Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:08 Brail TV. 0:11 [musik] 0:15 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh, Bang Dula. 0:19 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:20 wabarakatuh, Mas Angga, 0:22 sehat kabar di hari ini, Bang Dul, ya. 0:24 Alhamdulillah sehat. 0:26 Alhamdulillah semangat pagi-pagi, Bang 0:28 Dula, ya. 0:30 Kita juga harus tunjukkan semangat dalam 0:33 menyampaikan ee kebenaran, menyampaikan 0:38 nasihat watwabil haqqi wataw gitu ya. 0:42 Karena kita sering dikomen, "Bang Dulah, 0:45 waduh Rasil jangan tajam-tajam dong, 0:47 jangan, [tertawa] 0:48 jangan terlalu apa gitu ya." ya kalau 0:51 yang tajam itu benar, kita sampaikan 0:53 Bang Dula gitu ya. Oke. 0:55 Iya, 0:56 Bang Dula. Kami ingin menyoroti 0:59 bagaimana pembuktian negara ini dalam 1:01 memberantas korupsi gitu ya. Kasus FEBRI 1:04 tentu saja jadi momentum untuk menguji 1:07 komitmen negara dalam memberantas ee 1:09 korupsi tanpa pandang bulu. Ada satu 1:12 catatan Bang Dulah di 7 bulan tahun 2026 1:17 dari mulai Januari korupsi kuota haji, 1:20 Februari korupsi impor tekstil, Maret 1:23 suap proyek pemerintah daerah, April OTT 1:26 juga banyak terjadi. Mei gitu ya ada 1:29 korupsi pengadaan barang dan jasa. Lalu 1:31 bulan Juni tentu saja ini yang 1:33 menggembarkan korupsi Chromebook mantan 1:35 Kemendikbud gitu ya. Nah, bulan Juni 1:38 Juli itu ada setidaknya banyak sekali 1:42 kasus dari mulai korupsi MBG gitu ya, 1:45 lalu juga OTT kepala daerah di berbagai 1:47 daerah yang terbaru ini korupsi pakan 1:50 satwa kebun binatang Surabaya. Ya ampun 1:52 sampai hewan-hewan pun ini jadi korban 1:55 korupsi gitu ya. Dan hampir ternyata 1:58 setiap kasus-kasus itu Bang Dulah ee itu 2:01 ada rentetan-rentetan kasus lain gitu. 2:04 Nah, apakah RU perampasan aset ini 2:07 kenapa sih belum juga disahkan oleh DPR 2:09 RI gitu ya? Lalu kita bukan hanya 2:11 menyoroti ee lembaga-lembaga yang 2:14 bertindak ataupun yang berwenang gitu 2:16 ya. kita juga ee menyoruti peran seluruh 2:18 unsur masyarakat dari mulai pertama 2:21 mungkin elitnya elit elit pendidikan 2:25 karena dari kemarin ada yang menyinggung 2:27 ini elit-elit siapa nih gitu ya yang 2:28 bermain. Nah, bagaimana elit pendidikan, 2:30 elit agamanya gitu ya melihat fenomena 2:33 seperti ini gitu menurut Bang Dula. Satu 2:37 itu Bang Dula. Terus kedua, kami juga 2:39 ingin Bang Dula menyoroti ketika karena 2:41 kemarin ini banyak pedagang UMKM yang 2:43 resah Bang Dula, pimpinan DPR RI 2:46 mengingatkan kepada Direktorat 2:48 Direktorat Jenderal Pajak mengenai 2:51 rencana pelibatan Babinsa dan Babin 2:54 Kamtibnas untuk urusan perpajakan tidak 2:57 menimbulkan rasa takut terhadap wajib 3:00 pajak. sampai akhirnya 3:01 disinggung-singgung gitu ya komen 3:03 beberapa pejabat Kementerian Keuangan 3:05 yang menghubungkan antara bagaimana 3:07 konsep zakat dan pajak nih buat 3:09 orang-orang ee yang menjalankan pajak 3:11 gitu ya dan juga zakat gitu ya. Nah, ini 3:14 akhirnya jadi isu juga nih ee zakat dan 3:17 pajak dikonsepkan untuk memotong 3:19 pendapatan rakyat itu bagaimana gitu ya. 3:22 Nah, ini kan kita menunggu juga fatwa 3:24 tapi kita perlu juga analisa gitu dari 3:26 Bang Dul. Bagaimana m dua hal ini 3:28 terlebih dahulu sebelum kita ke masalah 3:30 lain. 3:32 Baik, ee Mas Angga, para pendengar Radio 3:35 Silaturahim pada Jumat pagi yang berkah 3:38 ini. Yang pertama ee korupsi itu 3:44 merupakan kejahatan luar biasa, 3:47 ekstraordinary crime menurut ee PBB 3:51 karena ee pertama dia bersifat 3:53 transnasional. 