Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:20 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:23 Asalamualaikum warahmatullahi 0:25 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat pendengar 0:27 radio silaturahim dan juga pemirsa Rasil 0:29 TV yang dirahmati Allah. Alhamdulillah 0:32 kita kembali berjumpa Iwan Ahwat di 0:34 Senin sore hari ini tanggal 12 Jumadil 0:37 Awal 1447 0:39 Hijriah atau tanggal 3 November 2025. 0:43 Hadir kembali acara tausiah sore bersama 0:46 Ustaz J M. Bahmid yang alhamdulillah 0:49 telah bergabung bersama kami dan kita 0:51 live di aplikasi Zoom Iwan. Kita sapa 0:53 terlebih dahulu. Asalamualaikum 0:55 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 0:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:59 wabarakatuh. 1:00 Apa kabarnya, Ustaz, hari ini? 1:02 Alhamdulillah. Alhamdulillah binikmah 1:05 waliah. 1:06 Alhamdulillah. Alhamdulillahirabbil 1:09 alamin. Semoga sehat selalu, Ustaz, ya. 1:12 Juga semua iwanat semoga dalam keadaan 1:13 sehat. 1:14 Amin ya rabbal alamin. 1:16 Kalau minggu lalu kita membahas tema 1:18 mengenai bagaimana supaya kehidupan 1:20 dimudahkan Allah. Dan sekarang tema yang 1:22 akan disampaikan adalah mengenai 1:25 sifat-sifat manusia yang mengundang 1:27 kesulitan dalam hidupnya. Nah, itu dia 1:30 ya. Jadi yang mengundang kesulitan itu 1:32 ya sifat-sifat ini nanti akan Ustaz 1:34 jelaskan Ustaz ya. 1:36 Benar. 1:36 Oke, kita akan nanti bersama-sama simak 1:38 Iwan Awat dan nanti yang ingin bergabung 1:40 bertanya silakan and bisa kirim WhatsApp 1:41 kami di 0811999720 1:47 Ustaz. 1:49 Asalamualaikum warahmatullahi 1:51 wabarakatuh. 1:54 Bismillahirrahmanirrahim. 1:56 Alhamdulillahi rabbil alamin. 1:59 Alhamdulillahilladzi 2:00 anamana bdolilan. 2:05 Alhamdulillah 2:07 anama ala binikmatil islam wal iman. 2:12 Allahumma sholli wasallim wabarik 2:15 ala sayyidina Muhammad sahibil burhan wa 2:19 ala alihi wa ashabihi ulil fadli wal 2:22 irfan. 2:26 Allahumma rabbisrohli sadri waassirli 2:29 amri wahlul uqdatan min lisani yafqahu 2:32 qauli. 2:33 Allahumalni minalladina amanu wail 2:36 shihat watwu bilhaq watw. 2:40 Para pendengar, para pemirsa 2:44 radio dan TV silaturahim di mana aja 2:47 Anda berada. Selamat bertemu kembali 2:51 di gelombang yang sama waktu yang 2:53 berbeda. Masyaallah. Masyaallah. 2:57 Mudah-mudahan mereka yang mendengar 2:59 siaran ini dalam perjalanan, Allah 3:01 Subhanahu wa taala akan memudahkan 3:03 perjalanannya dan menyampaikan sampai ke 3:06 tujuan dengan sehat walafiat. 3:11 Minggu yang lalu 3:15 kita membahas tentang bagaimana ada 3:18 sifat-sifat manusia yang Allah Taala 3:20 mudahkan segala-galanya 3:22 mulai dari kehidupannya sampai 3:26 di akhir hidupnya ketika sakaratil maut 3:30 dan sampai masuk ke alam barzakh itu 3:32 dimudahkan oleh Allah subhanahu wa 3:34 taala. Dan itu yang kita bahas minggu 3:37 yang lalu. 3:39 Sekarang ini 3:43 kita dalam kehidupan selalu menginginkan 3:45 segala sesuatu itu mendapat kemudahan. 3:50 Mendapat kemudahan sebenarnya dari 3:51 siapa? Dari Allah Subhanahu wa taala. 3:55 Kalau Allah Taala akan memudahkan 3:57 seseorang dalam segala apa yang dia 4:00 lakukan, maka 4:03 innallah ala kulliin qadir. Sesungguhnya 4:06 Allah maha sanggup atas segala sesuatu. 4:09 Terkadang melalui tangan orang, Allah 4:11 gerakkan hatinya untuk memberikan 4:13 bantuan pertolongan kepada kita dalam 4:16 sesuatu hal yang kita menghadapi 4:18 komplikasi. 4:20 Jadi semua itu adalah dari Allah 4:23 Subhanahu wa taala. 4:26 Kalimat yang kita sering dengar 4:30 mujur ya kemujuran itu sebenarnya adalah 4:34 salah satu kebaikan yang Allah Taala 4:36 berikan kepada kita. Nah, dalam 4:38 kehidupan kita para pendengar sekalian 4:40 yang dimuliakan Allah Subhanahu wa 4:42 taala, semua menginginkan kehidupan yang 4:45 serba mudah di dalam 4:49 langkah-langkah yang dia lakukan untuk 4:51 membentuk kehidupan di dunia ini. 4:55 Tidak ada hamba Allah yang menging 5:00 hamba Allah yang mulia, para pendengar 5:02 yang dimuliakan Allah 5:04 sebodoh-bodohnya manusia. 5:07 anggap seorang hamba Allah yang 5:11 artinya yang mempunyai pendidikan yang 5:13 sangat rendah. Hampir dikatakan tidak 5:16 mempunyai pendidikan, 5:19 berarti kita anggap orang tersebut itu 5:21 bodoh. 5:23 Tapi tetap mereka menginginkan, 5:26 mereka tidak menginginkan kehidupan yang 5:28 sulit. Kehidupan yang disulitkan oleh 5:31 Allah Subhanahu wa taala. 5:34 Ya, kehidupan yang membawa dalam 5:37 kehidupan kita 5:39 terbentur dengan berbabak-babak 5:42 kesulitan. Tidak ada yang menginginkan. 5:45 Apalagi hamba-hamba Allah yang mempunyai 5:48 pendidikan yang cukup ya, terbiasa 5:52 dengan pengalaman yang banyak 5:54 sehingga dia melihat kehidupan ini agak 5:57 mudah. Tapi terkadang dia dibenturkan 6:00 dengan kesulitan yang luar biasa. 6:05 Mungkin kita akan berpikir, 6:09 kenapa ada manusia yang dalam hidupnya 6:13 menghadapi benturan kesulitan 6:14 berbabak-babak? 6:16 Ada tampak kita lihat ada manusia yang 6:18 kayaknya dia menghadapi 6:20 kemudahan-kemudahan dalam hidupnya. Dan 6:22 ini Allah memberikan tip kepada kita 6:25 sekalian. 6:26 Tip manusia kan sangat gembira kalau 6:29 menerima tip. 6:31 Jangan kita berpikir bahwa tiporan. 6:35 Kalau kita habis makan ya men penan kita 6:39 memberikan tip ya. Kita ada urusan 6:42 sesuatu kita memberikan tip. 6:45 Ee terkadang tip itu sudah berbentuk 6:47 sogok bukan tip. 6:49 Sebenarnya tip itu adalah sedekah, 6:53 pemberian sukarela dari kita ingin 6:56 berbuat baik. Oh orang ini telah berbuat 6:57 baik kepada kita. Saya ingin memberikan 7:00 sesuatu. Tapi terkadang kita terbawa 7:03 dengan istilah-istilah asing. 7:06 Tip 7:08 sebenarnya itu adalah sadikan 7:12 umpama aja kita makan di restoran 7:16 sekalipun restoran telah menulis untuk 7:19 tidak memberikan tip kepada pelayan. 7:22 Tapi karena kita melihat pelayannya ini 7:24 masyaallah perhatikannya luar biasa, 7:26 kemudian kita memberikan sedekah 7:28 kepadanya. 7:29 Sebenarnya sedakah sadakah itu cuma kita 7:31 sudah biasakan dengan kalimat tip. Tip 7:35 itu bahasa Inggris. 7:37 Sebenarnya yang kita berikan itu 7:38 sedekah. Tapi kalau memberikan tip di 7:43 dalam antrian ya. Nah, ini banyak 7:46 terjadi di negara kita. 7:51 Kemudian kita memberikan tips supaya 7:53 kita yang keluar sebagai pemenang. Itu 7:55 bukan tip namanya. Itu namanya sogo 8:00 ya. Dan yogo ini Allah Taala Rasul 8:03 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 8:04 arras wal murtasi 8:07 finar. 8:09 Yang memberikan sogok dan yang menerima 8:11 sogok ya sama 8:14 dua-duanya di api neraka. 8:17 Tapi ada orang yang memberikan sedekah 8:20 dengan ikhlas. Terkadang kita sebut itu 8:22 sebagai tip 8:26 ya. 8:28 Di dalam Al-Qur'an Allah Subhanahu wa 8:30 taala memberikan kepada kita arahan 8:32 bagaimana untuk kita dimudahkan oleh 8:34 Allah Taala. Nah, sekarang Allah Taala 8:37 juga mengingatkan kepada kita supaya 8:40 kita jangan dibenturkan Allah dengan 8:43 kesulitan yang berbabak-babak dalam 8:45 kehidupan. 8:46 Dan memang hamba Allah yang mulia, kalau 8:49 kita sudah hadapi kesulitan, 8:52 apalagi kesulitan 8:55 yang memeras otak kita luar biasa. Tidur 8:58 terganggu, 9:00 makan terganggu, 9:02 seakan-akan otak kita sudah tidak mampu 9:04 untuk mencari jalan keluar, untuk 9:07 mendapatkan jalan keluar. Padahal jalan 9:10 keluarnya itu sebenarnya banyak. 