz ya nanti kita akan 33:30 bersama-sama simak ikwan ahah kita akan 33:32 jeda terlebih dahulu dan tetap bersama 33:34 kami bersama radio silaturahim 33:47 [Musik] 33:58 Radio Rasil untuk Islam yang satu masih 33:59 bersama kami Ikhwan Ahwat di acara 34:01 tausiah siang bersama Ustaz Fawas 34:03 Abizawiyah dengan tema yang disampaikan 34:06 adalah mengenai Ramadan antara ritual 34:08 dan spiritual dengan subtemanya Ramadan 34:10 bulan doa. Ustaz sudah banyak nih yang 34:13 masuk yang berkomentar di Wasa Prasil. 34:15 Kita baca saja ya. Iya. Kalau kita 34:17 sambung lagi ini penjelasan Al-Qur'an ee 34:20 artinya dengan waktu yang tersisa 34:23 jawaban atau respon pendengar enggak 34:25 akan kita bisa respon ya. Jadi mungkin 34:28 ini kita sambung di pertemuan berikut. 34:30 Sekarang silakan sampaikan komentar atau 34:32 pertanyaan dari pendengar. Baik. Ini ada 34:35 yang sudah mengirimkan WhatsApp, 34:37 komentar dan juga pertanyaan. Ini ada Bu 34:39 Rina di Depok, ada 34:42 Bapak Purnama, Ibu Anis Kubar, Bu 34:45 Darniawati juga sedang menyimak, Ustaz. 34:47 Terima kasih nasihat dan tausiahnya. Ibu 34:49 Ratno, Bapak Abdur Rasyid sedang 34:51 menyimak. Terus juga ada dari Bapak 34:53 Muhammad di 34:54 Jakarta, Ibu Mariati juga di Sukabumi 34:57 yang menyimak Melansa FM. Ada juga ini 34:59 Bapak Rahman Rosta juga dari Jogja 35:02 sedang menyimak ya. Baru saja on air di 35:04 Jogja ya. Baru saja dibetulin nih 35:06 pemancarnya. Alhamdulillah sudah ee bisa 35:08 on air lagi nih tahniah. Tahniah untuk 35:11 Radio Silatahim Jogja. Apa itunya? AFM 35:14 apa AM? AM berapa yaitu? 35:18 AM 29 kalau enggak salah ya. Baik Ustaz 35:21 ini ke pertanyaan yang masuk yang 35:23 pertama ini datangnya 35:27 dari Bapak Hari ya di Depok. Ustaz, 35:29 asalamualaikum warahmatullahi 35:30 wabarakatuh. Waalaikumsalam 35:31 warahmatullahi taala. 35:34 Tadi ustaz mengatakan Allah tergantung 35:36 prasangka hambanya. Ustaz, bagaimana 35:38 cara mengatur dan mengelola hati agar 35:40 senantiasa berhusnuzon terus kepada 35:43 Allah di antara 35:45 kegundahan dunia abad ini, di antara 35:48 ketidakberpihakan, 35:50 ketidakberuntungan dunia kepada 35:51 kehidupan kita saat ini, Pak Ustaz. 35:53 Bagaimana caranya kita tetap berhusnudan 35:55 kepada Allah? Mohon pencerahan dan 35:57 nasihatnya, Ustaz. Pawas. Demikian. 36:00 Eh, karena minta 36:02 nasihat, saya sampaikan sebuah nasihat 36:04 seorang ulama 36:06 Andalus bernama Ahmad ibin Arsalan atau 36:09 Ahmad bin Ruslan kalau bahasa kita. 36:12 Beliau 36:13 berpesan, "Fakun minal iman fi mazidi 36:17 wafiil qalbi 36:20 tajdidi bikrati shati 36:23 watati 36:25 bikrati 36:27 taati nafsi 36:30 minahwati 36:31 nafsiwat nafsi 36:33 maunubi 36:37 mujibatlubi abubinasi 36:43 Kata beliau, "Jadilah 36:45 dirimu seorang yang senantiasa menambah 36:49 kualitas keimanan kepada 36:52 Allah. Begitu juga jadikan dirimu 36:55 seorang yang selalu memperbaharui 36:58 kesucian hati dengan apa? Bikatratis 37:03 shataat watarkin nafsi min syahwat." 