Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [musik] 0:09 [musik] 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:13 Assalamualaikum warahmatullahi 0:16 wabarakatuh. 0:17 Alhamdulillahirabbilalamin. 0:19 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:22 wa ala ali sayyidina Muhammad. Ikhwan 0:25 dan akhwat yang dirahmati Allah 0:26 subhanahu wa taala. 0:28 Bagaimana kabarnya di siang hari ini? 0:30 Senang sekali kami dapat berjumpa dengan 0:32 Anda dalam program tausiah siang 0:35 di edisi hari ini, di hari Selasa 0:39 22 April 2025 0:42 bersama narasumber kami, Ustaz Fawaz Abi 0:46 Zawiyah. Telah hadir beliau di 0:47 tengah-tengah kita. Assalamualaikum 0:49 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 0:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:52 wabarakatuh. Sehat, Ustaz, ya? 0:54 Alhamdulillah, alhamdulillah. Baiklah, 0:56 ikhwan dan akhwat, langsung saja kita 0:57 mendengarkan tausiah yang akan 0:59 disampaikan oleh guru kita. Tafadhol, 1:01 Ustaz. 1:03 Bismillahirrahmanirrahim. 1:05 Assalamualaikum 1:07 warahmatullahi taala 1:10 wabarakatuhu wa maghfiratuhu wa 1:12 ridwanuhu. 1:13 Kami sampaikan kepada segenap pendengar 1:15 Radio Silaturahim AM 720 1:18 untuk Islam yang satu. 1:20 Serta pemirsa Rasel TV di mana saja 1:22 berada yang menyimak melalui kanal 1:24 YouTube Rasel TV 1:25 ataupun ikhwan akhwat yang mendengarkan 1:27 melalui 1:28 eee Radio Garden Internasional di 1:31 seluruh penjuru dunia. 1:34 Juga kita sampaikan salam hangat, 1:37 selamat untuk para 1:40 eee pendengar radio-radio Islam, 1:43 radio-radio dakwah yang bersinergi 1:45 dengan Radio Silaturahim. Baik yang ada 1:48 di Jawa Barat, Sukabumi, Jawa Tengah, 1:51 Semarang, Magelang, Jogja, ataupun Jawa 1:54 Timur, ya, baik di Surabaya, Banyuwangi, 1:57 hingga Bali ataupun di sebelah Pulau 2:00 Sumatera, di Palembang, kemudian Batam 2:05 hingga negeri jiran Malaysia dan 2:06 Singapura juga di sebelah timur 2:10 Indonesia, baik di Palu Alkhairaat 2:12 maupun di Kalimantan ataupun hingga 2:15 Papua sana, mudah-mudahan kita semua 2:18 senantiasa mendapatkan salam, rahmat, 2:21 berkah, ampunan, dan ridho dari Allah 2:24 Subhanahu wa Ta'ala. 2:26 Nah, di siang hari ini mari kita mulai 2:29 kajian tausiah siang hari ini dengan 2:31 tajuk mengenal mukaffiratuz zunub 2:35 hal-hal yang dapat menghapus dan menutup 2:36 kesalahan, keburukan manusia yang Allah 2:39 Subhanahu wa Ta'ala jelaskan dalam kitab 2:41 suci Alquran. 2:42 Nah, sebelumnya kita baca ummul Quran 2:44 suratul Fatihah bermohon kepada Allah 2:45 Jalla Jalaluhu wa Ta'ala Azomatuhu 2:49 ee agar Allah Subhanahu wa Ta'ala 2:50 senantiasa memberikan rahmat-Nya kepada 2:52 kita ampunan-Nya buat kita dan 2:55 mudah-mudahan Allah berkenan jadikan 2:57 kita min ahlil Fatihah ma'alladzina 3:00 an'amallahu alaihim minan nabiyyin was 3:02 shiddiqin was syuhada was sholihin. Tak 3:05 lupa kita mohon kepada Allah Subhanahu 3:06 wa Ta'ala mudah-mudahan bacaan suratul 3:09 Fatihah yang kita baca 3:10 setiap hurufnya, dari kebaikannya, 3:13 nur-nya, pahalanya Allah tuangkan, Allah 3:16 berikan untuk kedua orang tua kita yang 3:18 sudah meninggal dunia, guru-guru kita 3:20 yang sudah meninggal dunia, kakek-nenek 3:22 kita yang sudah meninggal dunia 3:24 pejuang-pejuang Islam yang sudah 3:25 meninggal dunia semoga Allah jadikan 3:27 kubur mereka raudhah min riyadhil 3:29 jannah. Tak lupa juga untuk orang tua 3:31 kita yang masih hidup, guru-guru kita 3:32 yang masih hidup 3:34 ee sahabat pencinta kita yang masih 3:36 hidup khususnya founder ada silaturahim 3:38 gurunda kami Alustadzul Murabbi Husein 3:41 bin Hamid bin Hud Alattas Alustadz 3:43 Hamzah bin Attas Alattas gurunda kami 3:45 Ayahanda Buya Ghazali Musannif kemudian 3:49 gurunda kami Alhabib Abdurrahman bin 3:51 Syah Alattas, Alhabib Umar bin Ahmad 3:53 Alatas, Alhabib Abu Bakar bin bin Ahmad 3:56 bin Faqih di Tarim, Alhabib Umar bin 3:58 Muhammad bin Salim bin Hafidz di Tarim. 4:01 Abu Yasid Ahmad bin Muhammad Almaliki di 4:03 Mekah Al Mukarramah, Alhabib Zein bin 4:06 Ibrahim bin Sumaid dan juga untuk 4:08 Gurunda kami Abina K.H. Muhammad Yahya 4:10 Ulumuddin Nurul Haramain Pujon Malang 4:12 dan juga Amina Shihabuddin dan para alim 4:15 para guru yang lainnya di mana saja 4:17 berada, mudah-mudahan Allah anugerahkan 4:19 mereka usia panjang yang sehat afiat 4:21 zahiratan wa batinan dan Allah berikan 4:23 manfaat dan Allah berikan manfaat untuk 4:25 umat Islam pada umumnya. Ala hadihin 4:27 niyah wa kullun niyatun shalihah Al 4:31 Fatihah. 4:33 Auzubillahis 4:35 sami'il alimi minasyaitanirrajim. 