3:55 Artinya bahwa korupsi itu tidak hanya 3:57 pada satu kementerian, tidak hanya pada 4:00 satu daerah, tidak hanya pada satu 4:02 negara, tapi bersifat e internasional. 4:05 Mas Angga kalau ingat beberapa tahun 4:07 yang lalu Panama Papers memberitakan ada 4:10 ribuan orang Indonesia yang punya saham 4:13 di luar negeri, punya rumah luar negeri 4:15 dan bla bla bla seperti itu. Nah, 4:18 [berdehem] 4:19 jadi bersifat transnasional sehingga 4:22 tentu saja satu kasus itu tidak hanya 4:26 pada kementerian itu, tapi juga e 4:29 pihak-pihak yang lain. Misalnya 4:31 waktu saya masih di KPK, 42% 4:35 yang ditangkap oleh KPK itu tentang 4:37 pengadam barang dan jasa. Nah, pengadan 4:40 barang dan jasa itu melibatkan 4:42 H 4:43 PNS atau pejabat dengan pengusaha. He. 4:46 Nah, pengusaha itu adalah kalau 4:49 pengusaha kecil dia merupakan kaki 4:52 tangan daripada oligarki seperti itu. 4:54 Dan oligarki itu ada dalam negeri, ada 4:57 luar negeri. 4:58 Ee kita lihat pernah kasus e impor sapi 5:01 itu kan tidak hanya dalam negeri juga 5:03 luar negeri seperti itu. Jadi oligarki 5:05 dalam negeri, oligarki internasional. 5:09 Itu yang pertama. Yang kedua, pembuktian 5:12 korupsi itu sukar. Kalau selalu saya 5:15 katakan bahwa kalau pencuri ayam 5:18 digunakan pasal 262 ee KHP ee selesai. 5:23 Tapi kalau korupsi tidak bisa karena 5:26 tidak ada korupsi oleh satu orang. Mesti 5:29 lebih dari satu orang yaitu antara ee 5:32 bos dengan anak buah sesama bos atau 5:35 sesama anak buah. Ee sehingga dem begitu 5:38 maka 5 10 tahun terakhir ini ee kita 5:42 lihat korupsi itu melibatkan suami, 5:44 istri, anak. Nah, kenapa? Karena kalau 5:47 bos dengan anak buah maka potensi 5:51 bocornya itu e besar. 5:53 Ketika bos itu sudah tidak menjabat, 5:56 anak buah itu nyanyi seperti itu. 5:58 Ee belum lagi hasil yang dikorupsi itu 6:01 dibagi antara bos dengan anak buah. Tapi 6:04 kalau suami, istri dan anak, maka 6:06 potensi untuk bocor itu tidak terjadi. 6:09 Ee karena sama-sama keluarga kemudian 6:12 hasil korupsi itu ee tidak dibagi tapi 6:15 untuk keluarga seperti itu. Nah, itulah 6:18 kemudian ee korupsi sukar dibuktikan 6:22 sehingga maka orang yang sebenarnya itu 6:25 seharusnya dijadi hukuman besar tapi 6:29 bisa lolos. Sebaliknya mereka yang tidak 6:32 punya kekuatan politik, kekuatan 6:36 ekonomi, maka kemudian bisa kemudian 6:40 lolos seperti itu. Nah, ketiga, dampak 6:43 korupsi itu luar biasa. 6:46 Hm. Jadi misalnya 6:49 ee yang terakhir akhir tahun lalu 6:52 Oktober 2005, bencana Sumatera Utara, 6:55 bencana ee Aceh, bencana Sumatera Barat 6:59 1000 lebih orang meninggal kemudian ee 5 7:04 kom sekian triliun ee kerugian negara 7:07 karena infrastruktur rusak itu karena 7:10 korupsi yang dilakukan oleh ee oligarki 7:13 di mana terjadi ilegal loging ilegal 7:16 mining dan seterusnya seperti itu. Nah, 7:19 sehingga dengan begitu maka dampak 7:21 korupsi itu luar biasa. Kalau Mas Angga 7:24 punya 74 gram, Mas, 7:28 saya kira mungkin ada istri apa semua 7:30 itu. Tapi kalau 74 kg itu, itu saya kira 7:34 di