9:13 Salah satu jalan keluar yang terbaik 9:15 ketika kita menghadapi kesulitan 9:18 berwudu 9:20 salat dua rakaat atau empat rakaat boleh 9:25 minta kepada Allah Subhanahu wa taala 9:27 supaya Allah taala memberikan jalan 9:29 keluar yang terbaik. Tapi terkadang 9:32 banyak yang kita lupa tentang masalah 9:34 ini. Lebih banyak kita mencari ya 9:41 apa kita istilah kalau istilah sekarang 9:43 itu tenaga-tenaga ekspert 9:47 ya. Kalau dalam konstruksi dia 9:50 menghadapi masalah problem sebelum dia 9:53 bertanya kepada ahli konstruksi, 9:56 bertanya kepada Allah Taala, komunikasi 9:59 dengan Allah Taala, 10:02 berwudu, salat, tadahkan tangan kepada 10:05 Allah, baru kita mencari tenaga ekspert 10:08 untuk memberikan jalan keluar. Nanti 10:11 Allah Taala yang memudahkan masalah itu. 10:17 Nah, mari kita lihat kenapa ada 10:19 manusia-manusia 10:21 ya, ada hamba-hamba Allah 10:24 yang kesulitan itu seakan-akan datang 10:26 berbabak-babak, tidak berhenti. 10:34 Para pendengar sekalian yang dimuliakan 10:35 Allah Subhanahu wa taala. 10:40 Kalau seorang hamba Allah dia menghadapi 10:43 kesulitan yang sudah terasa sangat berat 10:46 baginya, ya 10:48 dia merasa bahwa dia yang paling berat 10:50 cobaannya yang dia hadapi. 10:53 Padahal ada hamba-hamba Allah 10:57 yang diberikan cobaan oleh Allah Taala 10:58 lebih berat. Tapi mari kita lihat kenapa 11:01 manusia itu banyak dibenturkan Allah 11:04 dengan kesulitan. 11:08 Minggu yang lalu kita berbicara 11:10 hamba-hamba Allah yang digiring oleh 11:12 Allah Taala kepada semua serba mudah 11:16 dimudahkan oleh Allah Taala. Sampai 11:19 ketika dia menghadapi sakaratul maut 11:21 dimudahkan oleh Allah Taala. Dia masuk 11:24 ke alam barzakh dimudahkan oleh Allah 11:26 Taala. Karena ayat 11:29 ini Allah Taala tidak batasi di dunia 11:31 ataupun di akhirat. 11:34 Berarti dia berlaku di dunia sampai ke 11:36 akhirat. 11:38 Ya. 11:46 Itu yang kita bahas minggu yang lalu. 11:48 Sekarang kebalikannya Allah Subhanahu wa 11:50 taala menyatakan 11:52 waakila 11:55 wasagna 11:57 wadaba bil husna fasaniruhu 12:01 lil. 12:04 Nah, ini peringatan dari Allah Subhanahu 12:06 wa taala. Jadi, hidupnya 12:09 disulitkan, pergaulannya, 12:12 mungkin disil disulitkan segala-galanya 12:15 sampai mendidik anak sulit. 12:18 Berkomunikasi juga dengan masyarakat 12:20 lingkungan disulitkan oleh Allah Taala. 12:24 Karena apa? 12:26 Allah Taala mengingatkan di dalam supaya 12:29 kita jangan masuk kepada kelompok atau 12:31 masuk dalam satu ruang 12:35 yang Allah Taala sulitkan kehidupan 12:37 kita, sulitkan gerak langkah kita. 12:44 Dan Allah Subhanahu wa taala nyatakan 12:46 siapa mereka itu? 12:49 Sebenarnya mereka ini adalah hamba-hamba 12:51 Allah tapi mempunyai sifat yang tercela. 12:57 Yang pertama Allah Taala menyatakan wa 13:00 amma man bakhila. 13:03 Orang yang bakhil 13:07 kikir, 13:09 pelit. 13:12 Kalau bahasa Melayu Malaysia mengatakan 13:16 astagfirullahalazim. Kedekut. 13:19 Kedekut. kedekut itu orang yang bakhil 13:22 yang kikir. 13:26 Nah, ini kikir ini ada dua macam. 13:30 Ada hamba Allah yang kikir kepada 13:32 dirinya, 13:34 tapi ada juga hamba Allah yang kikir 13:36 juga kepada masyarakat, lingkungannya. 13:41 Justru itu di dalam Al-Qur'an Allah 13:43 Taala ingatkan kepada kita berkali-kali 13:45 supaya kita itu dalam kehidupan selalu 13:48 berbagi. 13:51 Saya berikan contoh begini. 13:53 Allah mewajibkan kepada kita untuk 13:56 berbagi zakat. 14:00 Sedekah yang di luar zakat itu adalah 14:04 merupakan tambahan vitamin kita untuk 14:08 berbuat baik kepada Allah Taala untuk ee 14:13 tambahan ibadah kita. Tapi zakat itu 14:16 begini. 14:19 Ketika Allah Taala memberikan harta 14:21 kepada kita, memberikan kelebihan uang 14:24 simpanan kepada kita, seakan-akan Allah 14:27 Taala berbicara. 14:30 Hanya tidak langsung. 14:33 Allah Taala berbicara melalui Al-Qur'an. 14:38 Aku titipkan 14:41 2,5% 14:43 untuk saudara-saudaramu yang sulit, yang 14:47 fakir. 14:51 Zakat 14:55 ini umpama saya berikan contoh begini. 15:02 Kalau umpama 15:05 hamba Allah, terkadang kan kita kalau 15:07 berdoa mendedahkan tangan kepada Allah, 15:09 Allahumarzuqna 15:10 halalan thyiban warizqan wasi'an. Ya, ya 15:15 Allah berikan rezeki kepada kami yang 15:18 rezeki yang baik ya, 15:21 yang halal dan baik, halalan thayiban 15:24 warizkan wasian, dan rezeki yang 15:27 berlimpah ruah, yang luas, yang luar 15:29 biasa. 15:31 Normal 15:33 semua kita bisa berdoa yang demikian dan 15:36 itu doa yang bagus. 15:39 Karena di dalam hadis Rasulullah, 15:40 Rasulullah menyatakan alyadulya 15:44 khairun minyad sufla. Tangan yang di 15:48 atas yang memberi lebih baik daripada 15:51 tangan yang menerima. 15:55 Berarti hamba Allah kalau dia minta 15:57 wariskan wasian normal boleh. Supaya dia 16:01 menjadi tangan yang di atas. 16:05 Dia berdoa siang dan malam. 16:09 Umpama ya ini contoh aja. 16:13 Kalau malaikat berbisik kepada hamba 16:16 Allah tersebut, 16:19 Allah Taala akan memberikan kekayaan 16:22 kepadamu 16:25 dalam sebulan rezeki yang berlumpah 16:28 ruah. 16:31 Tapi Allah Taala titip 16:35 untuk tetanggaangga tetangga-tetanggamu 16:37 yang fakir 16:39 ya, untuk masyarakat-masyarakatmu 16:42 yang miskin, yang fakir. 16:44 Allah Taala titip 2,5% untuk tolong 16:47 disampaikan kepada mereka. Itu namanya 16:50 zakat. 16:54 Dan memang kenyataannya demikian. Ketika 16:57 Allah memberikan harta kepada kita, 16:59 Allah Taala tetapkan ada zakat yang Anda 17:02 harus keluarkan. 17:07 Ya Allah, 17:08 ketika kekayaan dibuka oleh Allah, 17:12 rezekinya berlimpah ruah, 17:16 dia mulai berpikir. Jadi umpama kalau 17:19 malaikat ini bisa berbisik kepada kita, 17:22 maukah Anda dalam sebulan Allah Taala 17:25 akan memberikan kepada Anda umpama 17:30 seorang hamba Allah yang sudah memang 17:32 terdesak dalam ekonominya. 17:34 Dia tahajud kepada Allah. Dia 17:36 mendekatkan diri kepada Allah. Kemudian 17:39 malaikat berbisik kepadanya. 17:43 Allah menjanjikan akan memberikan rezeki 17:45 secara spontan 5 miliar. 17:49 Apa nanti dia dapat tiba-tiba di dalam 17:51 komisi ya atau apa aja? Wallahualam. 17:55 Tapi Allah Taala berpesan, Allah Taala 17:58 ingin titip 2,5% itu bagikan kepada 18:02 saudara-saudaramu yang fakir. 18:05 Pasti dia akan mengatakan, 18:08 "Jangan 2,5% ya Allah, 3% pun saya akan 18:11 berikan, 5% pun saya akan berikan." 18:15 Karena dia berpikir dia akan menerima 5 18:17 miliar. Spontan. 18:20 Begitu terima 5 miliar, 18:23 dia mulai berpikir, 18:27 "Wah, tidak sedikit uang yang saya harus 18:29 keluarin 18:33 itu biasanya sifat manusia." 18:39 Kalau ini terjadi maka dia masuk dalam 18:42 kelompok 18:44 wa amma man bakhila. Mereka yang kikir, 18:49 yang pelit, 18:51 yang pelit. 18:54 Dan kikir ini atau pelit ini termasuk 18:57 salah satu daripada penyakit hati yang 19:00 harus diobati. 19:04 Harus diobati. 19:10 Ada satu hadis yang lain Rasulullah 19:12 sallallahu alaihi wasallam mengingatkan, 19:17 albakhil 19:20 baid minannas 19:23 w baid minallah 19:26 waqarib minanar. 19:29 Orang yang bakhil, yang kikir, yang 19:31 pelit. 19:33 Dia jauh dari manusia. 19:36 Dia jauh dari Allah Taala dan dia dekat 19:39 dengan api neraka. 19:41 Itu hadis Rasul sallallahu alaihi 19:43 wasallam. 19:46 Kebalikannya Allah Taala nyata e Rasul 19:48 sallallahu alaihi wasallam assakiyu 19:51 orang yang tangannya ringan, pemurah 19:55 qarib minannas 19:58 waqarib minallah wa baid minanar. 20:03 Orang yang pemurah yang gampang 20:05 tangannya keluar, 20:08 keluarkan uang maksudnya 20:10 ya. 20:12 Dia dekat dengan manusia, 20:14 dia dekat dengan Allah Taala dan dia 20:17 sangat jauh dari api neraka. 20:20 Jadi artinya orang kalau dia dermawan, 20:23 kita perkenalkan dengan kalimat 20:25 dermawan. Sebenarnya kalimat dermawan 20:28 ini 20:33 artinya di di disenat disematkan 20:39 istilah dermawan kepada seseorang. 20:41 Karena masyarakat melihat tingkah 20:44 lakunya. 