4:39 Bismillahirrahmanirrahim. 4:42 Alhamdulillahi 4:43 rabbil alamin. Arrahmanirrahim. 4:48 Maliki yaumiddin. Iyyaka na'budu wa 4:52 iyyaka nasta'in. 4:54 Ihdinash shiratol mustaqim. 4:58 Shiratalladzina 4:59 an'amta alaihim ghairil maghdubi alaihim 5:04 waladdhollin. 5:08 Rabbighfirli waliwalidayya 5:11 walil mukminina amin. 5:15 Ya rabbal alamin. 5:16 Ma'asyiral ikhwan 5:18 dan akhwat muslimin muslimat mustami'in 5:20 mustami'at musyahidin musyahidat 5:23 waffaqana wa iyyakum lita'atihi wa 5:26 mardhatihi. Mari kita buka Alquran. 5:30 Surah An Nisa. 5:31 Ya, nomor urut keempat. Surah keempat. 5:36 Ayat ke-29 5:38 hingga 31. 5:41 Yaitu firman Allah subhanahu wa ta'ala. 5:44 Ba'da an auzubillahis 5:47 sami'il alimi 5:52 syaitonirojim. 5:53 Ya ayyuhalladzina 5:56 amanu 5:58 la takulu 6:00 amwalakum 6:02 bainakum bil batili illa 6:07 illa 6:08 antakuna 6:10 tijarotan an tarodim minkum 6:15 wala taqtulu 6:18 anfusakum 6:20 innallaha 6:22 kana bikum rahima. 6:25 Wamayyafal 6:27 dzalika udwanan 6:30 wa zulman fasaufa nuslihi naro. 6:35 Wakana dzalika alallahi yasira. 6:40 Intajtanibu 6:42 kabairo 6:43 ma tunhauna 6:46 anhu nukaffir ankum 6:48 nukaffir ankum sayyiatikum 6:51 wanudkhilkum 6:53 mudkholan karima. 6:57 Sadaqallahul 6:59 aliyul adzim. 7:02 Allahumma ja'alna min syuhada il haq ya 7:05 rob. Allahumma arhamna bil Quran 7:08 waj'alhu lana imaman wa nuran wa hudan 7:11 wa rahmat. Allahumma dzakkirna minhu ma 7:13 nasina 7:15 allimna minhu ma jahilna warzuqna 7:17 tilawatahu ana allail wa atrofan nahar 7:22 waj'alhu lana hujatan ya robbal alamin. 7:27 Ma'asyiral ikhwan akhwat rahimakumullah 7:31 di kesempatan pertemuan 7:34 siang hari ini 7:36 izinkan al fakir mengajak antum semua 7:39 merenungkan panduan-panduan ayat suci 7:42 Alquran 7:44 yang mana tajuknya adalah 7:48 mempelajari, mengenal, menghayati, 7:51 merenungkan 7:53 dan mudah-mudahan Allah berikan kita 7:54 pertolongan mampu untuk mengaplikasikan 7:58 bayan-bayan Quran di seputar hal-hal 8:01 yang dapat menghapus 8:04 menutup kesalahan dan keburukan 8:08 manusia 8:10 yang 8:11 berat memang untuk menjaga diri dari 8:14 berbuat hal-hal 8:17 yang buruk atau yang salah di hadapan 8:20 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 8:22 Namun Allah Subhanahu Wa Ta'ala Maha 8:24 Pengasih, Maha Penyayang. 8:26 Saat Allah Subhanahu Wa Ta'ala sudah 8:29 mengetahui bahwa hamba-hambanya 8:33 mudah sekali tergelincir dalam melakukan 8:36 hal yang buruk 8:38 hal yang hal yang terlarang 8:40 hal yang tidak disuka oleh Allah, Allah 8:42 Subhanahu Wa Ta'ala 8:44 mengimbanginya dengan memberikan 8:46 penjelasan bahwa kesalahan yang kita 8:50 perbuat 8:51 dosa yang kita lakukan 8:53 ada hal-hal yang bila kita kerjakan 8:57 menghapus 8:59 catatan buruk, rapor merah kita 9:02 di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 9:05 Sebagaimana kita maklum 9:07 bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala 9:10 telah menciptakan manusia 9:13 dan menurunkan Alquran sebagai 9:16 panduan hidup bagi setiap manusia yang 9:19 ingin menjadi manusia seutuhnya 9:22 bahkan ingin menjadi hamba Allah yang 9:24 sejati. 9:26 Siapa hamba Allah yang sejati itu? Hamba 9:28 Allah adalah manusia yang sudah mengenal 9:32 siapa dirinya, siapa Tuhannya, dan apa 9:35 yang diwajibkan oleh Tuhannya. 9:38 Nah, Allah subhanahu wa taala 9:41 dalam beberapa ayat suci Alquran 9:44 memberitahukan bahwa ada 9:47 yang disebut dengan mukaffirat 9:50 hal-hal yang dapat menghapus kesalahan 9:53 dan perbuatan buruk manusia yang 9:55 dilakukannya. 9:58 Kata mukaffirat 10:00 diambil dari kata kafara 10:04 mengikut wazan kafara yukaffiru takfiran 10:09 kafara yukaffiru takfiran 10:13 asal maknanya 10:15 kata 10:16 takfir ini adalah 10:19 menutup 10:20 karena akar kata takfir diambil dari 10:23 kata kafara 10:26 kafara maknanya 10:28 menutup makanya orang yang kafir adalah 10:31 orang yang menutup 10:33 menutup dirinya 10:35 menutup hatinya 10:37 menutup akalnya 10:39 menutup 10:41 pikirannya 10:42 dari beriman kepada Allah subhanahu wa 10:45 taala. 10:47 Nah, mukaffir 10:49 artinya sesuatu yang menutup 10:53 [mendengus] 10:53 maka arti mukaffir azzunub 10:56 atau mukaffir assayyiat hal-hal yang 10:59 dapat menutup 11:01 keburukan yang pernah dilakukan. 11:05 Setiap manusia 11:07 apa yang ia perbuat 11:09 semua tercatat dengan rapi 11:13 dicatat oleh para malaikat yang Allah 11:16 sifatkan dalam dalam Alquran 11:19 malaikat ini kiraman katibin 11:23 makhluk-makhluk Allah yang mulia 11:25 yang tugas mereka menulis, mencatat amal 11:29 perbuatan manusia. 