dunia ini 7:36 hanya Indonesia yang punya pribadi 7:38 simpan 74 kg. Mah seperti itu. Di 7:41 Indonesia. cuma itu 7:42 barangkali yang tidak seperti itu. 7:44 Nah, jadi 7:46 itulah sebabnya maka kemudian terjadilah 7:49 korupsi berkelindang hampir setiap waktu 7:52 seperti itu. Nah, 7:54 penyebabnya antara lain adalah bahwa 7:57 kelainan sistem tapi juga karena 8:01 Pilpres, Pilkada, pemilu 8:04 itu 8:05 memerlukan biaya yang besar. Saya sudah 8:09 pernah katakan beberapa waktu yang lalu, 8:12 Pemilu 2024, 8:14 Calek dari Sulawesi Selatan mendapat 8:17 suara terbanyak Indonesia. 8:19 R.000 suara 200.000 itu terbanyak 8:22 Indonesia. 8:23 Saya tanya teman-teman di Makassar 8:25 berapa dihabiskan? 200 M. 8:28 H. 8:29 Jadi satu suara Rp1.200.200 8:32 M. Persoalannya ketika jadi anggota DPR, 8:35 bagaimana cara dia mengembalikan 200 M 8:38 itu? Salah satunya adalah dengan 8:41 memiliki dapur MBG. Dia memiliki berapa 8:44 puluh SPG di Sulawesi Selatan untuk 8:47 mengembalikan seperti itu. Sebab dengan 8:50 itu maka 1 hari dia dapat 1 M. 200 hari 8:53 sudah bisa 200 M bisa kembali seperti 8:55 itu. Itulah sebabnya Mas Angga waktu 8:58 bulan Ramadan orang tua komplain. Orang 9:01 tua komplain karena anak-anak mau 9:03 dilatih untuk puasa mulai dari SD SMP 9:06 tapi tetap saja ee MBG jalan pada bulan 9:09 Ramadan karena itu bisnis. 9:11 Kalau Mas Angga punya toko tutup 1 hari, 9:14 2 hari, 3 hari ee rugi sekian banyak. 9:17 Begitu juga apa namanya MBG. 9:19 Hm. Jadi ee biaya pemilu, biaya Pilk, 9:24 Pilkade, biaya Pilpres seperti itu, itu 9:26 luar biasa. Maka kemudian kita lihat 9:29 bahwa ketika ee Jokowi jadi presiden itu 9:34 kemudian e orang menjadi menteri itu 9:37 bukan pre Mas Angga. 9:39 Hm. 9:40 Ada ada setoran. ada setoran adalah 9:43 seorang ee dosen di ee UI ee dia 9:47 ditawarkan di feed and proper test 9:50 untuk Menteri A. Menteri A ee ternyata 9:53 kemudian dia tidak terpilih karena ada 9:57 orang lain yang stor lebih tinggi 9:59 daripada dia. 10:00 Maka kemudian ee apa namanya? dia tidak 10:03 terpilih. Maka sebagai kompensasi mereka 10:06 tawarkan buat dia untuk jadi dubes. 10:09 Teman dia sesama dosen di mengatakan 10:11 ngapain mau jadi dubes apa seperti itu. 10:14 Nah, akhirnya kemudian menteri yang 10:17 terpilih itu kemudian setor setor. 10:21 Nah, sehingga ketika terjadi kasus yang 10:23 melibatkan dia kemudian akhirnya dia 10:26 terucap bahwa juga ee Jokowi terima. 10:30 Maka kemudian diproses hukumannya cukup 10:33 berat. baru diputuskan beberapa waktu 10:35 yang lalu 10 tahun penjara seperti itu. 10:37 Nah, jadi 10:39 itu yang kemudian berantai berantai dari 10:42 menteri, dari presiden, dari gubernur 10:45 dan seterusnya dan seterusnya seperti 10:46 itu. Nah, untuk itu maka selalu saya 10:49 katakan bahwa kalau soal ee 10:54 Undang-Undang Perampasan Aset itu, Mas 10:58 Angga itu ketika saya masih di KPKPN, 11:01 Komisi Pemeriksa Negara-negara sebelum 11:03 ada KP kami sudah usulkan. 