37:07 Dengan tiga perkara. Yang pertama, 37:11 perbanyak perbanyak durasi waktumu he 37:15 untuk selalu menyambung tali harmoni 37:19 dengan 37:20 Allah. Itu 37:23 zikir dan membaca Al-Qur'an itu dua tali 37:27 yang paling kokoh untuk memperkuat 37:30 hubungan harmonisasi, merajut kemesraan 37:34 kita dengan Allah. 37:36 Yang kedua, wat taati. Perbanyak 37:39 bermacam jenis ketaatan diri kepada 37:41 Allah. Yang ketiga, ini yang paling 37:43 penting juga tidak boleh diabaikan. 37:47 Watarki main nafsi min 37:50 syahwati. Tinggalkan atau 37:53 kurangi. Kurangi apa? Kurangi segala 37:57 sesuatu yang dapat 38:00 menambah tingginya hasrat atau ee apa 38:05 namanya? nafsu syahwat kita. Nah, ibadah 38:08 siam bagian dari cara untuk mengurangi, 38:12 memerah syahwat, hasrat keinginan kita 38:16 tentang banyak hal. Nah, namun ada yang 38:18 sedikit yang perlu kita ingatkan. Banyak 38:21 dari kita ini, saya, Anda semua yang 38:24 mana selepas masuk waktu 38:28 berbuka siam yaitu dengan apa? Masuknya 38:33 gerbang pintu malam. Hmm. Gelap. Gelap 38:36 ya. Bukan dengan beduk ya atau dengan 38:38 suara azan di handphone. Apa jadi 38:40 masuknya waktu salat waktu berbuka puasa 38:42 itu Allah katakan tma attimusam 38:45 ilalil sampai masuknya gerbang malam. 38:49 Gerbang malam itu dimulai dengan 38:51 terbenam seluruh lingkaran matahari di 38:55 atas e di bawah yang tampak dari ufuk 38:58 baat. Terbenam di arah sebelah barat itu 39:01 terbenam penuh gitu ya. Penuh. Lingkaran 39:03 sudah enggak ada lagi. Heeh. Tandanya 39:06 warna di atas langit ini, awan ini 39:08 warnanya paling tidak merah kegelapan. 39:12 Bukan orangnya terang apalagi masih 39:14 kuning. Itu belum masuk waktu malam. He. 39:18 Jadi gerbang malam atau pintu masuk 39:20 malam itu apa? Dengan terbenam seluruh 39:22 lingkaran matahari di ufuk barat. Naam. 39:26 Nah, yang paling penting terkait dengan 39:27 tadi pertanyaan tadi, nasihat tadi 39:29 adalah saat berbuka jangan penuhi perut 39:33 kita. 39:34 Dengan banyaknya makan dan minum H maka 39:38 efek dari Siam hilang dengan sirna 39:40 dengan segera. Iya. Ada Al Imam 39:43 Alghazali dalam kitabnya Bidayatul 39:44 Hidayah menyampaikan sebuah ungkapan 39:46 riwayat kalau tidak salah ya yang 39:48 penting saya tukil dari Alghazali ya. 39:49 He. Disebutkan ma win 39:52 wiin abghadu ilallah min batnin mulia 39:57 bihalal. 39:59 Tidak ada wadah yang paling Allah murka, 40:02 yang paling Allah benci dari sebuah 40:06 wadah yang bernama perut. Perut. Iya. 40:09 Ya. Yang 40:11 dipenuhi dengan barang 40:14 halal, dipenuhi dengan makanan dan 40:17 minuman yang berasal dari sesuatu yang 40:19 halal. Lalu bagaimana dengan yang 40:22 haram? Yang halal saja memenuhi wadah 40:24 ini Allah enggak suka. sampai-sampai 40:28 kekenyangan kekenyangan. Jadi perut 40:31 