11:31 Begitu pula Allah subhanahu wa telah 11:33 jelaskan dalam Alquran surah Sad, maaf, 11:36 Quran surah Qaf 11:37 ayat 16 hingga ayat 7, ayat 18. 11:43 Walakad khalaknal insan 11:45 wana'lamu ma tuwaswisu bihi nafsuh. 11:50 Wanahnu akrabu ilaih 11:52 min hablil warid. 11:55 Izyatalakka 11:56 almutalakkiyani 11:58 anilyamin waan syimali qaid. 12:02 Mayalfizu min qaulin illa ladaihi 12:05 raqibun atid. 12:08 Allah Subhanahu wa taala ciptakan 12:10 manusia dan Allah Maha tahu apapun yang 12:15 terlintas dalam hati manusia dalam benak 12:19 pikiran manusia. 12:22 Dan Allah beritahukan bahwa Allah 12:23 Subhanahu wa taala sangat dekat dengan 12:26 hamba-hambanya. 12:27 Sangat dekat dengan manusia bahkan 12:30 kedekatan Allah akrabu lebih dekat min 12:33 hablil warid dari urat leher kita. 12:40 Nah, Allah ingatkan bahwa setiap manusia 12:44 ada di sisi kanan dan kirinya 12:47 malaikat yang selalu membersamainya 12:49 yang di antara peran dan tugas malaikat 12:52 itu adalah mencatat setiap apa yang 12:56 terlontar dari ucapan manusia. 13:01 Begitupun amal perbuatannya, semua 13:03 dicatat dengan rapi. 13:06 Maka mudah-mudahan 13:07 buku catatan amal kita 13:11 tidak ada yang merah raportnya. 13:15 Namun bersih dengan amal-amal saleh. 13:19 Makanya 13:20 di antara kabar gembira dari Baginda 13:23 Rasul tentang keutamaan berbanayak 13:26 istigfar 13:27 disebutkan bahwa 13:29 dalam sebuah riwayat bahwa disabda Nabi 13:31 bersabda disebutkan Nabi berkata tuba 13:35 liman wujida fi sahiifatihi 13:39 istigfarun kasir 13:42 maka kata Rasulullah 13:45 sebagaimana diriwayatkan 13:47 beruntunglah 13:49 seseorang 13:50 yang mana dijumpai dalam 13:53 lembaran-lembaran lembaran buku amalnya 13:57 istigfarun kasir 14:00 permohonan ampun kepada Allah 14:03 yang banyak 14:05 berapa banyaknya 14:07 kalau kita mau melihat Rasulullah saja 14:10 manusia pilihan Allah 14:12 yang sudah dijamin 14:14 bersih dari noda dan dosa 14:17 sebagaimana Allah jelaskan dalam Quran 14:19 surat Al-Fatah liyafirallahu laka Allah 14:22 ma taqaddama min dan bika wa ma taakhar 14:27 sallallahu alaihi wasallam wa baraka 14:28 alaih wa ala alaih 14:30 disebutkan dalam riwayat 14:33 tidak sedikitnya sedikitnya Baginda 14:35 Rasul beristigfar itu 100 kali 14:39 maka kita sebagai hamba Allah subhanahu 14:41 wa taala hendaknya memperbanyak istigfar 14:44 lebih dari apa yang di diucapkan di oleh 14:48 dilantunkan dimohonkan oleh Baginda 14:51 Rasul Muhammad sallallahu alaihi 14:52 wasallam wa baraka alaih 14:56 nah dalam Alquran contohnya pada ayat 14:59 yang tadi kita baca dalam Quran surah 15:01 An-Nisa 15:02 ayat ke-31 15:05 Allah beritahukan bahwa Allah akan 15:08 nukaffir ankum sayyiatikum 15:12 wanudkhilkum mudkhalan karima 15:16 kami akan menutup atau menghapus dari 15:21 kalian 15:22 kesalahan dan perbuatan buruk kalian. 15:25 Menghapus dari buku catatan amal 15:27 perbuatan dosa kalian. 15:30 Perbuatan salah kalian. 15:33 Maka 15:34 Allah Subhanahu Wa Ta'ala 15:36 beritahukan dalam banyak ayat 15:40 hal-hal yang 15:42 bila kita lakukan, maka hal tersebut 15:45 dapat menjadi penyebab Allah Jalla 15:47 Jalaluhu Wa Ta'ala Fi'ula menghapus 15:50 kesalahan, menutup perbuatan buruk kita. 15:55 Dalam Qur'an surah An-Nisa ayat ke-29 15:58 ini hingga 31, Allah berfirman menyeru 16:02 kepada 16:03 hamba-hambanya yang mengaku beriman 16:05 kepadanya. 16:07 Sebagaimana kita tahu, sedikitnya ada 89 16:12 kali 16:14 Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam Alquran 16:18 menyeru, memanggil orang-orang yang 16:21 mengaku beriman kepada Allah 16:24 untuk membuktikan 16:26 pengakuan imannya 16:28 jujur, benar ataukah tidak. 16:33 Di mana itu? Di setiap ayat yang 16:35 sedikitnya terulang 89 kali 16:38 memanggil orang-orang yang beriman 16:41 dengan panggilan mesra 16:43 Ya ayyuhalladzina amanu. 16:47 Wahai hamba-hambaku yang mengaku 16:48 beriman. 16:50 Buktikan pengakuan imanmu. Dengan apa? 16:53 Melaksanakan perintah Allah yang 16:55 terdapat dalam ayat Ya ayyuhalladzina 16:58 amanu atau menjauhi larangan Allah yang 17:01 Allah sampaikan pada ayat Ya 17:03 ayyuhalladzina amanu. 17:06 Nah, konteks ayat ke-29 dari Qur'an 17:08 surah An-Nisa ini berisikan 17:11 larangan Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang 17:15 diarahkan kepada orang-orang yang 17:17 mengaku beriman padanya. 17:19 Apa larangan ini bunyinya? Allah 17:21 berfirman, 17:22 "La ta'kulu 17:24 amwalakum 17:26 bainakum bil batil." 17:30 La ta'kulu. 17:32 Jangan kalian berani-berani memakan. 17:37 Jangan berikan asupan tubuh kalian. 