11:06 Kami kami sudah usulkan. Jadi itu sejak 11:09 2002 2002 enggak enggak bisa jalan-jalan 11:13 karena logikanya sangat sederhana. Kalau 11:16 DPR itu mengesahkan, DPR sendiri 11:19 menyiapkan tiang gantungan buat mereka 11:22 karena mereka semua seperti itu. E yang 11:25 sering saya katakan HAR survei KPK 11:28 2019 49% 11:31 dari anggota DPR itu adalah pengusaha. E 11:34 sehingga maka orientasi mereka adalah 11:36 pengusaha. Sehingga dengan demikian maka 11:39 ee bagaimana bisa mau mempercepat proses 11:43 pengesahan undang-undang perampasan 11:45 aset. Kalau nanti mereka yang justru 11:47 akan kena seperti itu problemnya. Nah, 11:51 karena itu maka kalau Prabowo itu ee mau 11:55 mengejar korupto sampai ke Antartika, 11:58 Prabowo terbitkan Perpu saja. 12:00 Hm. Perpu terbitkan Perpu tentang 12:03 Undang-undang Peremasan Aset Negara itu. 12:05 Kemudian beliau merasa bahwa beliau 12:08 dipilih oleh apa namanya mayoritas 12:11 rakyat sehingga 12:13 direpresentasikan di dalam mayoritas 12:15 anggota DPR. Maka kemudian ketika dibas 12:18 DPR akan lolos 12:19 akan lolos seperti itu. Sehingga dengan 12:22 begitu terlaksana undang-undang 12:24 peramasan aset. persoalannya adalah 12:27 bahwa apakah Prabo atau menteri-menteri 12:30 yang lain itu jadi bermasalah. Mungkin 12:33 itu saja juga terjadi sehingga Prabowo 12:34 belum berani Perpu 12:37 dari seribuan orang yang saya katakan 12:40 tadi oleh panama papers 12:42 bahwa ee mereka punya aset di luar 12:44 negeri di situ disebutkan termasuk 12:46 Prabowo. 12:47 Prabowo juga punya aset di luar negeri 12:50 seperti itu. Jadi ini ini problem. Jadi 12:52 apakah mulai dari telur atau dari ayam? 12:54 Telur dari ayam. H. 12:55 Tapi kalau kita lihat dalam kasus Nabi 12:58 Nuh, maka kemudian yang dibawa itu 13:01 binatang, bukan telur. 13:03 Jadi berarti ayam yang dibawa kan, bukan 13:05 telur yang dibawa seperti itu. Jadi 13:07 berarti bukan telurnya tapi ayamnya. 13:10 Nah, kalau ayam itu mana? Seperti itu 13:12 nah itu persoalan. 13:14 He he 13:15 apa namanya? 13:16 Ee perampasan aset negara dan kemudian 13:20 korupsi yang e berantai seperti itu. 13:22 Iya. Lalu peran-peran elit ngelihat 13:24 masalah begini bagaimana? Elit 13:25 pendidikan, elit agama atau elit-elit 13:27 lain? 13:28 Jadi [berdehem] saya selalu mengatakan 13:31 kepada mahasiswa saya Mas Angga bahwa 13:34 di Indonesia ini yang punya sekolah 13:37 terbanyak itu Muhammadiyah. 13:39 H 13:39 yang punya pesantren terbanyak itu 13:41 adalah NU. 13:43 Heeh. 13:44 Bahkan Muhammadiyah ini termasuk 13:46 organisasi yang terkaya ee di Asia 13:50 Tenggara nomor dua di dunia seperti itu. 13:53 Problemnya adalah kalau ada kebijakan 13:55 pemerintah yang mengganggu pesantren, 13:58 yang mengganggu ee sekolah, rumah sakit, 14:02 punya Muhammadiyah jadi problem. Oleh 14:04 karena itu, maka baik Muhammadiyah 14:06 maupun ee NU juga harus bersikap 14:09 hati-hati terhadap kebijakan pemerintah. 14:11 Ketika kebijakan pemerintah itu dikuasai 14:14 oleh oligarki, problem 14:16 ee Prabomo itu bagaimanapun tanpa 14:20 oligarki tidak bisa beliau menang 14:22 kemarin 14:23 karena ee karena ee Jokowi yang 14:26 mensponsori atau mendukung Prabowo. 14:28 Kenapa mendukung Prabowo? karena anaknya 14:32 ee jadi coopres. Kalau misalnya ee tidak 14:37 jadi coopres, mungkin Jokowi tidak 14:39 mendukung Prabowo seperti itu. Nah, 14:41 sementara 10 tahun Jokowi jadi presiden 14:44 itu karena didukung oleh oligarki 14:46 seperti itu. 14:47 Ee sehingga demikian, maka problem 14:49 elit-elit kita seperti demikian. 14:52 N 14:53 apa namanya? Ee pada suatu waktu kata 14:57 Rasulullah kepada para sahabat, umat 14:59 Islam itu seperti buih di laut 15:02 bergantung dari mana datang anginnya. 