kenyang 40:32 itu merusak terapi siam selama 14 jam. 40:37 Hm. Itu ya. Nah, sedangkan perut yang 40:41 kenyang akan membuat sendi-sendi anggota 40:44 tubuh lemah. Iya. Jadi malas-malasan 40:47 gitu ya. Malas berat khususnya untuk 40:49 ibadah. Khususnya untuk ibadah. Yang 40:50 lain juga malas kok. Apalagi buat 40:52 ibadah. Iya. Saat apa? Saat perut sudah 40:56 enggak wadah-wadah perut ini sudah 40:57 enggak ada celah lagi. Hm. Penuh semua 41:00 rapat dengan makanan dan minuman kita 41:02 saat berbuka. Nah, saat sendi-sendi 41:06 tubuh kita lemah untuk ibadah, syahwat 41:09 akan terus mening meningkat, hasrat 41:12 biologisnya akan terus meningkat, hasrat 41:15 untuk selain ibadah juga akan semakin 41:18 kuat. 41:19 Sebaliknya anggota tubuh sendi-sendi 41:22 dibuat ibadah makin berat. Nah, itu tadi 41:26 tiga pesan seorang ulama Andalus buat 41:28 Bapak yang bertanya dan juga buat saya 41:30 juga pendengar pemirsa Rasil TV di mana 41:32 saja berada untuk menambah kualitas 41:35 keimanan dan sangka apa namanya 41:37 keyakinan kita pada Allah ee dengan apa 41:40 juga untuk menambah jernihnya hati 41:42 sehingga sukses semakin tinggi pada 41:44 Allah. tiga perkara. Perbanyak, perkuat 41:47 tali, harmonisasi, rajut kemesraan 41:50 dengan Allah dengan banyak berzikir dan 41:53 membaca Al-Qur'an. Yang kedua, perbanyak 41:55 ketaatan kita kepada Allah. Yang ketiga, 41:58 tinggalkan atau minimalkan urusan makan 42:02 dan minum agar syahwat, hasrat tidak 42:06 makin kuat. Wallahu taala alam bisawab. 42:09 Baik, Ustaz. Ini yang terut ya karena 42:12 waktu juga kan kita ni. Iya. 42:14 ni kasihan ini tapi dua langsung buat 42:17 pekan depan ya. Iya mungkin satu lagi 42:20 Ustaz ya. Iya karena ini juga mohon k 42:22 ditanyakan sama Ustaz. Asalamualaikum 42:24 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz dari 42:25 Ibu Amina mengenai kalau Ibu Aminah dari 42:29 tidak alamatnya nih. Alamat ada ya. 42:31 Baik. Ee kalau berdoa saya tidak 42:34 mengangkat tangan saya begitu tinggi dan 42:36 juga suara saya enggak terlalu 42:37 terdengar. Apakah itu boleh dalam 42:39 berdoa? Nah, adab-adab berdoa gitu ya. 42:41 Berdoa supaya bisa dikabulkan itu. 42:43 Barakallah fikum. Nah, nanti kita akan 42:44 jelaskan di pertemuan berikutnya tapi 42:46 sedikit ee merespon jawaban pertanyaan 42:48 Ibu. Mengangkat tangan bagian dari adab 42:51 berdoa. Ya, mengangkat kedua tangan 42:54 bahagian dari adab berdoa. Dan itu 42:56 dicontohkan oleh baginda Rasul dalam 42:58 riwayat Sunan Abu Daud ya. Rasulullah 43:00 mengangkat tangan dalam berdoa ya. 43:02 Seukuran dada. Hmm. Dia ngetul tinggi 43:05 itu ya. Ya. Segini seukuran dada. 43:08 Kemudian rapatkan tangannya. Karena ini 43:10 gambaran orang yang ingin menerima 43:13 pemberian seseorang ya kan begini kan. 43:16 Kalau gini lepas jatuh dong. Itu 43:19 logikanya di tangannya di di ya ini 43:20 adabnya ya. Tapi boleh begini boleh aja. 43:22 Cuman ini kan gambaran ee orang yang 43:25 sedang penuh harapannya kepada yang ia 43:27 minta. Setelah diberikan ditampung dong. 43:30 He diterima dong. Jangan dilepas. Jatuh. 