17:43 Apa yang tidak boleh dimakan? Apa yang 17:44 tidak boleh dikonsumsi? "Amwalakum 17:47 bainakum bil batil." 17:49 Yaitu memakan harta orang lain dengan 17:52 cara yang batil. 17:56 Al batil lawannya al haq. 17:59 Artinya berarti 18:00 yang batil adalah sesuatu 18:03 yang tidak seiring sejalan dengan 18:06 panduan Allah yang Maha Benar dalam 18:09 panduan kitab sucinya yang Maha Benar. 18:13 Jalla jalaluh wa ta'alat 18:15 azamatuh. 18:17 Jadi jangan kalian memakan harta di 18:19 antara kalian dengan cara yang batil, 18:22 dengan cara yang tidak sesuai dengan 18:24 anjuran, maaf, tidak sesuai dengan 18:26 aturan dan panduan Alquran. Alquran nama 18:30 lainnya adalah al haq. 18:33 Neraca ukur kebenaran. 18:34 Yang paling benar, satu-satunya 18:36 kebenaran yang bersifat pasti dan pasti 18:38 benarnya. 18:39 Maka batil lawan dari al haq. 18:42 Yaitu sesuatu yang tidak seiring sejalan 18:45 dengan nilai pandu Alquran. 18:48 Nah, Allah melarang itu. Larangan untuk 18:50 orang yang mengaku beriman untuk tidak 18:52 memakan harta 18:54 sesama kalian dengan cara yang batil. 18:57 Illa kecuali 19:01 an takuna bila harta itu 19:05 merupakan tijaratan 19:08 harta yang menjadi barang dagangan yang 19:11 diputar kan. 19:13 Antara satu dengan kalian, artinya harta 19:16 jual beli, harta perserikatan, 19:20 join kerja sama. 19:22 Berangkatnya antaro din minkum, 19:26 berangkatnya saling ridho. 19:29 Diantara kalian. 19:30 [berdehem] 19:32 Nah, itu maka kita dibolehkan memakan 19:33 harta itu, sekalipun itu harta orang 19:36 lain. 19:37 Teman bisnis kita, teman invest kita. 19:40 Namun Allah izinkan dengan catatan sudah 19:43 ada MOU diantara kalian berdua. 19:48 Ya. 19:49 Baik, maka itu boleh dinikmati, 19:52 boleh jadi. 19:54 Konsumsi bagi kita. 19:57 Kemudian ada larangan yang kedua, wala 19:59 taktulul anfusakum. 20:03 Jangan kalian membunuh orang lain. 20:07 Jangan kalian melakukan pembunuhan, 20:10 karena dalam ayat yang lain Allah 20:12 jelaskan bila seorang dengan sengaja 20:15 melakukan pembunuhan fisik. 20:18 Menghilangkan nyawa orang lain, faka 20:20 annama qotalan nas ajami'a, maka 20:23 seakan-akan dia ini mendapatkan balasan 20:26 dosa membunuh orang. 20:28 Ya, membunuh seluruh manusia yang ada di 20:31 permukaan bumi, saking mulia dan 20:34 mahalnya nyawa seseorang. 20:38 Atau melakukan pembunuhan karakter. 20:40 Fisiknya. 20:42 Tidak dibunuh. Nyawa tidak dihilangkan, 20:46 namun dibusukkan 20:48 sehingga orang tersebut menjadi hina. 20:51 Seakan-akan sudah tidak lagi bisa hidup 20:53 di tengah-tengah masyarakat. Itu bagian 20:55 dari al qat qatlun nafsi, baik fisik 20:59 penghilangan nyawa maupun pembunuhan 21:01 karakter, jangan kalian lakukan. 21:03 Ini larangan yang Allah sampaikan kepada 21:06 orang yang mengaku beriman kepada Allah. 21:09 Inna Allaha kana bikum rahima, 21:12 sesungguhnya Allah saat memberikan 21:15 larangan pada kalian, Ia Allah 21:18 sejak dahulu 21:20 bikum terhadap kalian rahima, sangat 21:23 sayang, sangat menyayangi diri kalian. 21:27 Jadi, 21:28 hai hambaku yang beriman, 21:30 bila kalian mengaku beriman kepada 21:32 Allah, kata Allah nih, 21:33 jangan pernah takut, jangan pernah 21:38 tidak terima dengan larangan yang Allah 21:40 sampaikan pada kalian. Mengapa? Tidaklah 21:43 Allah memberikan larangan kecuali itu 21:45 bukti rahmat sayangnya Allah terhadap 21:50 hamba-hambanya, 21:51 terlebih lagi orang-orang yang beriman. 21:54 Memang kalau dalam Alquran ini nama 21:56 Allah yang dikenal dengan rahim, 21:58 ya, lebih digunakan 22:01 arahnya 22:01 [berdehem] 22:01 untuk khusus orang-orang beriman. 22:04 Rahman, berlaku rahmat Allah bagi orang 22:07 yang beriman kepada Allah ataupun yang 22:09 tidak beriman, yang taat ataupun yang 22:11 tidak taat, yang tunduk ataupun yang 22:13 tidak tunduk. Namun kata Allah, nama 22:16 Allah, maaf, nama Allah yang bernama 22:18 Ar-Rahim lebih Allah khususkan 22:21 penggunaannya bagi orang-orang yang 22:23 beriman kepada Allah. Wakana Allah bil 22:27 mukminina rahima. Begitu ayat ini Allah 22:29 sebutkan, inna Allaha kana bikum al 22:32 mukminun rahima. 22:35 Nah, maka larangan tidaklah Allah 22:38 turunkan terhadap kalian kecuali bentuk 22:40 rahmat Allah kepada kalian orang-orang 22:42 yang beriman. Karena kerusakannya begitu 22:45 dahsyat 22:46 bila kita melakukan memakan harta orang 22:49 lain dengan cara yang batil. Efek 22:52 kerusakannya begitu dahsyat bila kita 22:54 berani-berani melakukan pembunuhan, 22:57 menghilangkan nyawa orang ataupun 22:59 sekedar mem- meng- membunuh atau 23:01 menghilangkan karakter baik orang lain. 23:04 Masya Allah. 