15:04 Para sahabat bertanya, "Kenapa ya 15:06 Rasulullah hubu dunia maut? Cinta dunia 15:10 takut mati." Jadi problem buat NU dan 15:13 Muhammadiyah itu adalah aset itu juga 15:16 persoalan harus dipelihara. Harus 15:19 dipelihara. Kalau tidak dipelihara maka 15:21 kemudian ee apa namanya? ee merugikan 15:24 pengurus, merugikan anggota, merugikan 15:26 masyarakat. 15:27 Sementara kebijakan-kebijakan pemerintah 15:30 itu ada yang tidak sesuai dengan bukan 15:34 saja tidak sesuai dengan Islam, tidak 15:35 sesuai dengan Undang-Undang Dasar 45. 15:38 Contoh pasal 33 Unas 45 itu menyebutkan 15:42 bumi, air dan sumber daya di dalamnya 15:44 dikuasai oleh negara digunakan untuk 15:46 semaksimal 15:48 apa masyarakat masyarakat tapi 15:51 praktiknya 15:52 bukan UKM bukan UMKM bukan BMN bukan BMD 15:56 yang mengelola tapi oligarki oligarki. 15:58 He. 15:59 Sehingga dengan begitu maka problem 16:02 zakat, problem pajak itu itu jadi 16:05 masalah. Ee apa namanya di dalam Islam 16:09 itu kan tidak ada pajak Mas Angga. Pajak 16:12 itu oleh nonmuslim yang karena berada 16:16 dalam suatu sistem Islam, pemerintahan 16:18 Islam, maka mereka berhak untuk 16:20 dilindungi 16:21 ee agamanya, dilindungi dirinya, 16:24 dilindungi keluarganya, dilindungi ee 16:26 kekayaan hartanya. Maka mereka bayar 16:28 pajak kepada pemerintah ee Islam. 16:30 Sedangkan umat Islam itu tidak bayar 16:32 pajak tapi zakat. Nah, ini yang sering 16:35 ee selalu saya katakan bahwa kita punya 16:38 hutan itu hutan kelima tropis terluas di 16:41 dunia. Apa yang tidak ada di hutan kita? 16:44 Orang kampung saya bilang lempar batan 16:46 singkong tumbuh. Jadi seperti itu. 16:49 Tumbuh. 16:49 Nah, kemudian kita punya laut itu 16:52 pantai nomor dua terpanjang di dunia 16:55 setelah Kanada. Dan potensi laut itu 16:57 menurut Kementerian Kelautan dan 16:59 Perikanan S mengatakan 1 tahun 20.000 17:02 triliun. 17:03 20.000 triliun. Jadi kalau dola oleh 17:06 BUMN, BUMD bukan oleh oligarki maka kita 17:09 bisa dapatkan 6 sampai 7 APBN 1 tahun. 17:12 Kenapa? Karena APBN kita tahun ini cuma 17:15 3.500. Sedangkan laut itu saja 20.000 17:19 teril 1 tahun. Berarti bisa 6 sampai 7 17:22 APBN dari laut saja. Kemudian yang 17:24 sering saya katakan yang disebutkan oleh 17:27 mantan ketua KPG Abraham Abraham Samad 17:30 itu bahwa kita punya 17 tambang kalau 17:34 dikelola oleh BUMN, BUMD tanpa KKN 17:37 setiap dari warga negara Indonesia itu 17:39 mendapatkan 20 juta ee 1 bulan ee free 17:44 gratis dalam pekerja. Artinya bahwa dari 17:47 zakat, zakat tambang, apa tanaman, zakat 17:51 ee perikanan, apa itu ee maka kemudian 17:55 orang tidak akan ee mencuri kalau 17:58 tentang zakat, 17:59 kalau pajak orang akan mencuri. Jadi 18:03 hasil penelitian saya Mas Angga bahwa 18:06 pengusaha di Indonesia itu punya tiga 18:08 buku akaun. 18:09 Tiga buku akaun. 