43:33 Nah ada sebuah riwayat Nabi ketika 43:34 ibtihal. 43:36 itu ketika doa yang urgen itu Nabi 43:39 mengangkat tangan tinggi ya tinggi 43:41 sampai disebutkan yuro bayadu ibarif 43:46 apa sampai tampak putihnya ketiak 43:49 baginda Rasul Muhammad sallallahu 43:51 wasallam wabarak alaih saat berdoa gitu. 43:54 Jadi itu gambarannya ketika idal angkat 43:57 tangan. Nah kondisi normal ini. Iya itu 44:00 gambarannya. sekalipun boleh saja kalau 44:03 namanya letakkan tangan. Aduh gimana ya? 44:05 Kayak orang enggak serius namanya. Iya 44:06 kayak amin ya Allah. Amin ya Allah. Ya 44:08 Allah ya Allah. Gitu kan. Nah kalau 44:11 suara naam di antara panduan berdoa 44:14 dalam Al-Qur'an 44:16 udullaha tadaruan wa 44:19 khufyatan jahri minal. Ya. Berdoalah 44:23 kepada Allah dengan penuh pengharapan 44:25 kerendahan hati ya. 44:27 ee dibarengi rasa takut tidak diijabah 44:30 oleh Allah Taala ya kan. Kemudian ee 44:34 suara pun perlahankan ya. Jangan seperti 44:37 orang yang sedang berteriak-teriak ya 44:39 atau marah-marah gitu kecuali dalam 44:42 kondisi iftihal meminta dengan segera 44:45 apa yang diinginkan diijabah oleh Allah 44:47 subhanahu wa taala. ya nanti kita akan 44:51 sambung lebih jelas lagi nanti ya di 44:52 pertemuan berikutnya yang penting 44:54 udullaha wa anta muqinun bil ijabah 44:59 berdoalah kepada Allah sedangkan hatimu 45:01 dirimu begitu meyakini bahwa doa itu 45:04 pasti diijabah oleh Allah subhanahu wa 45:07 taala untuk SK-nya di pertemuan 45:08 berikutnya insyaallahu taala insyaallah 45:12 baik Ustaz mungkin ada statement 45:14 terakhir sebelum kita doa atau bagaimana 45:17 Ustaz sebelum kita pamit di jangan lupa 45:20 tune stay tune teruskan depan karena ini 45:24 belum selesai penjelasannya ya. J doakan 45:26 bel teman-teman ya. Mudah-mudahan 45:27 insyaallah taala itu aja closingnya. 45:30 Baik Ustaz terima kasih Ustaz atas 45:31 nasihat dan perceraannya di hari ini 45:33 juga maaf Ibu Hajah Saidah dan juga Ibu 45:36 siapa nih yang belum kita bacakan 45:37 insyaallah minggu depan ya kita akan 45:39 simpan pertanyaan untuk dibacakan di 45:40 minggu depan dan juga yang lainnya juga 45:42 mohon maaf kalau tidak sempat 45:44 terbacakan. Semoga apa yang disampaikan 45:46 hari ini bermanfaat untuk kita semuanya 45:48 Iwan akhwat. Semoga bisa menambah ilmu 45:49 agama kita juga menambah takwa kita 45:52 kepada Allah subhanahu wa taala. Saya 45:53 yang bertugas pah ditemani ALGI dan juga 45:56 yang PKL di sini ada dari SMK 4 dan juga 45:59 SMK Sudirman pamit. Subhanakallahum 46:01 bihamdika 46:02 asadu 46:04 astagfiruka. Alalamualaikum 46:06 warahmatullahi wabarakatuh. 46:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:09 wabarakatuh. 46:12 Fik