23:06 Nah, ayat berikutnya Allah Subhanahu wa 23:07 Ta'ala beritahukan 23:10 larangan tersebut Allah beritahukan, 23:12 jelaskan. 23:13 Wa man yaf'al dzalika 23:17 siapa di antara kalian orang beriman 23:19 yang melakukan hal tersebut, apa itu? 23:22 Aklul, al aklu, aklul amwal bainakum bil 23:25 batil. Dan yang kedua qatlun nafs. 23:29 udwanan 23:31 dalam 23:32 karena kondisi udwan, permusuhan 23:36 wa dzulman dan karena perilaku zalim 23:39 dari kalian. Jadi, orang yang 23:41 mengerjakan itu lain halnya dengan orang 23:43 yang 23:44 misalnya memakan harta orang lain dalam 23:46 kondisi terpaksa. 23:49 Contoh misalnya mencuri ya, dia tidak 23:52 melakukan pencurian kecuali dalam 23:53 kondisi yang sangat terpaksa. 23:56 Sudah lagi tidak ada makan untuk dirinya 23:58 atau keluarganya. Akhirnya tidak ada 24:01 pilihan kecuali melakukan pencurian. 24:04 Pencurian ini bagian apa? Bagian dari 24:05 aklu amwalin nas bil batil. 24:08 Memakan harta orang lain dengan cara 24:09 yang 24:10 cara yang tidak sesuai dengan panduan 24:12 Alquran. 24:13 Ya, makanya hukum hukuman eh, kriminal 24:17 pencurian ini yang disebut dalam Alquran 24:19 dengan memotong tangan, itu mesti ada 24:21 investigasi sebelumnya. Jadi, pekerjaan 24:24 eh, melakukan pencurian ini karena 24:27 kondisi yang terjepit ataukah karena 24:30 sebuah profesi ataukah yang lain. 24:32 Ataukah tidak mengerti. Ini larangan ini 24:35 Allah tegaskan 24:37 berlaku dengan dua alasan, udwanan 24:41 karena permusuhan, sikap permusuhan, 24:44 perlawanan ya, kepada sesama tanpa yang 24:47 hak. Wa dzulman dan karena menzalimi 24:49 orang lain. Nah, orang yang melakukan 24:51 hal ini dikarenakan udwanan wa dzulman, 24:55 fasaufa nuslihi naroo. Awas kata Allah, 24:59 nanti akibatnya kami akan masukkan orang 25:02 tersebut dalam api neraka. 25:04 Bahayanya memakan harta orang lain 25:06 dengan cara yang batil dan bahayanya 25:08 melakukan pembunuhan, resikonya 25:12 neraka 25:14 menanti orang-orang tersebut. 25:17 Nah, 25:18 Allah beritahukan, "Wakana dzalika 25:20 alallahi yasira." 25:23 Memasukkan orang-orang yang melakukan 25:26 pembunuhan, 25:27 memakan harta orang lain karena udwanan 25:31 wa zulman, maka hal itu adalah satu hal 25:34 yang sangat mudah bagi Allah Subhanahu 25:36 wa Ta'ala. 25:38 Jadi, Allah berikan peringatan nih bahwa 25:40 dua perkara ini begitu dahsyat. Ini 25:42 bagian dari dosa-dosa besar yang mesti 25:45 dihindari oleh orang yang mengaku 25:47 beriman kepada Allah Subhanahu wa 25:50 Ta'ala. 25:52 Nah, di ayat yang ke-31, 25:55 Allah berikan sebuah 25:57 kabar gembira. Bagi siapa? Bagi orang, 26:01 tadi kan ancaman, "Waman yaf'al dzalika 26:04 udwanan wa zulman fasaufa nuslihi 26:08 naara." 26:09 Ya. 26:11 Di ayat berikutnya, Allah Subhanahu wa 26:13 Ta'ala berikan 26:15 kabar sebaliknya. 26:17 Berisikan kabar gembira bagi orang-orang 26:21 yang mau menjauhi hal tersebut. Apa kata 26:24 Allah Subhanahu wa Ta'ala? 26:25 "Intajtanibu 26:27 kabair 26:29 ma tunhauna an." 26:33 Sekiranya kalian mau menjauhi 26:37 dosa-dosa besar dari apa yang Allah 26:41 larang kalian melakukan hal tersebut. 26:44 Konteksnya dua perkara tadi. 26:47 Apa itu? 26:48 "Aklu amwalinnas bil batil." Memakan 26:50 harta orang lain dengan cara yang batil 26:52 dan melakukan qotlun nafsi 26:55 pembunuhan. 26:57 Dua perkara ini bagian dari dosa besar. 27:01 Karena kenapa dosa besar? Karena Allah 27:04 tidak suka 27:06 berlakunya kezaliman satu dengan yang 27:09 lain. 27:10 Yang kedua, 27:12 Allah subhanahu wa taala 27:15 yang hanya yang berhak 27:17 mencabut nyawa orang, 27:19 memberikan kehidupan buat orang, lalu 27:21 ada anak manusia yang mengambil peran 27:24 Allah dengan berusaha membunuh, 27:27 menghilangkan nyawa manusia lainnya. 27:29 Maka itu perkara yang besar di sisi 27:32 Allah subhanahu wa taala. 27:34 Nah, Allah subhanahu wa taala 27:35 beritahukan, bila kalian orang yang 27:38 beriman, karena ini kan arahnya 27:40 khususnya kepada orang yang beriman 27:42 dimulai dari ayat ke-29 tadi. Panggilan 27:44 ya ayyuhalladzina amanu. 27:46 Intajtanibu sekiranya kalian orang yang 27:49 beriman mau menjauhi kabair 27:52 dosa besar tadi itu yang berisikan 27:55 larangan Tuhan 27:56 melakukan dua perkara tadi, Allah 27:58 berjanji nukaffir 28:00 ankum sayyi'atikum. 28:03 Nukaffir ankum sayyi'atikum. Kami pasti 28:08 menutup 28:10 menghapus dari kalian sayyi'atikum, 28:14 kesalahan dan perbuatan jahat atau 28:16 perbuatan buruk kalian 28:18 yang kalian sudah pernah kerjakan. 28:21 Allah hapus. Allah tutup di buku catatan 28:24 amal itu, Allah tipe-x 28:27 catatan buruk, ya, dari orang tersebut. 