18:10 Buku 18:11 e buku akaun pertama untuk pajak. Maka 18:14 disebutkan 18:15 penguntuk perundungannya kecil untuk 18:17 pajak, 18:18 maka pajaknya kecil. Kemudian untuk bank 18:22 dia buat besar keuntungan besar bonif 18:24 besar satu supaya kemudian mudah 18:26 mendapat mendapat kredit dan seperti 18:29 itu. 18:29 Baru kemudian buka kauan yang ketiga 18:31 untuk malaikat maka kemudian dia tidak 18:34 dia tidak manipulasi jujur karena 18:36 [tertawa] untuk malaikat seperti itu. 18:39 Seperti itu. 18:40 Ee sehingga kalau sistem zakat kita 18:43 terapkan maka kemudian ee semua selesai 18:47 bisa apa? pendidikan gratis, kesehatan 18:49 gratis dan seperti 18:51 nah sekali lagi tergantung kepada 18:55 presiden, tergantung kepada pemimpin di 18:58 dalam salat berjamaah itu fikihnya itu 19:01 meskipun jemaah itu salatnya tidak 19:04 khusyuk atau apa, tapi kalau imam itu 19:07 khusyuk, imam itu tumaninah, maka jemah 19:09 itu ikut imam dekat imam. Jadi ee 19:12 salatnya berjamaah itu diterima kalau 19:14 imamnya benar, tumannin dan seterusnya. 19:17 Jadi begitulah dalam kedudukan negara 19:19 presiden yang menentukan rakyatnya apa 19:22 namanya e masuk neraka atau rakyatnya 19:25 masuk surga e bergantung dari presiden. 19:28 Karena itu ee tinggal kemampuan Prabowo 19:31 untuk menerbitkan beberapa perpu. Apakah 19:35 perebutan tentang apa namanya, perbu 19:38 tentang 19:39 undang-undang KPK, perput tentang cipta 19:42 kerja, perput tentang kesehatan. He. 19:45 Kalau itu berani lakukan seperti saya 19:47 katakan tadi, mayoritas anggota DPR 19:50 adalah pendukung dia selesai seperti 19:52 itu. Bisa kembali kepada Undasan 4 yang 19:55 asli 19:56 itu Mas Angga. 19:57 Iya. Iya. Dan terakhir Bang Dulah ya, 20:00 ada kaitannya tadi dengan bagaimana 20:03 pertama itu mentalitas dan juga kualitas 20:07 integritas para pejabat negeri ini 20:10 dikaitkan juga dengan ee apa yang dampak 20:14 masyarakat rasakan. Terbaru ada rencana 20:18 pemerintah untuk 20:21 mendirikan URI Universitas Republik 20:25 Indonesia. Ini masih banyak rakyat yang 20:28 bingung ini Bang Dula. Termasuk respon 20:31 DPR sendiri gitu ya. Soal adanya 20:34 Universitas ee Republik Indonesia juga 20:37 masih tanda tanya banyak katanya anggota 20:39 DPR juga yang bingung karena belum 20:41 pernah dibahas oleh mereka. Tapi 20:43 Presiden sudah membentuk ee direktur 20:46 tersendiri. Jadi ada direktur 20:48 Universitas 20:49 ee Republik Indonesia. Kalau di 20:52 berita-berita yang kami terima ee Bang 20:54 Dula ini memang khusus untuk ee mencetak 20:59 ee calon-calon ASN lalu juga 21:02 pegawai-pegawai BUMN gitu ya agar 21:05 terintegrasi 21:07 dengan LAN. Dan lebih lanjut lagi juga 21:09 kita pengin lihat sebenarnya ee URI ini 21:12 apa-apa memang kelanjutan setelah ada ee 21:15 MBG, Kopde sekarang URI di mana di situ 21:19 orang-orang militer yang selalu 21:21 dilibatkan oleh Presiden. Sebagai 21:23 penutup, bagaimana Bang Dulah melihat 21:25 motif dan juga niat pemerintah nih untuk 21:28 Universitas Republik Indonesia ini. 21:30 [berdehem] 21:30 Jadi poin pertama selama 20 tahun lebih 21:35 tentara dipinggirkan. H 21:37 mas barat. 21:38 Iya. I 21:38 mereka 32 tahun 21:41 ketika pemerintahan Soeharto karena 21:43 Soeharto jenderal maka tentara berkuasa 21:46 dari presiden, menteri sampai ke bupati, 21:51 walikota, camat 21:53 e di Papua sana itu semua itu militer. 21:56 Kemudian secara reformasi 21:58 ee militer masuk barak dan kemudian ee 22:02 polisi yang berkuasa dan seterusnya. 22:04 Sekarang ini tentara jadi presiden 22:07 kembali lagi mereka pikir balas balas 22:10 dendam ini 20 tahun lebih disingkirkan 22:13 karena balas lagi. Itu itu poin pertama. 