20:46 Masyarakat melihat orangnya hati lembut, 20:49 gampang membantu orang. 20:54 Dan bukan hanya masyarakat aja yang 20:56 memberikan, menyematkan kepada kita 20:58 kalimat yang baik, tapi Allah Subhanahu 21:01 wa taala memandang kepadanya dengan 21:03 pandangan rahmah yang luar biasa. 21:10 Jadi 21:12 sifat zikir ini akan menghantarkan kita 21:16 kepada hidup yang sangat nanti ya yang 21:20 disulitkan oleh Allah Subhanahu wa 21:21 taala. Hidup yang akan menghadapi 21:25 bermacam-macam komplikasi dalam 21:26 hidupnya. 21:28 Karena sifat pelitnya, sifat kikirnya, 21:37 kikir ini penyakit hati sangat 21:40 berbahaya. 21:42 Justru itu saya ingin berikan contoh 21:43 begini. 21:45 terkadang di dalam satu lokasi ya. Kalau 21:50 kita di Jakarta ini umpama dalam satu 21:53 kompleks 21:55 ya, terkadang orang yang kikir itu 21:59 sangat-sangat jelas. 22:02 Lama-lama semua satu kompleksi 22:04 mengetahui hamba Allah ini waduh 22:06 orangnya kikirnya luar biasa kikir 22:08 banget. 22:12 Tapi ada juga terkadang 22:15 komentarnya dari masyarakat, masyaallah 22:18 orangnya ini 22:20 sangat baik hatinya, orangnya dermawan 22:23 ini. Masyaallah. 22:29 Coba kalau umpama 22:31 biasanya hamba-hamba Allah yang sudah 22:33 dikenal kekikirannya, 22:36 kepelitannya 22:37 ya di dalam masyarakat 22:40 ketika terjadi musibah sesuatu 22:42 kepadanya, kesulitan mulai nampak dia 22:45 menghadapi kesulitan demi kesulitan, apa 22:48 biasanya komentar masyarakat akan 22:49 mengatakan, "Udahlah, 22:53 pantas 22:55 orangnya memang sangat kikir. 22:57 Orangnya sangat pelit, orangnya sulit 23:00 diminta tolong. 23:02 Ya, 23:03 tapi kalau hamba Allah yang dikenal oleh 23:06 masyarakat, baiknya, dermawannya, 23:10 ya lembut hatinya, tangannya terbuka 23:14 begitu ada apa-apa dia belum minta 23:16 tolong hamba-hamba Allah di 23:18 lingkungannya. Dia bakal datang 23:20 berebutan ingin berbuat baik kepadanya, 23:22 ingin menolong kepadanya. 23:27 Dan orang yang kikir ini di dunia aja 23:31 masyarakatnya sudah benci, apalagi di 23:33 yaumul akhir. 23:37 Mari kita lihat satu ayat yang Allah 23:38 Subhanahu wa taala terangkan. Orang yang 23:41 senang 23:43 ee menimbun-nimbun harta tapi tidak mau 23:47 mengeluarkan zakat. 23:50 Zakat ada yang wajib dia enggak mau 23:51 keluarkan apalagi sedekah. 23:57 Allah Subhanahu wa taala berfirman dalam 23:59 surat Albaqarah. 24:00 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 24:03 Bismillahirrahmanirrahim. 24:12 Walladina 24:15 walladina yaknizunahaba 24:17 wal fidah 24:19 wala yunfiquunaha fibilillahi 24:22 fabasyirhum biadabin alim. 24:26 Mereka-mereka itu yang 24:27 mengumpul-ngumpulkan 24:29 emas dan perak. Istilahnya mengumpul 24:32 harta. 24:35 Karena zaman sekarang manusia-manusia 24:37 kalau ingin ee ya investasi namanya 24:41 investasi 24:44 ee apa yang yang investasi yang dia 24:48 tidak mau menghadapi kerugian. 24:51 Dia beli emas, 24:53 dia simpan emas 24:56 atau perak. 24:59 Karena emas kapan aja kalian butuh duit 25:01 sangat sangat gampang untuk dia jual. 25:03 Tapi ada hamba-hamba Allah yang memang 25:06 hanya menimbun-nimbun harta, 25:08 menimbun-nimbun maas dan tidak mau 25:11 berzakat. 25:15 Subhanallah. Walladina yaknizunhaba wal 25:19 fid wunfiqu fibilillahirhumabin 25:25 alim. 25:27 Mereka-mereka yang menyimpan-nyimpan 25:29 emas yang banyak ya. 25:33 Karena mereka tahu kalau membeli emas 25:34 itu jaminan. 25:37 Kalau uang di bank aja itu enggak ada 25:39 jaminan. Bank bisa kolaps, banknya bisa 25:43 melarikan uang-uang nasabahnya bisa aja. 25:47 Tapi kalau dia beli mas dia simpan di 25:49 rumah kan diaangat gimana. Dan sekarang 25:51 ini lagi tren 25:54 sampai 25:56 sebagian bank sekarang menjual emas. 25:58 Masyaallah. 26:01 Tapi saya bukan untuk mempropagandakan 26:03 untuk beli emas. Saya ingin mengingatkan 26:06 apa yang Allah ingatkan dalam Al-Qur'an. 26:09 Mereka-mereka yang menimbun-nimbun emas 26:11 dan perak. Artinya dengan kalimat yang 26:14 lain menimbun harta. 26:17 Wala yunfiquunaha fiabilillah. 26:20 Dan mereka tidak pernah mau berinfak 26:23 baik infaknya zakat atau infaknya 26:26 sedekah biasa. 26:30 Karena dia merasa ini wud terlalu banyak 26:32 yang harus dikeluarin. 26:34 Allah Taala menyatakan fabasyirun biabin 26:36 alim. Berikan berita besar kepada mereka 26:41 bahwa azab di yaumul akhir menanti 26:43 kepada mereka. 26:46 Kemudian Allah Taala terangkan apa 26:47 bentuk adabnya. 26:50 Yaum yuhma alaiha jahanam bihabahum 26:58 junubuhum. 27:01 Ketika mereka diadab di api neraka ini 27:04 Al-Qur'an yang berbicara 27:07 diadab di api neraka. 27:09 Emas dan perak yang mereka tumpuk yang 27:12 tidak pernah mengeluarkan zakat. 27:17 Allah Taala akan leburkan itu. 27:20 Dipanaskan dengan panas yang tinggi. 27:23 Kemudian Allah Taala akan menjadikan 27:26 alat emas dan perak yang mereka tumpuk 27:30 merupakan setrika untuk menyedika. Ja 27:36 jahanam 27:38 jahumunum. 27:45 Allah Taala akan menetrika 27:50 dahi mereka. 27:52 Subhanallah. Subhanallah. 27:57 Tulang belakang mereka. 28:02 Jadi yang mereka timbun ini akan menjadi 28:05 alat seperti setrika. Dipanaskan oleh 28:07 Allah dengan panas yang luar biasa 28:09 kemudian disetrikahkan kepada mereka. 28:12 Dan apa Allah Taala menyatakan? 28:16 H maastum lianfusikum fadu ma kuntum 28:20 taknizun. 28:23 Ini Allah Subhanahu 28:29 Allah Subhanahu wa taala mengingat 28:37 subhanallah 28:40 Allah Taala ingatkan inilah emas dan 28:43 perak yang tadinya Anda numpuk dan tidak 28:46 mau mengeluarkan zakat, tidak mau 28:48 berinfak dengan tumpukan harta tersebut. 28:52 itu di yaumul akhir. 28:56 Dalam kehidupan dunia, 28:59 Allah Subhanahu wa taala nyatakan salah 29:02 satu sifat yang Allah taala akan 29:06 benturkan dengan bermacam-macam 29:08 kesulitan dalam hidupnya. 29:12 bakhil 29:14 pelit 29:17 pelit kepada dirinya 29:19 walaupun 29:22 hartanya berlimpah ruah 29:25 tapi dia terkadang dengan penampilan 29:28 seakan-akan penampilan yang enggak punya 29:30 apa-apa fakir karena dia takut orang 29:33 menganggap dia punya harta 29:36 padahal di dalam Al-Qur'an Allah Taala 29:39 menyatakan 29:44 Nikmat yang Allah berikan kepadamu 29:49 asal jangan berlebihan. Nikmat yang 29:51 Allah berikan. Allah ingin melihat kita 29:54 menikmati nikmat yang Allah berikan 29:57 bukan dengan pakaian yang 29:58 compang-campik, 30:00 dengan pakaian yang menjaga kemuliaan 30:03 kehidupan kita. 30:06 Bukan bertanding berlebih-lebihan. 30:08 Tidak. 30:18 Ini sifat 30:20 yang pertama 30:23 bakhil 30:25 yang Allah Subhanahu wa taala akan 30:27 giring kepada kita kepada kehidupan yang 30:30 serba sulit. Allah Taala akan benturkan 30:33 kita dengan bermacam-macam kesulitan, 30:37 bermacam-macam komplikasi hidup. 30:40 Itu salah satunya orang yang bakhil. 30:44 Yang kedua, Allah Subhanahu wa taala 30:45 menyatakan wa man bakhila wastagna. 30:49 Nah, wastagna ini adalah 30:54 ya bentuk kesombongan yang tersembunyi. 30:58 Stagna. 31:01 Stangna ini orang yang merasa dia sudah 31:03 serba cukup, serba pintar, serba tidak 31:07 butuh pertolongan. 31:11 Dan salah satu sifat daripada 31:15 Allah masukkan orang yang astagna, 31:17 hamba-hamba Allah yang tidak pernah 31:19 menadahkan tangan kepada Allah berdoa 31:21 ketika mereka dalam keadaan nikmah yang 31:24 Allah berikan. Karena dia berpikir 31:27 sudahudah enggak butuh doa, enggak butuh 31:29 apa-apa. 31:30 saya semua sudah serba cukup. Saya serba 31:33 dihormati oleh orang. Saya mempunyai 31:35 jabatan yang cukup baik. 31:39 Jadi astagna ini termasuk manusia yang 31:43 mengagumi dirinya sendiri melebihi 31:46 daripada 31:48 sesuatu yang normal. 31:51 Itu astgna. 31:54 Wa amma man bakhila wastagna. 