28:32 Allahu akbar. Dan puncaknya wanudkhilkum 28:36 mudkhalan karima. 28:38 Dan Allah subhanahu wa taala berjanji 28:41 memasukkan orang tersebut, kalian yang 28:43 mau menjauhi kabair tadi, 28:45 mudkhalan karima, tempat masuk yang 28:49 sangat mulia dan dimuliakan Allah 28:52 subhanahu wa taala yaitu surga Allah 28:55 subhanahu wa taala untuk ee menjadi satu 29:00 hal yang berlawanan dengan ancaman waman 29:02 yaf'al dzalika udwanan wa dzulman 29:05 fasaufa nuslihi nara 29:10 Alhamdulillah maasyiral ikhwan dan 29:11 akhwat rahimakumullah ini 29:15 bagian pertama dari penjelasan Alquran 29:18 tentang apa-apa yang menghapus, menutup 29:22 perbuatan buruk dan kesalahan 29:25 hamba-hamba Allah 29:27 berikutnya kita naik sejenak 29:29 pindah ke Alquran surat Al Baqarah 29:32 Alquran surah Al Baqarah 29:35 ayat 29:36 271 29:40 ini stressing point-nya namun kita akan 29:42 baca penjelasannya dari Quran surah Al 29:45 Baqarah ayat 270 yaitu firman Allah 29:48 subhanahu wa taala 29:51 wama 29:52 anfaqtum 29:55 min 29:56 nafaqatin au nadzartum 30:00 au nadzartum 30:02 min nadzrin fainnallaha 30:06 ya'lamu 30:08 wama lidzdzaliminamin 30:11 anshar 30:16 in tubdus 30:17 shadaqati 30:19 fani'immahi 30:22 wain tukhfuha 30:26 watu'tuha 30:27 lilfuqara 30:29 afahuwa khairullakum 30:33 wanukaffiru 30:34 ankum 30:36 min sayyi'atikum 30:39 wallahu bima ta'maluna 30:43 khabiir. 30:46 Allah Subhanahu wa Ta'ala 30:48 memberikan penjelasannya kepada kita, 30:51 ada di antara mukafirat tadi 30:54 yang Allah jelaskan pada Qur'an surah 30:56 Al-Baqarah ini adalah 30:58 berbanyak rajin dalam bersedekah. 31:03 Dan di antara bentuk sedekah 31:05 Allah jelaskan di ayat ke 270 ini adalah 31:08 nafaqah 31:10 belanja yang kita keluarkan untuk 31:13 kebutuhan keluarga. 31:16 Allah berfirman, "Wamaa anfaqtum min 31:19 nafaqatin." 31:22 Dan apa yang kalian belanjakan dari 31:24 nafkah yang mesti kalian keluarkan. 31:28 Biaya hidup untuk keluarga, anak-anak 31:31 yang mesti kalian bayarkan. 31:34 Pada ayat 267 31:37 hingga 269 dari Qur'an surah Al- Baqarah 31:41 ayat tersebut berbicara tentang infaq 31:45 untuk selain orang-orang yang di bawah 31:47 tanggungan kita. 31:49 Contoh di ayat 267, Allah berfirman. 31:52 "Yaa ayyuhalladziina aamanuu 31:55 anfiquu min thayyibaati maa kasabtum wa 32:00 mimmaa akhrajnaa lakum minal ardh." 32:05 "Wahai hamba-hambaku yang mengaku 32:06 beriman 32:07 infaqkan oleh kalian 32:10 keluarkan zakatnya oleh kalian 32:12 sedekahkan sebagian harta kalian yang 32:15 mana? Yang thayyibat, yang terbaik. 32:18 Ya, sebagian dari yang terbaik dari 32:21 penghasilan kalian 32:24 hasil usaha kalian hasil kerja kalian 32:27 yang bersih, yang halal, hasilnya 32:30 keluarkan. Dan itu pun tidak semua, 32:32 sebagian saja. 32:35 Dan juga "Wamimmaa akhrajnaa lakum minal 32:38 ard. 32:39 Dan sebagian dari hasil bumi 32:42 yang Allah Subhanahu wa Ta'ala 32:43 anugerahkan buat kalian. 32:45 Itu ada zakatnya. 32:47 Itu ada infaknya. Itu ada sedekahnya. 32:52 Ada sebuah pertanyaan kemarin. Apa sih 32:53 bedanya zakat dengan pajak? 32:56 [mendengus] 32:56 Atau infak dengan pajak? Sedekah dengan 32:59 pajak beda. 33:01 Kalau 33:02 zakat, infak, sedekah ini sebuah eh 33:06 mungkin boleh katakan bercandaan ya. 33:08 Tapi real-nya begitu. 33:11 Zakat, infak, sedekah 33:13 sebagaimana penjelasan Baginda Rasul 33:16 dalam sebuah hadis yang sahih 33:18 tukhazu 33:20 min aghniya ihim 33:23 wa turaddu ila fuqara ihim. 33:25 Diambil dari si kaya 33:28 disalurkan pada si miskin. 33:30 Delapan golongan penerima zakat, infak, 33:32 sedekah. 33:35 Pajak katanya nih disebut diambil dari 33:38 orang miskin 33:39 digunakan untuk kepentingan orang kaya. 33:43 Nah, ini ayat 269 33:47 panduan infak dari penghasilan, 33:51 kelebihan harta yang dimiliki oleh 33:53 setiap orang beriman 33:55 untuk disalurkan pada al asnaf ats 33:57 tsamaniyah. 33:58 Delapan golongan orang. 34:00 Nah, namun di ayat 270 34:02 ini disebutkan infak di sini bagian dari 34:07 nafkah yang ia keluarkan untuk biaya 34:10 hidup dirinya istri, anak, dan orang 34:13 yang di bawah tanggungannya. 34:16 Allah beritahukan apa yang kalian 34:18 belanjakan dari nafkah. 34:20 Atau apa yang kalian pernah nazarkan 34:22 dari nazar, janji untuk mengeluarkan 34:25 sebagian harta bila 34:27 keinginan dan cita-cita terlaksana. 