22:16 Poin kedua, 22:18 salah satu kegagalan pendidikan menurut 22:22 Prabowo 22:24 adalah dibentuknya sekolah rakyat. 22:27 Sekolah rakyat itu menunjukkan bahwa 22:28 pendidikan kita gagal. 22:30 Heeh. Heeh. Eh alasannya ee gratis kalau 22:34 skoret loh. Kenapa tidak dimasukkan 22:36 kepada sekolah-sekolah yang sudah ada? 22:38 Karena dalam ee Undang Dasar 45 yang 22:40 diamand menjadi Undang Dasar 2002, 20% 22:44 dari APBN untuk pendidikan. 22:46 Heeh. 22:46 Nah, problemnya adalah baik universitas 22:49 maupun SD sampai SMU itu ee tidak 22:52 mencukupi anggarannya karena 20% itu 22:55 bukan untuk sekolah yang di bawah 22:57 Kementerian Pendidikan dan Kementerian 22:59 Agama. H 23:00 pendidikan itu harus melalui Kementerian 23:04 Pendidikan dan Kementerian Agama menurut 23:06 Undang-arudi 23:09 20% itu juga untuk sekolah-sekolah yang 23:12 dipunyai oleh kementerian 23:14 Han punya punya sekolah, punya institusi 23:17 sehingga akhirnya 20% itu tidak cukup 23:19 untuk apa namanya ee Kementerian 23:21 Pendidikan dan Kementerian Agama 23:24 sekarang dibilang sekolah ri supaya 23:26 gratis ya kenapa lagi sekolah ra 23:28 masukkan saja. anggaran itu kepada 23:30 Kementerian Pendidikan Agama satu. Nah, 23:33 yang kedua 23:35 kalau dibuat Universitas Republik 23:36 Indonesia berarti itu juga kegagalan 23:39 universitas kita karena dibuat lagi satu 23:40 universitas yang baru. 23:42 Nah, seperti itu berarti itu tanda 23:44 universitas kita gagal. Nah, kalau itu 23:46 gagal apa gagalnya? Apakah karena 23:49 kurikulumnya, apakah silabusnya, apakah 23:52 manajemennya? itu yang diperbaiki. Itu 23:55 diperbaiki. Jadi saya lihat eh Prabowo 23:58 ini tidak konsisten. Jadi bukunya 24:00 tentang Indonesia paradoks. Beliau 24:02 terapkan sekarang itu paradoks. 24:04 Paradoksal 24:05 efisien efisiensi. Tapi menterinya 102 24:08 orang 24:09 kabinet apa namanya menteri wakil mentor 24:12 dan lembaga 102. 24:13 Amerika itu Mas Angga penduduknya 400 24:16 juta lebih. Menterinya itu cuma 15 24:19 orang. Cina itu 1,2 M penduduknya 24:23 menterinya cuma 25 [berdehem] orang. 24:24 Nah, kita ini 200 lebih 280 juta 24:27 menterinya 102 menteri dan wakil menteri 24:30 dan menteri. Jadi paradoks paradoks 24:33 efisiensi tapi kemudian membuat seperti 24:36 itu atau misalnya dilarang orang pergi 24:39 ke luar negeri, larang membuat seminar 24:40 apa, tapi setiap bulan beliauar ke luar 24:43 negeri seperti itu. Jadi itu betul-betul 24:45 beliau paradoks apa seperti itu. 24:48 sehingga beliau katakan bahwa e saya 24:50 kejar koruptu sampai ke benua Antartika 24:53 ternyata yang terjadi adalah korupsi 24:55 antar kita seperti itu. 24:57 Ya, itu 24:58 jadi antar antar antara kabinet dan 25:00 seperti itu. dalam buku saya yang tahun 25:04 ee 2000 berapa 4 atau 2005 membedah 25:09 keberagaman umat Islam Indonesia menuju 25:11 masyarakat madani itu karena tebal jadi 25:15 tidak dalam had copi tapi dalam apa 25:18 ebook seperti itu. Di sana saya sebutkan 25:21 universai 25:23 semua prodi itu ada hanya 10 saja 25:27 seluruh Indonesia dari Aceh sampai di di 25:30 Papua. 25:30 Kenapa? Karena universitas didirikan itu 25:35 berdasarkan sumber daya alam. Jadi 25:37 konsep saya itu kalau di daerah pesisir 25:40 maka di tingkat kecamatan ada sekolah 25:43 menengah kelautan, di tingkat kabupaten 25:46 ada ee diploma kelautan, di tingkat 25:50 provinsi ada fakultas unggulan kelautan. 