31:57 Ya. Dan manusia-manusia. Jadi ini ada 32:00 tiga sifat manusia yang Allah Taala 32:04 benturkan dia dengan kesulitan. 32:07 Salah satu daripada sifat ini kita 32:09 praktikkan 32:12 sama dengan kita mengundang untuk Allah 32:14 subhanahu wa taala memberikan komplikasi 32:18 hidup dalam kehidupan kita. Hidup yang 32:21 penuh dengan keruetan, 32:24 kesulitan. 32:31 Astna ini bisa kita masukkan kepada 32:33 kelompok ya hamba-hamba Allah yang 32:37 mempunyai sifat angkuh tapi tersembunyi. 32:40 Enggak nampak. 32:42 Kalau sombong e angkuh ya, kibir 32:47 itu terkadang kelihatan dari cara 32:50 ngomongnya ya ee cara menampilkan 32:55 dirinya. 32:59 Oh, itu sangat sangat sangat mudah untuk 33:01 kita lihat. Hamba-hamba Allah yang masuk 33:04 kategori 33:06 kibir, sombong, angkuh. 33:09 Dan itu sifat yang Allah Subhanahu wa 33:12 taala menyatakan, 33:15 "Waman takabbara hadamahullah." 33:18 Mereka yang menyombongkan diri Allah 33:20 Subhanahu wa taala akan hancurkan. Itu 33:22 hadis Rasul sallallahu alaihi wasallam. 33:26 Waman tawahullah. 33:29 Tapi mereka yang merendah Allah Taala 33:32 akan angkat derajat. Nah, sifat astagna 33:35 ini merupakan kesombongan yang 33:37 tersembunyi, 33:39 keangkuhan yang tersembunyi. Mengagumi 33:41 dirinya melebihi daripada apa-apa yang 33:44 tidak pada tempat. 33:47 Dan ini biasanya 33:50 banyak terjadi kepada pejabat-pejabat. 33:52 Masyaallah, banyak. 33:56 Ada pejabat yang tidak mau dikritik, 33:59 ada pejabat yang tidak mau diingatkan, 34:01 ada pejabat yang menganggap dia sudah 34:03 serba tahu, serba kuasa, serba 34:05 segala-galanya. 34:08 Itu sifat yang berbahaya. 34:11 Karena sifat tersebut Allah Taala 34:13 menyatakan, "Fasaniruhu lil usra." Allah 34:17 Taala akan giring dia kepada 34:20 bermacam-macam kesulitan yang akan 34:22 dihadapi dalam hidupnya. 34:25 stagna. 34:28 Nah, ini biasanya sifat astgna ini 34:31 subhanallah 34:37 ya. 34:38 Saya teringat ada satu kisah 34:42 cerita 34:47 ini cerita terjadi kira-kira kejadian 34:50 sekitar tahun 1000 34:53 98087 34:58 kejadian kepada diri saya 35:02 waktu itu saya 35:04 datang ke Indonesia untuk ziarah untuk 35:06 untuk kunjungi orang tua datang ke 35:09 Indonesia. Biasanya tiap 6 bulan atau 1 35:11 tahun saya datang ke Indonesia. Waktu 35:13 itu saya masih tinggal di Amerika. 35:17 Kemudian ada teman akrab saya. 35:21 Subhanallah 35:23 secara tidak sengaja ketemu. 35:26 Saya bertamu di salah satu rumah. Dia 35:29 berada dia juga lagi bertamu di rumah 35:31 tersebut. Ketemu masyaallah 35:33 peluk-pelukan. Wah. 35:36 Kemudian dia mengundang saya ke 35:38 rumahnya. 35:41 Saya datang ke rumahnya. 35:43 Nah, saya pada waktu itu di Jakarta 35:48 hanya 35:49 tinggal di rumah paman saya. Karena saya 35:52 biasanya di Jakarta cuma sehari 2 hari. 35:55 Orang tua saya di Surabaya. 35:57 Saya jadi belum tinggal di Jakarta. 36:01 Kemudian dia ceritakan kepada saya 36:04 bahwa dia lagi membangun satu proyek 36:08 untuk dijual. 36:11 Kemudian 36:14 saya katakan saya ini kongsi dengan 36:18 seorang. 36:20 Saya katakan dengan siapa kongsinya 36:23 kalau saya bisa tahu 36:26 ya. 36:28 Saya kons 36:43 hampir 2 tahun saya iklan tempat ini 36:46 masih belum terjual. 36:54 Lalu dia cerita bahwa ketika akan 36:59 memulai proyek tersebut 37:03 yang ee 37:06 apa yang menerima pekerjaan-proyek 37:08 tersebut itu adalah kontraktor. sudah 37:11 dihitung-hitung hitung-hitung kontraktor 37:12 mengatakan kepadanya, "Saya butuh 37:16 dibayar sekian 37:18 dan saya yakin ini kalau Bapak jual 37:20 rumah tersebut itu keuntungannya minimum 37:24 30%." Minimum, Pak. 37:27 Dan dia cerita sama saya, dia katakan 37:30 waktu itu saya sangat senang. 37:34 Masyaallah. 37:36 Saya ingat saya tanya kepadanya 37:39 ya akhina 37:41 ketika kontraktor mengatakan yang 37:43 demikian, 37:45 apakah Anda sambut dengan kalimat 37:47 insyaallah 37:49 biidni rabbana karim? 37:52 Atau ketika Anda pulang, Anda salat dua 37:55 rakaat minta kepada Allah supaya Allah 37:57 Taala memberikan keuntungan yang sekian. 38:01 Dia jawab dengan jujur. 38:05 Mungkin itu kekeliruan saya. Misalkan 38:07 saya 38:12 akhirnya 38:14 di akhir cerita ini akhirnya saya dengar 38:19 tempat ini dipaksakan jual dengan harga 38:21 yang murah yang penting dia bisa 38:23 selesaikan uang di bank 38:26 dan dia menderita ya sedikit kerugian 38:29 tidak banyak artinya modalnya dia ya 38:33 tergores sedikit 38:35 tidak mendapatkan untungan dari 38:38 Nah, ini saya katakan contoh. 38:43 Jangan kita mendahului takdir Allah 38:46 Taala ke depan karena kita belum tahu. 38:49 Setidak-tidaknya kalau ada yang 38:51 mengatakan kepada kita, "Wah, ini pasti 38:54 keuntungannya sekitar 30%." 38:57 Tadahkan tangan kepada Allah dan 38:58 mengatakan, "Ya Rabb, insyaallah biana 39:01 karim." 39:04 itu menunjukkan salah satu sifat yang 39:07 jauh daripada sifat astagna. 39:11 Sifat astagna itu sudah merasa yakin. 39:15 Tidak perlu tidak kita tidak perlu untuk 39:17 tadahkan tangan kepada Allah Subhanahu 39:19 wa taala. 39:21 Tidak perlu kita tadahkan tangan kepada 39:23 Allah Taala. Apa dia lupa? Apa dia sudah 39:26 terlalu yakin dengan perhitungannya? Dan 39:29 memang yang paling berbahaya, 39:32 yang paling berbahaya ketika seorang 39:35 merancang sesuatu dengan dia sudah 39:37 pelajari apa yang istilahnya 39:40 ee 39:44 astagfirullahalazim 39:47 visibility study 39:49 ya artinya kenyataan-kenyataan yang dia 39:52 bisa perhitungkan. 39:55 Wah, sudah 39:57 ini pasti bakal setidak-tidaknya kita 39:59 bakal menguntungkan setidak-tidaknya 25 40:02 30%. 40:05 Itu termasuk salah satu sifat astagfir. 40:09 Tapi kalau dia pintar mendedahkan tangan 40:12 kepada Allah, minta ya Allah ya Rabb. 40:15 Artinya dia telah berusaha dengan baik 40:18 tapi dia tahu bahwa final decision-nya, 40:21 putusan terakhir ada di tangan Allah 40:24 Taala. 40:25 Ya, gantungkan dirinya kepada Allah 40:27 Taala. Terlepas dia dari sifat stag. 40:32 Dan orang juga yang jarang tidak mau 40:34 berdoa kalau dia sudah lihat pasti-pasti 40:36 ini akan terjadi demikian. Itu termasuk 40:39 salah satu sifat astna. 40:42 Salah satu sifat ast lain orang yang 40:44 tidak bisa diperingati. 40:48 Kita mengingatkan kepadanya dengan 40:49 kalimat yang lembut dengan baik hati. 40:53 ini nampaknya keliru. 40:56 Jangan lakukan yang demikian. 40:59 Ini tidak disenangi dan tidak benar di 41:01 dalam Islam. umpama 41:04 dia mencari apa aja untuk membantah 41:07 untuk mendebat peringatan tersebut atau 41:10 menolak peringatan tersebut atau 41:13 terkadang dia mengatakan saya lebih tahu 41:15 dari Anda. 41:17 Saya tahu apa yang saya lakukan, apa 41:20 yang akan saya hadapi. Saya tahu. Saya 41:22 lebih mengerti dari Anda. Itu salah satu 41:25 sifat astagna. 41:27 Apa 41:29 boleh kita kategorikan menjadi salah 41:30 satu sifat angkuh? 41:33 Karena stagna. Astagna itu tunas yang 41:37 paling subur untuk 41:40 membawakan kita kepada keangkuhan. Itu 41:43 sifat astagra. 41:48 Dan kalau ada sifat ini kepada kita, 41:52 Allah Taala ingatkan di akhir ayatnya, 41:54 fasuyasiruhu 41:55 lil usra, maka 41:59 kami Allah akan menggiring dia kepada 42:02 serba sulit kehidupan yang serba sulit. 42:06 Sekalipun dia kaya raya, sekalipun dia 42:09 pejabat, tapi Allah Taala benturkan 42:11 kepadanya dengan kesulitan-kesulitan 42:13 yang berbabak-babak. 42:16 Bisa kita lihat. Perhatikan sekarang ini 42:18 apa yang terjadi? Para pendengar 42:21 sekalian, hamba Allah yang mulia, 42:23 mungkin 42:25 50 tahun lalu 42:28 belum ada sosial media, 42:30 belum ada WA, belum ada apa HP yang kita 42:35 bisa mengambil gambar, kita kirim dengan 42:37 mudah. 