34:30 Maka Allah beritahukan fainnallaha 34:32 ya'lamu." Allah subhanahu wa taala 34:34 selalu mengetahui hal itu. 34:37 Sampai ada 34:39 seorang sahabat 34:40 yang 34:42 cemburu 34:43 melihat sebagian sahabat-sahabat yang 34:46 Allah anugerahkan sarwah, kekayaan, 34:48 mampu menginfakkan hartanya di jalan 34:51 Allah, mengeluarkan harta 34:54 untuk berjuang, infak, sedekah, zakat 34:57 yang mereka diwajibkan oleh Allah 34:59 subhanahu wa taala untuk membayarkan 35:01 dengan mudah. 35:02 Lalu ada 35:04 seorang sahabat yang kurang beruntung 35:06 dari sisi finansial bertanya kepada 35:07 Rasulullah. 35:08 "Lalu bagaimana ya Rasulullah? Saya 35:10 hanya memiliki harta 35:12 yang cukup pas-pasan untuk kebutuhan 35:15 hidup saya, istri dan anak-anak saya. 35:18 Tidak mampu saya infakkan di jalan 35:19 Allah, membangun masjid, berjuang, 35:22 membeli kuda untuk perang, dan lain 35:24 sebagainya. 35:25 Saya enggak punya kemampuan ya 35:26 Rasulullah." 35:27 Maka apa jawab Rasulullah sallallahu 35:29 alaihi wa alihi wasallam? 35:32 "Apa yang kau belanjakan untuk istri dan 35:36 anak-anakmu 35:38 fahiya indallah fahuwa indallah 35:40 sedekah." 35:41 Maka itu di sisi Allah adalah sedekahmu. 35:45 Infakmu. 35:46 Zakatmu. 35:48 Bahkan dalam riwayat lain, hatta luqmah 35:52 suapan, satu suapan makanan yang kau 35:55 masukkan, letakkan di mulut keluargamu 35:59 maka itu pun di sisi Allah merupakan 36:01 zakat, infak, atau sedekahmu. 36:04 Sallallahu wasallam wabaraka alaihi wa 36:06 ala alihi. 36:07 Lalu Allah berfirman 36:08 "Wa ma lizalimin min ansar." Ingatlah 36:13 tidak ada pertolongan 36:16 bagi orang-orang yang melakukan 36:19 kezaliman. 36:21 Disebutkan maksud dari konteks ayat ini 36:23 ditutup dengan ayat tersebut dengan 36:25 firman Allah, "Ma lizalimin min ansar." 36:27 Ada sebagian orang yang ber ansar ada 36:31 sebagian orang yang begitu royal 36:34 membelanjakan hartanya untuk kebutuhan 36:36 orang lain 36:37 namun melupakan 36:40 orang-orang yang wajib ia berikan nafkah 36:44 dari keluarga dan orang-orang yang 36:46 ditanggungnya, maka hal itu bagian dari 36:48 kezaliman terhadap keluarga dan Allah 36:51 ancam 36:52 setiap orang yang berlaku dzalim 36:54 terlebih kezaliman kepada keluarganya 36:57 orang-orang di bawah tanggungannya maka 37:00 Allah pastikan tidak akan ada orang yang 37:03 mampu menolongnya 37:06 nah kemudian ayat 271 di sini Allah 37:08 jelaskan tentang al mukaffirat 37:11 Allah beritahukan in tubdus shodaqot 37:14 fani immahi 37:16 bila kalian menampakkan 37:19 sedekah mengeluarkan sedekah lalu 37:22 menampakkan pada orang lain artinya 37:24 orang lain ada yang tahu dengan apa yang 37:25 kita keluarkan dari infak sedekah dan 37:27 zakat kita fani immahi maka itu 37:29 merupakan hal yang bagus supaya menjadi 37:32 contoh motivasi orang lain untuk mau 37:36 membayar zakat sedekah yang kita 37:40 keluarkan dan mereka melihatnya 37:43 dan bagaimana sebaliknya wa in tuhfuha 37:47 wa tu tuhal fuqoro fahuwa khoirul lakum 37:52 sebaliknya bila kalian sembunyikan saat 37:55 kalian mengantarkan sedekah kalian 37:57 kepada orang-orang fakir miskin 38:00 maka itu Allah subhanahu wa ta'ala 38:03 berikan sebuah pemberitahuan khoirul 38:05 lakum 38:06 hal itu adalah kebaikan yang lebih baik 38:08 lagi bagi kalian artinya 38:11 sedekah yang dibayarkan yang disalurkan 38:14 terang-terangan orang lain mengetahuinya 38:17 itu merupakan hal yang baik begitu pun 38:20 ada yang lebih baik yaitu menyembunyikan 38:23 sedekah 38:25 Nah, 38:26 buah dari ini semua, 38:28 menginfakkan nafkah, 38:31 menazarkan nazar, membayarkan sedekah, 38:35 itu semua bagian dari 38:37 hal yang dapat 38:39 menjadi penyebab Allah menunaikan 38:42 janjinya dengan 38:43 wayukaffiru ankum 38:46 sayyi'atikum. 38:48 Dan Allah 38:50 akan senantiasa menutup dari kalian 38:53 sayyi'atikum keburukan-keburukan kalian. 38:57 Wallahu bima ta'maluna khabir. Dan Allah 39:01 subhanahu wa ta'ala terhadap apa yang 39:04 kalian kerjakan pasti selalu tahu dan 39:07 mengawasinya. 39:09 Jadi, hal yang bagian yang kedua dari 39:13 penjelasan ayat Alquran dari 39:15 perkara-perkara 39:16 yang menjadi penyebab Allah memberikan 39:19 takfirul as sayyi'at, menutup kesalahan, 39:24 menutup perbuatan buruk setiap hambanya 39:26 dengan cara berinfak untuk keluarga, 39:30 bernazar karena Allah, dan bersedekah 39:33 baik terang-terangan maupun dengan 39:36 sembunyi-sembunyi. 