25:53 Kalau daerah pertanian begitu juga ada 25:56 ee sekolah menengah pertanian, ada 26:00 diploma pertanian, ada apa program 26:03 sarjana pertanian. 26:05 Sehingga saya hitung hanya latar 26:07 belakang geografis dan latar belakang 26:09 historis. Maka hanya ada universitas 10 26:12 universitas di seluruh Indonesia yang 26:14 mempunyai prodi seluruhnya. Yang lain 26:16 itu bergantung dari sumber daya alamnya. 26:19 di Papua itu misalnya saya katakan dalam 26:21 buku saya itu tidak perlu ada fakultas 26:24 kedokteran, tidak perlu ada fakultas 26:26 hukum, tidak perlu ada fakultas visiol. 26:29 Nah, kalau orang Papua mau mau mau jadi 26:31 dokter dia ke Unhas. Ada orang Papua mau 26:35 jadi apa namanya politisi ke fakultas 26:37 PISIPOL di di Unhas. Orang Papua jadi 26:40 sarjana hukum ke Unhas. Nah, di sana di 26:43 Papua itu fakultas dari sekolah menengah 26:46 sampai diplom sampai fakultas itu hanya 26:49 pertambangan, hanya kelautan dan ee apa 26:52 namanya pertanian. Itu saja tiga tiga 26:55 jenis itu. 26:56 Maka yang terjadi adalah bahwa 26:59 nasionalisme orang Papua itu akan tetap 27:02 tercipta. Kenapa? Kalau sekarang itu 27:05 semua ada di Papua, maka kemudian sekali 27:08 waktu orang Papua mengatakan ngapain 27:09 kita bergantung kepada Jakarta? Kita 27:11 berdiri sendiri saja seperti itu dan itu 27:14 akan akan terjadi seperti itu dan sampai 27:16 hari ini belum selesai-selesai. Jadi 27:18 saya katakan bahwa tentara urus jagung, 27:22 tentara urus apa segala macam. Sementara 27:24 Papua itu masih berantam seperti itu. 27:26 Kenapa tidak selesaikan Papua di sana 27:28 seperti itu? Urus jagung, urus apa, 27:30 dapur urus apa segala macam. Padahal 27:32 bidan mereka menjaga apa namanya 27:34 pertahanan negara seperti itu. Salah 27:36 satunya adalah di Papua. Nah, begitu 27:39 ketika ada orang Papua kuliah dokter di 27:43 Unhas, fakultas hukum di Unhas atau 27:45 fakultas di UNHAS. Kemudian dia kenal 27:48 dengan orang Makassar, dia kenal dengan 27:49 orang Bugis, dia kenal dengan orang Jawa 27:51 di Makassar dia jatuh cinta menikah. 27:54 Maka kemudian ee lahirlah nasionalisme 27:57 seperti itu. Seperti apa namanya? Begitu 28:00 juga ee Aceh ketika Gam apa segala macam 28:04 ee pemerintah melakukan kebijakan yang 28:06 cukup baik buat Aceh itu disekolahkan 28:09 anak-anak tokoh-tokoh Gam itu baik ke 28:12 dalam negeri maupun luar negeri sehingga 28:14 nasionalisme itu lahir seperti itu. Jadi 28:17 saya tidak melihat ada urgensinya 28:19 Universitas Republik Indonesia itu 28:21 tidak ada urgensinya ya. [tertawa] E 28:24 tidak ada tidak ada urgensinya. Mana itu 28:26 mubazir dan terjadi paradoks antara ee 28:29 ide Prabowo dengan konsep-konsep 28:31 operasionalnya seperti itu. 28:33 Begituang. Baik. 28:35 Iya. 28:36 Paradoks yang dipertontonkan ini apakah 28:38 akan berlanjut terus atau justru akan 28:41 dievaluasi ketika banyak suara-suara 28:43 yang mengkritisi gitu ya, Bang Dula ya. 28:45 Terima kasih Bang Dula dialognya di 28:49 Terima kasih dialognya di pagi hari ini. 28:51 Semoga Bang Dula selalu sehat. Kita 28:53 insyaallah jumpa lagi Jumat depan ya 28:54 Bang Dulah ya. Asalamualaikum. 28:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 28:58 wabarakatuh.