42:39 Kita tidak tahu apa yang terjadi di 42:41 dalam pemerintahan. kita tidak tahu apa 42:44 yang terjadi dalam diskusi. Terkecuali 42:46 kalau kita dengar dari radio atau kita 42:48 dengar dari televisi. 42:50 Tapi sekarang masyaallah 42:52 kita bisa perhatikan bagaimana para 42:55 pejabat-pejabat sekarang 42:58 yang ya Allah 43:00 terkadang terhina dengan kalimat-kalimat 43:03 yang dilontarkan oleh masyarakat 43:07 dan mereka menghadapi seakan-akan 43:09 kesulitan yang berbabak-babak. 43:12 malu, terasa malu, merasa terhina 43:15 padahal dia mempunyai kekayaan, dia 43:17 mempunyai posisi, dia mempunyai jabatan. 43:25 Jadi itu satu bukti bagaimana ketika 43:27 Allah Subhanahu wa taala akan memberikan 43:29 kesulitan. Tidak terlepas apa ini hanya 43:31 terjadi kepada masyarakat awam, tidak 43:34 kepada seorang yang ilmuwan pun akan 43:37 terjadi ketika dia mempunyai sifat 43:39 astagna. 43:42 Sebab ada terkadang para ilmuwan ya atau 43:46 orang yang pintar biasanya orang yang 43:48 pintar itu dia menampakkan dirinya 43:50 dengan gelar 43:53 Dr. Fulan bin Fulan bin Fulan baru dia 43:56 tambah lagi ma ya. 44:02 Terkadang kalau diingatkan dia lihat 44:04 dulu yang ingatkan kepadanya siapa. 44:07 Kalau statusnya, 44:10 merek gelarnya 44:13 lebih rendah darinya, 44:16 jangan harap dia akan terima. 44:20 Terkadang malahan dia serang balik 44:23 karena ingin mempertahankan sifat 44:26 astagna dalam hidup. 44:29 Sifat merasa sudah lebih tahu, lebih 44:32 cukup. Saya tidak butuh nasihat. Saya 44:34 tidak butuh pendapat dari Anda. Saya 44:37 tidak butuh peringatan dari Anda. Itu 44:39 salah satu sifat astagna yang sudah 44:41 mendekati kepada sifat keangkuhan. 44:46 Dan memang sifat astagna ini adalah 44:51 bibit yang paling 44:54 yang paling subur 44:57 untuk menghantarkan dia kepada 44:58 keangkuhan. 45:00 Dan Allah Taala ingatkan kalau kita 45:03 aplikasikan sifat ini dalam kehidupan 45:06 kita maka Allah Taala nyatakan 45:08 fasanuyassiruhu 45:11 lil usra. 45:13 Maka kami akan giring dia kepada 45:17 kehidupan yang serba sulit. 45:20 Dibenturkan Allah dengan bermacam-macam 45:22 kesulitan. 45:29 Ada kita bisa lihat di ee medsos 45:34 ada pejabat-pejabat kita di Indonesia 45:38 yang kalau kita lihat kita merasa bangga 45:40 masyaallah 45:44 dengan jabatan yang tinggi tapi dia 45:48 mempunyai sifat tawaduk 45:50 merendah. 45:54 Diingatkan, dia terima. 45:58 dikritik, dia terima dengan senyum 46:02 karena dia tahu itu merupakan sesuatu 46:04 untuk memperbaiki dirinya lebih baik. 46:07 Dan memang kita bangga menghadapi 46:09 melihat hamba-hamba Allah yang duduk di 46:12 jabatan tertentu dan mempunyai sifat 46:15 ini. Tapi kalau kita dia melihat sifat 46:18 asttagna, kita melihat aja kita benci. 46:25 Itu sifat yang kedua. 46:28 Jadi salah satu daripada tiga sifat ini 46:30 kita aplikasikan dalam diri kita, maka 46:33 Allah Taala menyatakan, "Fasanuyassiruhu 46:37 lil usra." Maka kami yang akan 46:39 menggiring dia atau membenturkan dia 46:43 kepada kesulitan demi kesulitan. 46:47 Jadi justru itu kalau kita sadari bahwa 46:51 ada sifat bakhil dalam diri kita, 46:54 cepat-cepat kita rubah, cepat-cepat kita 46:56 bertobat. Kalau ada sifat astagna dalam 46:59 diri kita, merasa kagum kepada diri kita 47:02 yang berlebihan, 47:04 ya. Merasa kita berkuasa, enggak perlu 47:07 diingatkan, 47:09 tidak boleh dikritik, 47:11 cepat-cepat rubah. 47:16 Dan di antara 47:18 sifat yang lain Allah Taala nyatakan 47:21 waadzaba bil husna. 47:25 Ya. Jadi yang pertama itu bakhil, 47:31 yang kedua itu stagna. 47:34 Jadi salah satu daripada sifat ini kita 47:36 aplikasikan dalam diri kita. Kita akan 47:38 menghadapi kesulitan demi kesulitan. 47:43 Sekalipun kita seorang ilmuwan yang 47:44 pintar, anggap gelarnya setengah neter 47:47 kalau di kalau di jejerkan 47:52 ataupun seorang pejabat. 47:55 Berapa banyak kita lihat sekarang ada 47:56 pejabat-pejabat yang merasa terhina 47:59 dengan kalimat-kalimat di medsos. Waduh, 48:05 kalimat di MExsos yang berkeliaran luar 48:08 biasa, 48:10 viral, luar biasa. 48:14 Sehingga mereka merasa terhina 48:17 karena sifat-sifat astna yang ada kepada 48:20 mereka. 48:22 Tapi juga ada masyaallah pejabat-pejabat 48:25 yang kita bangga melihatnya. 48:29 Nah, yang ketiga ini Allah Taala 48:31 menyatakan wakadaba bil husna. Wakadzaba 48:34 bil husna ini kebalikannya dengan yang 48:37 kita bicarakan minggu yang lalu 48:41 ya. Wasaddaq bil husna. Saddaq bil husna 48:45 itu artinya dia yakin kalau dia berbuat 48:47 baik sekalipun tidak diketahui orang dia 48:51 tidak peduli. Karena dia hanya ingin 48:53 penilaian dari Allah Taala. Dia yakin 48:56 kalau dia berbuat baik hasilnya untuk 48:59 hidupnya dan di yaumul akhir dia akan 49:01 mendapat balasan yang baik. 49:03 Karena itu janji Allah Taala dan Allah 49:06 tidak pernah memungkiri janjinya. Tapi 49:08 ada manusia mengatakanzaba 49:11 bil husna. 49:14 Dia tidak percaya kalau dia berbuat baik 49:16 saya juga kalau meninggal dunia saya 49:18 akan mendapat kebaikan atau di akhir 49:20 umur saya akan mendapat kebaikan. 49:24 Kalau saya ingin berbuat baik, saya 49:26 ingin supaya diketahui oleh manusia 49:29 banyak disoroti dengan kamera. 49:33 Ya, 49:35 viral di medsos. 49:39 Saya enggak peduli dengan akhirat. 49:42 Saya lebih peduli dengan kehidupan dunia 49:44 supaya orang tahu saya ini dermawan. 49:47 Supaya orang tahu bahwa saya ini berbuat 49:49 baik. 49:51 supaya orang tahu bahwa saya ini suka 49:53 membantu orang 49:56 itu kadaba bil husna. 50:00 Jadi manusia-manusia yang riak 50:04 itu termasuk bagian 50:07 dari kadzab husna. Karena orang yang 50:09 riak 50:15 kalau kebaikannya ini tidak diketahui 50:17 orang. 50:19 Jadi wakadaba bil husna itu dia tidak 50:23 yakin bahwa kalau dia berbuat baik dia 50:24 akan mendapat kebaikan dari Allah Taala. 50:29 Salah satu daripada tiga sifat ini 50:34 kalau kita praktikkan dalam diri kita, 50:37 apalagi kalau ketiga-tiganya Allah Taala 50:40 menyatakan, "Fasanuyassiruhu 50:42 lil usra, maka kami akan menggiring dia 50:46 ke kehidupan yang serba sulit. 50:51 W yniu mauhu tar." 50:56 Dan kalau sudah balik kepada Allah 50:58 Taala, apa aja yang ada sama dia, 51:01 gelarnya, hartanya, jabatannya, 51:05 sudah tidak ada manfaat apa-apa lagi 51:07 untuk membantu kepadanya. 51:11 Jadi para pendengar sekalian yang 51:12 dimuliakan Allah subhanahu wa taala, 51:15 hamba Allah yang mulia, 51:18 marilah sama-sama 51:21 kita mengevaluasi 51:23 hidup kita, diri kita. 51:30 Apa sifat-sifat saya ini? Masuk kepada 51:33 tiga sifat. Yang pertama, faamma man 51:37 wattaq wasq bil husna. 51:42 Orang yang suka memberi, orang yang suka 51:44 bersedekah, orang yang suka berinfak, 51:49 kemudian dia taat kepada Allah dengan 51:52 ketaatan yang benar-benar taat kepada 51:54 Allah karena Allah. 51:57 Dan dia yakin kalau dia berbuat baik, 51:59 dia akan mendapat kebaikan. 52:02 Mari kita renungkan bersama-sama. Apa 52:05 saya masuk kepada kelompok ini 52:08 atau saya masuk kepada kelompok yang 52:10 kedua yang Allah Taala giring kepada 52:13 kehidupan yang serba sulit. 52:16 Pelit 52:18 dan orang pelit ini bermacam-macam. 52:21 Pelit tenaga pun ada 52:32 bakila wastagna. 52:34 Orang yang sudah merasa sudah 52:35 serba-serba enggak perlu diingatin, 52:37 enggak perlu dinasihatin. Saya enggak 52:39 butuh pertolongan orang. 52:42 Saya cukup mampu, cukup ini, cukup itu. 52:44 Subhanallah. Wadaba bil husna. 52:48 Dan hanya kita sendiri 52:51 yang bisa mengevaluasi diri kita. Dengan 52:54 kalimat yang lain, hanya diri kita yang 52:57 bisa meneropong 53:00 langkah-langkah yang kita lakukan dalam 53:02 kehidupan ini. 53:05 Tidak ada malaikat yang akan turun dari 53:07 langit untuk mengingatkan kepada kita 53:10 karena Al-Qur'an itu sudah cukup jelas. 