39:37 Nah, inilah bagian yang sudah saya 39:40 sampaikan dari dua surah An Nisa dan Al 39:44 Baqarah tentang hal-hal yang menjadi 39:46 penyebab Allah subhanahu wa ta'ala 39:48 menutup kesalahan dan menghapus 39:51 perbuatan buruk manusia. Kita jeda 39:54 sejenak, ya. 39:55 Dan akan sambung setelah jeda berikut 39:58 ini. Barakallah li walakum. Amin. Amin. 40:02 Baik, Ustaz jazakallah khairan katsira 40:04 atas pencerahannya. Ikhwan dan akhwat, 40:07 kami akan 40:08 jeda sejenak terlebih dahulu. Setelah 40:11 itu kami kembali ke ruang dengar Anda. 40:12 Tetaplah bersama kami. 40:15 Rasul Allah [musik] 40:23 [musik] 40:29 Radio silaturahim untuk Islam yang satu 40:31 Ikhwan dan Akhwat yang dirahmati Allah 40:33 Subhanahu Wa Ta'ala. Terima kasih Anda 40:35 masih bersama kami, silakan kirimkan 40:37 pertanyaan Anda 40:39 di nomor kami nomor WhatsApp 40:41 08111999720. 40:46 Ada pertanyaan dari hamba Allah Pak 40:48 Ustadz, Assalamualaikum warahmatullahi 40:50 wabarakatuh. 40:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:53 wabarakatuh. Terima kasih Rasel, saya 40:55 ingin bertanya mengenai kondisi di 40:56 lingkungan kami. Kemarin sebelum lebaran 40:59 kami dimintai uang untuk THR dan semua 41:02 warga dimintai tanpa terkecuali. 41:05 Sekarang kami kembali dimintai iuran 41:07 untuk acara halal bihalal. Padahal tidak 41:10 semua warga berada dalam kondisi mampu. 41:13 Kalau seperti ini apakah termasuk 41:15 perbuatan yang menzalimi? 41:17 Terima kasih Pak Ustadz. 41:19 Masya Allah tabarakallah. 41:23 THR 41:25 THR adalah tunjangan hari raya. 41:29 THR bagian dari 41:31 infak 41:33 bagian dari sedekah. 41:36 Bahkan bila seseorang 41:39 punya kewajiban zakat 41:42 yang mesti dia keluarkan 41:44 maka boleh 41:46 dia keluarkan 41:49 sebagian dari apa yang wajib ia 41:51 keluarkan 41:52 lalu disalurkan dengan nama THR. 41:56 Tunjangan hari raya. 41:58 Tentunya 42:00 zakat, infak dan sedekah ini 42:02 Allah sudah jelaskan dengan 42:05 detail 42:06 peruntukan alokasinya kepada siapa. 42:10 Dengan firman Allah Subhanahu Ta'ala, 42:12 "Innamas shodaqotu 42:14 lil fuqara'i wal masakin dan 42:17 seterusnya." Alias delapan golongan dari 42:20 hamba-hamba Allah yang berhak menerima 42:23 zakat, infak, sedekah yang kita 42:26 bayarkan. 42:27 Nah, maka bila kita bayarkan 42:29 di bulan Ramadan 42:32 demi untuk menunjang para fakir miskin 42:36 untuk kebutuhan hari raya maka itu bisa 42:40 di atasnamakan pem- membayar zakat yang 42:44 kita wajib keluarkan. 42:47 Na'am. Nah, lalu rupanya setelah lebaran 42:50 ada lagi 42:52 tarikan 42:53 atau ajakan untuk berdonasi 42:57 untuk keperluan halalbihalal. 42:59 Nah, maka ini 43:02 mengeluarkan dana atas nama THR 43:06 atau atas nama 43:08 halalbihalal atau keperluan halalbihalal 43:11 tentunya 43:13 bisa kita niatkan sebagai pembayar zakat 43:17 infak maupun sedekah. 43:20 Nah, dan 43:21 dalam hal ini 43:23 Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan 43:25 kita saat kita membayarkan mengeluarkan 43:28 sebagian harta dalam 43:31 atau melalui zakat, infak, sedekah Allah 43:34 Subhanahu wa Ta'ala memberikan sebuah 43:36 persyaratan 43:37 harus lillah karena Allah. 43:40 Nah, sebaliknya bila kita tidak memiliki 43:42 kemampuan 43:44 atau kecukupan atau ada hal yang menurut 43:47 kita lebih prioritas untuk kita arahkan 43:50 atau alokasikan harta kita 43:52 harta kita dari ketimbang menyerahkannya 43:55 untuk keperluan THR ataupun halalbihalal 43:59 maka hal itu tidak ada hal yang tercela. 44:02 Artinya tidak ada hal yang terpaksa. 44:06 Na'am. Semoga dapat kita pahami. Nah, 44:09 na- dan bagi yang memiliki kelebihan 44:11 ketika membayar THR, memberikan THR pada 44:13 orang, ataupun hak memerlukan atau 44:16 menyalurkannya melalui bentuk untuk 44:18 kebutuhan halal bihalal, 44:20 nah dengan niat zakat, infak, sedekah, 44:22 maka dipersilakan dan itu adalah 44:25 kebaikan dari Allah yang diarahkan 44:28 kepada kita, alias itu merupakan ladang 44:30 pahala kita. Wallahu Ta'ala A'la wa 44:33 A'lam Bishawab. Baik, Pak Ustaz. 44:36 Itu pertanyaan eh 44:39 terakhir ya, Pak Ustaz. 44:40 [tertawa] 44:40 Sudah waktunya ya? Iya. 44:42 Mungkin bisa ditutup dengan kesimpulan 44:44 saja. Nah, kesimpulannya 44:47 masih ada 44:48 di pertemuan berikutnya insya Allah 44:50 tentang penjelasan hal-hal yang dikenal 44:53 dengan sebutan mukaffirat. 44:56 Ya, perkara-perkara yang menutup dan 44:58 menghapus dosa atau kesalahan seseorang. 45:01 Insya Allah kita akan lanjutkan di 45:02 pertemuan yang berikutnya dari penjelas 45:05 Alquran 45:06 akan mukaffirat 45:08 as sayyi'at ya dalam bayyan Alquran. 45:12 Wallahu A'lam Bishawab. Baik, Ustaz. 45:13 Terima kasih banyak. Jazakallah, Ustaz, 45:15 atas eh 45:18 tausiahnya di siang hari ini. Ikhwan dan 45:20 akhwat, demikian tausiah kita 45:22 bersama narasumber kita, Ustaz Fawwaz 45:25 Abi Zawiyah. Akhirul kalam, kami yang 45:26 bertugas mohon undur diri. Billahi 45:29 taufik wal hidayah. Wassalamualaikum 45:31 warahmatullahi wabarakatuh.