53:14 Al-Qur'an itu sudah sangat-sangat jelas 53:16 memberikan arah jalan way of life kepada 53:20 kita sekalian. 53:23 Kalau ada yang salah kepada Allah saya 53:26 mengharapkan magfirahnya. Waminallahi 53:28 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 53:30 warahmatullahi wabarakatuh. 53:35 Demikian telah kita bersama sama simak 53:38 tausiah sore bersama Ustaz J M. Mbahmid 53:42 membahas tema mengenai sifat-sifat 53:45 manusia yang mengundang kesulitan dalam 53:47 hidupnya. Sudah banyak yang bergabung 53:49 ustaz di WhatsApp yang telah mengirimkan 53:52 pesan WhatsApp-nya juga ada yang menyapa 53:55 dan bertanya. Ini yang akan saya bacakan 53:58 sapaan-sapaan dari Ikhwan akhwat yang 54:01 sudah mengirimkan WhatsApp. Ada Bapak 54:03 Nana Sumarna. Terima kasih Ustaz atas 54:05 nasihat dan tausiahnya di sore hari ini. 54:08 Ibu Ani Hudaifa juga selalu menyimak 54:10 Rasil terutama ini tausiah sore. Terima 54:13 kasih Pak Arwin juga sedang menyimak. 54:15 Bapak Muhammad di Jakarta. 54:18 sedang di jalan ini sambil menyimak 54:20 rahasia. Alhamdulillah Bu Retno SW juga 54:22 sedang menyimak. Bapak Syaian Rohili di 54:26 Pulau Gebang. Terima kasih Ustaz nasihat 54:28 dan tausiahnya. Ibu Patma Dewi, Bapak 54:32 Sodqin di Jakarta Timur, Bapak Kirudin, 54:35 ada juga 54:37 eh Ibu Aisyah, Bapak Syarifudin, Ibu 54:40 Purdi Citra Indah, Bapak Ade Tejo, Ibu 54:43 Anggit, dan masih banyak lagi. Ini yang 54:46 pertama saya akan bacakan pertanyaan 54:49 yang masuk dari 54:53 Ibu Nurhaidah, Pak Ustaz. Asalamualaikum 54:56 warahmatullahi wabarakatuh. 54:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:00 wabarakatuh. 55:02 Ustaz, apakah saya boleh berdoa kepada 55:06 Allah di sepertiga malam? Doanya seperti 55:09 ini. Kalau orang bayar hutang, kalau 55:12 orang bayar hutangnya saya akan sedekah 55:14 sebagian. Dan bagaimana doa yang harus 55:16 dipanjatkan, 55:18 bagaimana tuturan doanya, Pak Ustaz? 55:21 Demikian, mohon pencerahannya. 55:24 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 55:25 shalloli ala sayyidina Muhammad wa ali 55:28 Muhammad. 55:29 Berarti ada banyak yang berhutang sama 55:33 yang bertanya ibu atau bapak? 55:35 Ibu Nurhaidah. 55:37 Ibu boleh. Boleh. Sebab kita berdoa 55:42 supaya Allah gerakkan hatinya 55:45 supaya membayar hak kita. 55:48 Ibu atur dengan kalimat Ibu yang umpama 55:52 contoh, "Ya Allah, gerakkan hatinya ya 55:55 Rabb supaya hutangnya dilunasi 55:57 kepadaku." 55:59 Ya Allah, aku ingin 56:02 mensedekahkan sebagian 56:05 daripada hutang yang dia bayar. Boleh. 56:09 Boleh. 56:11 Tapi juga artinya di samping itu kita 56:14 tetap menjaga sedekah kita. 56:17 Jangan nanti seakan-akan niat kita ini 56:20 hanya sebagai nazar 56:23 ya. Sebab nazar ini, Bu, di dalam hadis 56:26 Rasul dikatakan nazar itu adalah ibadah 56:30 orang-orang bakhil. 56:33 Artinya seakan-akan kalau dia enggak 56:36 bayar hutang saya enggak bakal bersadap, 56:38 Pak. Sama kan? 56:41 Atau umpama anak kita mau masuk ujian 56:43 sekolah, kita nazar kalau anak saya 56:47 lulus maka saya akan bagi-bagi beras 56:50 kepada masyarakat saya yang susah-susah. 56:54 Sama dengan artinya, "Ya Allah, kalau 56:56 dia enggak lulus ya saya enggak bakal 56:58 bagi-bagi beras." Sama kan? 57:02 Nah, niat beda dengan nazar 57:07 Ibu. Niat baik biasanya Allah Subhanahu 57:09 wa taala akan memudahkan niat kita 57:12 ya. Jadi kalau ini ibu niat insyaallah 57:16 mudah-mudahan supaya cepat terbayar ya 57:18 Allah ya Rab gerakkan hatinya untuk 57:21 membayar 57:22 boleh silakan. 57:24 Tapi sebelum berdoa dibawa mukadimah 57:28 bertahmid kepada Allah yang baik-baik 57:30 berselawat kepada Rasulullah kemudian 57:33 berdoa insyaallah terjawab. 57:36 Baik, semoga 57:38 dikabulkan ya doanya ya. Masyaallah. 57:40 Amin. 57:40 Amin ya rabbal alamin. Selanjutnya dari 57:42 Bapak Ade Supriatna, Ustaz. 57:44 Asalamualaikum warahmatullahi 57:45 wabarakatuh. 57:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:48 wabarakatuh. 57:49 Ustaz, seberapa besar peran doa atau 57:52 selawat atau ratib atau apapun itu 57:54 namanya dalam merubah takdir buruk dalam 57:57 hidup kita? Apakah Apakah ee doa doa 58:01 yang apabila kita rutin baca setiap 58:04 waktu tertentu akan membentengi kita 58:06 dari segala kesulitan hidup, Pak Ustaz? 58:09 Lantas bagaimana dengan kesulitan yang 58:11 Allah maksudkan sebagai ujian hidup? 58:14 Akankah tertolak dengan doa juga, Pak 58:16 Ustaz? Demikian. 58:19 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 58:20 shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 58:22 Muhammad. Jangan kita lupa kan ada hadis 58:25 Rasulullah yang Rasulullah sudah 58:26 ingatkan kepada kita sekalian. 58:29 Addoa 58:33 maul ibadah doa silahatul muslimin 58:39 mukminin. 58:41 Doa itu otak daripada sebuah ibadah 58:46 dan doa itu adalah senjata yang ampuh. 58:51 Silahatil mukminin. Senjata yang ampuh 58:54 bagi orang-orang beriman. 58:57 Senjata yang ampuh berarti 59:01 senjata yang ampuh berarti satu 59:03 keampuhan di dalam kehidupan kita kalau 59:05 kita banyak berdoa meminta kepada Allah 59:08 Subhanahu wa taala. 59:11 Jadi doa termasuk juga untuk menghindari 59:14 kita daripada musibah. 59:17 Doa 59:20 menghindari kita daripada segala 59:22 keburukan-keburukan yang kita tidak 59:24 inginkan. Boleh. 59:25 H 59:26 kenapa kita kalau keluar rumah diajarkan 59:28 oleh Rasulullah berdoa minta kepada 59:31 Allah? Sekurang-kurangnya bismillah 59:34 tawakaltu alallah atau tawakalna 59:37 alallah. 59:38 Mau tambah lagi la haula wala quwwata 59:41 illa billah. 59:43 Di dalam hadis yang lain, Rasulullah ee 59:45 para malaikah mengatakan ketika seorang 59:49 mengatakan kalimat tawakaltu alallah la 59:52 haula wala quwwata illa billah, 59:55 maka malaikat mengatakan sesungguhnya 59:58 dia telah sandarkan dirinya kepada Allah 1:00:02 Subhanahu wa taala karena dia tahu tidak 1:00:04 ada kekuatan melainkan kekuatan Allah 1:00:06 taala maka Allah Taala tidak akan 1:00:08 kecewakan kepadamu. 1:00:11 Jadi memang doa itu betul merupakan 1:00:15 benteng yang ku kokoh bagi kita, 1:00:17 merupakan perisai yang sangat baik bagi 1:00:19 kita 1:00:20 dan juga merupakan pembuka pintu rahmah 1:00:24 dari Allah. Karena ketika seorang 1:00:26 menedahkan tangan kepada Allah, sama 1:00:29 dengan dia seakan-akan 1:00:32 bersimpuh di hadapan Allah menunjukkan 1:00:35 ketidakmampuannya terkecuali dengan 1:00:38 pertolongan dan kekuasaan Allah Taala. 1:00:40 dia berkomunikasi langsung dengan Allah 1:00:42 Taala. 1:00:44 Insyaallah terjawab. 1:00:46 Baik, beralih ke pertanyaan selanjutnya 1:00:48 dari Bapak Khairudin di Tangerang 1:00:52 Selatan. Ustaz, asalamualaikum 1:00:53 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:00:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:58 wabarakatuh. 1:00:58 Ustaz yang saya hormati dan saya cintai, 1:01:01 terima kasih ilmunya yang selalu luar 1:01:03 biasa. Saya selalu mendengarkan 1:01:06 ee tausiah tausiah, Ustaz. 1:01:09 Pak Ustaz dari Pak Ustaz dari seorang 1:01:12 pilot terus mendalami ilmu agama Islam. 1:01:15 Ceritakan dong Ustaz perjalanan belajar 1:01:17 ilmu agama Ustaz sehingga menjadi ustaz 1:01:20 yang cerdas dalam tausiahnya. Mohon 1:01:22 ceritakan Pak Ustaz. Demikian. 1:01:25 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:01:27 shallolli ala sayyidina Muhammad wa ala 1:01:29 ali Muhammad. 1:01:32 Banyak ustaz yang lebih cerdas jauh dari 1:01:34 saya. Sangat banyak. 1:01:37 Saya dulu 1:01:39 belajar agama itu lebih banyak di Saudi 1:01:42 Arabia ketika saya kerja di Saudi Arabia 1:01:46 ya. Tapi saya masuk beberapa pendidikan 1:01:52 agama yang nonegeri program. 1:01:55 Artinya khusus pendidikan agama. Tapi 1:01:58 tidak dia tidak memberikan 1:02:01 titel, tidak memberikan ee gelar. 1:02:05 Berbeda dengan sekarang yang sudah ada 1:02:09 Universitas Islam Madinah ya, ada Ibnul 1:02:12 Mas'ud, 1:02:14 Universitas Islam ee Ibnu Mas'ud di 1:02:18 Riyad ya. Kemudian ada Ummul Qura di 1:02:21 Makkah. 1:02:24 Waktu saya berada di Saudi Arabia itu 1:02:26 Universitas Islam 1:02:28 belum belum banyak belum mungkin belum 1:02:31 ada juga untuk menerima 1:02:33 mahasiswa-mahasiswa dari luar. 1:02:36 Nah, jadi memang pengetahuan agama lebih 1:02:41 banyak saya dapatkan dari Saudi Arabia. 1:02:45 Kemudian saya berangkat ke Amerika, 1:02:48 sekolah di Amerika. pertama saya masuk 1:02:52 ee 1:02:54 engineering, mechanical engineer. 1:02:59 Kemudian karena memang dulu dari dulu 1:03:02 cita-cita saya ingin jadi pilot, 1:03:05 ternyata di Amerika itu paling gampang 1:03:07 untuk kita sekolah pilot asal ada duit 1:03:11 dan ada waktu. 1:03:13 Jadi sambil saya kerja, saya masuk 1:03:16 pendidikan pilot. Hm. 1:03:18 Tapi 1:03:19 kalau Anda bertanya kepada saya, saya 1:03:22 jujur dalam diri saya 1:03:26 bahwa 1:03:28 pendidikan apapun 1:03:31 yang kita punyai 1:03:33 ya 1:03:35 tidak bisa menandingi pendidikan agama. 1:03:39 H. 1:03:39 Karena Anda seorang insinyur, Anda 1:03:42 seorang pilot. Kalau sudah di atas 60 1:03:45 tahun sudah enggak laku ilmunya. 1:03:49 Ilmunya sudah enggak laku. Sudah jarang 1:03:51 yang bakal mau pakai. 1:03:54 Dia akan pakai yang tenaga-tenaga yang 1:03:57 masih fresh. 1:03:58 H 1:03:59 gitu. 1:04:01 Dan memang subhanallah 1:04:07 saya ini 1:04:09 kalau kecerdasan di dalam agama 1:04:12 banyak-banyak ustaz yang lebih jauh 1:04:14 lebih pintar dari saya. Banyak jauh 1:04:16 lebih pintar dari saya. 1:04:19 Hanya saya ini dibantu ditolong oleh 1:04:21 Allah Subhanahu wa taala mendapat 1:04:23 kesempatan walaupun belajar agama bukan 1:04:27 di institusi yang memberikan gelar tapi 1:04:30 alhamdulillah banyak yang saya dapatkan 1:04:33 dari sana insyaallah terjawab. 1:04:36 Masyaallah. Selanjutnya beralih ke 1:04:39 pertanyaan oh sapaan dari Mak Baron 1:04:42 Betawi sedang menyimak di perantauan. 1:04:44 Terima kasih Ustaz nasihat tausiahnya. 1:04:45 Butini juga sedang menyimak ya. 1:04:47 Selanjutnya ini dari Bapak Raya di 1:04:49 Depok. Ustaz, asalamualaikum 1:04:50 warahmatullahi wabarakatuh. 1:04:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:54 wabarakatuh. 1:04:55 Ustaz, ibarat berniaga ibadah wajib 1:04:58 adalah modalnya, sedang ibadah sunah 1:05:01 adalah untungnya. 1:05:03 Mohon dijabarkan dengan ee istilah itu, 1:05:06 Pak Ustaz. Demikian. 1:05:09 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:05:11 shallli ala sayyidina Muhammad wa ala 1:05:13 ali Muhammad. 1:05:15 kita boleh memberikan 1:05:18 contoh perumpamaan 1:05:21 tentang ibadah-ibadah kita ya. Tapi 1:05:24 kalau saya berikan yang lebih yang 1:05:28 kira-kira mungkin 1:05:30 ee 1:05:32 lebih terperinci kalau kita mau 1:05:35 istilahkan ibadah. Jadi begini, 1:05:38 ibadah ibadah wajib itu 1:05:42 merupakan kewajiban kita 1:05:45 untuk mensyukuri nikmat Allah yang Allah 1:05:48 berikan kepada kita. 1:05:51 Ya, ibadah wajib itu termasuk orang yang 1:05:54 pandai bersyukur. 1:05:55 Iya. 1:05:56 Nah, kemudian ibadah sunah. 1:06:00 Ibadah sunah ini kalau kita istilahkan 1:06:03 begini, 1:06:05 seorang itu kalau dia sakit 1:06:10 dia perlu minum obat. 1:06:14 Pergi ke dokter, dokter kasih obat 1:06:17 supaya sembuh penyakitnya. 1:06:21 Ibadah wajib ini ibadah wajib 1:06:25 merupakan obat yang paling canggih untuk 1:06:29 supaya kita baik fisik 1:06:32 ya dan roh kita itu kuat. 1:06:39 Kalau badan sakit kita bisa ke dokter. 1:06:42 Tapi kalau jiwa yang sakit ah itu sangat 1:06:46 berbahaya. 1:06:48 Dan untuk menjaga supaya jiwa ini jangan 1:06:51 sakit, Allah Taala memberikan obat untuk 1:06:54 menjaga kekuatan jiwa kita. Contoh 1:06:57 begini, yang paling gampang begini. Anda 1:07:00 bekerja kemudian Anda merasa lapar, 1:07:04 mau tidak mau Anda harus makan 1:07:07 karena tenaga terpakai. 1:07:10 Tenaga terpakai kan. 1:07:11 Hm. 1:07:12 Kalau enggak makan dia jadi lemas. 1:07:15 Roh kita, roh yang ada dalam tubuh kita, 1:07:19 nafs ya. Kalau sudah masuk dalam tubuh 1:07:22 itu banyak Allah Taala memakai kalimat 1:07:25 nafs. 1:07:28 Roh kita juga terpakai 1:07:30 tiap hari kan kita aktif. 1:07:35 Maka roh ini juga memerlukan makanan. 1:07:39 Dan yang hanya tahu makanan daripada roh 1:07:42 manusia adalah yang menciptakan. 1:07:48 Maka Allah Taala turunkan kepada kita 1:07:51 kewajiban untuk salat, puasa. 1:07:55 Itu termasuk untuk merupakan makanan 1:07:58 untuk roh kita supaya dia jangan lemah, 1:08:01 jangan rusak. 1:08:05 Bukan hanya fisik kita yang terpakai, 1:08:08 roh kita juga terpakai. Tapi makanan roh 1:08:11 itu bukan merupakan satu benda yang 1:08:15 sebagaimana kita makan untuk menguatkan 1:08:17 fisik kita. Yang menciptakan roh kita 1:08:20 itu Allah Taala. Maka Allah Taala lebih 1:08:23 tahu makanan yang paling cocok untuk roh 1:08:25 ini apa. Itulah ibadah-ibadah yang Allah 1:08:28 Taala wajibkan kepada kita. Nah, 1:08:30 sekarang ibadah sunah. 1:08:34 Kenapa kita disuruh baca Al-Qur'an? 1:08:36 Perbanyak baca Al-Qur'an. kita disuruh 1:08:38 berzikir, beristigfar, 1:08:41 itu merupakan vitamin-vitamin untuk roh 1:08:45 kita, untuk jiwa kita, sehingga jiwa 1:08:47 kita makin kuat. 1:08:49 Anda kan kalau makan 1:08:52 memenuhi untuk 1:08:54 perlut, perlut itu memerlukan makanan 1:08:57 masuk supaya ada pembakaran, supaya ada 1:08:59 tenaga. 1:09:01 Tapi kalau kita makan vitamin 1:09:04 akan lebih baik kan, lebih sehat, lebih 1:09:06 kuat rasanya. 1:09:08 Begitu juga dengan roh manusia. Dia 1:09:11 tambahkan dengan salat sunah, dia 1:09:13 zikrullah, dia baca Al-Qur'an. 1:09:18 Justru itu Nabi Ibrahim Alaih Salam 1:09:21 ketika dia tinggalkan anak istrinya di 1:09:25 lembah yang gersang yang tidak ada 1:09:27 tanda-tanda kehidupan, 1:09:30 Allah Taala perintahkan itu kepadanya 1:09:32 untuk tinggalkan anak isinya tempat 1:09:33 tersebut. 1:09:35 Ketika dia sudah berjalan agak jauh 1:09:37 sedikit, 1:09:39 dia berbalik, dia tadahkan tangan kepada 1:09:41 Allah. 1:09:43 Dia minta kepada Allah, "Rabbana 1:09:47 inni askum minat wiwadin 1:09:51 muharam. 1:09:53 Wahai zat yang menghidupkan kami. 1:09:57 Aku tinggalkan anak istriku di lembah 1:09:59 yang tidak ada tumbuh-tumbuhan, tidak 1:10:02 ada tanda-tanda kehidupan, tidak ada 1:10:03 apa-apa. 1:10:05 Dia tidak minta supaya bekal Allah 1:10:07 berikan duluan. Apa yang dia minta 1:10:09 duluan? Rabbana liuqimus. 1:10:13 Ya Allah jadikanlah mereka itu tetap 1:10:16 menjaga salat mereka, tetap berhubungan 1:10:18 denganmu. 1:10:20 Logikanya mestinya dia minta duluan 1:10:22 kepada Allah, "Ya Allah, jagalah mereka, 1:10:26 berikanlah 1:10:28 apa makanan untuk mereka." Ya, karena 1:10:29 Nabi Ibrahim cuma tinggalkan bekal air 1:10:32 sedikit. Air 1:10:34 gak ada makanan. 1:10:37 Karena Nabi Ibrahim tahu bahwa salat ini 1:10:41 adalah satu-satunya untuk berhubungan 1:10:43 dengan Allah sehingga roh mereka akan 1:10:45 kuat 1:10:47 kokoh bisa menghadapi sesuatu dengan 1:10:50 mereka. 1:10:51 Kira-kira itu 1:10:54 penjelasannya 1:10:56 tentang ibadah kita dan 1:10:59 zikir dan sunah-sunah yang kita lakukan. 1:11:01 Insyaallah terjawab. 1:11:03 Baik dari Ibu Aminah. Asalamualaikum 1:11:06 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:11:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11:10 wabarakatuh. 1:11:10 Pak Ustaz, saya ingin bertanya. Hak 1:11:13 waris belum dikasih sama yang hak 1:11:15 menerimanya? Apakah terhutang itu, Pak 1:11:19 Ustaz? Demikian. 1:11:22 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:11:24 shalli ala sayyidina Muhammad waa ali 1:11:26 Muhammad. Ya Allah kalau masalah waris 1:11:28 ini, Subhanallah 1:11:30 di Quran itu 1:11:33 bagian yang Allah terangkan sampai 1:11:35 detail-detailnya sampai sepertiga, 1:11:38 seperempat, seperlapannya 1:11:41 masalah waris. 1:11:43 Karena kadang-kadang manusia terputus 1:11:45 silaturahim dengan waris. berkelahi 1:11:48 antara dua saudara, satu kandung, satu 1:11:50 rahim karena waris. Jadi waris itu harus 1:11:54 diberikan kepada mereka yang berhak 1:11:57 untuk menerimanya. Jangan ditahan. 1:12:01 Kalau ditahan itu Allah Taala nyatakan 1:12:03 dalam Al-Qur'an api yang bergejola di 1:12:06 dalam perutnya. 1:12:09 Jadi kalau umpama sampai dia meninggal 1:12:11 dunia, waris tidak diberikan, nah itu di 1:12:14 yaumul akhir dia harus bayar. 1:12:17 Tapi bayarnya sudah bukan bentuk fulus, 1:12:20 sudah bukan bentuk materi. Amalnya dia 1:12:24 akan dipakai oleh Allah untuk membayar 1:12:26 kepada yang berhak menerima waris. 1:12:30 Sehingga apa? Rasulullah menyatakan 1:12:34 dia akan termasuk orang yang muflis. 1:12:37 Bukan mukhlis ya. Muflis. Mufallas. 1:12:40 Mukhlis. 1:12:42 Sehingga Rasulullah pernah tanya kepada 1:12:43 sahabatnya. Kalian tahu at daruna man 1:12:47 muflis. 1:12:48 Tahukah kalian orang-orang yang mufalas 1:12:51 bangkrut di yaumul akhir? 1:12:54 Mereka mengatakan tentunya tidak salat, 1:12:56 tidak puasa, tidak. Rasulullah 1:12:57 menyatakan mereka datang dengan salat, 1:12:59 dengan puasa ya dengan haji. Tapi ada 1:13:03 hak orang yang mereka makan, ada hak 1:13:06 orang yang mereka ambil. 1:13:08 Hm. 1:13:09 Ya, ada kekejaman yang mereka lakukan. 1:13:12 Maka Allah Taala akan ambil pahala 1:13:15 hajinya. Ya Allah Taala akan ambil 1:13:18 mungkin ibadah salatnya sehingga orang 1:13:21 ini berakhir sudah enggak punya apa-apa. 1:13:23 Akhirnya masuk ke dalam jahanam. 1:13:26 Karena sama dengan orang enggak salat 1:13:27 dengan orang enggak puasa, orang yang 1:13:28 enggak beribadah. Jadi hak waris itu 1:13:32 harus diberikan. tidak diberikan sangat 1:13:35 berat di yaumul akhir. 1:13:38 Dan itu ada ayat dalam Al-Qur'an Allah 1:13:40 Taala ingatkan watulun turas aklan lam. 1:13:45 Dan ada di antara kalian ini yang 1:13:47 memakan hak waris dengan cara yang 1:13:51 serampangan. 1:13:53 Wathibbunal maal hubban jam. Karena 1:13:56 terlalu cinta harta untuk 1:13:58 menimbun-nimbun harta 1:13:59 i 1:14:00 dengan kecintaan harta yang luar biasa. 1:14:02 Insyaallah terjawab, Bu. 1:14:04 Beralih ke pertanyaan selanjutnya, 1:14:06 Ustaz. Dari Bapak Ahmad Husein di 1:14:10 Pejatian Barat, Pasar Minggu, Jakarta 1:14:12 Selatan. Asalamualaikum warahmatullahi 1:14:14 wabarakatuh, Ustaz. 1:14:15 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:14:17 wabarakatuh. 1:14:18 Dulu saya kerja di perusahaan tambang 1:14:20 nikel sebagai security. 8 bulan gaji 1:14:23 saya tidak dibayar karena bos bangkrut. 1:14:27 Tapi bel tapi beliau masih kaya raya. 1:14:29 Bisakah kalau kini saya minta gaji itu, 1:14:32 Pak Ustaz, buat tambahan biaya ongkos 1:14:35 haji? Mohon pencerahannya, Ustaz. 1:14:38 Demikian. 1:14:38 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:14:40 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 1:14:42 Muhammad. 1:14:43 Jadi begini, 1:14:46 Subhanallah. 1:14:48 Kalau ada yang berutang kepada kita, apa 1:14:52 gaji kita tidak dibayar atau belum 1:14:54 dibayar ya? atau dia pinjam duit. H 1:14:58 kita juga perlu selamatkan hamba Allah 1:15:01 ini supaya tidak diadab di api neraka. 1:15:04 Kita ingatkan kepadanya, 1:15:07 ente mempunyai kewajiban harus membayar 1:15:09 gaji saya, 1:15:11 maka tolong sekarang ini supaya dibayar. 1:15:15 Kalau tidak yang saya takutnya nanti 1:15:16 Anda ini bakal susah di yaumil akhir. 1:15:19 Jadi itu hak Anda untuk menagih 1:15:22 kepadanya. 1:15:23 Hm. Sebab menagi itu juga untuk 1:15:27 mengingatkan kepadanya supaya dia jangan 1:15:30 celaka di dalam pandangan Allah 1:15:32 Subhanahu wa taala. Insyaallah terjawab. 1:15:36 Justru kita menolong mereka gitu, Ustaz. 1:15:38 Dia yang 1:15:38 betul berhut menolong 1:15:40 mengingatkan kepadanya. Betul. 1:15:44 Masyaallah. Ini yang terakhir Ustaz ya. 1:15:46 Yang terakhir pertanyaan dari Bapak 1:15:47 Sodikin di Jakarta Timur. Ustaz 1:15:49 asalamualaikum warahmatullahi 1:15:50 wabarakatuh. 1:15:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15:53 wabarakatuh. 1:15:54 Ustaz, mohon penjelasan maksud dari 1:15:57 surah Asyuara ayat 30 yang artinya, "Dan 1:16:02 apa saja musibah yang menimpamu maka 1:16:05 adalah disebabkan oleh perbuatan 1:16:07 tanganmu sendiri. Dan Allah memaafkan 1:16:10 sebagian besar dari 1:16:11 kesalahan-kesalahanmu." 1:16:13 Demikian, Ustaz. Mohon pencerahannya. 1:16:15 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:16:17 shalli ala Muhammad wa ala ali Muhammad. 1:16:20 Itu benar. Terkadang kita yang 1:16:22 mengundang musibah ke dalam diri kita. 1:16:27 Salah satu aja contoh dengan ayat yang 1:16:28 kita bahas tadi, Allah Taala sudah 1:16:31 ingatkan. Umpama contoh, jangan bakhil, 1:16:35 jangan sombong 1:16:37 ya. Jangan hilang kepercayaan kalian 1:16:41 bahwa perbuatan yang baik itu akan 1:16:44 dibalas dengan kebaikan oleh Allah 1:16:45 Taala. 1:16:47 Kalau kita abaikan yang ini, 1:16:49 kita masih berpraktik dengan ini sama 1:16:51 dengan kita mengundang Allah untuk 1:16:53 mendatangkan musibah, 1:16:54 kesulitan-kesulitan kepada kita. 1:16:56 Iya. 1:16:58 Jadi, ada hamba-hamba Allah yang memang 1:17:01 mengundang musibah. 1:17:04 Mengundang. Karena apa? 1:17:08 Karena Allah Taala nyatakan di ayat yang 1:17:10 lain, Allah Taala nyatakan beginiu. 1:17:12 Hm. 1:17:15 La ahlquah 1:17:19 minakin. 1:17:28 Orang yang taat kepada Allah yang 1:17:30 muttaqin, Allah Taala akan berikan 1:17:32 keberkahan dari semua langkahnya dari 1:17:34 langit dan dari bumi mengalir kepada 1:17:36 mereka. Kalau mereka bohongi tentang 1:17:38 ayat-ayat Allah, memungkiri ayat-ayat 1:17:41 Allah, ya kufur dengan nikmat Allah 1:17:44 Taala, Allah Taala nyatakan dalam ayat 1:17:47 ini, faakadnahum bima kanu yaksibun. 1:17:51 Maka Allah Subhanahu wa taala akan 1:17:53 menimpakan kepada mereka dengan 1:17:56 bermacam-macam musibah, adab dengan apa 1:18:00 yang mereka lakukan. Jadi sebenarnya 1:18:02 kadang-kadang kita yang mengundang untuk 1:18:05 Allah mendatangkan musibah ke dalam 1:18:07 kehidupan kita. 1:18:09 Insyaallah terjawab. Kalau ada yang 1:18:12 salah kepada Allah saya mengharapkan 1:18:13 magfirahnya. Subhanakallahumma 1:18:16 wabihamdika ashadu alla ilahaillallah wa 1:18:18 anna muhammadar rasulullah. Nastagfiruka 1:18:20 waatubu ilaik. Wasalamualaikum 1:18:22 warahmatullahi wabarakatuh. Saya mohon 1:18:25 maaf karena saya harus jalan sekarang. 1:18:27 Baik, Ustaz. 1:18:28 Untuk bisa berbuka puasa di rumah. 1:18:30 Baik, Ustaz. Waalaikumsalam 1:18:32 warahmatullahi wabarakatuh. Demikian 1:18:33 Iwan Nawawat telah kita bersama-sama 1:18:34 simak tausiah sore yang disampaikan oleh 1:18:37 Ustaz Zaid M. Bahmid membahas tema 1:18:39 mengenai sifat-sifat manusia yang 1:18:41 mengundang kesulitan dalam hidupnya. 1:18:43 Semoga apa yang disampaikan banyak 1:18:45 manfaat untuk semuanya. Saya yang 1:18:47 bertegas Pak Har ditemani Neza dan juga 1:18:49 Yusuf Subamit. Billahi taufik wal 1:18:51 hiidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:18:53 wabarakatuh.